Kamis, 19 Agustus 2021

Kamilah Solusi Perbaikan Ciri-ciri Fisik & Tumbuh Kembang Bayi Down Syndrome Dari Ringan (Sedikit) sampai Banyak Variasi Yang Diperbaiki


A
. Bayi yang baru dilahirkan yang pertama kali diperhatikan (diteliti) oleh pihak medis tentunya kelengkapan organ fisik terlihat mulai wajah, telinga, mata, mulut, lidah dan dari kelengkapan jari tangan, kelengkapan jari kaki, adanya anus atau tidaknya (atresia ani), kenormalan organ kelaminnya (laki-laki atau perempuan), kondisi lipatan penebalan di leher belakang, ada tidaknya ciri-ciri fisik di wajah yang mengarah ke (syndrome / kumpulan gejala) kelainan kromosom tertentu misalkan Down Syndrome & Edward Syndrome. Barulah kemudian tentunya harus dilakukan skrining awal seperti pemeriksaan telinga (OAE), tiroid  kongenital, pemeriksaan jantung.


JADILAH ORANG TUA YANG TABAYYUN, TABAYYUN ADALAH MEMPELAJARI DAN MENCARI KEJELASAN HINGGA TERANG DAN BENAR. Nah bagi orang tua pemilik bayi kelainan kromosom apapun (termasuk Down Syndrome) carilah solusi terbaik,  terbanyak yang bisa diusahakan dengan tidak melanggar syari'at Islam tentunya. Buka pola pikir (mind set) wawasan dari segala sisi kajian ilmu medis dan tumbuh kembang bukan hanya latihan tapi hingga menguatkan jaringan wajah yang kendur dan otot-otot yang lemas dan sendi yang lemah.  

Dan kalau ingin tau metode latihan fisik dan urut otot-otot dan sendi kami, tentunya bertanya & mau berkomunikasi dengan kami dan dapat berkomunikasi orang tua pasien kami yang anaknya pernah dengan kami.


B. Terkadang pihak medis karena ciri-ciri si bayi di wajah sangat sedikit, maka baru mengatakan si bayi suspect DS sekembalinya bayi ke rumah sakit (saat sakit / kontrol tumbuh kembang) di usia 6 bulan, 7 bulan atau lebih. Seringkali pihak medis yang ciri-ciri kelainan Down Syndrome yang terkondisi sangat tebal dan banyak sehingga sangat mudah dikenali, maka langsung berkata kepada orang tua (apakah itu kepada sang ibu /  ayahnya si bayi selagi masih dirawat pasca melahirkan dengan mengatakan suspect Down Syndrome) dan merujukkan untuk tes kromosom (demikian para orang tua yang mulai berkomunikasi dengan penulis menceritakan sejak awal kelahiran). Dari sisi orang tuanya (terlebih ibunya) tentulah syok dan (banyak berkata) langit seakan runtuh, serasa batu menghimpit dada, bahkan tidak jarang ASI (Air Susu Ibu) yang di awal ke luarnya tidak banyak (karena syok), semakin sedikit (tak jarang beberapa bulan kemudian ada yang 3 bulan, 4 bulan, 5 bulan usia bayi akhirnya ASI berhenti ke luar. Dan macam-macam lagi yang dirasa,sampai banyak pula yang tidak nafsu makan memikirkan bayinya. Kemudian para orang tua mulailah browsing di internet. Namun semakin membaca di internet, tidak banyak yang mencerahkan, malahan semakin membuat sedih (demikian banyak para ibu curhat ke penulis) dikarenakan hampir tidak ada yang menulis solusi-solusi apa-apa yang bisa diperbaiki cirinya.


Dengan mengetikkan keyword di google : "Mata sipit ciri down syndrome" maka akan ke luar banyak website yang menjelaskan bahwa mata sipit (merupakan) salah satu ciri bayi Down Syndrome.


Ada kalanya ibu pemilik bayi Down Syndrome yang ikut di sebuah grup WA yang wajah bayinya memang cukup baik (karena bisa jadi di wajahnya tidak ada kantung mata, matanya tidak sipit, pipinya juga tidak tebal) mempengaruhi orang tua lain agar bayi down syndrome para orang tua lain untuk tidak usah diperbaiki dari ciri-ciri Down Syndrome dengan mengatakan :

"Wajah bayi kita sudah indah, tidak perlu ada yang diperbaiki lagi, untuk apa merubah wajahnya, kalau merubah berarti kita tidak bersyukur /  tidak ikhlas akan kelahirannya."

Untuk perkataan ini sudah penulis jawab, silakan baca artikel berikut :
http://kprihatmono.blogspot.com/2020/10/dampak-perlakuan-anak-lain-yang.html


Penulis jawab katakan ke ibu tersebut (melalui orang tua pasien kami) : "Memperbaiki jaringan yang kendur, tidak ada hubungannya dengan tidak ikhlas", bahkan (bisa jadi) ibu yang mengatakan tidak usah dibaguskan wajah bayi Down Syndrome dan para orang tua lainnya (yang mungkin mengiyakan), justru si ibu tersebut bisa jadi di sepanjang hidup malahan sering ke salon untuk memperbaiki dan mempercantik penampilan, bukankah salon merupakan ikhtiar perawatan wajah dari perbaikan macam-macam masalah misalkan untuk melakukan penghilangan flek-flek hitam, perawatan dari jerawat, penyedotan komedo, perbaikan alis mata, atau perataan (saat ada) kantung mata bila mulai masuk usia paruh baya, perbaikan mata panda atau treatment lainnya. Di salon mahal bahkan memakai alat-alat canggih untuk melakukan itu semua, bahkan mengecilkan lubang bekas jerawat di wajah (bagi yang  yang murah di rumah pada area mata pakai irisan mentimun agar penampilannya lebih bagus). Bukankah semua ikhtiar ini, salon-salon dibuka di seluruh dunia merupakan salah satu ikhtiar perawatan & perbagusan wajah juga ?

Mengapa pula kalau terhadap ada metode perbaikan sampai memperbaiki kekenduran jaringan wajah dan kondisi mata sipit (dan ciri lain) pada bayi Down Syndrome lantas dihubungkan dengan tidak ikhlas dengan kelahirannya ? 

KONSEP IKHLAS
Ikhlas adalah sikap menerima dengan lapang dada apapun yang sudah terjadi, dan tentunya bila ada masalah (apalagi banyak) maka perbaikilah ihktiar semaksimal mungkin yang terbaik, sabar dan rajin lalu tawakal (serahkan hasilnya apa yang diberikan Yang Maha Kuasa kepada kita setelah ikhtiar maksimal dilakukan. Jadi ikhlas itu bukan pasrah tanpa melakukan sesuatu, kalau ada melakukan sesuatu tapi hanya sedikit yang bisa diusahakan, ini masalah lain, karena (kebanyakan) hasil akhir yang didapat berbanding lurus/berkorelasi positif terhadap ikhtiar maksimal (banyak tidaknya) yang masih mampu diusahakan (tak terlepas dari kemampuan diri yang bisa diusahakan). Perbaikan bayi DS pada cirinya ada yang sekaligus ada yang bertahap. Jadi ikhlas berbeda dengan pasrah.


KONSEP BERSYUKUR

Kalau konsep bersyukur, justru orang tua yang memiliki bayi dalam kondisi apapun bayinya (terlebih penyandang kelainan kromosom), adalah berusaha semaksimal mungkin (dengan melihat kondisi keuangan juga tentunya) untuk :
*perawatannya semenjak baru lahir hingga dewasa
*kesehatannya
*gizinya
*perbaikannya yang masih bisa diusahakan jika ada masalah seperti kelainan genetik
*bahkan hingga operasi misalkan operasi kelebihan jari kaki (polidaktili)
*bahkan operasi bedah jantung (kalau jantung bocor besar, TOF
dan sebagainya)
*dan dididik (pola asuh) terbaik (ilmu dunia dan ilmu akhirat) dan tentu juga akhlaknya.
Selagi bisa diperbaiki segalanya mengapa tidak ?
http://kprihatmono.blogspot.com/2019/03/langkah-lanjutan-dan-solusi-setekah.html


"Operasi plastik menurut hukum Islam dibedakan menjadi 2 (dua) macam yaitu, pertama; operasi plastik yang diperbolehkan di dalam Islam, adalah operasi plastik yang bertujuan untuk memperbaiki dan menyempurnakan bentuk organ tubuh yang cacat, baik cacat bawaan sejak lahir maupun cacat yang disebabkan kecelakaan atau karena suatu penyakit; dan yang kedua adalah yang dilarang (diharamkan) dalam Islam, yaitu operasi plastik yang bertujuan untuk memperindah bentuk organ tubuh yang sempuma agar kelihatan lebih menarik. Adapun faktor penyebab dilakukannya operasi plastik adalah adanya kelainan-kelainan (cacat) yang terdapat pada organ tubuh manusia." Sumber : Operasi plastik menurut hukum Islam dibedakan menjadi 2 (dua) macam yaitu, pertama; operasi plastik yang diperbolehkan di dalam Islam, adalah operasi plastik yang bertujuan untuk memperbaiki dan menyempurnakan bentuk organ tubuh yang cacat, baik cacat bawaan sejak lahir maupun cacat yang disebabkan kecelakaan atau karena suatu penyakit; dan yang kedua adalah yang dilarang (diharamkan) dalam Islam, yaitu operasi plastik yang bertujuan untuk memperindah bentuk organ tubuh yang sempuma agar kelihatan lebih menarik. Adapun faktor penyebab dilakukannya operasi plastik adalah adanya kelainan-kelainan (cacat) yang terdapat pada organ tubuh manusia.
Contoh cacat bawaan lahir (di wajah) seperti operasi bibir sumbing diperbolehkan.

MARI KITA BAHAS SATU PER SATU

Mengenai perlu tidaknya tes kromosom, bila sudah terlihat banyak ciri Down Syndrome silakan dibaca artikel website berikut:
http://kprihatmono.blogspot.com/2021/08/ditinjau-dari-kesiapan-diri-bagaimana.html



C.
Yang jadi semakin membuat syok berkepanjangan sedih adalah sangat minimnya informasi di internet untuk solusi perbaikan fisik penampilan dari ciri-ciri (kumpulan gejala) syndrome yang terjadi pada bayi Down Syndrome. 



D
. Dari banyak website jarang sekali yang menulis solusi seperti yang penulis jabarkan berikut di bawh ini, semoga kepada Bapak/Ibu yang baru melahirkan bayi Down Syndrome tetap semangat, kami hadir untuk Anda dan pengalaman kami sejak 2008 hingga 2021 sudah melatih fisik 250an bayi DS di hampir seluruh Indonesia, bahkan banyak juga orang tua bayi DS mereka yang bekerja di bidang medis, seperti : dokter spesialis, kepala perawat, perawat-perawat dan bidan-bidan yang merekapun tidak luput melahirkan bayi Down Syndrome (walau usia masih antara 24 tahun hingga 36 tahun) & justru ikut latihan fisik dan treatment usap & urut bayinya ke kami.



E. Down Syndrome. Sindrom Down atau Down syndrome adalah kelainan genetik yang menyebabkan penderitanya mengalami kelainan fisik yang khas dan memiliki tingkat kecerdasan yang rendah (sumber internet). Bahkan tidak itu saja sampai-sampai berbagai macam ciri-ciri nampak jelas bisa dilihat dan dirasakan pada penampilan di wajah dan perilaku leher terhadap tulang leher dan gerakan pergelangan tangan mudah dilihat, kondisi gerakan jari jempol dan bentuk kaki sangat mudah dikenali (dari pengalaman pasien kami) :

a. rata-rata mata sipit (terjadi di 8 bayi per 10 bayi DS)
b. bahkan tak jarang mata sipit & sudutnya miring naik (terjadi di 3-4 bayi per 10 bayi DS)
c. berkantung mata (7-8 bayi per 10 bayi DS)
d. banyak yang terputus-putus dan tercekat-cekat nangisnya (sekitar 6-7 bayi per 10 bayi DS)
e. juga sampai beberapa sejak setelah lahir ada suara nangisnya (diceriatakan orang tuanya), kemudian setelah 5 hari pulang ke rumah sudah ada tidak sama sekali suara nangisnya
f. .hingga saat masih bayi leher mudah tengleng ke samping atau ke atas (bahasa medis : tortikolis)
g. ada yang di pelipis kanan kiri ada penebalan
h. rata-rata mengalami tebal lipatan leher belakang (sekitar 7 sampai 8 per 10 bayi DS) (bahasa medis : nuchal fold
i. ada yang sampai di pelipis mengalami tebal sedikit
j. ada yang di pelupuk mata mengalami tebal (teruatama saat menangis semakin sangat terlihat)
k.ada yang mengalami tebal lipatan di leher belakang sampai ke pundak / bahu
l. ada yang sampai tebal di seputaran leher hingga samping kanan kiri (sangat jarang, tetapi ada)
m. cukup banyak yang mengalami pipi tebal tapi lebar (pada bayi normal kondisi pipi ini disebut cubby, namum bisa naik/tipis dengan sendirinya karena jaringan di wajah tidak kendur)
n. rahang bawah terlihat agak lebar / rata (tidak terjadi di semua bayi DS) sehingga kurang tirus
o. leher (depan) sangat terlihat tidak  jenjang atau sangat pendek.



MATA SIPIT YANG BERAGAM ADA YANG JUGA MIRING NAIK SUDUTNYA


Silakan browsing dengan keyword "mata sipit bayi down syndrome* maka akan muncul banyak sekali website yang menjelaskan ciri ini. Jika mata bayi Down Syndrome Bapak/Ibu mengalami sipit, alangkah baiknya dilebarkan kelopaknya.

TEBAL KANTUNG MATA YANG BERAGAM

Jika bayi DS Bapak/Ibu mengalami kantung mata dengan agak tebal / apalagi sangat tebal, segeralah hubungi kami (silakan sms-kan nomor WA) ke 081386837511  (hasil terbaik untuk perbaikan ini syarat bayi Bapak/Ibu berusia bawah 6 bulan), karena memakan waktu perbaikan 5 sampai 6 bulan, usia menccapai 1 tahun, menipisnya kantung maya pada bayi DS sudah agak susah.


PENYEBAB KANTUNG MATA
"Kantung mata atau biasa disebut juga mata panda merupakan salah satu hal yang paling sering nampak ketika kita kurang tidur.
Penyebab kantung mata sendiri tidak melulu hanya karena kurang tidur. Kantung mata bisa juga disebabkan oleh konsumsi alkohol yang berlebihan, kurang minum air mineral, kurang vitamin, kurang mengonsumsi sayuran, anemia, merokok, bahkan karena faktor genetik pula.

Adanya kantung mata tentu saja membuat penampilan fisik kita secara tidak langsung menjadi kurang menarik. Kantung mata kendur yang membentuk kerutan atau kantung mata yang besar akan membuat wajah kita seolah-olah nampak lesu, tidak bersemangat, tidak bergairah....." (Sumber salah satu web di internet).

Jadi kantung mata (dapat) terjadi pada orang dewasa dengan berbagai kejadian namun kita lihat paragraf berikutnya, yaitu kantung matapun dapat tambahkan terjadi pada orang dewasa yang kelainan / faktor genetik, dan tentu saja bayipun juga bisa yaitu bayi yang mengalami kelainan genetik seperti bayi Down Syndrome).
Semakin tipis (bahkan semakin rata) semakin baik, karena kantung mata pada bayi Down Syndrome akibat kendurnya jaringan di wajah, sehingga terbentuk kantung mata.
 
PERTANYAANNYA : Adakah perbaikan yang akan dilakukan pada bayi Bapak/Ibu yang mengalami kondisi ini diperbaiki ?



LEHER HINGGA TEBAL DI SAMPING 

Jika bayi DS Bapak/Ibu mengalami leher tebal di samping, bila tidak diperbaiki maka suatu saat di usia 1 tahun atau 2 tahun masih tebbal & lebar, maka penampilan leher akan keras di samping dan kurang enak bila menoleh, maka segeralah hubungi kami (silakan sms-kan nomor WA) ke 081386837511 
(untuk perbaikan leher samping ini syarat bayi Bapak/Ibu berusia bawah 5 bulan).
 
 
SERING BERCIRI ADANYA LIPATAN (ADA YANG TIDAK TERLALU TEBAL HINGGA SANGAT TEBAL)

(Silakan Bapak/Ibu browsing di internet dengan keywords: Nuchal fold adalah atau Nuchal Fold bayi down syndrome).


Nuchal Fold adalah lapisan kulit dan lemak di bagian belakang leher yang dapat dipindai dengan menggunakan ultrasonografi pada kala awal gestasi untuk mengukur ketebalannya. Lipatan luka yang menebal menunjukkan bahwa uji selanjutnya harus dilakukan untuk memeriksa kemungkinan janin mengalami down syndrome. Pengukuran ketebalannya (thickness) di medis disebut Nuchal
translucency (NT). (Sumber internet).

PERTANYAANNYA : Adakah / sampaikah pada perbaikan fisik yang akan dilakukan pada bayi Bapak/Ibu yang mengalami kondisi ini (penebalan di tengkuk) juga ke perbaikan pada bagian ini ???
Bila tidak termasuk, perbaikilah kondisi ini ke kami, karena dari pengalaman kami terhadap ratusan bayi DS yang masih ada lipatannya (terlebih masih tebal nuchal fold), maka akan lama bayi ini bisa postur kepala tegak saat menuju latihan tumbuh kembang kemampuan tengkurap dan merayap, sehingga banyak sekali bayi down syndrome di luaran hingga usia 9 bulan (bahkan 10 bulan) baru bisa tengkurap kepala (baru) mulai bisa tegak. HUBUNGI kami (sms kan nomor WA Bapak/Ibu) ke 081386837511 

Jika bayi DS Bapak/Ibu mengalami leher belakang tebal, bila tidak diperbaiki bayi akan mengalami lambat sekali kemampuan tumbuh kembang tengkurap leher tegak (dan kepala tegak) karena kondisi ini bila tidak  diperbaiki (ditipiskan), banyak yang konsultasi dengan penulis di usia 9 bulan (ada yang 10 bulan) baru bisa tengkurap.Terlebih bayi DS banyak sekali lahir kondisi premature (belum cukup bulan), yang semakin membuat lemah tulang sekitar bahu dan leher, maka ketebalan lipatan ini (bahasa medisnya : Nuchal fold) semakin membuat lemah,  dengan hanya  latihan-latihan saja tapi bagian ini tidak diperbaiki, maka bayi akan terus menunduk menjatuhkan wajah ke bawah (bahasa Jawa-nya ndingkluk), maka segeralah hubungi kami (silakan sms-kan nomor WA) ke 081386837511
(untuk hasil terbaik perbaikan ini syarat bayi Bapak/Ibu berusia bawah 5 bulan untuk mengejar tumbuh kembangnya dan hasil terbaik).



CONTOH HASIL PERBAIKAN LIPATAN (NUCHAL FOLD) PADA
LATIHAN FISIK DAN TREATMENT USAP METODE KAMI AKAN MENJADI SEPERTI INI

Maka dengan pola treatment yang benar dan rajin dan sabar sambil dido'akan, maka ini sebagai bukti salah satu keberhasilan metode kami. Bukti lainnya mata sipit menjadi lebih lebarn, wajah menjadi tirus (tidak rata bawah rahang) dan kantung mata yang menjadi lebih (sangat) tipis) dapat dilihat di IG : Terapidzikirds21   dan segera hubungi kami sms-kan nomor WA ke 081386837511  (untuk perbaikan ini syarat bayi Bapak/Ibu berusia bawah 9 bulan).


CONTOH BAYI DOWN SYNDROME ADA YANG MENGALAMI TEBAL DI PELIPIS

Tentunya bagian pelipis ini dibuat menjadi rata (tidak ada tebal) menjadikan penampilannya menjadi semakin lebih baik.


F. Semua kelainan ciri-ciri di atas adalah diakibatkan oleh kelainan untaian kromosom ke 21 yang disebut mengalami trisomi (3 kromosom), yang normalnya adalah ada 23 pasang), sehingga sehingga mempengaruhi keelastisan jaringan mengalami kekenduran di wajah, pipi dan kelopak mata. Dan dari segi perilaku bayi cenderung Down Syndrome (saat tidur maupun saat tidak tidur) sangat mudah membuat tidak baik beberapa tulang:

-pergelangan tangan yang bisa membuat miring tulang
-persendian sikut yang bisa menjadikan bayi agak melintir
-menengok kepala sangat mendongak saat posisi tiduran miring maupun agak tengkurap, jadi para orang tua (yang awam) menganggapnya lentur, padahal kalau didiamkan bisa terjadi tortikolis
-kondisi (gerakan ngangkangnya) bayi yang terlalu lebar
-kondisi gerakan kaki yang cenderung bisa menjadikan pengkor


 POSISI PERGELANGAN TANGAN YANG DIDIAMKAN SAJA MAKA DAPAT MENJADIKAN TULANG MELINTIR

G. ILMU KERANGKA DAN ANATOMI TUBUH MANUSIA
Tidak seperti orang dewasa, jumlah tulang bayi saat baru lahir sebanyak 300 (ada yang menyebut 270 tulang). Tapi seiring bertambahnya usia, jumlah tulang berkurang menjadi 206 lantaran beberapa tulang telah menyatu. (sumber internet).

Bila bayi bapak/ibu kurang baik pola asuhnya di keseharian, maka entah kapan saat (suatu saat) tulang-tulang ini mulai mengalami penyatuan sesuai dengan bertambahnya usia dan massa otot, tapi dengan kondisi sering miring, dan kekurang baikan postur tubuh terjadi tulang sedang menyatu, maka terjadilah tortikolis dan lengan melintir atau pada kaki terjadi agak miring ke luar/ke dalam (pengkor). Bukankah mencegah lebih baik dari pada mengobati (ke ortopedi) ?? Bisa butuh sepatu khusus (yang cukup mahal), padahal seharusnya bisa dihindari.
HUBUNGI kami (sms kan nomor WA Bapak/Ibu) ke 08138683751

Dan semoga selama masa perbaikan latihan fisik tumbuh kembangnya dalam beberapa bulan ke depan, semoga tidak terjadi mata nystagmus atau mata juling, jadi kami infokan beberapa perlakuan yang kurang baik yang dapat menyebabkan kondisi ini (pengaruh luar), selain memang bisa karena faktor dalam itu sendiri yang bisa saja menyebabkan kelainan ini, dari kondisi syaraf dan tipisnya retina (sulit dicegah terjadi kelainan mata).


H. PEMERIKSAAN PENENTU KESELAMATAN BAYI NYAWA BAYI DOWN SYNDROME ADALAH DILAKUKAN TES JANTUNG DAN KEHATI-HATIAN DALAM LATIHAN FISIK YANG BOLEH/TIDAK BOLEH DILAKUKAN & LAMANYA SEBUAH LATIHAN

Hasil pemeriksaan jantung (tes echo jantung / echocardiography) terhadap hasil yang diperoleh akan menentukan perlu tidaknya bayi DS Bapak/Ibu dioperasi jantung atau tidak. Dan kalau bocor tertentu di menengah ke arah besar (large), PH (pulmonal hipertensi), mungkin TOF (Tetralogy Of Fallot), bayi ini ada perlu obat anti hipertensi dan obat agar jantung tidak kerja berat (agar tidak bengkak). Konsultasilah dengan kami bayi DS yang jantungnya seperti apa yang harusnya butuh obat jantung (yang harusnya diberikan  oleh pihak medis). TES PEMERIKSAAN LAIN  : TES HORMON TIROID (FT4 dan TSHs) sebaiknya justru dilakukan sesudah tes echo jantung. Kemdian PEMERIKSAAN TELINGA DI USIA TERTENTU (seperti tes Otoscopi). Mengenai pentingnya tes echo jantung pada bayi down syndrome akan penulis bahas pada artikel berikutnya.


KESIMPULAN : PERBAIKAN DI BANYAK CIRI-CIRI SANGAT DIPERLUKAN

Dapat diambil kesimpulan, bayi Down Syndrome mengalami kondisi ciri-ciri kelainan fisik luar penampilan hingga organ dalam sangat bervariasi mulai dari ringan sampai berat (parah: seperti leukimia), silakan dibaca artikel berikut :
http://kprihatmono.blogspot.com/2016_02_11_archive.html


Semoga menjadi jelas, setiap bayi Down Syndrome itu unik (berbeda antara satu bayi dengan bayi DS lainnya), ternyata bisa diperbaiki ciri-ciri kelainan yang sudah penulis sebutkan di atas (dari poin a sampai o).  Dengan banyak yang diperbaiki akibat trisomi 21 ini pada jaringan kendur maka akan berdampak: wajah semakin baik, padahal pada latihan fisik dan treatment usap dan urut metode kami tidak ada bertujuan merubah wajah dan tidak ada operasi plastik dan tidak menggunakan benda-benda dan cara-cara yang dilarang pada syari'at agama Islam, caranya antara lain yaitu dengan pola treatment tertentu dengan memperbaiki yang kendur pada jaringan dan ciri-ciri yang dijelaskan di banyak website yang Bapak/ Ibu temukan di awal artikel ini. 

Metode kami selain untuk tumbuh kembang, lengkap dengan perbaikan fisik luar ciri-ciri DS poin a sampai o  dan organ dalam lainnya, yang semuanya dengan dzikir & do'a, untuk agama selain Islam silakan menurut agama & kepercayaannya masing-masing. Alhamdulillah terbukti banyak bayi Down Syndrome hasil kami di berbagai propinsi banyak yang dikatakan hasil  terbaik, di saat akan ikut terapi wicara atau saat akan terapi okupasi atau saat dinilai oleh dokter tumbuh kembang.


KEBAHAGIAAN BAGI KAMI
Merupakan kebahagiaan bagi kami di kala bayi / anak Bapak/Ibu bisa berjalan. Dan kebahagiaan tidak terhingga di kala kami mendapat kabar anak Bapak/Ibu diterima di sekolah umum, PAUD umum, Pra TK Umum, TK A & TK B Umum dan Sekolah Dasar Umum, SD IT dan semoga dapat mengikuti pelajarannya. Aamiin.
 

Salam dari kami,

Drs. R. Kurniawan Prihatmono
SMS nomor WA ke 081386837511

==================================================

Menerima semua agama apapun dan suku apapun.

Minggu, 08 Agustus 2021

Ditinjau Dari Kesiapan Diri, Bagaimana Tahap Berikutnya Jika Bayi Divonis Suspect Down Syndrome oleh DSA ?

Banyak informasi di internet pembahasan seputar perawatan Down Syndrome (DS) berkisar pada jenjang anak dan seputar definisi DS dan bahwa bayi DS semakin dini dilakukan segala perbaikan dan latihan fisik akan semakin baik. Namun banyak orang tua (apakah itu para ayah dan ibu) bingung tentang apa langkah selanjutnya setelah bayi divonis suspect DS oleh pihak medis, bukan karena canggihnya alat kedokteran yang menjadi pemikiran kita, tetapi kesiapan diri, mental dan keuangan karena banyak pikiran sudah sangat jauh ke depan: bayi baru berusia 1 atau 2 bulan atau 3 bulan, tapi pikiran sudah sangat jauh bagaimana sekolahnya nanti, menikahnya nanti, bisa sekolah umum atau tidak ? Inilah yang membuat syok berat. Terlebih banyak website yang ditulis vonis-vonis kelainan yang tidak baik, tapi sangat sedikit yang  menulis solusi perbaikan ciri-cirinya.

Mari kita bahas satu per satu semoga memberi manfaat buat para pembaca sekalian, khususnya para orang tua yang baru saja melahirkan bayi Down Syndrome. Banyak yang bertanya ke penulis setelah berteman WA dengan pertanyaan berikut :

                  

  1. Fungsi utama adalah untuk menyimpan materi genetik. Materi genetik inilah yang akan menentukan sifat dan kekhasan setiap individu.
  2. Menentukan jenis kelamin. Pada pasangan ke 23 terdapat dua jenis kromosom yaitu X dan Y. Apabila kromosom embrio XX, maka ia akan lahir sebagai bayi perempuan. Sedangkan jika kromosomnya XY maka ia lahir bayi laki-laki.
  3. Berperan penting dalam proses transkripsi DNA untuk melakukan sintesis protein. Ini dikarenakan kromosom lah yang membawa materi genetik seperti DNA.
  4. Berperan dalam proses pembelahan sel dan memastikan masing-masing sel yang telah membelah mendapatkan gen yang sama.

1. Pak, bayi saya sudah lahir lalu divonis suspect Down Syndrome oleh DSA (dokter spesialis anak), apakah selanjutnya saya harus tes kromosom ?

Jawab : Karena saya selalu berusaha untuk menjawab sebuah pertanyaan dengan meninjau dari banyak sisi, jadi bukan hanya dari satu sisi saja maka ditinjau dari sisi  orang tua, akan dapat menimbang segi kebaikan dan kekurangan yang dimiliki.

Jawab penulis: Begini, ibu silakan baca dulu artikel website saya. Dengan membaca artikel ini sampai selesai, maka akan faham apa saja ciri DS pada bayi ibu (Syndrome artinya kumpulan gejala) yang ada di wajah, leher belakang dan lain-lain dan kombinasi yang terjadi bahkan keparahan bayi DS yang 1 dengan yang lain akan berbeda-beda http://kprihatmono.blogspot.com/2016/02/kprihatmonoblogspotcoid-mencapai-5.html

Maka bila sudah ada 7 ke atas ciri DS, maka langkah selanjutnya sebaiknya tes echo jantung dengan meminta surat rujukan dari DSA untuk ke dokter sp A (K) atau dokter Sp.Jp di kota Bapak/ibu sekalian. Bila ada jantung bocor baik itu kecil, sedang ataupun besar, maka menambah 1 kelainan pada bayi ibu semakin pasti DS.

2. Kan bayi apapun bisa saja ada kelainan jantung Pak ?

Jawab penulis : Memang benar bayi normal (dalam arti kromosom normal lengkap 23 pasang) bisa mengalami kelainan jantung, tapi persentasenya tidak banyak per 100 bayi normal hanya 3% sampai 4% yang mengalami kelainan jantung itupun di wajahnya tidak ada ciri kumpulan gejala DS sama sekali, punuk (leher belakang) tidak ada gelambir, suara nangisnya bagus lepas, mata tidak sipit dan batang hidung antar mata cenderung sudah terlihat, berbeda dengan pada bayi DS sudah terlihat sekumpulan gejalanya.

3. Lalu apa gunanya tes kromosom pak ?

Jawab penulis : Baik Bu saya jawab dari beberapa sisi ya:
a. Jika ciri mencapai 7 ditambah ada jantung bocor, suara nangis sudah ketauan tidak seperti bayi normal maka 95% kepastian kelainan DS sudah terlihat.
b. (Saya akan lihat dulu kondisi si ibu: apakah ibu bisa memberikan ASI ? Dan kalau ke luar, apakah bagus (banyak), sedang ataukah sedikit ? Orang tua yang begitu divonis mengalami baby blues tingkat 10 (kali) karena syok dan stress karena kawatirnya akan masa depan dan kepintarannya tentunya, nah siapkah ibu begitu dites kromosom lalu terbukti hasil positif Suspect Down Syndrome di atas kertas hasil tes kromosom, nanti bagaimana ASI ibu, dengan mental ibu yang syok dan stress banyak yang sudah konsultasi dan bercerita ke saya bahwa akhirnya dari bulan ke bulan ASI-nya berkurang dan berhenti.

( Bisa saja ada orang tua yang membaca jawaban b mengatakan : Ah itu orang gak ikhlas saja sama bayi kondisi DS yang dilahirkannya, harusnya menerimalah ).==> Komentar saya terhadap orang yang berkata ini: Bapak/Ibu jangan merasa sombong bahwa Anda merasa bisa langusng ikhlas menerima, hati orang tidak bisa disamakan dengan hati Anda. Ada orang dan keluarga yang kurang siap dengan kelahiran bayi ini dikarenakan kondisi wajahnya yang sangat tebal-tebal, gelambir-gelambirnya sampai ke leher samping pun ada, sampai mata sipit dan miring sudutnya pernah dan banyak yang treatment fisik & latihan fisik bayinya ke kami yang kalau tidak ditipiskan maka gelambir di samping leher akan membentuk agak keras seperti kerasnya tulang rawan sehingga sangat kasihan melihatnya. Jadi tidak bisa menjudge (menghakimi) orang tua lain yang kurang / belum bisa menerima, karena mungkin wajahnya tidak seberuntung bayi/anak Anda. Perlu Anda ketahui sikap dan mental orang-orang tua lain dalam menerima kondisi bayi ini perlu adanya proses yang tidak sekejap dalam waktu singkat 1 minggu atau 2 minggu. Mungkin butuh 1 bulan atau 2 bulan atau lebih bagi orang tua ini. Karena banyak sekali yang kondisi bayi DS yang dilahirkan dalam usia 0 bulan - 2 bulan perlu rawat inap dan perjuangan di NICU rumah sakit seperti pakai selang Oksigen (ventilator) dan pakai selang OGT (orogastric tube) sebelum bisa pulang ke rumah. Bahkan ada yang pulang ke rumahpun masih pakai selang NGT dan masih pakai ventilator. Silakan hubungi kami 081386837511

c. Bagi ibu yang sudah siap mental, jika merasa masih ingin kepastian (tes kromosom) medis istilahnya "hitam di atas putih" sudah siap menerima kondisi dinyatakan suspect DS, silakan saja melakukan tes kromosom, namun penting saya ingatkan khususnya ibu (yang masih bisa memberikan ASI), harus janji pada diri sendiri, apapun hasilnya jangan berubah tingkat syok menjadi lebih parah, (kalau bisa syoknya kurangi), namun kenyataan yang saya lihat, ternyata setelah hasil positif DS, malahan makin down (makin syok), malah akhirnya berefek mempengaruhi ASI, sayang bila berkurang apalagi menjadi stop sama sekali, padahal ASI sangat baik untuk daya tahan tubuh (imun) bayi.

d. Keuangan tidak mencukupi: Bagi yang sudah ikhlas menerima, sementara keuangan tidak mencukupi untuk tes kromosom, karena untuk tes kromosom yang biayanya sekitar Rp 1.900.000 sampai Rp 2.400.000 tergantung harga rumah sakit di daerah ibu semisal harus dikirim ke rumh sakit lain yang jauh. Tentu tidak bisa memaksakan bagi mereka ini. Dan segeralah hubungi kami 081386837511

e. Bagi bayi DS yang terlihat ciri-ciri sangat hampir tidak ada di wajah (kantung mata tidak ada, gelambir di punuk tidak ada, simean crease tidak ada, jantung tidak bocor) nah kondisi ini menjadikan ragu-ragu apakah suspect DS atau tidak, maka silakan dilakukan tes kromosom. Setelah hasilnya benar suspect DS, segeralah hubungi kami, agar treatment sejak bayi tidak terlambat.

f. Bayi yang baru lahir bisa saja saking kecilnya penis (hampir tidak kelihatan) bahkan lebih kecil dari mikro penis, sementara bayi tentu belum ada jakun, bahkan bahkan karena (maaf) telur yang ada 2 pun  nyaris rata, sehingga membuat bingung pihak medis dalam skrining penentuan jenis kelamin, maka akibatnya orang tuanya juga akan bingung memberi nama laki-laki atau perempuan pada bayinya. Di kondisi ini pasti langsung dirujukan untuk langsung dilakukan tes kromosom. Dan ini (kisah nyata) dan pernah terjadi dan akhirnya menjadi pasien kami. Hingga 1,5 bulan kemudian keluarlah hasilnya dan di pasangan kromosom ke 23 ada gender X dan Y (berarti lak-laki) dan benar di pasangan kromosom ke 21 ada 3 artinya memang kelainan DS. Barulah si bayi pun diberi nama. Dan kumpulan gejala DS hanya beberapa ditambah kumpulan gejala kelainan kromosom jenis lain (bukan kumpulan gejala DS) juga ada beberapa, maka barulah penting dilakukan tes kromosom, karena bersifat sangat ragu-ragu.

g. (Tambahan penjelasan saya kepada para orang tua ini) Untuk Bapak & Ibu ketahui, bagi pihak medis dikarenakan tes kromosom cukup mahal bagi yang kurang mampu, tentulah tidak bisa memaksakan untuk bayi bapak / Ibu harus dites kromosom bila kondisi sudah jelas dan ada tidak ada keraguan DS karena kumpulan ciri (gejalanya) sudah banyak terlihat. Karena tidak bagi semua keluarga harga tes kromosom itu 2 juta itu terjangkau pada yang punya bayi terlahir DS (sebagai info : tes kromosom ini tidak ditanggung oleh BPJS).


HASIL TES KROMOSOM TRISOMI 21


BAHKAN BEBERAPA ORANG TUA MENGATAKAN TIDAK MAU MAKAN.


Orang tua dicurhatan WA kepada penulis suka bercerita di awal-awal baru dilahirkan bayi yang divonis suspect DS, bahkan tak jarang ibunya masih nifas di rumah sakit sudah langsung dijelaskan oleh pihak medis, yang semakin membuat sedih perasaannya. Bahkan beberapa orang tua langsung berkata: Setelah divonis itu perut rasanya tidak mau / tidak ada keinginan untuk makan dan pikiran kacau. Bahkan ada orang tua (ibu) pemilik bayi DS sepulang kerja yang menyetir sampai menabrak pagar rumah karena pikiran menjadi tidak fokus. Memang dampak akan berbeda-beda pada setiap orang.

Pertanyaan semakin meningkat dan banyak hingga ke kondisi janin masih dalam kandungan  : Apa/bagaimana dampak bila sudah divonis Suspect DS Pada orang tuanya, padahal bayi masih dalam rahim.

4. Kenapa ya Pak Kurniawan, waktu di USG tidak terlihat ciri DS, padahal sudah USG 4 dimensi ?


Jawab saya: Bapak/Ibu silakan dibaca website ini : https://difabel.tempo.co/read/1447358/ketahui-3-metode-mendeteksi-down-syndrome-sejak-dalam-kandungan/full&view=ok
Kata saya alat tes boleh sehebat apapun alatnya tidak salah, bahkan canggih, lalu akan ada 2 kesimpulan yang diberikan, yaitu:
a. dikatakan normal
b. dikatakan kelainan DS (bagi yang memang kelainan DS)
Saya hanya membahas dari sisi mental ibu ya, nah (lanjut saya) bagi bapak/ibu yang dikatakan normal bayinya misalkan di USG usia 5 bulan, ibu setelah dikatakan bayi ibu normal, bagaimana perasaan ibu senang, tidak syok dan bisa makan dengan rasa enak ?
Dijawab oleh si Ibu: Iya Pak Kurniawan, ya biasa saja makannya

Lanjut saya: Mari kita tarik ke kondisi misal saat ini usia bayi ibu 4 bulan (atau anggaplah 3 bulan), lalu bagaimana perasaan ibu saat ini jika diberi tau oleh pihak medis bahwa bayi ibu mengalami suspect down syndrome ini ciri-cirinya (anggaplah sang dokter memperlihatkan hasil fotonya) ? Apa ibu bisa makan masih enak atau sudah tidak bisa makan ? Tadi saja bapak/ibu cerita bahwa setelah dilahirkan lalu divonis DS langsung tidak enak makan, bagaimana bayangan di pikiran ibu dengan kondisi bayi masih 5 bulan dalam rahim, ibunya syok berat, makannya kacau, pikiran stress, bisa fatal bayi yang akan dilahirkan, mungkin malahan bisa menjadi cacat karena kurang gizinya, betul tidak ?

Kita pikir secara logika saja, bayi kurang gizinya semakin macam-macam kelainan dan bisa saja malahan bisa cacat, bila berat lahir tidak mencapai 2,2 kg, atau 1,9 kg menjadi BBLR (Bayi Berat Lahir Rendah) yang parah sangat jauh di bawah 2,5 kg.

Ternyata secara psikis, para ibu yang kurang siap menerima justru bisa berpengaruh fatal terhadap janin bayi yang dinyatakan DS saat masih dalam rahim, (kalau secara pribadi saya) lebih beruntung mereka para orang tua yang belum tau si jabang bayi akan dilahirkan adalah suspect Down Syndrome, dibandingkan yang sudah.

Dan rata-rata para orang tua justru sependapat dengan saya, langsung berkata : Iya ya pak, wah bagaimana rasanya itu kalau saya diberi tahu setelah USG dinyatakan suspect DS, wah tidak karu-karuan rasanya, bisa-bisa menyetir ke kantor tidak fokus di jalan, kerja gak fokus bisa bahaya apalagi saya kerja teknikal di pabrik.

Janganlah di usia berarapun kehamilan si bayi untuk ibunya mengaborsinya, karena bisa saja di akhirat kelak (yang kita tidak tau seperti apa di sana nanti hanya ada surga dan neraka), ruh si bayi bisa saja di akhirat protes alias komplain karena digugurkan  yang orang tuanya lakukan karena tidak menerima si bayi terlahirkan. Ingat kita tidak tau anak yang mana yang akan mendo'akan dan menarik ke dua orang tuanya kelak ke surga, biarlah mereka dilahirkan, dirawat sebaik-baiknya dengan fisioterapi terbaik semampu Bapak/Ibu, dan didiklah dan besarkan dengan baik, banyak sudah anak DS yang bisa sekolah dan kuliah dan menjadi sarjana, yang menikahpun juga ada, bahkan ada penulis dapat info ada yang menikah dan punya anak dan anaknya normal, karena kelahiran bayi DS itu acak, tidak diketahui lahir di siapa.

Kecuali secara medis memang cacat berat dan membahayakan nyawa bayi dan atau si wanita korban perkosaan lapor pihak berwajib untuk kemudian dilakukan visum et repertum barulah aborsi yang demikian ada di Pasal 31 PP 61 Tahun 2014 tentang Kesehatan Reproduksi.

Tapi penulis tidak melihat dari sisi hukum, tapi lebih kepada kehidupan akhirat kelak yang kita belum tau apa yang akan kita terima akibat aborsi. Na'udzubillah bila kita terhalang masuk surga karena melakukan aborsi.

KESIMPULAN;

Bahwa kesiapan mental, (proses) ikhlas dan penerimaan justru yang terpenting agar memfisioterapi dengan perasaan legowo (rela, lapang dada dan tidak ada perasaan mengganjal di hati) dengan gembira (happy) dan dengan do'a, semoga hasilnya lebih baik untuk kehidupan Bapak/Ibu sekeluarga di dunia dan untuk keselamatan kita di akhirat juga.

Jika ciri DS sudah banyak ditandai pula dengan adanya jantung bocor, tes kromosom maupun tidak tes kromosom (terlebih yang sudah terlihat hasil tesnya DS) segeralah fisioterapi, jangan menunda-nunda. Jantung normal, jantung bocor sedang dan jantung bocor besar (asalkan bayi tidak hipertensi berat & dilatih 1 menit tidak biru), maka latihan fisioterapi kami yang lembut dengan cinta kasih sayang, tidak kasar pada bayi, sangat baik untuk buah hati Bapak/ibu. Hubungi kami 081386837511

Berarti ada perbedaan keparahan setiap bayi terlahir DS, ada yang sangat baik, nyaris seperti anak normal (jenis mosaik), ada yang agak parah (jantung bocor yang harus dioperasi bedah terbuka dada) dan ada yang parah [(leukimia, sehingga sampai harus dikemoterapi), nah apakah kuat bayi DS dikemoterapi, semua takdir kita serahkan pada Allah SWT, yang penting ikhtiar maksima] dan kelainan yang beragam pada 1 bayi (jantung bocor dan kelainan atresia ani dan masalah paru-paru) dan lain-lain kondisi.

Semoga para orang tua tetap semangat demi sang buah hati. Kalaupun Allah lebih sayang pada buah hati ibu, biarlah semua takdir adalah hak prerogatif Allah, bukan kita yang menentukan kematiannya, kita hanya hidup sebagai pemimpin keluarga yang berjuang (hanya sementara di dunia ini) selain membesarkan anak, juga untuk kehidupan di akhirat kelak juga. Jadi apapun perbuatan kota sekecil apapun, akan dimintai pertanggung jawaban di akhirat kelak. Hiduplah menjadi orang tua yang terbaik untuk anak-anak melakukan perawatan anak, ibadah & amal / sedekah. Semoga keridhoan diberikan yang terbaik oleh Yang Maha Kuasa. Aamiin.

Salam dari kami,
Drs. R. Kurniawan Prihatmono & istri
SMS nomor WA ke 081386837511


Jumat, 14 Mei 2021

Kapan Digunakan Istilah Sempurna, Kelainan, Cacat, Normal, Baik, Bagus, Lebih Baik, Lebih Tipis, Lebih Kuat Pada Bayi (Anak) Down Syndrome ?

Semoga artikel kali ini yang juga penulis berikan contoh hasil fisioterapi kami dan beberapa hasil tes medis sebagai penambah wawasan dari dokter spesialis tertentu, semoga dapat memperluas wawasan keilmuan Bapak/Ibu tentang istilah yang sering digunakan sejak kondisi awal, proses perbaikan dan hasil akhir fisioterapi tumbuh kembang bayi Down Syndrome (DS) kepada para orang tua pemilik bayi / anak DS di manapun di dunia (khususnya Indonesia). Semoga Bapak/Ibu mau membuka hati dan pikiran untuk tabayyun (mencari kejelasan tentang sesuatu hingga jelas dan benar keadaannya), sehingga dapat lebih mengetahui kondisi bayinya yang DS untuk tumbuh kembang fisik hingga wajah yang akan mempengaruhi masa depan hidupnya, kemandiriannya dan sekolahnya kelak semoga lebih baik lagi (karena sebagai orang tuanya kita tidak hidup selamanya di dunia ini bersama anak, persiapkan sebaik mungkin yang terbaik untuk anak kita).

Tak salah memang banyak para orang tua pemilik anak Down Syndrome yang berkata seperti : 

"Anak saya sempurna, tidak kurang suatu apapun jadi buat apa diperbaiki (dibaguskan) wajahnya, orang wajahnya sudah bagus, sudah indah dan sudah bisa jalan dengan baik". 

Banyak kalimat senada seperti ini dikatakan oleh bapak/ibu pemilik bayi DS dan kemudian mempengaruhi orang tua bayi lain bahwa sudah iklas saja tidak usah dibagus-baguskan lagi wajah bayi bapak/ibu, sehingga kasihan bayi orang lain, si orang tuanya menjadi pasrah dengan kondisi bayinya, gara-gara seolah bayi lain sudah bagus menurut pandangannya, padahal orang yang mengatakan tersebut tidak memandang dari sisi medis dan tidak memandang dari sisi fisioterapi, karena fisioterapi itu tidak hanya tumbuh kembang saja, tetapi pada bayi DS sebaiknya juga menyangkut perbaikan fisik penampilan luar agar nanti di sekolahnya meminimalisir diledek, diolok-olok hingga dibully (perundungan).


BUKTI HASIL FISIOTERAPI BAYI DOWN SYNDROME METODE KAMI


Contoh Hasil Fisioterapi Bayi DS Metode kami hingga ke perbagusan wajah, perhatikan semula ada kantung mata di usia 5 bulan - 6 bulan & bukaan kelopak mata masih agak sipit. Nama bayi ini D anak Ibu N (di Subang) telah memberi izin penulis gunakan fotonya sebagai bukti keberhasilan atas pembimbingan fisioterapi kami. Mulai ikut fisioterapi sejak 5 bulan (lahir April 2020) dan terlihat perkembangan bagus di wajah dari bulan ke bulan: kantung mata yang tipis/hilang dan bukaan kelopak mata yang menjadi lebih lebar dan dilihat oleh anak lain sebayanya (andaikan sekolah) sudah tidak tampak ciri-ciri DS-nya bahkan akhirnya di usia 8,5 bulan menjadi ganteng. Di usia 5 bulan masih suka (sering) menjulurkan lidah, alhamdulillah di usia 8 bulanan ke atas sudah tidak lagi melet dan sudah bisa /sering mingkem mulutnya, tidak lagi menjulur lidahnya dan mangap (yang merupakan ciri bayi DS pada umumnya).

ISTILAH (KATA) "SEMPURNA"

Al Qur-an surat At Tin ayat 4: "Laqad khalaqnal-insāna fī aḥsani taqwīm."

Dalam versi Inggris : "We have certainly created man in the best of stature". Dalam bahasa Arab kata "Laqad" adalah pernyataan sumpah Allah (Laqad berarti Sungguh) bahwa (artinya) : "Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya." Jadi manusia adalah makhluk sempurna dan mulia dengan ruh dengan fisik postur tegak yang dapat berjalan dengan tegak dengan ke 2 kakinya di muka bumi ini bentuk terbaik diberi akal dan pikiran dibandingkan dengan makhluk ciptaan Allah lainnya. Jadi kata "sempurna" sebagai contoh merupakan kata yang digunakan sebagai kata yang digunakan bersifat universal dan memiliki tingkat keumuman yang tinggi (dengan tidak melihat kecacatan yang bisa saja terjadi).

Jadi secara dari sudut pandang medis (kedokteran), dari sisi rehabilitasi medik dan bidang fisioterapis tumbuh kembang bayi Down Syndrome tidaklah digunakan kata (istilah) sempurna, melainkan tergantung organ dan kondisi apa yang diperbaiki, lalu ada istilah kata khusus yang digunakan untuk menyatakan kondisi sebelum dan sesudah (BEFORE - AFTER) perbaikan pada sisi bayi Down Syndrome adalah melihat bagian per bagian dari tubuh bayi DS, yaitu bagaimana kondisi:
1. kondisi kromosom
2. kondisi jantungnya
3. kondisi hormon tiroidnya
4. jaringan ototnya
5. jaringan kulitnya
6. kondisi dan daya serap ususnya
7. kondisi kakinya dan tangannya
8. kondisi tulangnya, semisal tulang kaki (cacat / tidaknya)
9. apakah ada hernia atau tidak, leukimia atau tidak dan seterusnya ?

Berikut saya berikan contoh beberapa istilah yang digunakan pada bidang medis dan fisioterapi :

A. ISTILAH "KELAINAN"

Contoh hasil tes kromosom pada bayi Down Syndrome dengan istilah yang digunakan "Kelainan" trisomi 21 , jadi DS bukan disebut dengan istilah penyakit, walau bayi DS bisa mengalami berbagai penyakit, sepert: penyakit kuning (jaundice), pneumonia, pilek, dll


B. Kata "Normal"


Contoh kata "Normal" pada hasil tes echo jantung ditulis Normal Heart bukan Perfect Heart, bukan Sempurna Heart. Sedangkan jantung yang mengalami bocor tentulah akan terlihat biasanya ditulis besaran milimeter bocornya ataukah mengalami TOF dan lainnya lalu dokter spesialis a (K) atau dokter Sp. Jp (Spesialis Jantung) akan menentukan akan dioperasi atau tidaknya. Jadi pada yang kasus jantung bocor artinya bekerja dan kondisi jantungnya belum sepenuhnya normal, lalu biasanya pada hasil tes echo jantung (bagi yang bocor menengah ke atas) ditulis evaluasi ulang kembali setelah sekian bulan.


Ada kondisi bocor jantung di lokasi tertentu sehingga bayi bisa mengalami PH (Pulmonal Hipertensi) atau bocor yang agak besar atau besar maka bayi harus diberikan obat untuk jantung sebagai anti bengkak janntung dan anti hipertensi.


C. Istilah "Positif" dan "Negatif"


Contoh hasil tes pemeriksaan dari patologi dari feces (kotoran) bayi yang sakit, ada jamur jenis pseudohypha, jadi di kolom ,iri kondisi bayi "positif" dan nilai rujukan (yang sehat) bernilai untuk penyakit maka pada bagian kiri jika tertulis jamur / bakteri maka di kanannya haruslah bernilai (istilah yang digunakan) "negatif". Jadi kalau sembuh dari sakit akibat jamur (virus/bakteri) ini, maka bayi (pada kondisi feces) nya, bukan ditulis "Sempurna" tapi istilah yang digunakan "Negatif" (dari jamur, virus, bakteri).


D. Demikian pula dengan hormon tiroid bayi DS juga harus dites dengan hasil lab nya adalah dibandingkan dengan nilai hormon tiroid rujukan bayi normal sesuai usianya yang sudah baku menjadi patokan medis. Jika ternyata bayi mengalami kondisi hipotiroid dengan selisih tertentu, maka biasanya akan diberikan obat tiroid agar nantinya masuk nilai rujukan. Hingga pada suatu saat bulan ternetu ke depannya setelah dites kembali, kalau sudah masuk nilai rujukan normal, barulah selesai pengobatan tioidnya, juga bukan ditulis dengan istilah "Sempurna."



Contoh kondisi anak dengan mata minus atau cylinder akan diberikan  jenis kacamata "Biasa". Memang banyak anak DS menggunakan kacamata minus / cylinder (silnder) sehingga kondisinya menjadi lebih baik. Sehingga di usia Pra TK atau TK ada baiknya memeriksakan kondisinya perlu kacamata atau kah tidak. Berbeda lagi kalau masalah di mata ada minus, cylinder dan plus maka kacamata yang diberikan bisa jadi adalah jenis kacamata Progresif. Kalau matanya baik, juga bukan digunakan istilah "Sempurna" tapi ditulis/dikatakan mata anak adalah "Normal".


PERBAIKAN BAYI DOWN SYNDROME TERPENTING MENJADI TONGGAK KEBERHASILAN KEDEPANNYA PADA FISIK MULAI DARI OTOT, SENDI SAMPAI KE PERBAGUSAN FISIK WAJAH DITENTUKAN SEJAK USIA 0 TAHUN - 1 TAHUNAN

Selain pemeriksaan organ dalam urusan medis, yang sangat penting setelah pemeriksaan tes echo jantung dan hormon tiroid (di sekitar usia 1 bulan atau usia 2 bulan) adalah melakukan fisioteraspi perbaikan fisik untuk memulai fase pertama tumbuh kembangnya dibarengi perbaikan fisik wajah adalah sangat lebih baik daripada yang wajahnya tidak dibaguskan (jika ciri DS sangat banyak di wajah).


F. AKIBAT TERLALU SERING MEMBACA TULISAN DARI INTERNET ATAU DIPENGARUHI ORANG LAIN DENGAN PERKATAAN TENTANG BAYI DS : "KAN ANAK BEDA-BEDA"

Memang secara kelainan yang terjadi pada bayi DS berbeda-beda, namun mereka ini 80% sampai 85% (80 sampai 85 bayi DS dari 100 bayi DS) bila memfisioterapi dengan benar dan rajin harusnya bisa mencapai 1 tujuan perbaikan yaitu usia 10 bulan sudah bisa didudukkan kepala tegak (paling lambat usia 1 tahun), kecuali bagi bayi DS sisanya yaitu 15% - 20% agak lebih lambat karena terkendala masalah berat, barulah memang mereka berikut ini agak berbeda pencapaian perbaikannya, yaitu sekitar beberapa bulan lebih lambat khususnya mereka yang mengalami kasus khusus berat :

-jantung bocor agak besar & besar (yang harus dioperasi)

-masalah GERD (
GastroEsophageal Reflux Disease)

-masalah dengan kemampuan menelan (sehingga pakai selang NGT)

-
hipotonia berat (kelemahan otot yang berat)

-leukimia (kelainan darah)

-kelainan tulang 

-atresia ani (tidak ada anus)


FASE 2 TUMBUH KEMBANG

Bagi mereka bayi DS Bapak/Ibu tidak ada masalah berat yang dialaminya, maka (bagi yang rajin dengan pola latihan dan treatment yang benar), harusnya di usia 6-7 bulan sudah latihan fase 2 (fase duduk), diharapkan (bayi DS yang tidak ada kondisi kategori masalah berat pada poin F), di usia 10 bulan sudah masuk fase 2 tumbuh kembang yaitu bisa didudukkan kepala tegak, dan di usia 11 bulan (paling lambat usia 12 bulan) harusnya sudah bisa duduk sendiri dan merayap dan mulai masuk fase 3 tumbuh kembang (kuat diberdirikan).

Jangan terlalu membuat alasan anak beda-beda (dalam hal perbaikan) karena ada tabel target umum fase tumbuh kembang bayi yang target diupayakan tercapai (paling tidak mendekati), karena sejak usia 6 bulan sudah terlhat bedanya hanyalah yang mengalami kasus khusus berat saja yang memang sangat terlambat, bagi yang tidak masalah kasus khusus berat, harusnya di usia 6 bulan (paling lambat) sudah berhasil fase 1 tumbuh kembang yaitu bisa tengkurap kepala tegak.

Banyak di luaran para orang tua berpikir:
"Kita tidak usah berpatokan pada tabel bayi normal, ada khusus patokan bayi DS"

atau ada yang berkata lebih ekstrim lagi:
"Pada awal kehidupan bayi saya, saya delete semua aplikasi bayi normal...."

Atau kalimat-kalimat senada dengan kalimat di atas ini, maka akan terjadi beberapa hal sebagai berikut:

-Bapak/Ibu menjadi tidak tau patokan fase-fase tumbuh kembang yang harus dicapai dari bulan ke bulan, (padahal seharusnya) paling tidak mendekati atau sangat mendekati tabel bayi normal

-Bapak/Ibu merasa di "zona nyaman" seolah bayi DS Bapak/Ibu tidak terlambat (padahal bisa jadi sudah akan sangat terlambat), belum lagi terkadang oleh pihak medis bayi Bapak/Ibu baru divonis DS di usia sudah 6 atau 7 bulan, padahal harusnya usia sekian ini bayi sudah bisa tengkurap kepala tegak  dan mulai didudukkan. Akibat baru tau DS di usia 7 bulan, bayi jadinya belum bisa tengkurap karena mengira bayi akan bisa tengkurap sendiri, karena mengira bayi tidak down syndrome.

-Pada akhirnya banyak bayi DS di luaran sana yang di usia 9 bulan atau bahkan 10 bulan padahal sudah ikut fisioterapi juga tiap bulannya, tapi banyak bayi DS belum bisa didudukkan postur kepala tegak, akibatnya selain kemampuan lain menjadi telat juga, bahkan banyak akibatnya belum bisa diberikan MPASI, kemudian yang terjadi adalah "efek domino" keterlambatan yaitu tungkai lengan dan bahu dan pundak yang lemah karena otot kurang berisi (terlebih lagi) bayi DS terlahir prematur karena biasanya berat lahir BBLR (Bayi Berat Lahir Rendah) 2,5 kg ke bawah, sehingga usia 1 tahun belum bisa diberdirikan, onggong-onggongpun belum kuat dan seterusnya.


G. TABEL TARGET DAN HASIL FISIOTERAPI KAMI

 

Tabel Hasil Metode kami pada ratusan bayi Down Syndrome kami
Bahkan ada beberapa yang bayi DS yang fisioterapi ke kami (sekitar 5-10 bayi), bayinya hampir tidak pernah sakit dan tidak ada kasus berat, maka bisa jalan di usia 11 bulan - 14 bulan.


SEGERA HUBUNGI KAMI (JANGAN MENUNGGU TERLAMBAT) 081386837511
Terbaik adalah sedini mungkin (selagi bawah 6 bulan), semua kembali kepada seberapa kuat keinginan Bapak/Ibu dalam memperbaiki dan kerajinan, seberapa tinggi harapan pencapaian yang ingin diperbaiki pada bayi DS bapak/ibu. Kalau hanya tumbuh kembang saja, ya silakan saja tidak perlu sms kami, akan tetapi jika ciri-ciri DS-nya di wajah sangat khasnya ada nampak sangat terlihat, jaringan di wajah kendur dan tebal di kantung mata, sudut mata sangat miring atau ada tebal di pipi atau di leher, maka tentu akan kasihan sekali kondisinya nanti di usia 1 atau 2 tahunnya, karena pengalaman kami selewat usia 1 tahun, jaringan di wajah sudah akan menjadi permanen dengan tebal-tebalnya dan sipitnya.
Padahal banyak yang harus diperbaiki dan dikuatkan dan dibaguskan segala organnya untuk mengejar terlambat (delay)-nya dan dibaguskan fisik wajah dan ada tujuannya masing-masing, yaitu :


H1.  Penguatan otot-otot agar cepat "kuat" (istilah yang digunakan adalah KUAT), sehingga nantinya bayi kuat melakukan onggong-onggong, pemberdirian dan lain-lain. TUJUAN AGAR FASE TUMBUH KEMBANG BAYI NORMAL CEPAT TERKEJAR BISA DUDUK, BERDIRI & JALAN.

H2. Sendi-sendi agar cepat "kuat" dan bekerja dengan "baik" (istilah yang digunakan KUAT dan BAIK), tidak melintir dan tidak salah postur,  seperti tidak melintir pergelangannya, tidak tengleng lehernya dan kondisi kurang baik lainnya, sangat besar harapannya tidak menggunakan sepatu khusus ortopedi. TUJUANNYA ADALAH PENGHEMATAN BIAYA UNTUK PEMBELIAN SEPATU KHUSUS YANG CUKUP MAHAL YANG BERGANTI NOMOR SETELAH UKURAN KAKI BERUBAH SEMAKIN BESAR.


H3. Pada metode kami, terhadap bayi DS yang mengalami pengkor mengusahakan sebisanya dengan cara yang benar agar kaki bayi jangan sampai dioperasi kakinya, sedini mungkin selagi bawah 3  bulan ikutilah fisioterapi kami, semoga hanya sampai menggunakan sepatu khusus ortopedi. TUJUAN PENGHINDARAN OPERASI YANG MAHAL YANG TIDAK DITANGGUNG BPJS. Karena operasi yang tidak membahayakan nyawa secara langsung, tidak ditanggung oleh BPJS (seperti operasi kelebihan jari /polidaktili, operasi kista andaikan ada di pipi).

H4.  Adanya gelambir kelenjar yang tidak dibereskan di seputaran leher akan membuat lama kepala tegak. Sangat banyak bayi Down Syndrome mengalami tebal di seputaran leher samping dan belakang (pundak), sehingga di KKTK medis bila kondisi ini tidak segera dibereskan sejak usia 6 bulan - 8 bulan, maka di usia 10 bulan-11 bulan, maka kepala dan leher bayi belum akan bisa kepala tegak saat didudukkan, kepalanya akan ambruk ke depan, akibatnya pun memberikan MPASI jadi sangat kesulitan, akibatnya asupan MPASI kurang, kebanyakan diberikan susu malahan bayi menjadi gembyor otot lengannya, malahan tidak menjadi sekel kenceng. Kalau pada metode kami caranya sudah kami ketahui dan bayi dapat diperbaiki sedini mungkin sejak masih usia 3 bulan / 4 bulan sehingga usia 6 bulan / 7 bulan sudah mulai latihan didudukkan (kami sebut Pra Fase 2), sehingga bayi sudah didudukkan kepala tegak di usia 8 bulan / 9 bulan.

 

H5. Kami berikan hal-hal yang harus dihindari selama masa treatment, selagi semasa usia 0 tahun di masa perbaikan fisik (harusnya dihindari), bisa saja mata mengalami juling atau mungkin nystagmus (mata gerak-gerak kanan kiri secara cepat), tak jarang leher tengleng akibat dari tebal (mungkin ada kelenjar di leher yang tidak  diperbaiki), lengan melintir, kaki melintir dan lain-lain. TUJUAN AGAR BAYI MENJADI TIDAK MENGALAMI KONDISI BURUK YANG TAMBAHAN YANG BARU TIMBUL, seperti: kelainan mata juling (bahasa medisnya : strabismus), kondisi tulang leher yang tengleng (posisi leher yang miring), kondisi pergelangan & sikut lengan yang melintir.


Pada metode kami penghindaran kondisi ini kami beritahukan cara-caranya agar hasil fisioterapi bayi DS bayi Bapak/Ibu terbaik hasilnya, terbukti banyak sekali hasil kami menjadi percontohan terbaik saat anak DS akan ikut terapi wicara di berbagai rumah sakit, asalkan bapak/ibu dan kakak-kakak bayi mendukung atas apa-apa yang kami jelaskan dan bapak/ibu rajin mentreatment sesuai dengan yang kami jelaskan. SMS kan nomor WA ke 08138
6837511.


H6. Pada manusia dan bayi ada jaringan di bawah kulit yang sifatnya elastis, pada bayi DS kebanyakan mengalami kendur, sehingga di wajah mengalami kejadian yang bervariasi antara 1 bayi DS dengan bayi DS lainnya  :

-adanya kantung mata (agar menjadi tipis / hilang)
-adanya tebal di pelupuk mata (agar menjadi tipis / hilang)
-adanya gelambir di leher belakang dan (bahkan) ada yang sampai leher samping dan bahu (agar menjadi cepat leher kuat tegak)
-terkadang sudut mata yang sangat miring (agar menjadi lebih rata sejajar)
-terkadang tebal di pelipis (agar menjadi tipis)
-terkadang pipi bayi DS sangat turun (agar menjadi lebih naik)
-sering kali kelopak telinga berlekuk-lekuk (agar menjadi tidak berlekuk)
-batang hidung antar mata yang rata (flat) (agar menjadi lebih ada batang hidungnya)
-leher yang sangat pendek (agar menjadi lebih panjang / jenjang)


Alhamdulillah puji syukur kami telah menemukan pola perbaikan pada semua poin H6 sehingga wajahnya, lehernya dan  pipinya menjadi lebih baik hingga ke otot-otot dan sendi bahkan agar bayi DS bapak/ibu lebh meningkat kecerdasannya dan banyak akal sehingga mudah diajari penyebutan organ tubuh saat 1 tahun, jadi sangat berguna saat akan dites masuk PAUD  umum, Pra TK Umum diberikan mainan tententu saat akan dites oleh psikolog sekolah semoga dapat melakukan perintah / disuruh untuk melakukan sesuatu.


KABAR DARI PARA ORANG TUA PASIEN KAMI TENTANG KECERDASAN & BANYAK AKAL ANAKNYA MEMBUKTIKAN PERBEDAAN KEMAMPUAN DI SEKOLAHNYA


Kasus 1:
Banyak kami dapat info dari berbagai orang tua di banyak propinsi (sebelum pandemi) saat akan  dites oleh psikolog penerimaan sekolah untuk penerimaan murid baru begitu anaknya yang usia 3 tahun dibandingkan anak lain usia 4,5 tahun yang tidak ikut metode ke kami sama-sama dites, alhamdulillah yang anak DS hasil latihan fisik dan treatment kami dites bisa melakukan suruhan dan sudah faham dengan perintah, sedangkan anak yang 4,5 tahun dites hal yang sama tidak bisa dan tidak faham melakukan perintah, sehingga anak hasil kami yang diterima. Bahkan anak yang usia 4,5 tahun tadi kepada orang tuanya si psikolog menyuruh agar anak orang tua tersebut diterapi 1 tahun dan silakan kembali pada tahun ajaran berikutnya (1 tahun ke depan untuk dites kembali).

Sampai-sampai ibu dari anak yang usia 4,5 tahun agak emosi dan berkata ke psikolog:
Pak, anak saya sudah 4,5 tahun, harusnya yang sudah usia lebih tua yang diterima, tapi kok malah yang masih 3 tahun yang diterima, bagaimana sih Pak ?

Dijawablah (oleh psikolog sekolah) : Maaf bu patokan diterima di PAUD ini, bukan saja melihat usia tapi juga kemampuan pemahaman terhadap suatu perintah sudah mengerti atau belum.

Kasus 2:
Ada 1 anak usia 2,5 tahun hasil kami mendaftar ke sekolah berkebutuhan khusus, sebenarnya tujuan ibunya adalah agar anaknya bermain dan bicaranya terpancing karena bersama teman di kelas yayasan Rumah Terapi ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) yang ada bermain bersama, lalu saat akan masuk tentulah juga dites, ternyata ada anak lain juga usia 10 tahun dan sama-sama dites dengan perintah yang sama. Sama-sama diberikan mainan alat pancingan kodok bermagnit dan sama-sama diberikan body lotion. Anak yang 10 tahun itu hanya menyabet dikibas-kibas ke kanan ke kiri tongkat kecil mainan kodok bermagnit dan body lotion dibuka lalu dileler-lelerkan (ditumpahkan) ke laintai. Berbeda dengan anak DS hasil fisioterapi kami body lotion dibuka tutupnya lalu diusapkan ke kakinya dan mainan kodoknya diambil kodoknya dan mulut kodok ditempelkan ke kail yang ada magnitnya.


TUJUAN PERBAIKAN POIN H5, H6 ADALAH MENGURANGI/MENIPISKAN GELAMBIR, MELEBARKAN KELOPAK BUKAAN MATA, MENGUSAHAKAN LEHER LEBIH PANJANG / JENJANG, PIPI LEBIH NAIK, BAWAH RAHANG LEBIH TIRUS ==>  Agar anak nantinya di sekolah dasar tidak (minimal dikurangi agar anak lain tidak ngeh) diledek kondisi ciri DS nya (kantung mata, terlalu sipit dan lain-lain), tidak diolok-olok oleh anak-anak lain usia 7 tahun, 8 tahun atau 9 tahun yang masih kepolosan dan suka keceplosan tidak ngeh lagi dengan kondisi H5 & H6 tersebut, semoganya meminimalisir diledek, terlebih lagi dibully. Berbeda dengan anak usia SMP/SMA yang bisa diberitau untuk tidak membully, tidak demikian halnya dengan anak usia 6 tahun, 7 tahun, 8 tahun, 9 tahun yang masih polos belum faham untuk dilarang & belum bisa dilarang-larang seperti anak usia SMP/SMA.


Jadi perbaikan bayi DS metode kami dan dimanapun di dunia ini bukan bertujuan kromosom trisomi 21 di darahnya menjadi sembuh DS-nya, tapi kelebihan keunggulan metode  kami sangat banyak memperbaiki ciri-ciri gejala (syndrome) nya dikurangi, ditipiskan dan dihilangkan yang nampak, ternyata sudah dua ratusan bayi DS terbukti memang bisa dihilangkan banyak ciri fisik luarnya, seperti kelenjar dan kantung mata dan lainnya pada poin H5 & H6.

APA UJUNG HASIL PERBAIKAN BAYI DOWN SYNDROME ?

Karena pada hasil tes kromosom sudah jelas disebut bahwa DS adalah kelainan, maka ujung hasilnya bukanlah kesembuhan. Karena kesembuhan (sembuh) adalah ujung hasil dari sebuah (pengobatan) untuk penyakit. Jadi bapak/ibu sebaiknya jangan dibuat syok yang bertambah-tambah bila ada orang / pihak medis yang mengatakan tidak ada obatnya, karena memang kelainan kromosom hingga saat ini yang diperbaiki bukan dengan diobati kromosomnya.


Jadi semoga sudah jelas maksud judul artikel kali ini dan tujuan penggunaan kata istilah  pada perbaikan fisik tubuh & tungkai dan wajah bayi DS bukanlah "Sempurna" tetapi menjadi "Lebih Kuat", "Lebih Bagus", "Lebih Tipis", "Lebih Panjang",  "Lebih Lebar", tiroidnya "Normal", setelah operasi jantung (andaikan dioperasi) "Jantungnya normal" dan seterusnya  sehingga anak menjadi sangat berkurang ciri-ciri DS-nya dan pada akhirnya bisa jalan dengan baik ("jalannya normal"). Jadi istilah sempurna adalah istilah / kata yang digunakan untuk menyatakan sebaik-baik makhluk sebagai perbandingan dengan makhluk yang bukan manusia di muka bumi ini yang tidak perlu dikedepankan lagi dan tidak perlu disebut dalam argumentasi perbaikan anak DS, karena tidak ada hubungannya dengan istilah / kata pada ujung hasil perbaikan penyakit (secara medis), perbaikan kelainan, karena memang sudah jelas di surat At Tin ayat 4 manusia memang makhluk sempurna dibanding selain manusia. Jadi untuk orang tua pemilik bayi DS, bayi bapak/ibu jangan dipasrahkan dengan istilah "Sempurna" saja, tapi justru yang perlu dikedepankan (diusahakan) adalah perbaikan bayi secara menyeluruh dengan melakukan perbaikan secara medis dan perbaikan dengan latihan, treatment dan stimulus yang benar dan baik.


SIFAT ANAK DS KEBANYAKAN

Jangan lupa anak DS adalah rata-rata (selain periang dan baik) sifat lainnya kebanyakan mereka : peka, sensitif, pemalu dan baperan, kalau mereka diolok-olok dikarenakan fisiknya oleh anak lain (anak polos usia 6 tahun, 7 tahun, 8 tahun) yang tidak faham apa itu kelainan akibat kromosom trisomi 21, maka bisa-bisa besoknya si anak Bapak/Ibu tidak mau sekolah lagi, tentu kasihan bukan, sedangkan sebaliknya jika sudah dikurangi dan dihilangkan ciri-ciri poin H5 & H6, maka anak lebih Percaya Diri (PD) bersekolah untuk menjemput masa depannya. Aamiin.

JANGAN TIDAK MEMPERBAGUS WAJAHNYA KALAU CIRI DS DI WAJAHNYA BEGITU NAMPAK (BANYAK) &  JANGAN MENILAI BAYI DS ATAS PENILAIAN DIRI SENDIRI PADA ANAK SENDIRI 

Pemerintah (telah mensahkan UU oleh Presiden SBY di 2014) yaitu UU 35 tahun 2014 (perubahan UU 23 tahun 2002) dijelaskan bahwa orang tua berkewajiban dan bertanggung jawab untuk: Mengasuh, memelihara, mendidik, dan melindungi anak; Menumbuh kembangkan anak sesuai dengan kemampuan, bakat, dan minatnya. Jadi lakukanlah yang yang terbaik, (secara agama tentang hakekat anak) adalah titipan dari Sang Pencipta yang nantinya kita akan dimintai pertanggung jawabannya di akhirat kelak. Maka sudah sepatutnya sebagai orang tua pemilik bayi baru terlahir (termasuk Down Syndrome atau kelainan apapun), perbaikilah dengan latihan fisiknya hingga menyeluruh hingga ke wajahnya (jangan hanya tumbuh kembang saja agar bisa duduk berdiri dan jalan), tapi menyeluruh (general) agar meminimalisir diolok-olok dan diledek.

Jangan terpengaruh oleh orang-orang di lingkungan bapak/ibu yang mungkin ada mempengaruhi bapak/ibu untuk tidak membaguskan wajah bayi DS Bapak/Ibu dari (banyaknya) ciri-ciri DS-nya, karena masa depan bayi ibu tergantung bapak/ibu,bukan orang yang melarang ikut fisioterapi perbagusan wajah dan peningkatan kecerdasan otak yang kami sudah terbukti sangat banyak menjadi anak DS percontohan baik di banyak rumah sakit di banyak propinsi di Indonesia, atas izin Allah masih bisa diperbaiki dan dikurangi kelainannya semaksimal mungkin selagi masih bawah 8 bulan (sedini mungkin) fisioterapilah dengan kami semoga bayi Bapak/Ibu selain wajahnya menjadi lebih baik jauh dari sebutan kembar 1000 DS, juga cerdas dan banyak akal.


SIAPA YANG MENILAI ANAK BAPAK / IBU KE DEPANNYA ?

Jangan menilai bayi Bapak/Ibu atas penilaian diri sendiri terhadap anak sendiri, jadi konsultasilah berkala (misalkan 6 bulan sekali setelah masa) tumbuh kembangnya, jadi (1) yang menilai anak bapak/Ibu adalah dokter tumbuh kembang, jadi bukan Anda saja. (2) Banyak akal (kecerdasan) dan pemahaman akan sebuah perintah dinilai oleh psikolog sekolah & gurunya. Dan juga untuk ciri fisik wajahpun juga yang mengomentari bukan Anda saja, bisa jadi yang mengomentari wajah sudah baik adalah (3) oleh temannya yaitu teman di sekolahnya yang dilihat adalah ciri DS-nya, juga orang lain di lingkungan rumah, jadi bukan (saja) dinilai bagus oleh orang tuanya saja. Ingat yang nantinya sekolah bukanlah Anda, tapi yang sekolah adalah anak bapak/Ibu, semoga anak Bapak/Ibu bisa masuk kelas inklusi di sekolah umum/biasa menjadi anak yang Percaya Diri (PD) dan cerdas secerdas-cerdasnya dengan ikut fisioterapi metode kami. Atas izin Allah (Bapak/Ibu akan lihat) terjadi perkembangan kemajuan dari bulan ke bulan pada berbagai organ dan fisiknya hingga wajahnya.


(JIKA DIINGINKAN) KAMI BERIKAN PERTEMANAN KE ORANG TUA LAIN AKAN KAMI BERIKAN SETELAH IKUT FISIOTERAPI KAMI SETELAH 1 BULAN.

AYOO BERSAMA KAMI MEMPERBAIKI BAYI KELAINAN (DS) DI INDONESIA.
Semangat bapak/Ibu demi buah hati...

Salam dari kami,
Drs. R. Kurniawan Prihatmono & istri
SMS nomor WA ke 081386837511


Selasa, 08 Desember 2020

Down Syndrome Tak Bisa Disembuhkan, Tapi Mereka Bisa Dilatih, Bisa Sekolah, Bisa Kuliah, Bisa Bekerja dan bisa Menikah

Down Syndrome Tak Bisa Disembuhkan, Mereka Bisa Dilatih, Bisa Sekolah, Bisa Kuliah, Bisa Bekerja dan Bisa Menikah asalkan....?!


Perbandingan Jumlah Penderita Kelainan Down Syndrome

Down Syndrome (DS) adalah kelainan genetik (di untaian kromosom ke 21) yang menyebabkan penderitanya memiliki syndrome (kumpulan gejala) yang berbeda-beda di antara 1 anak DS dengan anak DS lainnya). Seperti batang hidung antar mata yang pesek,  (bukaan kelopak) mata sipit dan perawakan yang  pendek dan beberapa masalah organ dalam lain yang berbeda-beda antara satu bayi DS dengan bayi DS lainnya (seperti jantung bocor kecil yang tidak perlu dioperasi bahkan ada yang sampai jantung bocor besar sehingga harus dioperasi jantungnya), tapi banyak juga dari  mereka yang jantungnya normal (tidak ada masalah di jantung). Ada dari mereka yang mengalami tidak punya anus (atresia ani), sehingga butuh operasi di perut kiri untuk pembuatan colostomi bag. Jadi Down Syndrome bukanlah penyakit. DS adalah kondisi delay (lambat) tumbuh berkembangnya di beberapa (banyak) bagian tubuh hingga kekurang cerdasannya (dan sampai ke kecilnya urat nadi darah saat baru lahir sehingga untuk imunisasi haruslah sebaiknya dilakukan oleh dokter spesialis anak). Kadang mata minus/plus/silinder dan sebagian kecil telinga ada yang tuli (sangat jarang).


Anak DS Banyak Yang Bisa Lulus Kuliah


Total 88 Bayi DS Dari 100 Bayi DS Akhirnya Jantungnya Sangat Baik
Total bayi DS yang jantungnya pada akhirnya baik adalah 30 + 58 = 88 bayi DS menjadi sangat baik kondisinya tanpa operasi jantung. Dan sekitar 12 bayi DS perlu dioperasi, asalkan dijaga kesehatannya, dengan obat penahan dari hipertensi dan anti kerja berat jantung (konsultasilah dengan dokter spesialis anak kardiologi atau dokter Sp.Jp) dan dengan berat badan yang sudah memadai di usia tertentu akhirnya yang bayi DS 12 inipun bisa dioperasi, sehingga akhirnya mereka ini juga bisa baik kondisi jantungnya. Masalahnya adalah tergantung keuangan untuk dana operasi yang tidak sedikit untuk oeprasi dan dapatkah dana yang ditanggulangi (sepeerti BPJS) dengan di saat yang tepat waktu diperbolehkan oleh dokter sp jantung untuk dilakukan operasi bayi bapak/ibu juga menjadi faktor keselamatan jantungnya (nyawa tentunya pada akhrinya). Bila terlambat maka bayi DS yang jantung bocor besar ini akan menampakkan sesak, biru di bawah mata, di bibir dan sampai di kuku.


Kelainan tambahan yang terkadang mengalami (terindikasi) sebelum memulainya:
Per 30 bayi DS ada 1 yang mengalami tidak punya anus (atresia ani)
Per 80 bayi DS ada 1 yang mengalami leukimia.
Per 30 bayi DS ada 1 yang mengalami usus 12 jari melintir/penyempitan (stenosis duodenum) sering muntah
Per 100 bayi DS ada 1 yang mengalami GERD (penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease) cirinya sering muntah

Banyak Orang tua Pemilik Bayi DS bertanya ke penulis:
(mungkin dipikirnya kalau tanpa ada ciri lebam biru untuk apa dites echo jantung)
Pak Kurniawan ciri bayi ini mengalami kelainan Jantung apa ya ?

Jawaban saya adalah:
Ibu, namanya (bayi) kelainan tidak selalu yang mengalami jantung bocor atau masalah lain di jantung, di luar tubuh bayi selalu ada cirinya, memang sebagian bayi ada yang tampak lebam-lebam biru di punggung atau pinggul atau tensi agak tinggi tapi banyak juga yang tidak ada ciri sama sekali. Jadi sangat lebih baik agar dilakukan tes echo jantung ke rumah sakit. Kalau ada jantung bocor sekian (patokan penulis berikan khusus per Whatsapp), maka harus dapat obat penahan hipertensi, ada yang  bocor sekian di posisi ini (penulis berikan melalui Whastapp), maka bayi harus dapat obat anti kerja berat jantung agar bayi tidak bengkak jantungnya secara jangka panjang ke depan sebelum operasi dilakukan ataupun hipertensi. Jadi obat ini bukan untuk membuat lubang bocor jantung menjadi menutup ya bu.

Down Syndrome Tidak Bisa Disembuhkan, Tapi Banyak Cirinya Bisa Dihilangkan
Kembali ke judul, mengapa Down Syndrome dikatakan tidak bisa disembuhkan ?

1. Karena Down Syndrome bukanlah penyakit, jadi memang untaian 23 pasang kromosom manusia sudah ada di dalam darah dandi seluruh sel tubuhnya, jadi yang diperbaiki adalah ciri-ciri dan kelemahannya, buktinya yang bayi DS tadi 30% tadi MEREKA INI SEHAT-SEHAT saja dan terbukti bisa diimunisasi, jantungnya normal, kelainan ciri DS yang dialami hanyalah:
bukaan kelopak mata sipit, batang hidung antar mata pesek, mungkin ada kantung mata di bawah mata yang agak tebal  (bisa di sudut bawah mata, bisa di tengah di bawah mata, atau di sepanjang di bawah mata) ada yang tebal di pelipis (ada yang tidak) ada bayi yang gelambir di pundak saja,  ada yang sampai tebal ke bahu kanan kiri, jadi antar 1 dengan lainnya berbeda-beda (unik).

Bahkan yang bayi DS yang mengalami jantung bocor kecilpun (yang sekitaran 50an tadipun) juga sehat kondisinya dan bisa diimunisasi dengan baik, hanya saja mereka yang terkategori jantung bocor kecil (apalagi besar) sering berkala mengalami demam-demam agak panas di leher belakang dan kepalanya. Jadi bapak/ibu harus sangat butuh pembimbingan dengan ahli yang berpengalaman dengan fisioterapi bayi Down Syndrome (yang terkondisi ini), untuk bapak/ibu berkonsultasi dan fisioterapi dan treatment apa yang tepat dan bisa dilakukan sebelum jantungnya menutup ataupun sebelum jantungnya dioperasi (bagi yang jantung bocor besar). Khusus bagi yang jantung bocor besar masih banyak treatment dan fisioterapi yang bisa dilakukan sebelum dioperasi (KONSULTASILAH KE KAMI UNTUK KEHATi-HATIAN) jangan sungkan, jangan ragu, agar bayi bapak/ibu dapat lebih baik kondisinya (tidak terlambat-lambat amat tumbuh kembangnya sebelum operasi).

2. Seperti Kelainan Syndrome Patau
Adalah trisomi di untaian pasangan kromosom 13: ada ciri bayinya yaitu seperti bibir sumbing, ada bayi yang berciri jari lebih 1 di jempol tangan atau di kaki yang disebut polidaktili.
Secara medis tentulah bisa dioperasike 2 ciri tersebu, sehingga bentuk bibirnya jadi baik seperti anak biasa dan jari tangan atau kakinya bisa dioperasi dipotong tentunya agar bisa memakai sepatu dengan baik. Artinya bukannya lantas si bayi menjadi sembuh dari Syndrome Patau-nya tapi 2 macam cirinya TERPERBAIKI, si bayi ini (secara darah) tetaplah masih Syndrome Patau.

3. Pada Metode Fisioterapi Kami Ujung Hasil Fisioterapi Bayi DS ADALAH
Jadi babak/ibu jangan salah pengertian dengan ada orang yang menulis DS (ataupun bahkan dikatakan pihak medis) bahwa DS tidak bisa sembuh (akibat penjelasan yang sangat singkat tersebut, janganlah sampai bapak/ibu down atau terpuruk dalam kesedihan karena syok, dikarenakan Down Syndrome bukanlah penyakit. Ujung hasil pengobatan sakit penyakit (misalkan terinfeksi virus, bakteri, kuman, jamur, dan lain-lain seperti pilek, batuk, pneumonia, typhus) adalah sembuh (kesembuhan).  Segeralah konsultasikan dengan kami.

Apa ujung hasil perbaikan (fisik luar tungan kaki wajah dan fisik dalam) bayi DS ?
Adalah agar yang mengalami ciri kelainan DS di wajah yang tebal-tebal (maaf) kurang baik akibat:

a. lemah di otot lengan (sikut) tidak/belum bisa kuat tegak lurus, bisa diurut dan dilatih agar lebih kuat sekuat mungkin ==> UJUNG HASIL ADALAH SIKUT MAU LURUS

b. bahu belum kuat menyangga tubuh bagian atas, sehingga belum bisa tengkurap kepala tegak masih bisa diurut dan dilatih dikuatkan ==> UJUNG HASIL PERBAIKAN ADALAH KUAT

c. lemah di pinggul dan kaki belum bisa merayap di usia yang seharusnya sudah bisa, diurut dikuatkan dan dilatih ==> UJUNG HASIL BISA MERAYAP

d. telapak tangan yang sering mengepal diperbaiki agar bisa sering membuka ==> UJUNG HASIL FISIOTERAPI FISIK MOTORIK HALUS TANGAN BISA MEMBUKA DAN LEBIH MUDAH DILATIH poin e

e. saat dilatih didudukkan kalau sikut dan telapak tangan belum diurut penguatan maka posisi duduk tangannya akan lemah dalam menopang tubuh, jika ditreatment dengan pola berkelanjutan ==> UJUNG HASIL SAAT DIDUDUKKAN BAYI AKAN KUAT MENAPAK SIKUT LURUS

f. jaringan ikat di wajah masih kendur jadi kurang kuat secara elastis, mengakibatkan kantung mata yang tebal (bahkan ada yang tebal sekali), pipi ngondoi (turun menggelambir), sehingga wajahnya agak terlihat lebih tua dari usianya, ternyata diusap dengan pola yang benar sambil dido'akan dengan rajin ternyata alhamdulillah ciri DS ini dapat berkurang, lebih tipis, bahkan sangat tipis nyaris tidak ada ==> UJUNG HASIL KONDISI KANTUNG MATA TIPIS/HILANG

g. pipi ngondoi (turun menggelambir) dengan treatment yang benar maka pipi yang tebal ngondoi (turun) ==> UJUNG HASIL PIPI AKAN LEBIH NAIK

h. Pinggul lemah ditreatment dengan pola benar ==> UJUNG HASIL KUAT

i. Pundak bergelambir maka ditreatment yang benar ==> UJUNG HASIL GELAMBIR (MAKIN) TIPIS SEHINGGA CEPAT KUAT KEPALA TEGAK

j. Suara nangis terceat-cekat juga difisioterapi bagian organ dalamnya ==> UJUNG HASIL SUARA NANGIS AKAN LEBIH KUAT DAN LEPAS

i. Kecerdasan yang kurang juga difisioterapi ==>  UJUNG HASIL BAPAK/IBU pasien anak DS kami akan melihat hasilnya jika komunikasi dengan saya pribadi, bapak/ibu bisa berkenalan melalui WA & video call dengan banyak orang tua lain di berbagai propinsi di Indonesia yang anaknya sudah masuk sekolah (PAUD Umum , Pra TK Umum, TK A, TK B, SD/SD IT)

DAN PENCEGAHAN-PENCEGAHAN YANG HARUS DIFAHAMI

Dan masih banyak lagi yang perlu dilakukan segala pencegahan selagi masih bayi bawah 4 bulan agar belum terjadi perilaku kebiasaan kurang baik yang dapat menyebabkan kelainan masalah baru seperti: mata juling / jereng, mata nystagmus (mata gerak-gerak kanan kiri secara simultan), lengan melintir (memutar), kaki yang semula tidak pengkor lalu diperjalanan kehidupannya ke depan menjadi pengkor dan beberapa lainnya (bila tidak faham cara mencegahnya).

JADI UJUNG HASIL PERBAIKAN FISIOTERAPI BAYI DS UMUMNYA
dapatlah disimpulkan memang DS bukanlah disembuhkan/sembuh melainkan menjadi:
-lebih kuat (leher, lengan, kaki, pinggul, kepala)
-perbaikan motorik kasar (agar bisa berdiri, rembetan, jalan)
-Proprioseptif : motorik halus jadi bekerja dengan baik (tangan bisa meraih benda/memegang benda, melempar benda dan lain-lain
-keseimbangan ==> latihan keseimbangan kanan kiri tubuh

BAHKAN PADA FISIOTERAPI TUMBUH KEMBANG KAMI JUGA DITAMBAHKAN

-wajah lebih bagus (lebih cantik, lebih ganteng) harapannya menjadi tidak ngeh orang-orang di sekitarnya nanti (sehingga meminimalisir perledekan, digoda dan lain-lain), sehingga juga agar terjaga perasaan abangnya / kakaknya yang masih sekolah dasar (bila adiknya diketahui DS) karena wajah  adiknya sudah jauh dari wajah kembar 1000 DS
-wajah tidak melongo (aura wajah baik) jadi membuat orang di sekitarnya senang dan sayang di kala melihatnya
-fisioterapi ke otak agar kecerdasannya menjadi sangat meningkat

PADA FISIOTERAPI KAMI, SEKALIGUS DIINFOKAN

Juga kami berikan informasi MPASI, GIZI yang baik
Info makanan (ada buah dan sayuran tertentu) ada yang kurang baik untuk pencernaan bayi DS
Info makanan bagi yang ibunya masih bisa menyusui
Info cara  pemberian pola makan disesuaikan kenaikan usia
Info vitamin disesuaikan dengan berat tercapai atau tumbuhnya gigi (sudah disimpulkan dari segala dokter spesialis anak dari berbagai propinsi)

KELEBIHAN FISIOTERAPI KAMI
Selain wajah lebih baik, anak jarang sakit karena tidak sampai belasan kali ke rumah sakit setiap bulannya sehingga fase tumbuh kembang lebih cepat terkejar dari keterlambatannya dan lebih cerdas.
Pada metode kami, cukup ke rumah sakit untuk pemeriksaan yang inti & urgent saja (jantung, hormon tiroid, telinga dan mata) sekitar 6 bulan sekali periksa tumbuh kembang, misal:
^setelah fase 1 bisa dan fase 2 mulai bisa yaitu usia 6 bulan
^lalu setetah fase 3 bisa yaitu usia 12 bulan
^lalu setelah fase 4 bisa yaitu usia 18 bulan.

10-11x / BULAN KE LUAR RUMAH MALAHAN BAYI DS MUDAH SAKIT

Metode di luar kami, rata-rata caranya bayi DS dibawa ke luar rumah (untuk fisioterapi ke luar mencapai 8x dalam 1 bulan, belum pemeriksaan segala macam tes-tes sehingga mencapai 10 atau 11 kali / bulan ke luar rumah), malahan sering saya dapat info dari orang tua yang melakukan demikian berakibat sering terjadi pada bayi DS yang bawah 1 tahun yag rata-rata antibody masih rendah: capek, lalu sakit, akibat sakit lalu berat badan turun, kalau berat badan turun maka tumbuh kembangnya akan turun lagi,  sehingga usia 15 bulan belum bisa duduk, usia 18 bulan belum bisa diberdirikan, lalu usia 20 bulan baru bisa duduk (padahal berat badan sudah 8 kg dan tidak ada kelainan organ dalam apa-apa, jantung normal). Dampak buruknya semua fase tumbuh kembangnya jadi terlambat, bukan dikarenakan bayi DS berbeda-beda kondisinnya,  memang bayi DS berbeda-beda, tapi sekitar 80% (80 bayi DS dari 100 bayi DS) kondisinya rata-rata bisa sama, tapi metode fisioterapi tumbuh kembangnya dan kekurang intensitas treatment dan latihannyalah yang membuat hasilnya berbeda-beda di 80 bayi DS tersebut.

DAMPAK BAIK TERHADAP KEMANDIRIAN
Dari perbaikan secara LUAS/BANYAK MENYELURUH tersebut ini, maka terbukti akhirnya banyak sekali pasien-pasien kami menjadi lebih mudah / cepat diajari mengucapkan kosa kata bermakna walau belum usia 2 tahun, karena sudah cukup cerdas dan pintar, sehingga mudah diajari okupasi kemandirian seperti pegang dot sendiri (saat sebelum 1 tahun), mudah dilatih buka celana dan pakai celana, mudah dilatih makan sendiri, naik sepeda, dance di sekolah PAUD-nya dan lain-lain.

Jadi ujung hasil sekolahnya diharapkan dapat sekolah yang baik ujung hasilnya adalah diharapkan dapat masuk sekolah umum atau kelas inklusi yaitu 2 anak DS yang sudah cerdas di 1 kelas, kelas anak-anak biasa.

LANJUTKAN PENDIDIKAN DAN KEHIDUPAN ANAK DS
Semoganya bisa bekerja dan hidup mandiri yang sejahtera nantinya atau tidaknya semua kembali kepada ke 2 orang tuanya dimulai sejak pemilihan awal terapinya.

Ke 88 anak DS yang penulis jelaskan di atas (di awal artikel ini) pun juga anak DS yang telah operasi jantungnyapun rata-rata yang fisioterapi ke kami pada akhirnya cukup cerdas dengan wajah sudah baik dan motorik kasar dan motorik halus yang baik mereka bisa mengejar ketertinggalan karena terjeda operasi (karena sebelum operasi kita sudah lakukan penguatan doa untuk jantung pendahuluan lebih dulu).

BAYI DS MEMANG BERBEDA-BEDA KONDISINYA TAPI PENCEPAIAN SEBUAH KEMAMPUAN DI SEBANYAK 88 BAYI DS KAMI RATA-RATA TERCAPAI

Kalaupun bayi DS berbeda-beda memang kondisinya ke 88 bayi DS tadi, tapi bila dilakukan fisioterapi secara menyeluruh dengan pola kami yang berat badan stabil naik di usia 6 bulan 5,5 kg sampai 6,0 kg dan usia 10 bulan mencapai berat 7 kg-an (atau lebih), maka dengan pola treatment usap, urut dan latihan yang benar, rajin berkesinambungan dan intensitas yang sering maka usia 11-12 bulan sudah pada bisa diberdirikan tegak dengan wajah sudah baik.

Tersisa yang 12 bayi DS tadi yang harus dioperasi lebih dulu maka setelah operasi dilakukan dan bayi sudah pulih dari operasinya (mungkin di berat 5,5 kg atau di berat 6-7 kg tergantung dari dokter sp jantung) maka bisa dikejar kembali treatment dan latihan-latihannya, sehingga akhirnya bisa jalan juga sebelum usia 2 tahun (atau usia 19 bulan sampai 26 bulan), tergantung kerajinan melatih.

Ujung hasil sebuah treatment fisik  dan latihan fisik yang baik dan sekolah yang baik harapannya bayi DS dapat hidup mandiri, semoga ke 2 orang tuanya dapat memfasilitasi seperti anak biasa yang bisa mencapai sekolah setinggi-tingginya, kuliah dan semoga bisa lulus sarjana (graduated).

HASIL KAMI BANYAK MASUK SEKOLAH UMUM
Hasil kami sekitar 80% anak DS kami membuktikan bisa masuk sekolah umum (PAUD hingga SD/SD IT. Dan ada 1 anak hasil metode kami berkasus autis (bukan DS) sudah lulus 2023 S1 universitas Binus (Bina Nusantara) kuliah Animasi Grafis dan dapat mengikuti pelajarannya dengan baik sisanya lebih karena gangguan di panca indera seperti mata (nystagmus) sejak sebelum komunikasi dengan kami, atau di kedupan keseharian ayahnya /kakaknya sangat susah dilarang agar si bayinya tidak diganggu matanya, atau kondisi ke 2 telinganya tuli (sangat kurang bisa mendengar) atau orang tuanya di masa anak toddler (usia 1 sampai 3 tahun) kurang memberikan perhatian, kurang diberikan mainan edukasi yang baik, sehingga anak DS yang sudah bisa jalan tadi dibiarkan saja (jarang) diajar / dibimbing bicara untuk menambah kosa kata, kurang dilatih okupasi karena orang tuanya sibuk sendiri (maaf) bebenah rumah atau masak atau tugas rumah tangga lainnya. 

BANYAK DI LUARAN ORANG/PIHAK YANG MEMBUAT PIKIRAN MAKIN DOWN

Janganlah pikiran bapak/ibu terpengaruh oleh orang-orang / pihak-pihak yang mengatakan bahwa anak DS tidak bisa sekolah dan bekerja. Bahkan jangan terpengaruh pada orang-orang yang membuat Bapak/Ibu syok lebih dalam, atau pesimis dengan dikatakan orang tersebut misalnya:

"Jangan tersugesti yang mengatakan anak kita kalo digitu giniin (oleh fisioterapis) pasti bakalan sembuh, pasti DS-nya hilang atau sebagainya."


KINI BAPAK IBU SUDAH FAHAM KESALAHAN BERPIKIRNYA ORANG YANG BERKATA DI ATAS INI, yaitu:
DS bukanlah penyakit ==>  jadi ujung hasil bukanlah sembuh (nyatanya 88% bayi DS semua kondisi sehat, terlebih setelah jantung bocor yang kecil sudah menutup bisa di usia 4 sampai 10 bulan)
DS-nya pasti hilang ==> salah pernyataan orang ini karena memang DS tidak hilang, karena kromosom 23 pasang itu selalu diproduksi oleh pabrik darah (sum-sum tulang), karena bukan DS nya yang diperbaiki tapi ciri-ciri dan kelainan penyertaan organ dalam yang merupakan akibat DS-lah yang ditreatment dan diperbaiki sehingga menjadi (lebih) baik, bagus dan kuat.

Jangan terpengaruh oleh kata-kata seperti di atas ini, artinya orang tersebut kurang faham apa itu hasil akhir  ciri-cirinya dapat diperbaiki dan ditipiskan dikuatkan yang lemah dan lain-lain (baca poin a sampai i).

Ingat hadist Qudsi:
(Karena) Allah SWT (berbuat) sesuai prasangka hamba-Nya.

Jadi kalau hamba-Nya yakin semua (sebagian besar) ciri-ciri kelainan ini dapat dibaguskan, diperbaiki dengan ikhtiar ke metode fisioterapi kami inshaa Allah semua dengan kerajinan dan atas izin Allah yang bisa menutup sendiri seperti jantung bocor kecil, wajah yang tebal-tebal jadi tipis atau rata, batang hidung antar mata lebih ada, mata sipit lebih lebar, pelipis yang tebal jadi lebih rata dan lain-lain semua dengan pembimbingan dari penulis akan membuktikan hasilnya.


NYATANYA BANYAK ANAK DS BISA KULIAH DAN BEKERJA
Berikut memang bukan hasil kami, tapi membuktikan bahwa anak DS bisa sekolah dan berhasil dalam hidupnya. Di luar negeri banyak ditulis anak-anak Down Syndrome bisa sekolah tinggi (high school), kuliah di universitas dan lulus menjadi sarjana lalu bisa bekerja dan bahkan bisa menikah.

Sudah banyak anak Down Syndrome yang kuliah, lulus sarjana, bekerja, jadi model, jadi bos suatu usaha, menjadi miliarder. Semua kembali kepada ikhtiar bapak/ibu sekalian dan jangan percaya perkataan orang-orang yang memvonis bahwa anak bapak/ibu nantinya tidak bisa sekolah dan bekerja.

Silakan browsing di google utamakan menggunakan keyword berbahasa Inggris, seperti:
Down Syndrome graduated
Down Syndrome graduate
Down Syndrome success
Down Syndrome success story
Down Syndrome success stories
Down Syndrome marriedDown Syndrome kuliah
Down Syndrome bekerja
Down Syndrome menikah
Bisnis sukses 5 anak down syndrome




Anak DS banyak Yang Bisa Bekerja Bahkan Menjadi Sukses dan Kaya

Walau di Indonesia yang bisa kuliah masih bisa dihitung jari dan segala tulisan saya bisa saja ada orang yang berpikiran (sempit) :
Itu kan di luar negeri Pak Kurniawan ?

Jawaban saya:
Mengapa bapak/ibu menjadi pesimis, jadilah orang yang optimis dan raihlah sukses untuk buah hati bapak/ibu, jangan hiraukan orang lain yang membuat Anda syok atau down lebih dalam banyak bukti kami perlihatkan kepada bapak/ibu. Dan yakin kepada Allah bahwa ikhtiar bapak/ibu akan berhasil juga seperti anak-anak DS lain yang telah selesai kami fisioterapi.

Memfisioterapi menyeluruh tubuh bayi DS sampai ke wajah sangatlah penting :
http://kprihatmono.blogspot.com/2018/05/fisioterapi-menyeluruh-untuk-tumbuh.html

TIDAK MELANGGAR SARA DAN KAMI MENERIMA BAYI KELAINAN SEMUA AGAMA DAN SUKU APAPUN DI INDONESIA.

Salam dari penulis,
Drs. R. Kurniawan Prihatmono
SMS kan nomor WA ke 081386837511
Jangan menelpon sampai terbukti dengan diagnosa kami bapak/ibu punya bayi DS

MAAF JANGAN EMAIL
Hanya bagi yang serius memiliki bayi DS
DM ke IG : Terapidzikirds21