Senin, 20 Desember 2021

Kisah Nyata Bukti Hasil Latihan Fisik Kami Pada Bayi Down Syndrome Dari Tambun Utara Jawa Barat

KISAH BERIKUT SUDAH ATAS SEIZIN KE 2 ORANG TUA BAYI DAN PENULIS TEMUKAN  YOUTUBENYA (ARSAKA CHANEL) ATAS INFO DARI SALAH SATU IBU PASIEN KAMI DARI DEPOK DI SAAT SAKA TELAH BERUSIA 13,5 BULAN, SEMOGA MEMOTIVASI ORANG TUA PEMILIK DS LAINNYA DENGAN METODE LATIHAN FISIK DAN TREATMENT USAPAN DI WAJAH DAN URUT TUBUH BANYAK SEKALI KEMAJUAN PERBAIKAN
======================================


Kehamilan sudah pasti menjadikan kebahagiaan pada pasangan suami istri, karena tak jarang suami istri yang bisa hamil setelah belasan tahun menikah. Menantikan kelahiran si buah hati adalah suatu hal yang ditunggu-tunggu. Momen kehadiran dan pertumbuhan dalam rahim saja menjadi proses bulanan yang berharap cemas  akan kondisi si kecil, seperti yang dialami pasangan suami istri dari Tambun Utara dalam penantian kelahiran anak ke 3 mereka. Terlebih saat sudah hamil besar tinggal 1 bulan atau 2 bulan masa melahirkan, kedua orang tua biasanya sudah tidak sabar menunggu hari kelahirannya. 

Namun begitu dilahirkan dan melihat kondisinya, dari ciri-ciri fisik luar, wajah, lipatan tebal di pundak, suara nangis yang berat, putus-putus atau tercekat.Terlebih vonis dari pihak medis dikatakan suspect Down Syndrome (DS) kemudian atas saran dokter untuk dilakukan tes kromosom dan setelah ke luar hasilnya malahan kecemasan, syok berat semakin tinggi begitu hasil tes kromosom didapatkan hasilnya 3 minggu kemudian benar Down Syndrome.

Adalah sebuah keluarga sederhana di Tambun Utara ini, istrinya yang seorang ibu rumah tanggga, suaminya seorang karyawan swasta, betapa sedih, syok dan khawatir akan kondisinya nanti berteman (bergaul) dan tumbuh kembangnya apakah bisa baik, demikian pemikiran ayah dan ibunya bercerita ke penulis: dikatakan ayah Saka di saat sudah menemukan blogspot penulis bercerita (curhat), bukan tidak bersyukur atas kelahirannya, tapi lebih kepada kekhawatiran kondisinya, karena tulisan di internet rata-rata tidak sampai ke perbaikan ciri-ciri fisik DS agar dikurangi :

"Wah saya dan istri nangisan aja ber dua pak Kurniawan berhari-hari berminggu-minggu sampai bulanan bareng istri di kamar melihat kondisi Saka. Apalagi begitu ke luar hasil tes kromosom Saka dinyatakan benar DS, langsung saya browsing di usia 3 mingguannya, saya cari-cari apakah ada yang bisa memperbaiki dan melatih tumbuh kembang & perbaikan ciri-ciri DS di wajah, tapi begitu saya menemukan blogspot Pak Kurniawan, ternyata banyak yang bisa diperbaiki, alhamdulillah saya pikir ini semoga ada harapan lebih baik untuk Saka agar menjadi lebih baik kondisi penampilannya dan tumbuh kembangnya & semoga banyak yang bisa diperbaiki." demikian pikir ayahnya Saka.

Maka langsung (saat bertemu ayahnya Saka) berceritalah panjang lebar dan berkata : "Saya langsung sms nomor handphone pak Kurniawan". Dan kata ayah Saka : "Saya juga langsung ikut Sahabat Potads Indonesia 6 dan ikut Potads Regional Bekasi. Untuk menambah pengetahuan tentang anak DS (ke depannya) dan agar kita saling menguatkan saat mental kita down", demikian kata ayah Saka.

Dan usia 3 mingguan itu penulis langsung minta nomor WA ayah Saka, dan inilah kisahnya dari sisi penulis:
Suatu hari 12 November 2020 lalu seorang ayah menghubungi saya melalui sms dan menanyakan apa benar ini Pak Kurniawan, yang untuk perbaikan tumbuh kembang bayi DS ? Saya  Jawab : "Iya betul Pak." dan akhirnya kami langsung berteman Whatapp. Dan langsung penulis tanyakan data-data sehubungan kondisi kelahiran dan tes-tes medis apa saja yang sudah dilakukan. Termasuk beberapa phose foto wajah, suara nangis dan gerakannya. Kenapa butuh foto, karena nanti akan diperbaiki sebanyak-banyaknya ciri-ciri di wajahnya dan seputaran leher dan kaki dan perut. Termasuk perbaikan suara nangis yang masih terputus-putus. (Tapi perbaikan tidak termasuk panca indera). Temasuk tes telinga di rumah sakit, ternyata kondisi masih Refer dan suara nangis masih berat dan tercekat.

Sumber Youtube : Arsaka Chanel
Terlihat di menit ke 3 video ini, Saka dengan dilatih fisik dengan lembut kasih sayang dan memberi contoh pada ibu &  ayahnya agar bisa diulang di rumah sendiri setiap fase tahapannya

Setelah kemarin melalui WA penulis jelaskan gambaran diagnosa pada bagian-bagian mana saja ciri-ciri fisik DS-nya yang ditandakan dengan penulis penulis berikan / kirimkan ke ayahnya Saka dan sekilas cara memperbaiki dengan usapan yang benar arahnya lalu dengan logika permisalan arah yang benar (melalui WA), karena banyak di media sosial (penulis jelaskan ke ayahnya Saka), bahwa kini bertebaran video-video mengusap dengan arah yang tidak benar di wajahnya sehingga nantinya bukan makin menjadi baik kondisi wajahnya, arah usapan yang salah akan semakin membuat tidak bagus kondisi ciri-ciri DS di wajahnya, misalkan ada video yang di bagian hidung bukannya bagian antar mata yang agar dibuat agar lebih muncul/lebih ada, tapi malahan bagian bawah hidung yang dibuat lebih bangir, menjadi lebar di bagian bawah, sehingga hidung bagian antar mata (nose bridge) yang flat (rata) tetap rata.


ADA YANG BERPENDAPAT KALAU MEMBAGUSKAN WAJAH BAYI DS BERARTI TIDAK IKHLAS MENERIMA KELAHIRANNYA YANG SUDAH BERWAJAH DEMIKIAN...NO..NO..NO INI PENDAPAT YANG SANGAT TIDAK BERDASAR, JANGAN BERPIKIRAN SEMPIT

Kepada ayah Saka penulis jelaskan bahwa perbaikan ciri-ciri fisik DS yang akan diperbaiki pada pada wajah bayi (tentu) tidak ada hubungan bahwa berarti orang tuanya tidak ikhlas menerima kondisinya, bahkan perbaikan pada wajah merupakan ikhtiar yang diperbolehkan di manapun di dunia ini, silakan dibaca artikel website berikut: https://kprihatmono.blogspot.com/2020_10_20_archive.html?m=0

Lalu ayahnya Saka bertanya apa benar ciri-ciri fisik DS tidak bisa diperbaiki, karena banyak saya baca dan dari pihak medis pun berkata demikian, lalu penulis jelaskan ciri-ciri DS dan penguatan di tubuhnya yang bisa diperbaiki pada metode kami, dan hasil kami banyak menjadi anak DS percontohan hasil terbaik di beberapa rumah sakit di beberapa propinsi di Indonesia :

http://kprihatmono.blogspot.com/2021/11/ciri-ciri-fisik-pada-penampilan-akibat.html

Jadi sudah seharusnyalah jika mengikuti latihan bagi bayi Down Syndrome harus dilihat oleh orang tuanya, paling tidak diintip dari jauh (misalkan di balik pintu) tujuannya adalah :

1. Agar orang tuanya bisa mengulang caranya dilakukan kembali rumah, sehingga kemajuan tumbuh kembang akan lebih cepat
2. Agar orang tuanya melihat  bahwa bayinya diperlakukan tidak dengan kasar, karena cara kasar aka membuat mental bayi menjadi trauma dan kesal sehingga bisa menjadi anak yang kasar nantinya
3. dan agar bisa dilihat bayi selama dilatih kondisi yang nangis kalau dilanjut terus, bisa berakibat kurang baik. Khususnya bagi yang ada jantung bocor kaau menangis masih dilanjut terus maka bisa membahayakan jantungnya khususnya bagi yang ada jantung bocor (Kelainan Jantung Bawaan) bocor di ASD, VSD atau lainnya, seperti bisa bengkak jantung (cardiomegali), bocor bisa makin besar ataupun yang hipertensi pulmonal (PH) di jalur arteri maka bisa menjadi makin parah hipertensinya bagi yang  mengalami bocor di jalur arteri PDA

SEBAIKNYA DENGAN PEMBIMBINGAN YANG SUDAH BERPENGALAMAN

Jadi ada 2 hal yang sebaiknya para orang tua harus hati-hati agar bayi DS (1) jangan sampai orang tua tidak mengetahui / tidak melihat bayinya tidak diperlakukan agar tidak dengan cara-cara kasar dengan yang tidak dapat melihatnya saat proses berlangsung, (2)  untuk yang melatih  sendiri di rumah jangan asal mengikuti video di media sosial yang tidak menjelaskan tujuan sebuah treatment (arah usapan dan cara urut) yang dilakukan, karena salah arah usap di wajah bisa membuat ciri fisik DS justru semakin tidak baik.

Contoh di bagian pipi yang salah arah, maka bisa membuat pipi bayi DS yang cenderung lemas (ngondoi) ke bawah akan semakin turun (tebal di bawah) :


Sumber Youtube Kurniawan Prihatmono : Arah mengusap pipi yang kurang benar

Apa dampak mengusap pipi yang salah ?

Bayi Down syndrome kebanyakan memiliki pipi yang agak tebal dan kondisi pipi seringkali lemas menggelayut (ngondoi), maka bila diusap dengan arah seperti pada video di atas ini, pipi yang turun justru akan semakin turun dan tebal di bagian bawah. Itulah sebabnya maka bila punya bayi Down Syndrome tidak bisa sekedar cari-cari sendiri video di media ssosial tanpa ada penjelasan treatment dilakukan, alhamdulillah kami sudah dengan ratusan bayi yang sudah membuktikan hasil yang baik (testimoni-testimoni).


PRINSIP ADALAH: bila kita perhatikan sebuah kepala menekin, lalu pada wajah / pipinya kita lumuri (balurkan) tanah liat, kemudian usap ke bawah sesuai video ini, maka dampaknya pasti pipi yang tebal akan semakin turun.

Cara mengusap dan arah yang benar seharusnya adalah perhatikan video berikut :



Sumber Youtube Kurniawan Prihatmono : Cara dan Arah mengusap Pipi
Baiy Down Syndrome yang benar


Jadi dengan melihat video ini, maka usapan pipi diarahkan ke bagian telinga (serong menyamping ke atas), ternyata telinga berdasarkan ilmu anatomi fisiologi tubuh manusia merupakan bagian yang cukup kuat yang Allah ciptakan. Ternyata dengan diarahkan ke bagian ini pada bayi DS kondisi pipi yang menggelayut menjadi lebih baik (pada bayi biasa, pipi yang tebal akan berkurang sendiri karena sudah elastis pada usia 7 atau 8 bulan usia bayi), sedangkan pada bayi Down Syndrome perlu dibantu agar naik dan menjadi lebih elastis kuat. Jadi kalau da orang yang berkata cari saja cara mengusap wajah bayi di media sosial kita harus pintar-pintar mencarinya, ini merupakan pendapat yang bisa berakibat kurang baik kalau para ibu-ibu tidak punya patokan yang benar adalah video yang mana, sedangkan pada video yang dibuat rata-rata saat sedang diusap atau diurut tidak menjelaskan untuk apa kegunaan dilakukan arah tersebut pada video di media sosial tersebut (sebaiknya jangan asal contoh karena tidak jelas peruntukannya). Ada video yang mengurut bayi Down Syndrome cara di-squeeze (diremas agak diplintir) ini bisa berakibat kurang baik pada jaringan kulit jangatnya (di bawah kulit ari : kulit jangat terletak di antara epidermis dan hipodermis). Padahal banyak sekali bayi DS terlahir prematur  sehingga jaringan kulit jangat & ototnya sangat kendur dan lembek, kalau diurut dengan disqueeze maka bisa tidak baik kondisinya.





ARAH USAPAN SETIAP CIRI DS PUNYA ARAH YANG BERBEDA DENGAN TUJUAN PERBAIKAN CIRI PER CIRI

Dan di beberapa bagian wajah, seperti kantung mata yang tebal, pelipis yang tebal, , mata yang sipit (terlebih ada sudut mata yang miring) dan pundak yang tebal memliki arah yang berbeda lagi, jadi tidak sama antar setiap ciri-ciri DS di dalam memperbaikinya. Jadi sebaiknya jangan melakukan treatment sendiri tanpa pembimbingan.

Dan perbaikan suara nangis dengan didoakan agar saluran nafas dan tenggorokan menjadi lebih baik, jadinya atas ijin Allah nantinya terlihat bukti perkembangan baik suara nangisnya sangat lapas dan lancar tidak terputus ataupun tercekat. Kemampuan ini tidak dimiliki oleh sembarang orang, tapi dengan  kepekaan kemampuan doa terhadap terapi organ dalam yang sedang dilakukan, bayinya bukan dipaksa untuk menangis, tapi hanya dipegang saja 2 organ ini dan ini dalam beberapa kali demikian penulis jelaskan.

Alhamdulillah akhirnya ayah Saka ini langsung setuju karena sangat banyak yang bisa diperbaiki dengan metode kami dan terbukti, pada video usia 4 bulan berikut :


Sumber Youtube : Arsaka Chanel, suara nangis usia 4 bulannya


Saka di usia 6 bulan ciri di wajah mulai berkurang dan
sudah bisa tengkurap kepala tegak


LATIHAN PEGANG LANGSUNG SAKA JUMLAHNYA BISA DIHITUNG JARI

Ayah Saka / ibunya atas pembimbingan kami selalu rajin menginfokan perkembangan Saka ke kami. Saka hanya latihan fisik pegang langsung 2x / bukan, itupun dikarenakan kondisi masih PANDEMI COVID cukup tinggi pada awalnya hanya bisa dipegang langsung di November - Desember 2020 (4x) lalu pandemi tinggi, lalu pegang langsung di Februari-Maret-April 2021 (7x) kemudian Mei-September 2021 pegang langsung distop kembali karena Covid sangat tinggi kembali, baru mulai pegang langsung kembali di akhir September hingga Desember pertengahan ini baru 6x jadi total pegang langsung bisa dihitung jari baru 17x dalam masa 12 bulan (sejak usia 1 bulan). Tidak ada yang tidak mungkin atas Ke Maha KuasaNya Allah melalui orang yang diberi kemampuan di bidangnya dan melalui kepekaan rasa hati dalam doanya. Saka akhirnya setelah usia masuk fase duduk, Saka di usia 7 bulan :



Sumber Youtube : Arsaka Chanel, suara nangis usia 7 bulannya

Akhirnya Saka masuk masa titah-titah di usia 12 bulan :


Sumber Youtube Arsaka Chanel : Saka usia 12 bulan sudah dititah


Dan semakin hari dengan pengajaran dan pembimbingan dari kami kepada orang tuanya Saka, agar diusap dengan arah dan cara lembut kasih sayang sambil dido'akan, wajah Saka pun juga semakin lebih baik ciri-ciri fisik DS nya pun semakin berkurang. Kini di usia 14 bulan (kurang beberapa hari) wajah Saka terkini adalah:


Kondisi Saka, sudah sangat jauh lebih baik:

Kantung mata sudah sangaaatt tipis
Bukaan kelopak mata sudah lebar
Tatapan fokus, tajam melihat ke orang & sekitarnya
Wajah sudah tidak terlihat layu / sayu
Pipi tidak turun
Mulut sudah tidak banyak mangap apalagi ngeces
Mata tidak suka bengong ataupun tatapan kosong
Usia 13 bulan sudah bisa berdiri sendiri agak lama dan mulai titah bantuan pegang tangan 1
Pendengarannya sudah baik (sejak usia 7 bulan)

Di akhir video youtube (Arsakachanel), terlihat ayahnya Saka dan saya (penulis) berkata ke ayahnya Saka : "Heran ya Pak masih saja ada yang nanya bener atau gak ya Pak, padahal ini buktinya ini ya Pak, Saka sudah sangat lebih bagus wajahnya dan tumbuh kembangnya 13 bulan sudah bisa ini (berdiri sendiri dan dititah)." Yang langsung diiyakan oleh ayah Saka yang terheran-heran dengan orang tua di luaran masih saja mempertanyakan.

Kepada para ibu, kami latih Anda dimanapun berada menjadi ibu yang sabar, tegar, tangan & hati lembut penuh kasih sayang untuk sang buah hati, semoga membuahkan hasil terbaik atas izin Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa Sang Pencipta.

Ingat : CIRI-CIRI FISIK DOWN SYNDROME PADA PENAMPILAN TIDAK ADA YANG TIDAK MUNGKIN UNTUK DIPERBAIKI & DIKURANGI, DAMPAK  BAIK HASILNYA, SEDIKIT HINGGA BANYAK AKAN MEMPENGARUHI PENAMPILANNNYA DIBANDINGKAN SAAT USIA 0 BULAN - 6 BULANNYA, SEHINGGA AKAN SANGAT JAUH LEBIH BAIK. ASALKAN SEDINI MUNGKIN. (DAN BUKAN PADA PANCA INDERA).

Penulis Ucapkan : Selamat hari ibu 22 Desember.  BUAT ibu-ibu yang penuh semangat dengan usaha yang maksimal kepada buah hatinya dengan tidak berpasrah saja, kami do'akan semoga abak-anak ibu sekalian menjadi anak mandiri yang sejahtera kelak, amiin.

Semoga kisah nyata ini memberikan banyak harapan bayi Ibu ke depannya dan tidak lagi bertanya-tanya apa benar ? Dengan banyak solusi perbaikan pada bayi DS metode kami, iringi dengan ikhtiar rajin yang baik dan sabar dengan doa dan selalu semangat untuk buah hati ibu semua di seluruh Indonesia. Semoga contoh hasil Saka ini metode kami memberikan harapan baru yang lebih baik. Aamiin.


DAPAT REZEKI DARI ARSAKA CHANEL
AKHIR KATA: Semua video ini sudah diplublish oleh orang tuanya Saka di Youtube, tentu ada saja orang tua lain yang munngkin tidak sepaham atas dimuatnya video di youtube adalah kembali kepada masing-masing, bagi ayahnya Saka menebarkan ilmu semoga dapat meninggalkan ilmu bermanfaat selagi hidup di dunia bagi orang lain, yang tidak baik adalah yang berkomentar negatif, tapi dalam hidupnya tidak pernah menebar ilmu bermanfaat. Jadilah pribadi yang banyak manfaat untuk orang banyak. Dan kini ayah Saka, malahan mulai mendapat rezeki dari chanel youtube-nya, alhamdulillah. Padahal semula hanyaah ingin agar momen anaknya tidak hilang dari gallery handphone-nya.

Tentu saja ada saja orang tua yang mungkin berkomentar tidak setuju (apapun dalam kehidupan ini), tapi sebagai netizen, semoga tidak hanya bisa berkata yang tidak baik atas youtube orang lain, alangkah baiknya memberikan / menebar ilmu, semoga ayah Saka & ibunya mendapat amal atas ilmu yang ditinggalkan selama hidup di dunia. Aamiin. Semoga menginpirasi.
Akhir kata teriring do'a dari kami semoga ayah Saka sekeluarga selalu dilindungi Allah SWT dan semoga Saka menjadi anak cerdas, pintar dan sholeh. Dan semua bayi-bayi/anak-anak DS dimana-mana semoga baik-baik selalu. Aamiin.

https://www.youtube.com/channel/UCSCXy_fScqmEyhY74FEqB8w



Metode latihan fisik kami pada dasarnya bisa untuk se Indonesia hingga Malaysia adalah dengan home visit (khususnya Jabodetabek, Cikarang, Banten Bintaro hingga Serpong) dan dan dengan pengiriman video latihan fisik dengan doa disertai pembimbingan dan perlibatan orang tuanya agar bisa mentreatment (mengusap, mengurut, menstimulus dan melatih) dengan lembut dan cinta kasih sayang yang disertai dengan do'a kepada bayinya dengan pola, cara dan arah yang benar (bukan yang membuat ciri di wajah semakin tidak baik), sehingga bisa dilakukan di rumah secara mandiri dimanapun berada, sehingga dapat meminimalisir bayi sakit akibat capek, drop & sakit. 

Sehingga hasilnya sangat lebih cepat bisa melangkah & jalan bahkan ditambah ciri-ciri DS dikurangi diperbaiki di wajah menjadi lebih baik dan dengan ke doa ke otaknya semoga bayi akan lebih cerdas dan banyak akal. Rata-rata 90an% bayi DS kami bisa dititah di usia 13-14-15 bulan (bisa jalan di usia 15-16-17 bulan), bagi bayi DS yang jantung bedah terbuka dada rata-rata bisa dititah di usia 14-15-16 bulan dan bisa melangkah di usia 18-21 bulan. Tersisa bayi DS kurang dari 9% bagi yang leukimia, mata nistagmus dan GERD parah atau bayi DS yang kondisinya harus dioperasi sampai 2x (lebih) misalkan jantung & hernia, bisa dititah di usia 2 tahunan-2,5 tahun- 3 tahun tergantung keparahan kondisi.
Cara kami tidak dengan kasar, bayi tidak diikat-ikat, dan kalau menangis harus dihentikan dulu, dihibur dulu sehingga bayi tidak merasa dikasari, bayi akan nyaman, senang dan terhindar dari mental kesal traumaan dan terhindar dari emosian (akibat cara yang terakumulasi tidak baik) jadi tercegah nantinya di usia tertentu penyimpangan perilaku yang banyak terjadi pada bayi DS didi luaran kami yaitu menjadi suka memukul kepala, hiperaktif dan tantrum.

Hubungi:
Drs.R. Kurniawan Prihatmono
081386837511


Menerima agama apapun (Islam Protestan, Katholik, Budha, Hindu) silakan berdo'a menurut agamanya masing-masing & suku apapun.