Kamis, 16 Juli 2015

Melalui Terapi Dzikir dan Do'a Akhirnya Anak Dari Bapak S Di Subang Dapat Berjalan



Kisah nyata ini adalah salah satu pasien bayi kami yaitu bapak S yang memiliki bayi laki-laki yang sudah menginjak usia 19 bulan lebih 1 minggu. Setelah beliau mencari terapi untuk anaknya yang down sindrom, akhirnya menemukan Blogspot penulis 19 Maret 2015. Beliau bercerita setelah kami bertemu bahwa istrinya sudah berkali-kali menyuruhnya mencari terapis untuk bayi mereka yang masih belum bisa berjalan hingga usia 19 bulanan. Penulis jabarkan kisahnya sejak SMS pertama, pertemuan pertama (menjelaskan presentasi dengan netbook), perkembangan kemajuan terapi di tiap bulannya hingga sang buah hati dapat berjalan di Juli 2015 ini.

Semoga kisah nyata ini membuka wawasan para orang tua yang memiliki bayi terlahir down syndrome  (DS) agar tetap semangat menterapi bayi sedini mungkin dan dengan terapi dzikir, do’a dan sentuhan kasih sayang dengan mengharap karunia Allah  SWT bahwa semua ini bisa membaik atas seizin Allah SWT.



SMS Pertama 19 Maret 2015
Pak S : “Assalamu’alaikum. Mohon maaf pak, minta penjelasan tentang terapi down sindrom, anak saya down sindrom, anak saya umur 19 bulan, terima kasih.”
Penulis: “Wa’alaikumussalam. Terima kasih telah membaca Blogspot saya. Maaf ini dari Bapak / Ibu siapa ? Dari kota mana ? Bisa dikirim pin Blackberry (BB) atau nomor Whatsapp (WA) agar saya lebih mudah menjelaskan.”

Pak S : “Saya dari Subang Jawa Barat, ini pin BB saya xxxxxxxx, terima kasih.”

Sejak itu kami berteman bbm (blackberry messenger) dan penulis jelaskan metode 4 gabungan terapi kami, cara terapi secara  singkat saja karena ternyata Pak S bekerja di sebuah perusahaan di daerah Jakarta Kota. Yang penulis ketahui ternyata beliau pulang ke Subang setiap Jum’at dan Senin pagi sekali langsung berangkat kembali ke Jakarta Kota untuk bekerja di sana, jadi hanya Senin sampai Jum’at pagi beliau mengontrak di daerah Kranji Bekasi.

Janji Bertemu Dengan Pak S
Hingga kemudian penulis mengatur janji untuk kita bisa bertemu di suatu tempat di daerah mendekati tempat kerja Pak S agar penulis dapat menjelaskan secara terperinci tentang :
-METODE TERAPI YAITU GABUNGAN 4 METODE TERAPI
-MACAM & BANYAKNYA DZIKIRAN YANG HARUS DILAKUKAN DI HARI (1 HARI SEBELUM) DILAKSANAKAN TERAPI OLEH ORANG TUA PASIEN BAYI
-BACAAN DZIKIRAN YANG DILAKUKAN SAAT TERAPI BERLANGSUNG
-APA YANG ORANG TUA LAKUKAN SAAT TERAPI DILAKSANAKAN
-BUKTI FOTO-FOTO TIAP 2 MINGGU SEKALI DARI PASIEN-PASIEN BAYI (Yang sudah selesai dan yang masih sedang berjalan terapi saat ini) SERTA BUKTI VIDEO pasien-pasien kami sekarang sudah masuk sekolah swasta umum (yang penulis dapat dari kiriman para orang tua yang penulis masih terus berteman bbm hingga sekarang)
-DAN TEKNIS DAN CARA PELAKSANAAN TERAPI DILAKUKAN

Pertemuan Di Daerah Stasiun Pangeran Jayakarta Senin 23 Maret 2015
Setelah beliau minta izin dengan Supervisor di kantornya, akhirnya kami bisa berkenalan dan bertemu dan kami cari tempat untuk presentasi di sekitar P. Jayakarta-Jakarta Utara.

Menit-menit pertama penulis meminta Pak S  agar menjelaskan apa-apa saja yang telah dilakukan selama ini, beliau memperlihatkan foto bayi beliau dan menjelaskan kemampuan apa saja yang telah bisa dilakukan dan apa-apa saja yang belum bisa dilakukan, yaitu baru bisa duduk sambil dibantu didudukkan, belum bisa berdiri sendiri dan jalan pernah bisa tapi hanya sebentar.  Setelah selesai menjelaskan semuanya, penulis berkata silakan dirembukkan dahulu dengan istri Pak S.

Pak S: “Alhamdulillah semua sudah jelas Pak. Terima kasih atas penjelasannya Pak Kurniawan, insya Allah saya akan memulai terapi ini, terima kasih sudah menyediakan waktu untuk bertemu.”

Penulis: “Sama-sama Pak, semoga dengan ikhtiar ini atas seizin Allah anak bapak mendapat banyak kemajuan hingga bisa jalan. Aamiin.”

Pak S: “Aamiin.”

Terapi Pertama Di Rumah Penulis 12 April 2015
Karena rumah Pak S cukup jauh yaitu di Subang, maka beliau membawa anaknya naik motor berboncengan bersama istrinya dan anaknya ber 3 ke Jakarta Selatan menuju rumah penulis menempuh perjalanan 3 jam lebih. Lalu setelah melepas lelah sejenak, mulailah terapi pertama (kurang lebih 30 menit).

Sambil melepas lelah, penulis meminta penjelasan apa-apa saja yang telah dilakukan yang lebih komplit agar istri penulis ikut mengetahui lebih detil tentang kemampuan-kemampuan anaknya. Duduk masih didudukkan dan setelah bisa duduk bisa dilepas, tapi proses agar bisa duduk masih dibantu.

Terapi pertama dilakukan dan istri penulis menjelaskan teknis cara pelaksanaan semua proses terapi kepada istri beliau, karena nanti akan lebih peran istri Pak S untuk terapi nantinya. Untuk selanjutnya penulis pikir karena cukup jauh, penulis berpikir kasihan cukup lelah untuk bayi pak S melakukan perjalanan jauh lalu langsung terapi, dan Alhamdulillah untuk selanjutnya terapi pegang langsung dilakukan di rumah Pak S yang ternyata mengontrak sebuah rumah di daerah Kranji Bekasi. Jadi terapi pertemuan berikutnya dilakukan di  Kranji.

Alhamdulillah Terjadi Banyak Kemajuan Perkembangan Perbaikan Di Segala Organ Fisik
Selain terapi kunjungan, juga kami terapikan terapi jarak jauh. Dan Alhamdulillah penulis selalu meminta foto-foto phose tubuh tertentu untuk mendapatkan kemajuan perkembangan tubuh yang terjadi dan info perkembangannya. Dan Pak S dan istrinya mengambil keputusan bahwa bilang ke orang tuanya agar penulis dan istri lebih dekat dan agar anak Pak S tidak lelah, mereka menetapkan akan tinggal sementara ber 3 di kontrakan Pak S di Kranji. Dan Alhamdulillah orang tua (mertua Pak S) mengizinkan.

Perkembangan Mei 2015
– bisa berguling untuk duduk sendiri
Lalu begitu pertemuan selanjutnya setelah sebulan berjalan di April atau Mei komunikasi kami semakin dekat dengan keluarga ini. Alhamdulillah banyak sekali kemajuan yang terjadi si anak mulai bisa duduk sambil menggulingkan tubuhnya sendiri untuk duduk sendiri. Alhamdulillah penulis melihat sangat terharu.

Barulah si istri bercerita ke kami atas segala kemajuan baik ini: “Padahal saya dari dulu sudah ngomong berkali-kali sama bapaknya (maksudnya sauminya, agar secepatnya mencari terapis untuk anak mereka), tapi belum dicari juga, sampe saya marah (nyuruhnya).”  Berkata sang istri sambil senyum.

Saya komentari : “Iya Bu berarti itu memang kita belum ditakdirkan Allah dulunya untuk bertemu, pada akhirnya sekarang kita sudah dipertemukan kan.”

Istri Pak S dan Pak S hampir bersamaan: “Padahal dulunya pernah bisa jalan (maksudnya sebelum terapi di April 2015 - penulis), tapi kemudian terkena panas yang sangat panas ada kali 40o C lebih, setelah itu semua kemampuannya menurun drastis, sampai gak bisa jalan dan agar bisa dudukpun mesti dibantu untuk duduk sendiri.”

Penulis: “Oh begitu.”

Penulis  baru mengerti di sini dan berkata: “Alhamdulillah sekarang kita akhirnya bisa bertemu dan Alhamdulillah sekarang sudah bisa duduk kembali dengan usahanya sendiri dan tangannya dalam memegang barang sudah bisa dan aktif.” Sambil penulis menunjuk ke bayinya yang sudah bisa berguling sendiri hingga duduk beberapa kali berlatih selesai terapi di hari itu.

Istri Pak S penulis perhatikan di wajahnya mulai tersenyum bahagia melihat segala perkembangan kemajuan anaknya dalam 2 bulan ini yaitu di usia 22 bulan (saat itu pertengahan Mei 2015).

Perkembangan JUNI 2015
- sudah bisa berdiri, walau belum bisa melangkah
Lalu di Juni saat kami berkunjung kembali untuk terapi, sesudah terapi kami diperlihatkan bahwa si anak (saat ini usia menginjak 22 bulan) sudah mulai bisa berdiri sambil tangannya berpegangan di meja kecil untuk meletakkan televisi. Akan tetapi si anak masih belum bisa melangkah, baru bisa berdiri saja sambil berpegangan tangan di meja kecil untuk televisi.

Alhamdulillah ya Allah atas kegigihan ikhtiar keluarga ini, segala usahanya mulai memperlihatkan hasil kemajuannya. Penulis berharap dan berkata ke Pak S dan istrinya: “insya Allah di lebaran Idul Fitri Juli 2015 nanti sudah bisa jalan Pak.”

Pak S dan istri : “Aamiin” kata mereka serempak.

Penulis berkata tinggal memberi fasilitas apalah untuk berjalan saja, agar si anak bisa pegangan untuk latihan, yaitu mengadakan tempat untuk si anak berpegangan tangan untuk rembetan. 

Perkembangan Pertengahan JUNI 2015
-Mulai  Bisa Melangkah
Penulis dapat kabar bahwa akhir Juni anak Pak S sudah bisa berdiri dan mulai bisa melangkah 1 langkah walau masih pegangan meja kecil untuk televisi.

Perkembangan JULI 2015
-Berjalan dengan bantuan kursi plastik
Alhamdulillah di awal Juli ini penulis diperlihatkan video anak Pak S yang saat ini masuk usia 23 bulan,  akhirnya bisa berjalan sambil dengan bantuan mendorong kursi plastik setinggi perut si anak.

Penulis ucapkan: “Alhamdulillah ya Pak 3 bulan (tepatnya 11 minggu-penulis) terapi akhirnya sudah bisa mulai jalan walau masih dengan bantuan kursi. Insya Allah tidak lama lagi Pak.” Dan penulis meminta dikirim video anak Pak S untuk menjadi file kami, untuk diperlihatkan kepada calon pasien kami yang lain yang insya Allah bisa menguatkan dan memberi harapan  untuk seluruh pasien khususnya di Jabodetabek dan Indonesia umumnya, bahwa bayi Bapak/Ibu yang terlahir dengan down syndrome janganlah putus semangat, syok boleh saja, tapi kita harus bangkit dan semangat berihktiar dengan mencari terapis bayi dengan kelainan DSini untuk kemajuan dan masa depan sang buah hati.

Perkembangan di Minggu ke 2 Juli 2015 (Idul Fitri 1436H)
-Berjalan Sambil Mendorong Kursi Plastik
Sehubungan telah mulai bisa jalan sambil mendorong kursi plastik, dan terapi yang masih akan dilakukan hanya tinggal beberapa kali saja lagi di Juli ini, yaitu untuk perbaikan dan peningatan syaraf motorik kasar (kemampuan gerak tangan, tungkai dan kaki) dan syaraf motorik halus (kemampuan gerakan jari-jemari dan kecerdasan).  Insya Allah di Agustus bulan depan tinggal 2x terapi saja yaitu terapi kunjungan saja   tanpa terapi jarak jauh lagi, sekalian kontrol terakhir kemampuannya, dan terapi fisik organ-organ jaringan dalamnya. Alhamdulillah di Agustus 2015 nanti insya Allah sudah selesai. Jadi genap 3 bulanan, sedangkan di bulan ke 4 masa terapi (Agustus) hanya tinggal 2x saja, atas seizin Allah anak Bapak S/Ibu sudah dapat berjalan dengan baik.

Kami (penulis dan istri) ucapkan selamat kepada Pak S dan istri, bahwa semua ini bisa terjadi dimulai Pak S menemukan Blogspot saya, pertemuan pertama hingga terapi ini berjalan dan semua perkembangan baik dan kemajuan yang tercapai hingga bisa jalan di Juli 2015 ini atas seizin Allah SWT.

Kepada Pak S dan istri semoga dengan ikhtiar ini yang hingga jauh-jauh meninggalkan tempat tinggalnya di Subang sehingga jauh dari nenek sehingga (sang cucu) dan tinggal sementara di Kranji Bekasi ini menjadikan fisiknya baik, saluran pencernaan makin membaik, organ saluran pernafasan lebih baik dan koordinasi gerakan tangan dan kaki dan kemampuan jari tangan semakin baik. Mudah-mudahan anak bapak menjadi mudah untuk latihan dan beraktifitas apapun ke depannya, selain itu dengan kondisi imun (daya tahan tubuh) yang lebih kuat. Kepada neneknya sang buah hati semoga menjadi lebih bahagia melihat segala kemajuan cucunya. Aamiin.

Dan kepada pasien dan calon pasien di manapun berada yakinlah bahwa KeMaha Kuasaan Allah tidak terhalang jarak dan waktu, bagi yang baru memiliki bayi terlahir down syndrome (DS), janganlah bersedih berkepanjangan demi buah hati Bapak/Ibu sekalian semoga bukti-bukti foto-foto per 2 minggu atau bulanan dan video bayi pasien-pasien bayi kami yang suatu saat dapat penulis perlihatkan kepada Bapak/Ibu.

Tidak Ada Yang Mustahil Dengan Karunia Allah, Perbaikan Kelainanpun Dapat Maksimal
Semoga kisah nyata ini menjadikan secercah harapan bagi Bapak/Ibu sekalian bahwa karunia dan kemukzizatan Allah sangat dekat dengan kita walau terhadap kelainan sekalipun, tinggal kita mau berihktiar atau tidak dengan terapi yang menyeluruh di sebagian besar organ-organ tubuh bayi DS yang mengalami kelainan seperti yang dilakukan Pak S pada kami sebagai perantara terapis anaknya usia 20 hingga 24 bulan.

Terapi Do’a & Terapi Sentuhan Kasih Sayang
Tidak ada yang mustahil bagi Allah SWT akan perbaikan segala organ dan semaksimal mungkin akan bisa terjadi walaupun terhadap organ tubuh yang mengalami kelainan akibat trisomi 21, tinggal pola pikir Bapak/Ibu sekalian yakin atau tidak akan terapi karunia Allah dan terapi kasih sayang yang kami terapkan dan kualitas dzikiran serta fokus (yang akan kami arahkan dan pandu) saat terapi dilakukan akan juga menentukan hasilnya terhadap buah hati Bapak/Ibu. Dari Abu Hurairah ra. Berkata Rasulullah SAW : Allah berfirman : “Allah tergantung pada prasangka hamba kepada-Ku. Aku akan bersamanya kalau dia mengingat-Ku,….”. Jadi selalulah berprasangka baik kepada Allah bahwa do’a ditambah ikhtiar yang tepat bagi bayi dengan kelainan trisomi 21 sedini mungkin pada perbaikan menyeluruh pada organ bayi atas seizin-Nya mendapat karunia perbaikan semaksimal mungkin. Insya Allah.

Dan juga saran-saran penulis dan istri penulis saat berjalannya proses selama masa terapi untuk diperhatikan dan dijalankan, yaitu saran-saran ini tidak jauh berbeda dengan menangani bayi normal lainnya, hanya ada sedikit yang perlu penulis dan istri tambahkan sehubungan bisa ada kelainan tiroid dan jantung bocor atau masalah pendengaran atau lainnya pada bayi terlahir DS.

Terima kasih ya Allah atas bantuan karunia-Mu Ya Allah semua ini bisa terjadi, semoga usaha penulis dan istri yang tidak seberapa ini menjadikan kehidupan anak Bapak S dan istrinya menjadi kan lebih baik di kehidupan buah hatinya di masa depan. Aamin.

Semoga kisah nyata ini bermanfaat khususnya untuk bapak/Ibu yang memiliki bayi terlahir DS di Indonesia. http://kprihatmono.blogspot.com/2015/02/jangan-wait-and-see-bila-bayi-anda-yang.html?m=1

Akhir kata, semoga semakin cepat memulai terapi bayi down syndrome Bapak/Ibu sekalian dan langsung segera berkonsultasi ke kami untuk memulai terapi bayi terlahir DS dengan metode dzikir, do'a dan cloning, insya Allah semua fisik organ-organ jaringan dalam yang mengalami kelainan dapat diperbaiki (saluran  esofagus / tenggorokan), NAFSU MAKAN DITINGKATKAN: perbaikan nafsu asupan dan saluran pencernaan (usus); DAYA TAHAN TUBUH TERHADAP PENYAKIT DIOPTIMALKAN: sum-sum tulang belakang (sebagai penghasil sel darah putih membaik agar imun bayi meningkat), KECERDASAN: wajah (agar mata tidak sipit dan kantung mata yang tebal bisa menipis), syaraf motorik halus ditingkatkan; OTOT-OTOT : syaraf motorik kasar, kemampuan tengkurap, duduk, berdiri dan berjalan akan lebih dini, sehingga kemampuan bayi normal dapat terkejar. Aamiin.

Drs. R. Kurniawan Prihatmono
081386837511
Harap SMS lebih dahulu
E-mail: kurniawanp18@yahoo.com

Rabu, 01 Juli 2015

LANJUTAN 2 Jangan-Wait-and-See-Bila-Bayi-Anda-Suspect-DS

Tulisan ini adalah Lanjutan ke 2 dari artikel http://kprihatmono.blogspot.com/2015/06/lanjutan-jangan-wait-and-see-bila-bayi.html

Terapi Ditujukan Pada Organ-organ Tubuh Fisik Jaringan Dalam Bayi
Bahwa bayi down syndrome memiliki kelainan dan lemah di segala organ tubuhnya, jadi berdasarkan hal ini maka sudah sebaiknyalah juga dilakukan perbaikan pada segala organ-organ tubuh yang mengalami lemah tersebut dan tentunya frekuensi jumlah terapi tidak cukup 1 atau hingga 5x saja seperti mengobati sakit medis (semisal asam urat atau radang tenggorokan), maka terapi ini diperlukan terapi yang terintegrasi (menyeluruh pada bagian yang luas) secara berkala dan berkesinambungan (sambung-menyambung) dan terus ditingkatkan ke bagian-bagian lain, jadi TIDAK CUKUP HANYA MELATIH OTOT-OTOT YANG LEMAH SAJA, silakan baca yang lebih lengkap gejala-gejala pada seluruh organ tubuh yang mengalami kelainan pada situs berikut: http://m.kaskus.co.id/thread/532b5cdd3fcb17de348b4742/mengenal-sindrom-untuk-memperingati-hari-down-syndrome-se-dunia

BUKA WAWASAN BERPIKIR BAPAK/IBU SEHUBUNGAN TERAPI FISIK JARINGAN DALAM
Jika Bapak/Ibu telah membaca gejala-gejala pada situs kaskus di atas ini, (konteks perbaikan kita sempitkan ke perbaikan yang berhubungan dengan fisik tubuh saja, maksud saya yang bukan latihan bicara dan belajar kehidupan kemandirian pakai baju dan lain-lain, karena ini masih bayi), lalu coba kita telaah dengan logika pemikiran kita, yaitu PERTANYAANNYA ADALAH : cukupkah untuk perbaikan segala organ bayi down syndrome yang banyak mengalami kelainan itu (bisa jadi seorang bayi mengalami 6 sampai dengan 8 macam kelainan) hanya dengan melatih otot-otot yang lemah saja tanpa memperbaiki organ-organ tubuh lainnya yang di dalam tubuh ?

Jadi bagaimanakah terapi bayi down syndrome, menjadi sebuah keharusanlah melalukan perbaikan fisik jaringan dalam secara menyeluruh dan berkesinambungan yang sudah tentu kita mohonkan kepada Allah sebagai pencipta segala organ, melihat segala organ bayi usia di bawah 1 tahun adakah obat untuk perbaikan kelainan usus, kelainan esofagus (tenggorokan) dan lain-lain ?? Jikapun ada terjangkaukah harganya ??

Dengan Terapi Pada Bagian Kepala Maka Kecerdasan Bayi DS Akan Meningkat
Terapi pada kedua bagian besar di bawah ini akan berpengaruh besar pada kecerdasan bayi DS yaitu:
-Terapi kepala (Syaraf motorik kasar dan halus)
-Terapi pada wajah (mata dan kantung mata)
Penampilan membaik (wajah mata dan tidak ada kantung mata sehingga tidak lagi atau lepas dari sebutan kembar 1.000) menurut penulis tentulah akan mempengaruhi kecerdasan EQ, karena akan semakin memudahkan pergaulan di usia Pra TK, dan Sekolah Dasar. Sehingga anak ini akan lebih mudah bergaul dengan teman-temannyanya layaknya anak normal dibandingkan bila wajah DS-nya masih terus terbawa hingga usia sekolah dasar, maka kecerdasan EQ-nya akan meningkat.
Dengan terapi kami sekaligus menterapi syaraf motorik halus, insya Allah bayi juga akan mengalami kemajuan perkembangan dan peningkatan kecerdasan lainnya yang diakibatkan dampak baik pada membaiknya syaraf motorik halus ini.

Kecepatan kemampuan bayi bisa jalan tentulah akan berpengaruh kepada kecerdasan IQ & EQ (Emotional Quotient.  Kalimat di bawah (warna biru) dikutip dari sumber di situs di bawah:
Pengertian Tes EQ
EQ, yang beberapa pakar menyebutnya sebagai ”IQ Sosial”, adalah kemampuan untuk memahami dan bertindak bijaksana dalam menghadapi atau berhubungan dengan orang lain.
http://saptaabimanyu.blogspot.com/2011/03/assesment-psikologi-tes-iq-dan-eq.html

Kisah Nyata Pada Artikel Blogspot Selanjutnya
Di bulan Desember 2014 hingga Mei 2015 cukup banyak yang menterapi pasien-pasien bayi dengan suspect down syndrome ke kami, artikel blogspot di ke depannya penulis akan berusaha memintakan izin kepada para orang tua sekalian yang buah hatinya dalam beberapa bulan terapi dengan terapi kami yaitu terapi dengan metode terapi dzikir dan cloning dengan tujuan terapi kami adalah perbaikan fisik segala jaringan dan organ-organ tubuh dalam tubuh bayi yang tidak memerlukan waktu yang singkat untuk perbaikan segala organ tubuh yang bisa jadi miliaran sel-sel tersebut, yaitu:
-jalur esofagus (tenggorokan) dan jalur pernafasan
-wajah agar mata menjadi lebar (belok) atau tidak sipit dan ujung mata yang runcing
-kantung mata agar menjadi rata (tidak seperti mata bengkak pada kantung mata)
-sum-sum tulang belakang agar bekerja dengan baik menghasilkan sel-sel darah putih sebagai antibody (imun) darah kita untuk melawan penyakit (virus atau bakteri dalam tubuh/darah)
-saluran pencernaan (usus, lambung dan juga nafsu asupannya (minum & makannya agar membaik)
-syaraf motorik kasar (untuk gerakan tungkau tangan dan kaki untuk gerakan besar)
-syaraf motorik halus (untuk gerakan jari-jemari, untuk main puzzle atau mainan lain dan kecerdasan agar meningkat)
-dan organ-organ tubuh lainnya
Kepada para orang tua dengan bayinya yang mengalami kelainan trisomi 21 atau baru diberitahu dan dinyatakan oleh dokter Bapak/Ibu akan kelainan DS ada yang baru saat usia 2 bulan atau 3 bulan atau 4 bulan ataupun saat ini bayi sudah 12 bulan atau 18 bulan dan sudah sejak beberapa bulan lalu mengikutkan terapi lain tapi belum berhasil dengan menyeluruh perbaikan hasil terapi dari tempat lain, kami sangat berterima kasih atas kepercayaannya sehingga memulai terapi ke kami hingga sekarang ini.



Dan penulis ucapkan terima kasih atas info yang diberikan ke kami sehubungan dengan banyaknya kemajuan yang terjadi dari hari ke hari dan dari minggu ke minggu pada buah hati bapak & Ibu sekalian.

Terima kasih kepada Orang Tua Yang Memulai Terapi di Juni 2015
Dalam bulan Juni 2015 ini kembali kami menerima 2 pasien baru dari luar kota yaitu Jawa Barat dan Jawa Timur. Walaupun kita belum pernah kenal sebelumnya, tapi atas kepercayaan Bapak/Ibu sekalian kepada kami, kami sangat berterima kasih sekali untuk memulai melakukan terapi demi bayi Bapak/Ibu. Kami usahakan melalukan yang terbaik untuk buah hati Bapak/ibu dan selalu kita sama-sama mohonkan kepada Allah SWT agar mendapatkan karunia perbaikan kepada buah hati Bapak/ibu semaksimal mungkin pada seluruh organ-organ tubuhnya sesuai dengan tujuan-tujuan di atas.

Dan jangan lupa segala saran-saran terus penulis berikan tiap bulannya (melalui bbm/WA/ FB) agar dapat diikuti & dilakukan, demi mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan pada bayi bapak/Ibu sekalian, seperti kebersihan dot (dididihkan) dan lain-lain.

Semoga kemajuan karunia dari Allah melalui terapi dengan metode dzikir dan cloning melalui kami, bermanfaat untuk buah hati Bapak/Ibu di masa depannya. Aamiin.

Penulis,
Drs. R. Kurniawan Prihatmono
HP 081386837511
Harap SMS lebih dahulu
E-mail: kurniawanp18@yahoo.com

Rabu, 17 Juni 2015

Beribadah Tanpa Ilmu, Amalnya Ditolak Allah SWT



Khutbah sholat Jum'at Mei 2015 masjid di daerah Kabupaten Pemda Bogor di daerah Jl. Sukahati. Semoga menjadi wawasan bahwa jika : “Beribadah Tanpa Ilmu (Agama), Amalnya Tertolak”


Hadirin Sholat Jum’at

Ada 4 syarat agar ibadah diterima oleh Allah SWT, yaitu:

1.Miliki Ilmu (Agama) 
Ada kejadian di zaman Rasululloh bahwa ada seorang yang rajin sholatnya, lalu orang ini meninggal tapi kemudian di dalam kuburnya orang ini disiksa. Lalu disampaikan kepada para sahabat dan sahabat bertanya kepada Rasullulloh: “Kenapa dia  sampai disiksa ya Rasullulloh ?”
Apa kata Nabi: “Dia disiksa gara-gara tumitnya tidak kena air wudhu (untuk melaksanakan sholatnya)”

Berapa banyak orang yang rajin sholat, tapi kalau berwudhunya tidak benar (seperti tumit tidak kena air wudhu), maka hanya capek yang dia dapat. Beribadah tanpa ilmu, maka amal ibadah itu akan tertolak.
Di bulan suci Ramadhan berapa banyak umat muslim pergi ke masjid untuk sholat tarawih. Astaghfirullah. Gara-gara tidak punya ilmu, orang lain sedang sholat dia lewati (persis hingga depan tempat sujud orang yang sholat tersebut). Karena ada hadits: lebih baik menunggu orang yang sedang sholat selama 40 tahun daripada melewati. Berapa banyak orang yang melewati orang yang sedang sholat. Astaghfirullah. Dosa yang dilakukan oleh orang yang melewati gara-gara tidak punya ilmu.
Menjelang bulan suci Ramadhan berapa banyak orang yang datang ke kuburan keluarganya* (karena biasanya ke kuburan menjelang bulan suci Ramadhan sangat ramai dan bisa sampai penuh sesak-penulis), dia ingin berdo’a,  di dalam bahasa orang Sunda disebut “Nyekar”. Astaghfirullah. Gara-gara dia tidak  punya ilmu, apa yang dia lakukan (?) kuburan orang lain dia injak-injak. Hadits shohih menyatakan menginjak-injak kuburan orang lain hukumnya tidak baik. [Ada yang berpendapat makruh, ada yang haram-penulis]. Gara-gara tidak punya ilmu (ilmu agama) ibadah hanya sia-sia. Pantas di salah satu ayat Al Qur’an Allah menyebutkan: 

Fas Alu Ahla dzikri in kuntum laata'lamun 
Yang artinya : Tanyalah kepada ahli ilmu bila kita tidak tahu.
Jangan kita tanya orang yang hanya sekedar berbicara, tapi tidak tahu ilmunya.
Tanyakanlah kepada para ulama, bertanyalah kepada para kiai, bertanyalah kepada para ustadz, agar kita tidak terjerumus melakukan ibadah yang hanya sia-sia belaka.

Syarat selanjutnya agar ibadah kita diterima Allah SWT adalah:

2. Niat 
Sesungguhnya amal tergantung niat (kepada Allah  SWT).
Di zaman nabi Muhammad SAW ada seorang berhijrah ternyata bukan karena Allah dan Rasul, tapi dia berhijrah karena ada seorang wanita cantik, maka dia berhijrah karena ingin menikahi wanita itu.
Kata hadits: “Dia hanya dapat sesuai dengan yang dia niatkan saja."

Ada juga yang dihadapkan di akhirat, bahwa akan ada jika meninggalnya seorang anak Adam maka akan putus kecuali yang 3, yaitu salah satunya adalah ilmu yang bermanfaat. Orang dengan ilmu dan ilmunya bermanfaat. Pas sampai dihadapan Allah, dia akan menyangka akan dimasukkan ke dalam surga, ternyata dia diseret ke dalam neraka. Dia bingung, dia bertanya : Saya ini ahli ilmu, ilmu saya bermanfaat untuk orang banyak. Apa yang disampaikan ke dia (orang ini), kamu punya ilmu tapi untuk menyombongkan diri dan bukan karena Allah SWT, sombong dengan titel, sombong masuk kampus bergengsi, giliran sudah menjadi sarjana hanya sibuk memperkaya diri, bahkan ilmu yang dia dapat hanya membuat susah orang banyak, ilmunya hanya untuk jalan tidak halal, betapa orang yang pintar seperti ini tidak dibutuhkan di negeri ini, karena hanya menjadi parasit di negeri ini. Ilmu tidak bermanfaat, salah niat lagi-lagi.

Lalu orang yang dermawan, banyak harta tapi pas sampai di hadapan Allah, kamu hanya ingin disebut dermawan. Ilmunya dia sudah tahu, sayang niatnya tidak tepat, (dermawannya) niatnya bukan karena Allah semata.



3. Sabar 
Sabar dalam beramal. Sabar dalam beriman. 
Allah berfirman dalam Al Qur’an, surat Al Baqarah : 153 
“Wahai orang-orang yang beriman jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolong.”
Sabar dalam beramal sholeh.
Dan Allah SWT akan melihat amal bukan banyak (nya). Amal sedikit tidak apa, tapi “istimror  artinya dilakukan terus-menerus. Buat apa amalnya banyak sholat tahajud seminggu tidak putus, sesudah itu 3 bulan tidak tahajud. Amal sedikit tapi istimror…terus-menerus, inilah yang lebih bermanfaat. Sabar.

Berdo’a untuk anak kita di rumah. Mendidik anak di rumah. Sabar kita berdo’a. Sabar kita mendidiknya. Sebagaimana nabi kita Ya’kub as yang ditinggal oleh putranya (nabi Yusuf) dan dijahati oleh saudara-saudaranya. Nabi Ya’kub as sabar berdo’a. Beliau adalah rasul. Do’anya baru dikabul sesudah beliau tua renta menjelang ajal. Sedangkan kita (saat berdo’a) ingin agar do’anya cepat dikabul (oleh Allah).

Jadi syarat kita dalam mengerjakan ibadah, sabar. Dan sabar dalam beramal sholeh. 

4. Ikhlas

Amal kita tidak akan diterima jika tidak ikhlas, seperti kejadian anak-anak Adam yaitu (kisah) Qabil dan Habil yang berkurban yang satu ihklas yang satu tidak ihklas, maka sia-sia kurban (yang tidak ikhlas ini) yang dia lakukan.
Semoga menjelang bulan suci Ramadhan kita akan belajar, ilmunya kita pelajari.
Bagaimana ilmu agama menyambut bulan suci Ramadhan.
Semoga niat kita benar semua karena Allah  SWT. Dan kita sabar dalam menjalankan ibadah puasa dan yang lain sebagainya di dalam bulan suci itu dan kita melakukannya ikhlas, hanya karena Allah SWT.



Demikian khutbah Jum'at.
=================
Tambahan penulis:

"Lebih baik menunggu selama 40 (tahun) daripada lewat di depan orang yang sedang shalat."
(H.R Bukhari)” Jadi, jika kita mengalami situasi seperti demikian, lebih baik kita menunggu hingga orang tersebut selesai menunaikan ibadah shalatnya. Jika tidak bisa menunggu, maka coba cari jalan lain sehingga kita tidak harus berlalu di hadapan oang yang shalat tersebut.

Jadi sebagai umat muslim kita harus punya ilmu agama, dan harus tahu ilmu dunia pula, seperti:
-mana hal-hal yang syarat-syarat wajib dan rukun saat wudhu dan lain-lain
-mana hal-hal yang hukumnya: Wajib, Sunnah, Mubah (boleh-boleh saja), Makruh (buruk jika dikerjakan) dan haram disebut 5 Hukum Taklifi.
-dan kita juga harus belajar Mengapa suatu hal bila tidak ada di zaman Rasululloh tidak dicontohkan, tapi ternyata sekarang ini diperbolehkan, apa hukumnya dan dasarnya ?

Contoh di bawah ini suatu hal tidak ada di zaman Rasululloh, lalu kita lakukan dan pergunakan untuk bekerja di zaman sekarang  ini, seperti dalam mencari penghasilan saat ini padahal tidak ada di zaman Rasulullah, dan baru beberapa tahun lalu (sekarang) telah ditemukan teknologi baru artinya hal baru tersebut bisa saja diluar Al Qur'an dan Hadits seperti penemuan mobil, motor, pesawat terbang, kereta api tentu tidak ada di zaman rasul, yang ada hanya unta dan kuda.

Teknologi Komunikasi : Handphone, Ipad, komputer, notebook, internet pada zaman Rasul belum ada.
Teknologi Informasi : Komputer Server, Internet dan Satelit juga pada zaman Rasul belum ada.
Teknologi Pengiriman Informasi : Faximile (fax) dan e-mail: pengiriman berita jarak jauh, yang zaman Rasululloh pesan dikirim lewat orang utusan dan utusan ini menggunakan unta atau kuda.
Teknologi Pengobatan: Stetoskope (Stetoskope ditemukan di Perancis tahun 1816), Alat Rontgen, alat Ct scan Otak (MRI) yang di zaman Rasululloh juga belum ada, tapi beberapa dekade belakangan ini ditemukan.
Teknologi Perbankan: Kartu ATM atau kartu debit
Teknologi Fotografi (disebut teknologi bayangan) baru ditemukan tahun 1000 silakan buka link : http://heryfosil.blogspot.com/2010/11/fotografi-sebuah-sejarah-bagi-dunia.html?m=1
Teknologi di zaman Rasul belum ada artinya tidak Rasul contohkan, lalu saat ini berada di rumah Bapak/Ibu sekalian yaitu : Televisi, Video Player (pemutar video), alat karaoke, blender, mixer, rice cooker (penanak nasi) dan lain-lain.
Teknologi Pendingin : Kulkas, AC (pendingin ruangan)
Teknologi Penerangan : pada zaman Rasul baru ada lampu minyak, tapi saat ini kita memakai yang tidak dicontohkan Rasul, yaitu Lampu neon, lampu TLD, lampu bohlam.
Dan masih banyak lagi yang lainnya.

Semua ini adalah hasil kemajuan otak manusia yang diperbolehkan yang dasar landasannya untuk kebaikan (bukan dipergunakan untuk ke-rusak-an, ke-jahat-an, pem-fitnah-an dan tidak melanggar aurat jika berupa foto), untuk kemaslahatan dan kebaikan hidup manusia yang semuanya asalkan tidak (musyrik) yaitu tidak untuk menjadikan sesembahan selain Allah SWT.


Penulis,
Drs. R. Kurniawan Prihatmono

Selasa, 09 Juni 2015

Apakah Boleh Berdzikir Saat Masih Haid Atau Nifas ?

Apakah Boleh Berdzikir ketika Haid atau Nifas ?

Cukup banyak di setiap bulannya Bapak/Ibu yang telah menghubungi penulis dan dengan berbagai tujuan seperti: ingin memastikan lebih dahulu diagnosa apakah bayinya kelainan down syndrome, ada juga yang sudah langsung mau terapi dimulai segera mungkin (walaupun dari berbagai daerah yang jauh dan belum pernah bertemu dengan penulis). Hingga akhirnya banyak yang bertanya sehubungan dengan kondisi masih haid, sehingga bertanya bolehkah dzikir saat haid, ada juga yang mengatakan nanti setelah haid saja Pak memulai terapinya atau berkata: "Nanti Pak saya masih nifas selesai", sehubungan dengan terapi fisik organ jaringan dalam secara menyeluruh bagi bayi yang kami terapkan salah satunya adalah dengan metoda dzikir.



Tidak ada larangan saat haid atau nifas untuk berdzikir (dzikrullah)
Lalu penulis jelaskan bahwa saat wanita haid ataupun nifas berdzikir tidak ada larangan. Penulis jelaskan bahwa saat wanita haid (ke luar darah bulanan) atau nifas (pendarahan saat melahirkan) pun tidak dilarang untuk berdzikir dan penulis berikan hadits-hadits yang berkenaan dan memberi contoh kasus-kasus bahkan dianjurkan seperti saat detik-detik nifas.

Wanita saat haid dan nifas yang dilarang adalah seperti:
-sholat
-puasa
-tawaf saat umroh dan haji
untuk lebih jelasnya silakan baca dan simak tulisan di bawah ini.
http://www.konsultasisyariah.com/amalan-wanita-haid/#


Diharapkan Kematian Kita Umat Muslim Adalah Kematian Yang Khusnul Khotimah
Setiap hari kita selalu berdo'a agar hidup bahagia dengan membentuk keluarga dan beranak-pinak untuk berkembang biak sebagai khalifah Allah di muka bumi. Dan kita selalu berdo'a sehari-hari, seperti :
Ya Allah Ya rahman ya rahim
Engkau telah berikan kepada kami taufik hidayah dan rezeki yang banyak di setiap hari
Jadikanlah hati kami agar selalu setiap saat mengingat-Mu
Tidak ada daya upaya kecuali atas seizin-Mu ya Allah
Engkau telah memberikan kami waktu untuk kami mengabdikan diri kepada-Mu
maka ampunilah kami yang tidak pandai bersyukur kepada-Mu Ya Allah


Tibalah Masa Melahirkan
Hingga suatu saat dalam kehidupan bagi Anda para suami tentu dalam masa penantian di rumah sakit yaitu saat-saat genting istri melahirkan, bagi istri yang melahirkan adalah saat-saat genting bertarung nyawa untuk melahirkan sang buah hati. Saat nifas diharapkan selain berusaha mendorong sekuat tenaga agar si bayi ke luar, diharapkan hati  kita selalu mengingat Allah dengan berdzikir dan berbahagialah bagi mereka yang mengucap syahadat dalam menghadapi sakaratul maut. Karena kita tidak tahu detik dan waktu kapan nyawa kita diambil oleh Allah SWT. Jadi jangan sampai masa kematian yang tidak kita ketahui itu di saat kita sedang tidak berdzikir. Insya Allah mulut dan hati kita dalam kondisi haid pun (apalagi nifas) sebaiknya saat sedang berdzikir agar (jika) sampai kematian kita dalam kondisi yang Khusnul Khotimah. Aamiin.


Asal Kata Dan Makna Zikir
SUNGGUH, berdzikir kepada Allah itu adalah hal yang teramat besar!” (QS 29 : 45)

Ditinjau dari segi bahasa, kata zikir berasal dari akar kata : dzakara – yadzkuru – dzikran yang berarti: menyebut, mengingat, atau menghadirkan sesuatu yang tersimpan dalam pikiran. Di dalam al-Qur’an, kata adz-dzikr disebutkan sebanyak 285 kali dalam berbagai bentuknya. Delapan belas kata di antaranya berarti laki-laki (dzukuur). Di samping kata dzikr, dalam al-Qur’an juga terdapat kata muddakkir (memakai huruf dal), yang oleh Muhammad Fuad al Baqi, (penyusun Kitab al-Mu’jam al-Mufahras) dimasukkan dalam kelompok kata dzikr.


Namun di dalam istilah bahasa, kata zikir bermakna menyebut atau mengingat. Karena itu zikir dilakukan dengan lisan dengan menyebut Asma (Nama) Allah secara berulang-ulang sambil mengingat-Nya di dalam hati. Zikir yang sesungguhnya mesti melibatkan lidah dan hati.

Jadi berdzikir dengan kalimat-kalimat yang mengagungkan Allah SWT artinya kita mengingat Allah SWT.
Wanita yang sedang haid dan nifas diperbolehkan untuk membaca kalimat – kalimat thayyibah, seperti dzikir, takbir, tahlil, tasbih, tahmid, dan bismillah ketika hendak makan atau pekerjaan lainnya. Ataupun masa "genting" saat melahirkan, seperti mengucapkan Allahu Akbar, 2 kalimat syahadat dan lainnya.


Untuk lebih jelasnya silakan dibaca situs di bawah ini:
https://umayatul94.wordpress.com/2014/06/02/meraup-pahala-saat-haid-dan-nifas/

Dan ada 35 amalan sunah saat wanita haid atau nifas, silakan baca artikel link di bawah ini:
https://shafiqolbu.wordpress.com/2013/08/05/35-amalan-sunat-ketika-kaum-hawa-haid-dan-nifas/

Akan terlihat ratusan situs atau artikel dan Blog yang menjelaskan bahwa saat wanita haid (dan nifas) diperbolehkan untuk dzikir, lebih jelasnya silakan browsing di google.com dengan keywords:
Saat haid diperbolehkan berdzikir



Jadi untuk wanita yang sedang nifas ataupun haid justru sangat dianjurkan untuk tetap berdzikir (mengucapkan kalimat-kalimat thayyibah) agar setiap hari dan setiap waktu kita semakin dekat kepada Allah SWT dengan selalu mengharap ridho Allah SWT.

Jadi jangan ragu undanglah kami segera mungkin untuk presentasi dan menjelaskan ke rumah Anda atau di manapun Anda berada di Indonesia untuk memulai terapi bayi down syndrome sedini mungkin.

http://kprihatmono.blogspot.com/2015/02/jangan-wait-and-see-bila-bayi-anda-yang.html
http://kprihatmono.blogspot.com/2014/10/seorang-ibu-jakarta-barat-mukzizat-nya.html


Semoga tulisan ini mencerahkan wanita dan ibu sekalian.

Drs. R. Kurniawan Prihatmono
081386837511
Harap SMS lebih dahulu
e-mail: kurniawanp18@yahoo.com

Kamis, 04 Juni 2015

LANJUTAN Jangan-Wait-And-See-Bila-Bayi-Anda-Terlahir-Suspect-DS

Dalam 3 bulan belakangan ini, ada beberapa orang tua baru yang baru saja menemukan Blogspot penulis, lalu menghubungi penulis yang ternyata bayinya yang DS, sedang kondisi perawatan di rumah sakit. Jadi selain mengalami kelainan down syndrome, yang salah satu kondisinya adalah imun tubuhnya yang lemah sehingga mudah jatuh sakit sehingga masuk perawatan rawat inap di rumah sakit. Lalu menghubungi penulis dan bertanya seputar metoda dan cara terapi untuk bayinya yang sedang rawat inap kritis.Tulisan ini adalah juga sambungan dari http://kprihatmono.blogspot.com/2015/05/bayi-terlahir-down-syndrome-bawah-usia.html dan juga lanjutan dari http://kprihatmono.blogspot.com/2015/02/jangan-wait-and-see-bila-bayi-anda-yang.html



Setelah  penulis jelaskan panjang lebar dan paham. Juga si bayi mungkin sudah membaik setelah perawatan di rumah sakit (ataupun saat rawat jalan di rumah) alhamdulillah dengan perawatan tersebut akhirnya si bayi sembuh dan lewat dari masa kritis. Dan harusnya untuk orang tuanya menyegerakan mungkin untuk menterapi si bayi selagi usia bayi masih bulanan. Agar perbaikan kelainan DS segera terperbaiki secepat mungkin selagi usia masih bayi, selagi berat badan masih ringan, selagi wajah masih bisa diubah, tujuannya agar bisa berkemampuan layaknya bayi normal semaksimal mungkin yaitu seperti bisa dibaca di situs di bawah ini (atau paling tidak terlambat masih di kategori terlambat normal).

Mengapa Bertujuan Harus Segera Diterapi Fisik Jaringan Dalam ?

PERTAMA: Kemampuan Bayi yang harus dikejar kemampuan-kemampuannya:
10 tahap penting perkembangan bayi normal antara usia 2 bulan hingga 24 bulan dengan memiliki kemampuan tertentu silakan dibaca di bawah ini:
http://www.ayahbunda.co.id/artikel/Bayi/Gizi+dan+Kesehatan/10.tahapan.penting.perkembangan.bayi/001/001/1680/2

KEDUA: Kecerdasan Emosional (EQ) Sangat Penting saat ini melebihi IQApa itu EQ ?
Kecerdasan emosional (bahasa Inggris: emotional quotient, disingkat EQ) adalah kemampuan seseorang untuk menerima, menilai, mengelola, serta mengontrol emosi dirinya dan oranglain di sekitarnya. Dalam hal ini, emosi mengacu pada perasaan terhadap informasi akan suatu hubungan. Sedangkan, kecerdasan (intelijen) mengacu pada kapasitas untuk memberikan alasan yang valid akan suatu hubungan. Kecerdasan emosional (EQ) belakangan ini dinilai tidak kalah penting dengan kecerdasan intelektual (IQ). Dikutip dari: http://id.wikipedia.org/wiki/Kecerdasan_emosional

Jangan Wait and See (Tunggu dan Lihat)
Akan tetapi setelah bayinya sembuh dari rawat inap, justru tidak segera memulai terapi padahal bisa jadi sang buah hati yang kelainan DS telah berusia 4 bulan, 5 bulan atau 6 bulan dan belum bisa mencapai kemampuan di atas. Penulis tidak memaksa kepada siapapun, semua kembali penulis serahkan kepada rembukan atau musyawarah Bapak dan ibu sekalian bersama keluarga. Penulis hanya memohon berita jadi atau tidak bagi bayi Anda, dan sekali lagi JANGAN WAIT AND SEE untuk bayi Anda yang terlahir down syndrome, demi kemajuan dan kebaikannya di masa-masa usia 3 tahun, 4 tahun dan seterusnya agar (terutama) bisa jauh dari kategori dari wajah down syndrome-nya tentu akan sangat baik bagi buah hati Anda dalam pergaulan nantinya di usia terutama di Pra TK, TK dan Sekolah Dasar dan juga untuk perkembangan kecerdasan EQ (Emotional Quotient) anak Anda yang salah satunya dipengaruhi dan didapat dari pergaulan antar pertemanannya di usia sekolah hingga SMP dan SMA bahkan kuliahnya kelak.

Ada orang tua pasien yang berkomentar seperti ini dalam perbincangan dengan penulis tentang IQ dan EQ (dan ini sangat wajar sekali) katanya: Jika IQ anak kita tinggi dan EQ juga bagus itu jelas harapan kita semua, akan tetapi bila IQ di atas rata-rata akan tetapi EQ rendah maka hal ini sangat disayangkan sekali, akan tetapi bila EQ bagus walau IQ standar-standar saja di batas normal, maka insya Allah masih bisa berhasil dalam kehidupan (sekolah dan bekerja) nya kelak.

Silakan baca link berikut ini tentang apa itu EQ dan faktor yang  mempengaruhinya:
http://www.kursikayu.com/2011/11/cara-mengelola-emotional-quotient-eq.html

Banyak tulisan di internet tentang menghadapi anak DS yaitu seperti kata-kata yang kira-kira bermakna:  kita harus menerima kehadiran dan menghargai mereka sama dengan kita atau yang mirip-mirip dengan kalimat ini. Akan tetapi kalimat ini tentu mudah bila dicerna oleh anak yang misalkan sudah usia 8 atau 9 tahun yang usia kelas 3 SD atau 4 SD atau 5 SD ke atas, tentu kalimat tersebut akan sulit kita suruh terapkan ke anak normal usia TK (4 atau 5 tahun) atau usia sekolah kelas 1 SD atau kelas 2 SD, karena bisa jadi anak usia segini belum mengerti akan kalimat makna akan "kehadiran dan menghargai" di usia segini. Semua penulis serahkan kepada Bapak/Ibu sekalian demi leganya kekhawatiran para bapak/ibu yang sering bertanya ke saya sebelum memulai terapi dengan pertanyaan : "Pak Kurniawan bila wajah anak saya masih seperti ini di usia 3 atau 4 atau 5 tahun,  saya kasihan melihatnya. Nanti bagaimana penerimaan di dalam pergaulannya dengan teman sebayanya ?"

Oleh sebab sering pertanyaan yang muncul seperti ini, saya buka kembali wawasan bapak dan ibu agar lebih menyadari lagi bahwa perubahan wajah dengan ikhtiar terapi melalui kami insya Allah akan menjadikannya lebih baik dari pada tidak. Yang semua perubahan adalah atas kuasa Allah juga yang akan memberikan perubahan tersebut nantinya. Ingat semua perubahan mejadi lebih baik juga atas SEIZIN ALLAH, jika Allah berikan mengapa kita menolaknya atau mengatakan, misalnya : "Ah kalau mau mengubah berarti tidak ikhlas." Kita sebagai orang tua hanya bisa berdo'a dan berusaha. Tentu bagi bayi Bapak/Ibu bila wajah bayi jauh dari sebutan kembar 1000 wajah DS-nya tentu menjadi lebih baik akan sangat lebih bahagia tentunya.

Menepis Pernyataan "Buat Apa Mengubah Wajah DS, Kalau Mengubah Berarti Tidak Ihklas."
Tampilan wajah dipengaruhi antara lain oleh bentuk dan kondisi :
-mata & kantung mata & alis mata
-bentuk hidung
-bentuk rahang
-bentuk mulut dan kondisi gigi
Bagi orang tua yang mengatakan "Tidak ikhlas dong kalau ingin mengubah Wajah Bayi DS." Ini saya berikan contoh dari segi gigi:
Jika anak Anda ternyata saat gigi numbuh lalu arah tumbuh gigi ke depan (Maaf: disebut tonggos, untuk selanjutnya saya sebut 'gigi maju'), atau juga karena jarak antar gigi jarang-jarang berjarak terlalu lebar, lalu sebelum 'gigi maju' itu makin maju ke depan, maka Anda membawa ke anak Anda ke dokter gigi untuk diupayakan agar giginya tidak menjadi makin parah majunya, lalu dipasangkan behel. Penulis pernah mendengar bahwa pemasangan behel bisa berkisar antara Rp 6 juta sampai dengan Rp 12 juta (silakan browsing di google.com dengan keywords : harga pemasangan behel rp 6 juta.

Apakah penampilan (mulut) yang ingin baik agar gigi tidak menjadi 'gigi maju' dengan Anda berikhtiar tersebut berarti "Tidak ikhlas dengan giginya yang akan 'gigi maju' itu" jadi lalu membiarkan saja tumbuh ke depan ???
Terbukti banyak orang yang ingin penampilan mulutnya agar gigi dan bibir bagus dengan berihktiar menggunakan behel sekitar sekian tahun, sejak usia kecil bila ada gejala gigi mengarah demikian. Jadi tidak ada hubungannya antara ingin memperbaiki wajah dengan kata "Tidak ikhlas". Kalau ihklas tentu saja kita harus ikhlas menerima setelah terlahir bayi down syndrome, karena Allah tidak salah dalam penciptaan-Nya. Akan tetapi tidak ada larangan dari Allah untuk memperbaikinya setelah dilahirkan bukan, dan kita mohonkan kembalikan kepada Sang Maha Pencipta dengan kekhusyu'an do'a dan permintaan ikhtiar kita agar bayi/anak ini baik dari segala kelemahannya dan penampilannya atas seizin Allah. Jika semua perbaikan ini terjadi artinya Allah SWT telah ridho dan mengabullkan do'a Bapak/Ibu dengan terapi rohani zikir ini.

Kawat behel pemasangan
berkisar antara Rp 6 - 12 jutaan.

Terima kasih kepada Orang Tua Yang Memulai Terapi di Maret, April & Mei 2015
Kepada para orang tua dengan bayinya yang mengalami kelainan trisomi 21 atau baru diberitahu dan dinyatakan oleh dokter Bapak/Ibu akan kelainan DS saat usia 3 bulan atau 4 bulan baru-baru ini dan kemudian berusaha mencari terapi untuk memperbaiki kelainan bayi yang para orang tua sekalian, kembali penulis ucapkan terima kasih karena telah menemukan dan membaca Blogspot penulis dan kemudian memutuskan untuk memulai terapi untuk buah hati untuk memulai lebih dahulu saat usia sedini mungkin pada perbaikan segala sel-sel dan alat-alat tubuh fisik jaringan dalam semaksimal mungkin.

Yaitu kepada para orang tua yang baru mulai menterapi bayinya di Maret, April dan Mei 2015 ini ada yang memulai di usia 5 bulan, 6 bulan dan ada yang 11 bulan, karena baru di bulan-bulan tersebut menemukan Blogspot penulis di internet. Semoga penjelasan penulis melalui handphone terutama bagi orang tua di luar Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) cukup jelas.



KEAJAIBAN AKAN KARUNIA PERBAIKAN DARI ALLAH TIDAK TERHALANG OLEH JARAK DAN WAKTU DI MANAPUN KITA BERADA

Dan semoga segala saran penulis dapat diikuti demi perkembangan buah hati Bapak/Ibu sekalian, demi perbaikan dan kemajuan perkembangannya semaksimal mungkin. Dan penulis sangat bersyukur atas kepercayaan untuk memulai terapi buah hatinya walau kita sebelumnya belum pernah bertemu dan belum pernah saling mengenal. Semua penulis serahkan kepada Allah SWT akan karunia perbaikan yang TERBUKTI NYATA, walau kita berjauhan kondisi buah hati ibu seperti yang semula perut buncit (gejala kebanyakan bayi DS) lalu mulai mengempis, pilek (hingga bersuara grok-grok yang kasar) mulai berkurang dan bahkan sembuh.

Jadi walaupun Bapak/Ibu sekalian berada di kota manapun, atas seizin Allah semua perbaikan yang mungkin bagi yang awam akan berkata tidak mungkin. Ingatlah dengan sebuah hadits, yaitu akan berpengaruh kepada terkabul atau tidak terkabulnya do’a salah satu penyebabnya selain keihklasan hati dan kesungguhan juga adalah prasangka : “Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku kepada diri-Ku.” (Hadits Qudsi). Jika kita berprasangka bahwa do’a kita tidak akan dikabulkan, maka Anda benar do’a Anda tidak akan dikabulkan oleh  Allah SWT, begitu juga sebaliknya jika Anda berprasangka baik kepada Allah bahwa do’a Anda yakin akan dikabulkan maka do’a Anda akan dikabulkan. 

Do’a boleh jadi terkabul, namun kita saja yang tidak mengetahui bentuk terkabulnya. Terkabulnya do’a bisa jadi dengan dipalingkan dari kejelekan dari do’a yang kita minta. Dan boleh jadi Allah simpan terkabulnya do’a tadi di akhirat kelak. Sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

« ما مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ وَلاَ قَطِيعَةُ رَحِمٍ إِلاَّ أَعْطَاهُ اللَّهُ بِهَا إِحْدَى ثَلاَثٍ إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِى الآخِرَةِ وَإِمَّا أَنُْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهَا ». قَالُوا إِذاً نُكْثِرُ. قَالَ « اللَّهُ أَكْثَرُ »

Tidaklah seorang muslim memanjatkan do’a pada Allah selama tidak mengandung dosa dan memutuskan silaturahmi (antar kerabat, pen) melainkan Allah akan beri padanya tiga hal: [1] Allah akan segera mengabulkan do’anya, [2] Allah akan menyimpannya baginya di akhirat kelak, dan [3] Allah akan menghindarkan darinya kejelekan yang semisal.” Para sahabat lantas mengatakan, “Kalau begitu kami akan memperbanyak berdo’a.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas berkata, “Allah nanti yang memperbanyak mengabulkan do’a-do’a kalian.” (HR. Ahmad, dari Abu Sa’id; derajat hasan).

Dan bila belum dikabulkan, teruslah berdo’a dan jangan berputus asa. Semua prasangka apapun kembali kepada mind set (pola pikir) bapak/ibu sekalian dalam kekhusyu’an dalam hati yang ikhlas dan pikiran bahwa kita hanya bisa memohon kepada-Nya bahwa kita harus menyadari betapa lemahnya kita, dan memohon pertolongan-Nya sebagai pencipta MILIARAN SEL TUBUH KITA agar Allah perbaiki kembali kepada bayi kita.

Jadikan diri kita sangat membutuhkan Allah dan tidak ada lagi yang bisa maksimal terbaik dari hasil terapi kalau bukan atas karunia dan dikabulkannya do’a Bapak/Ibu. Masalah kalimat niat (redaksinya), silakan Bapak/Ibu sebut segala alat-alat tubuh yang akan diniatkan untuk diterapi.  Sekali lagi, jangan ragukan dengan ijabahnya Allah atas do’a-do’a kita, hal itu sudah janji Allah. Bapak/Ibu sendiri yang akan menyaksikan di rumah Bapak/Ibu sekalian akan hal ini. Dan terima kasih banyak akan pemberian info perkembangan baik terapi yang dikirim bahwa wajah mulai berubah (tidak lagi masuk kategori sebutan kembar 1000 down syndrome), mata yang tidak sipit lagi (mejadi lebar / belok / normal), kantung mata yang berkurang (bahkan menjadi rata), buncit perut yang mulai mengempis (yang semula buncit), gerakan kaki dan tangan yang mulai (dan semakin) aktif dan kemajuan-kemajuan lainnya. Karena terapi kami adalah terapi kepada fisik jaringan dalam secara terintegrasi (menyeluruh).

Saran-Saran Untuk Yang Memiliki Bayi Terlahir DS
Semoga saran-saran kami, dapat diikuti untuk kebaikan bayi Anda seperti dalam mengasuh layaknya bayi  normal lainnya yaitu:
-jika memberi minum susu, selalulah botol dot harus direbus dengan air mendidih
-kebersihan alat-alat minum/makan, seperti sendok dan mangkuk, untuk menghindari virus yang dapat menyebabkan infeksi lambung karena masuknya virus / bakteri karena alat makan kurang bersih, yang bila infeksi maka dapat menyebabkan resiko nyawa bayi Anda (Ingat: imun bayi DS masih rendah)
-ibu sering-sering cuci tangan, karena bayi suka menjulurkan lidahnya
-bila bapak/ibu/anggota keluarga bayi ada yang sakit, jangan memegang bayi ini, sementara agar yang merawat oleh yang sedang sehat di rumah Bapak/Ibu, mungkin nenek atau kakak ibu (tante si bayi).
-untuk yang memiliki abang/kakak yang sedang batuk/pilek jangan pegang-pegang tangan dan muka si bayi dan agak menjauhkan nafas buangan dari abang/kakak ke si bayi
Dan saran lainnya yang secara langsung penulis berikan melalui HP (via BB atau WA).

Semoga yang telah memulai terapi untuk buah hati Anda, dari hari ke hari kondisi perkembangan perbaikannya diberikan perbaikan terbaik oleh Allah SWT. Aamiin ya rabbal  alamin.

Segera Hubungi Kami

Bagi orang tua (ibu) yang baru saja melahirkan bayi dengan DS janganlah berkecil hati, sabar dan ikhlas menerima, pasti ada hikmah di segala kejadian. Segeralah menghubungi kami untuk terapi fisik bayi Anda dengan metode terapi rohani (zikir) dan cloning. Akan kami jelaskan perkembangan-perkembangan bagus di setiap minggunya dan bulannya terhadap banyak pasien kami, hingga perubahan wajah sehingga tidak lagi disebut wajah kembar seribu dan perkembangan fisik yang sangat baik. Dari hasil perkembangan yang terjadi pada poin-poin di TUJUAN TERAPI FISIK di atas yang didapat para bayi, semua hasil terbaik kembali tergantung kondisi bayi Anda dan juga kepada niat, zikiran, do'a, keyakinan yang tinggi dan cinta kasih sayang Anda terhadap buah hati. Kami mendapat kabar dari para orang tua yang terapi dengan kami bahwa pada saat imunisasi bulanan dokter-dokter banyak yang heran dengan perkembangan perubahan wajah, dan segala kemampuan bayi kelainan seperti ini sang bayi belum bisa melakukan itu semua.

Undanglah kami ke rumah Anda pemilik bayi terlahir dengan DS, dan berikan kami waktu untuk presentasi bukti-bukti bayi-bayi pasien kami yang sudah sangat berubah wajahnya dari sebutan wajah kembar 1000 dan dengan segala kemampuan lainnya yang atas seizin Allah semua hal ini bisa terjadi sekaligus menjelaskan 4 metoda terapi gabungan yang kami lakukan untuk buah hati tercinta Anda (yang tidak bisa kami utarakan di sini). Dan Anda dapat kami berikan berteman blackberry (bbm) atau whasapp (untuk sharing) jika Anda butuhkan.

BERSAMBUNG KE:
http://kprihatmono.blogspot.com/2015/07/lanjutan-2-jangan-wait-and-see-bila.html?m=1

Penulis,
Drs. R. Kurniawan Prihatmono
HP 081386837511
Harap SMS lebih dahulu
e-mail: kurniawanp18@yahoo.com