Kamis, 30 Januari 2014

Contoh Nyata Bisnis Kerjasama dan Investasi

Jika pada postingan sebelumnya saya sedikit beri contoh tentang penghasilan sampingan yang bisa Anda dapatkan di kantor, berikut ini saya berikan bisnis sampingan yang bisa Anda lakukan di luar kantor, baik Anda yang masih bekerja ataupun yang sudah tidak bekerja tapi punya sedikit uang untuk modal.
 
Artikel  ini menyambung artikel pada blogspot ini juga yang sebelumnya yaitu:
http://kprihatmono.blogspot.com/2014/01/contoh-cara-investasi-untuk.html

Sebenarnya banyak yang bisa Anda lakukan untuk kerjasama dengan orang lain, sehingga Anda dan partner Anda bisa mendapatkan uang baik sedikit ataupun banyak, semua kembali kepada diri Anda.

Contoh:
JASA PERSEWAAN MOTOR
-Anda bisa bekerja sama dengan saudara/kakak/teman kantor yang tentunya carilah yang jujur dan dapat dipercaya untuk patungan membeli motor. Patungan untuk bisa diberi pinjam motor untuk di-ojek-kan, dengan sistim setoran harian, kalau punya uang bisa beberapa motor Anda bisa menjadi 'bos ojek'. Buatlah perjanjian dengan baik di atas materai.


PERSEWAAN MOBIL
-Anda bisa juga menyewakan mobil yang sebaiknya tentu tidak sistim lepas tangan, bisa dipercayakan ke saudara/teman yang tidak bekerja yang bisa menyetir mobil dan punya SIM A tentunya, yang sudah teruji jujur pula dengan sistim sewa harian bila ada orang yang mungkin ingin menyewa, mungkin mencarinya bisa dimulai dari mulut ke mulut.



Ada sedikit saran dari saya bila Anda berbisnis mobil, lihatlah ilustrasi gambar di  bawah ini:




Mobil/kendaraan Anda tentu akan bertujuan untuk disewa oleh penyewa yang mungkin saja terjadi menurut gambar seperti di atas:

Ilustrasi 1. Lihat gambar 1. Jika kondisi seperti pada gambar ini, sebaiknya sangat diwaspadai untuk dihindari, melihat terlalu banyak orang yang terlibat untuk terjadinya orderan Anda  sampai ke penyewa, yang dikawatirkan terfadi Fee (komisi uang) di banyak pihak. Sehingga bila kendaraan Anda disewakan terlalu lama, lalu Anda mendapat cukup besar, semisal Rp 3 jutaan / bulan. Dikhawatirkan, usaha ini akan collapse (bangkrut). Lalu pada akhirnya Anda sendiri yang akan mengalami kesulitan di belakang hari.

Keterangan pada Gambar 1:
A = Anda
T = Teman Lama Anda
B = Teman Baru Anda yang diperkenalkan oleh T
P = Perusahaan Persewaan Mobil
Penyewa 1, penyewa 2, penyewa 3 dan seterusnya adalah orang yang akan menyewa mobil dari perusahaan P.

Anda (A) diperkenalkan oleh T ke seorang kenalan baru (T) yang kata si T, bahwa T dapat membuat investasi Anda (baik berupa uang semisal Anda invest Rp 50 juta sd Rp 100 juta, atau mobil), bahwa T akan akan menjanjikan ke A yaitu uang semisal Rp 3 jutaan / bulan selalma sekian tahun, padahal T menyewakan kembali mobil  Anda (uang A) ke perusahaan persewaan mobil, setelah itu baru P menyewakan ke penyewa-penyewa secara langsung. Di sini bisa terjadi  kebangkrutan bila P member banyak fee, seperti ke B, ke T dan juga Anda.

Kemungkinan sangat besar sekali  investasi Anda, jika diberi per bulan terlalu besar seperti di atas, maka dalam 1 tahun atau 2 tahun, maka perusahaan P (bisa saja) akan bangkrut, bahkan B tidak bisa mengembalikan investasi yang Anda tanamkan ke B. Jadi  sebaiknya rantai persewaan mobil seperti gambar di atas dihindari, karena terlalu tinggi resiko. Pada gambar 1, rantai menyewakan mobil Anda sampai ke penyewa terlalu panjang.

Banyak orang di luaran sana, ingin dapat orderan dengan cara mudah bahkan dengan penghasilan persewaan yang sangat tinggi, yang tanpa melihat resiko yang akan terjadi di kedepannya. Mungkin saja antara 1 bulan sampai 12 bulan pertama uang fee muncul, tapi setelah itu tidak pernah muncul lagi yang akhirnya berujung hilangnya uang modal investasi (dana tidak kembali) bahkan bisa sampai ke sidang hukum perdata. Sebaiknya hindarilah jika ilustrasi Anda seperti pada gambar 1.

Ilustrasi 2:

Pada gambar 2 di atas, Anda berteman langsung dengan B, lalu B meyewakan ke P dan P menyewakan ke para penyewa. Di sini perusahaan P bisa mengalami kebangkrutan dan juga bisa survive (jaya), asalkan Anda tidak mendapat fee terlalu besar, misalkan Rp 1,4 juta sd 1,5 juta / bulan. Karena bila P memberi fee yang terlalu besar ke Anda semisal Rp 3 jutaan / bulan, masih bisa mengallami kebangkrutan, melihat persaingan bisnis saat ini sangat besar, jadi ambil keuntungan tidaklah terlalu tinggi. Jadi pada ilustrasi ke 2 ini, masih bisa berjalan baik, asalkan management perusahaan P cukup baik, jujur dan amanah, tidak ada korupsi, maka bisa saja bisnis ini berjalan baik. Tapi bila fee ke Anda tinggi, fee ke perusahaan penyewa mobil juga tinggi, lalu perusahaan penyewa juga memberi fee bulanan ke B  (teman Anda), maka walau di perusahaan P tidak terjadi korupsipun, bisa saja seiring berjalannya waktu, maka lama-kelamaan tinggal di tahun ke 2 maka investasi Anda akan 'lenyap'. Karena orderan perbulan, biasanya di zaman sekarang ini tidak bisa lagi terjadi orderan persewaan sebuah mobil hingga mencapai 5 juta / bulan, karena persaingan sudah begitu  ketat (banyak usaha sejenis). Bagi sebuah badan usaha persewaan, 1 bulan dapat 3 sampai dengan 3,5 juta / bulan saja sudah tergolong sangat besar.

Ilustrasi 3, bisnis yang paling aman dan sedikit resiko, seperti pada gambar 3 di bawah ini:
Perhatikan pada gambar 3, inilah sebaik-baiknya investasi mobil Anda, Anda cukup mencari 1 orang yang dipercaya yang mungkin dari saudara/teman Anda yang tidak punya pekerjaan tapi orangnya cukup bisa dipercaya (jujur) dengan sebutan sistem tidak lepas kunci, sehingga Anda bisa memberikan mobil Anda bila terjadi orderan yang tentunya orderan bisa Anda lakukan dari mulut ke mulut atau dari teman. Yah mungkin teman Anda boleh dikasih fee Rp 50.000 untuk sekedar memberi orderan  sewa tersebut, atau Anda dapat mengiklankan sewa mobil atau investasi bisnis Anda yang lain di internet dengan membuat blogspot ataupun iklan di situs gratis lainnya.

Jadi yang terbaik adalah Anda, cukup menyewa 1 orang sopir yang Anda percaya,  lalu Anda yang mencari penyewa secara langsung, baik dari mulut ke mulut dan pertemanan. Biar sedikit hasilnya, tapi aman dan selamat. Begitulah saran dari penulis, walau dalam sebulan hanya terjadi sewa 4 kali, sekali sewa mungkin sekitar Rp 300.000, maka sebulan Anda bisa mendapat Rp 1 juta, setelah dikurangi dengan memberi sopir. Tapi mobil investasi Anda aman.

Jadi saat akan ada order sewaan mobil, Anda memberi tahu  ke penyewa kondisi sebagai berikut:
-harga sewa adalah untuk harian
-tidak termasuk bensin dan tol
-sopir mohon diberikan uang lelah oleh penyewa seikhlasnya untuk 1 hari
-harga sewa tergantung jenis mobil, bisa antara Rp 300.000,- sd Rp 350.000,-
Sehingga hitungan (kalkulasi) 1 bulan jika mendapat 4x menyewakan mobil:
Sopir per 1 x anggaplah diberi oleh penyewa Rp 50.000,-/sewa
Maka si sopir untuk 4x mendapat Rp 50.000,- x 4 = Rp 200.000,-

1x Anda dapat Rp 300.000,-/sewa
maka 4x = 4 x Rp 300.000 = Rp 1.200.000,-
Anggaplah per 1 x sewa, Anda memberi fee sopir Anda Rp 50.000,- maka:
Bersihnya dalam 1 bulan sopir Anda untuk menyetir 4x mendapat Rp 200.000 + Rp 200.000 = 400.000,- Sedangkan Anda bersih mendapat Rp 1.000.000,- (yaitu hasil yang Anda dapat dipotong untuk sopir). Cukup adillah dan bisnis Anda aman. Bila dalam 1 bulan mendapat order sewa hingga 8x, maka hasilnya akan  2x lipat tentunya.

BISNIS PENJUALAN MOBIL SECOND (BEKAS)
Ada bisnis yang mungkin mesti sedikit jeli dan sebaiknya didampingi dengan seorang montir yang mengerti mesin mobil. Ada contoh nyata di sini penulis jelaskan, yaitu baru-baru ini terjadi pada paman penulis sendiri yang baru saja membeli 2 mobil bekas, yaitu: harga mobil Suzuki Carry 1000 tahun 1991. Kata paman penulis di beberapa propinsi harga jual kembali mobil ini masih agak tinggi penjualannya, sementara mobil yang sama harganya di kota besar seperti Jakarta, harganya agak lebih miring / murah, padahal kondisi mesin masih cukup baik setelah diperiksa dengan orang yang ahli mesin. Di sini untuk bisnis ini Anda butuh dana (modal) sekitar Rp 30 jutaan untuk 1 mobil.

Carilah yang mobil dengan harga yang sekitar Rp 21 sampai dengan Rp 22 jutaan, paman penulis sendiri di akhir Desember 2013 lalu mendapat 2 unit mobil ini di Jakarta. Lalu disetirnya ke Padang. Setelah mesin sedikit diperbaiki di sana sini, lalu body mobil dicat agar lebih baik butuh sekitar Rp 2 juta (agar lebih murah, pengecatan dilakukan di daerah di mana mobil akan dijual, karena di Jakarta agak lebih mahal, lalu biaya balik nama sekitar Rp 1 sd 1,5 juta kalau tidak salah). Paman penulis agar murah sengaja mengecat di daerah Sumatra Barat, karena jasa pengecatan di daerah lebih murah daripada Jakarta. Lalu menjual mobilpun di daerah Sumatra Barat, karena di propinsi ini harga pasarannya masih tinggi yaitu sekitar Rp 28 juta sampai dengan Rp 35 juta, tergantung kondisi.

Sungguh unik memang, berbeda propinsi harga jual mobil second terjadi perbedaan yang cukup mencolok, mungkin karena di daerah ini jalanan berbukit-bukit yaitu sederetan Bukit Barisan, sehingga banyak masyarakat yang memerlukan kendaraan yang murah dengan penumpang yang banyak, maka harga jual kembali kendaraan ini masih cukup tinggi.

Sehingga bila dikalkulasi:
Pembelian Rp 21 juta, biaya bawa ke Sumatra Barat sekitar Rp 500.000,- biaya cat body dan peiriksa mesin sekitar Rp 2 juta, biaya balik nama sekitar Rp 1 sd 1,5 juta. Jadi total sekitar Rp 25 juta. Dijual @ Rp 28 juta, artinya untung sekitar Rp 3 juta. ini  untuk 1  mobil. Bila Anda dapat menjual 2 mobil, maka Anda akan mengantongi uang sekitar Rp 6 juta. Cukup besar bukan.



MENJADI MARKETING LEPAS (FREE LANCE)
-Anda bisa menawarkan diri menjadi pekerja lepas (free lance), misalkan menjadi marketing sebuah properti atau jasa design interior di kota Anda, yang bisa jadi Anda tidak mendapat gaji bulanan di sini. Bila Anda tidak memiliki ilmunya, tawarkan ke pemilik usaha bahwa Anda bersedia dibimbing. Tujuannya untuk mengetahui material apa yang menjadi standar yang dipakai, lalu buatlah kesepakatan bersama bila Anda berhasil menggoalkan (mendapat) 1 proyek yang murni dari Anda, Anda mendapat berapa persen dari nilai proyek. Ada ribuan perusahaan jasa tentunya di kota Anda, tinggal semua kembali kepada diri Anda, apakah Anda mau belajar dan diajari serta kemauan usaha untuk menambah penghasilan.


MEMBUAT KOLAM PELIHARAAN / BUDIDAYA LELE
-Bila Anda memiliki tanah di rumah minimum 1 x 3 meter persegi atau 1 x 4 meter persegi atau bahkan lebih, bila Anda tidak punya, cari di kakak/adik/saudara Anda. Silaturahmilah, tawarkan kerjasama. Mungkin Anda bisa memberi modal untuk mereka untuk berbagi keuntungan dengan Anda. Buatlah kolam ikan dengan 1 x 4 meter dengan ketinggian sekitar 90 cm (sebelumnya gali sekitar 30 cm), Anda bisa membudidayakan semisal lele, karena lele sangat mudah untuk dibudidayakan daripada ikan lainnya dan hanya jangka waktu 2,5 bulan sudah bisa dijual (panen lele). Tawarkan ke kedai-kedai penjual pecel lele atau rumah makan dan restoran di kota Anda. Anda bisa mencari benih yang menjual lele di internet, lalu Anda juga bisa mencari penjelasan bagaimana budidaya bibit/nener lele. Semua pelajaran komplit bisa dicari di internet. Untuk kolam ukuran seperti ini bisa ribuan lele.

Kolam budidaya lele

Lele

Contoh hitungan (kalkulasi) per 1000 nener lele, lihat di bawah ini:
Tulisan berwarna biru ada kutipan dari facebook tersebut. Hasilnya sangat menarik bukan.
https://id-id.facebook.com/Benihlelesangkuriang/posts/504423826273212
Kita hitung2an kasar dari untungnya ternak lele yuk siapa tau bisa jadi motivasi buat yang mau usaha dibidang perikanan.

Modal : 1000 bibit ukuran 9-10cm harga @rp. 350 = 350.00 + pakan 500rb sampai panen . ( Total 850rb)
Pemasukan : 120kg x 13.000 = 1.560.000,-

Jadi analisa keuntungannya dari 1000 bibit adalah 1.560.000 - 850.000 = Rp. 710.000
Analisa diatas adalah keuntungan maksimal

Itu per 1000! Gimana kalau 10rb bibit?

Masih sangat banyak, ada ribuan usaha sampingan sebenarnya yang bisa Anda lakukan. Di sini penulis hanya menjabarkan beberapa contoh dan yang mudah dilakukan.

HINDARI BISNIS JANGKA PANJANG BILA.......
Sejak awal Anda berinvestasi, maka mulai bulan berikutnya, atau paling tidak di bulan ke 2 dan seteusnya investasi ini pasti sudah menghasilkan terus tanpa henti. Tidak seperti bisnis emas, menyimpan mata uang negara lain atau saham yang naiknya sangat lama, atau banyak bisnis-bisnis yang di luaran sana banyak menjanjikan bahwa bisnisnya adalah HASIL JANGKA PANJANG. Terlebih bila gaji Anda hanya UMP -Upah minimum Propinsi, yaitu (sekitar Rp 2,3 juta), bisa-bisa Anda tidak sanggup mengisi omzet bulanan pribadi yang ditargetkan kepada Anda. Sehingga jika Anda ingin mengisi omzet pribadi yang ditargetkan, maka bisa jadi Anda akan menjadi seorang yang sangat pemaksa dalam menawarkan produk yang Anda promosikan setiap hari/bulan. Lain halnya bila gaji Anda paling tidak untuk kehidupan saat ini besarnya 2 x UMP, yaitu sekitar Rp 4,6 juta sd Rp 5 juta / bulan. Maka tentu Anda akan sedikit leluasa untuk memenuhi omzet Anda. 

Masalah lain bila bisnis yang hasilnya adalah jagka panjang, yaitu Anda akan kesulitan bila dipertengahan jalan padahal hasil belum ada atau baru 1 atau 1,5 tahun jalan, lalu Anda belum mendapat apa-apa, alias pengeluaran terus yang ke luar dari kocek (kantong Anda), maka lama-lama uang untuk hari depan Anda bisa-bisa 'kedodoran' saat mungkin Anda perlukan entah untuk menikah atau hajatan anak atau lainnya, sementara bisnis yang Anda jalankan keuntungan yang di dapat masih jangka panjang yang entah kapan di zaman tahun sekarang ini bisa  berhasil, melihat perkembangan teknologi kesehatan yang sangat cepat, baik dari persaingan produk herbal, herbal biji-bijian, dan asuransi kesehatan yang kian menjangkau masyarakat kelas menengah ke bawah, dan di 2013 ini dengan adanya pengobatan gratis / murah oleh Propinsi seperti program Jakarta dan bahkan skala nasional di 2014 ini.

KEUNTUNGAN TIAP  BULAN DAN TIAP TAHUN, BAIK JANGKA PENDEK, MENENGAH, MAUPUN PANJANG SELALU MENGHASILKAN UANG.
Semua bisnis investasi yang penulis jabarkan di atas adalah bisa hasil untuk jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang. Dan mulai dari hasil kecil yang lama-kelamaan terus membesar, dan bukan keuntungan instan, tapi memang hasil nyata sekali lagi nyata, karena penulis sudah membuktikannya. Sejak bulan pertama dan setiap bulan-bulan berikutnya bahkan setiap tahun, Anda sudah melihat hasilnya tiap bulan yang langsung masuk ke kantong Anda. Bahkan insya Allah bila Anda terus jalankan dalam 10 tahun, maka Anda tidak akan khawatir lagi dengan masa depan atau hari tua Anda. 




Dan tinggal menunggu hasilnya setiap bulan yang insya Allah selalu meningkat setiap tahun.
Postingan selanjutnya penulis akan jabarkan segala keuntungan-keuntungan dari penghasilan sampingan bila Anda bisa menjalankan beberapa usaha sampingan-sampingan di atas secara sekaligus yang tentunya pilihlah yang tidak banyak menyita waktu Anda sehingga bisa menjalankan bisnis berbeda di tiap bulannya dalam waktu yang sama. Selamat mencari usaha yang bisa Anda jalankan dan semoga sukses !

Jadi mulailah membuat blogspot (atau di situs gratis lainnya) tentang Anda, jelaskan kemampuan-kemampuan (keahlian) Anda di sana yang tentunya kejujuran menjadi faktor penentu masa depan Anda. Karena bila sekali Anda tidak jujur, zaman sekarang ini seseorang bisa langsung membuat tulisan di internet yang menerangkan kejahatan (kecurangan) Anda, sehingga seluruh dunia akan langsung tahu tentang sepak terjang Anda. Begitu pula sebaliknya, bila Anda jujur, dan banyak yang mengenal Anda untuk bisa dipercaya sesuai dengan berbagai kemampuan Anda, seluruh dunia langsung akan mengetahui Anda dari internet. Semua kembali ke Anda.

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk menambah penghasilan Anda.

Penulis,
Drs.R. Kurniawan Prihatmono

Kamis, 23 Januari 2014

Contoh Cara Investasi Untuk Meningkatkan Penghasilan

Artikel  ini menyambung artikel pada blogspot ini juga yang sebelumnya yaitu:
http://kprihatmono.blogspot.com/2014/01/cara-menentukan-kriteria-bisnis.html

Setelah Anda membaca artikel di atas, lalu tinggal kita berusaha dan mencari website untuk diajak bekerja sama. Selain itu banyak cara mendapat penghasilan yang bisa untuk mengganti ongkos bensin (biaya transport) dan bisa sebagai pengganti uang makan Anda dalam 1 bulan berjalan, jika Anda adalah karyawan kantor, contoh:

-jika karyawan di kantor Anda cukup banyak, jadilah agen pulsa elektrik, bila karyawan ada yang butuh pulsa, Anda bisa menjual seperti keuntungan yang diperoleh penjual pulsa, beli (deposit) ke M-Kios Rp 100.000, maka Anda hanya membayar Rp 100.000,- contoh pulsa bila terjual ke 5 orang, masing-masing Rp 20.000, jika per orang Anda dapat keuntungan Rp 2.000,- maka Anda bisa mendapat untung Rp 10.000,- sehingga bisa mengganti uang makan Anda mungkin untuk 1 bulan jika penjualan cukup sering di kantor Anda.

-jika jalanan ke kantor yang Anda lalui ada yang menjual seperti susu kacang kedelai (tentunya yang higienis), belilah, lalu tawarkan ke teman-teman di kantor, bila ada yang mau 1 atau 2 bungkus plastik, maka Anda setiap pagi bisa mendapat Rp 1000 sd 2.000, dalam seminggu bisa menggantikan ongkos bensin Anda.


-jika di kantor Anda, Manager tidak terlalu 'keras' (dalam artian) galak yang tidak jelas, mungkin Anda bisa menjual makanan kecil, tapi pengaturan esok harinya, Anda hanya tinggal memberikan ke orang-orang yang sudah memesan sehari sebelumnya, tentu saja Anda jangan buka lapak jual warung makan di dalam kantor, yang tentu saja Pimpinan (Manager HRD) akan mengatakan Anda tidak fokus dalam bekerja, yang walaupun prestasi kerja Anda bisa saja sebenarnya bagus, tapi bisa saja Manager Anda mencari-cari masalah (mencari kesalahan) terhadap diri Anda.

-jika Anda memiliki motor/mobil, lalu ada karyawan kantor yang dekat rumahnya dengan Anda, bisa di komplek lain, tawarkan antar jemput, atau mungkin hanya pulang kerja saja di sore hari yagn tentunya dipilih yang teman kantor ini yang benar-benar tidak memiliki kendaraan dan teman Anda bersedia.

-bisa juga jika Anda (istri Anda atau saudara Anda misalkan) memiliki usaha warung makan, lalu tawarkan nasi bungkus atau nasi kotak sebagai catering ke karyawan-karyawan di kantor tempat Anda bekerja, dari setiap nasi bungkus tentu Anda akan mendapat keuntungan bukan, dan memingkatkan omzet usaha istri/saudara Anda.

Hal di atas adalah beberapa contoh saja, mungkin Anda sudah memiliki ide atau sudah menjalankan yang lebih banyak dari contoh-contoh yang saya sebutkan di atas. Yang jelas di mana ada usaha dan kemauan tentu ada jalan. Sehingga jika dijalankan, maka uang gaji transport dan uang makan dari kantor Anda bisa utuh untuk Anda tabung.

Sebagai tambahan, usaha-usaha apa saja yang bisa kita kerjakan atau tawarkan ke teman-teman kita di kantor, mungkin menjadi ide bagi Anda, cobalah browsing di Google.com lalu klik Gambar atau Image, lalu ketik: berbagai usaha kartun.



 
Maka akan terlihat tampilan seperti di atas, segala usaha sangat banyak di situ, yang mungkin dapat menjadi ide untuk Anda bisa bekerja sama atau Anda tawarkan ke teman-teman Anda.

Semoga bermanfaat untuk Anda.

Penulis,
Drs. R. Kurniawan Prihatmono

Kamis, 16 Januari 2014

Kriteria Dalam Memilih Usaha Website Untuk Investasi ( Berinvestasi )



Banyak penghasilan yang sebenarnya bisa Anda dapatkan sebagai sampingan, walaupun Anda bekerja di sebuah perusahaan. Tentu penghasilan atau uang masuk lebih banyak ke Anda (keluarga Anda), tentunya akan semakin baik bukan, dikarenakan pengeluaran kita juga bermacam-macam dan persiapan untuk hari tua nantinya. Bahkan pensiun dini tentunya akan baik bagi Anda, tanpa menunggu tubuh / badan sampai sakit-sakitan atau lumpuh yang tidak jarang dialami oleh banyak orang karena bekerja keras dewasa ini, karena polusi danmacet yang bikin stress yang banyak menimbulkan berbagai penyakit.
Apakah itu free lance (karyawan tidak mengikat), menyetir mobil milik orang lain di hari Sabtu dan Minggu, menjadi teknisi komputer di luar kantor (bagi Anda yang seorang IT), ikut MLM (multi level  marketing) produk herbal hingga berbisnis investasi dana, atau apapun juga sehingga setiap bulan bagi Anda yang bisa saja sedikit bahkan bukan tidak mungkin juga banyak memiliki uang rutin tambahan. Bukan tidak mungkin jika dikerjakan secara terus menerus, bahkan jika itu semua dapat Anda lakukan, suatu saat akan menjadi penghasilan yang besar bagi Anda, bahkan bisa mengalahkan gaji Anda saat ini.

Di sini penulis ingin berbagi kepada Anda, yaitu bagaimana kriteria mencari website (perusahaan yang memiliki website) yang mungkin Anda dapat bekerja sama dengannya. Dalam menentukan website online mana yang dapat diajak untuk bekerjasama investasi dengan hasil yang baik, banyak orang-orang yang mengatakan bahwa kita harus extra berhati-hati, seperti terhadap penipuan investasi  atau investasi bodong dan kaburnya pemilik usaha sehingga kabur membawa uang investasi Anda.  Hal-hal di bawah ini mungkin bisa menjadi acuan bagi Anda.
Tentunya kiriteria-kriteria tersebut, terutama seperti telah diuraikan oleh Warren Buffett yang banyak diuraikan di website-website atau dapat pula dibaca pada blogspot saya juga sangat menentukan dan di sini saya ingin menambahkan beberapa menurut pengalaman saya pribadi sebagai seorang IT Computer jaringan, yaitu seperti di bawah ini:


Selain perincian kriteria tersebut di atas, ada baiknya saya tambahkan menurut pengalaman saya, karena mungkin bisa menjadi pertimbangan yang lebih baik, karena masayarakat kita, kebudayaan, sifat dan karakternya bisa jadi berbeda dengan masyarakat negara lain:
1. hindari perusahaan dengan produk dan penjualan sedikit; yang pada websitenya produknya ada tapi tidak terlihat banyaknya penjualan sehari-hari di perusahaan tersebut, terlebih lagi perusahaan fiktif yang tidak ada produknya. Kecuali produk yang dijual hanya 1 macam, tapi produk tersebut memang dibutuhkan oleh semua orang, ini masih bisa dipertimbangkan. Di sini kita tidak  membicarakan usaha di bidang jasa.

2. hindari website yang hanya memutar uang saja di antara anggotanya saja; jadi tanpa ada penjualan, seperti arisan berantai, money game dan sejenisnya.

3. hindari profit yang terlalu menggiurkan (misalkan lebih dari 4% atau bahkan  5% ke atas), karena dikawatirkan perusahaan tersebut tidak akan berjalan dengan langgeng. Jadi bagi para investor tidak usah mengharap persentase terlalu besar, cukup mulai dari 1,4% sampai dengan 2% atau 2,5% untuk kondisi zaman sekarang ini.

4. hindari perusahaan  yang karyawannya banyak yang resign; pelajari usaha bisnis yang akan menjadi tempat berinvestasi, lakukan pembicaraan perkenalan dan lakukan pendekatan dengan beberapa karyawan, baik yang ada di perusahaan itu maupun yang sudah resign (ke luar), seperti kepada security yang tentunya melalui pendekatan yang inens (tidak 1 kali), yaitu:
-tanyakan apakah karyawannya, jika di sebuah perusahaan banyak karyawannya yang mengundurkan diri,  misal jumlah karyawan tetap ada 80 orang, lalu yang resign mencapai 10% sd 15% setiap tahunnya. Anda perlu waspada. Dan kalau bisa untuk lebih amannya dapatkan penjelasan kepada karyawan yang ke luar tersebut, ada apa dengan perusahaan tersebut. Bisa jadi perusahaan kelewat (terlalu) pelit. Hemat / efisien itu boleh / baik, tapi jika ditandai dengan keluarnya karyawan-karyawan yang berkualitas baik atau tidak ada kesalahan yang prinspil, bisa jadi management perusahaan itu kurang baik. Alangkah baiknya dihindari. Dan jika Anda paksakan untuk berinvestasi ke perusahaan seperti ini, kemungkinan besar pasti ditolak, karena biasanya tidak ingin berbagi keuntungan, perusahaan seperti ini hanya ingin berbagi kepada pemegang saham ( atau pemegang deviden).

5. keberadaan perusahaan; Semakin banyak keberadaan perusahaan tersebut di provinsi-provinsi di  seluruh Indonesia, artinya semakin aman untuk Anda berinvestasi.

6. Image (citra) perusahaan, semakin baik penilaian image / pandangan orang-orang terhadap perusahaan tersebut, seperti yang mengomentari di forum website usahanya sendiri, atau forum-forum lain yang kita bisa langsung browsing (cari) lewat google.com, semakin aman investasi Anda.  

7. lama berdiri; sudah berapa lama perusahaan berdiri, semakin lama (lebih dari 2 tahun) dan perusahaan (usaha) masih terus berdiri, ditandaii dengan karyawan yang biasanya makin bertambah, atau paling tidak jika jumlah karyawan tetap, tapi usahanya selalu lancar dan kondusif dan ditandai dengan jarangnya perusahaan bergonta-ganti karyawan dan situasi komunikasi sehari-hari di pekerjaan sangat menyenangkan dan kondusif dan sangat baik antara karyawan dengan manager/ pimpinan. Bila kurang tercermin baik komunikasi antara karyawan dengan manager atau pimpinan, lebih baik hindari berinvestasi dengan perusahaan tersebut, semua ini bisa diperoleh dengan  melakukan pendekatan ke karyawan ataupun beberapa karyawan yang telah resign dari perusahaan tersebut.

7.Sedeqah; Lakukan pendekatan kepada pemilik usaha website tersebut dan beberapa karyawannya, apakah pimpinan/pemilik usahanya suka melakukan sumbangan atau sedekah atau beramal baik kepada pihak luar seperti yayasan yatim piatu, fakir miskin atau ke karyawannya sendiri, atau potong (qurban) kambing atau sapi saat Idul Adha (misalkan pemilik usaha adalah muslim). Karena nilai akhirat akan menentukan kelanggengan dan berkah bagi pemilik dan calon investor. Dan Andapun juga jangan lupa untuk sedeqah juga tentunya.

TAMBAHAN LAIN:
Jangan hanya satu tempat ; Jika Anda memiliki sejumlah uang besar semisal Rp 100 juta, akan lebih bijak bila uang tersebut diinvestasikan ke beberapa perusahaan daripada ke satu perusahaan. Maksudnya bila menaruh Rp 100 jutadi satu perusahaan, lalu perusahaan tersebut tidak maju atau ada masalah / bencana, maka Anda akan mengalami penundaan uang profit bulanan, jadi alangkah lebih baik misalkan diinvestasikan di 3 atau 4 usaha, misal sebesar Rp 25 juta ke 4 usaha. Ini kan lebih aman, jadi bila ada satu usaha yang terjadi sesuatu, Anda masih ada penghasilan dari ke 3 usaha lainnya.

Jadi sebaiknya tempat usaha (website online) yang akan dijadikan tempat investasi jangan hanya  memenuhi 1 atau 2 kriteria saja di atas, tapi semakin banyak memenuhi kriteria-kriteria tersebut di atas, artinya semakin aman.

Nantikan artikel blogspot saya selanjutnya, yaitu keuntungan investasi untuk hari tua.

Semoga bermanfaat untuk Anda.

Penulis,
Drs. R. Kurniawan Prihatmono

Sabtu, 07 Desember 2013

Pendidikan Bisnis Robert T. Kiyosaki

Tahukah Anda Robert T.Kiyosaki ?

Banyak situs di internet yang menjelaskan tentang Robert T.Kiyosaki. Yang cukup terkenal  dengan posisi quadran kiri : E (Employee), S (Self Employee) dan quadran  kanan : B (Bisnis) dan I (Investasi).


Ingin mencapai kebebasan finansial ? Coba baca buku-bukunya Robert T. Kiyosaki. Maklumlah lewat buku-bukunya itu-sebut saja Cashflow Quadrant, membedah penghasilan seseorang dalam empat kuadran.

Kuadran Pertama, adalah pegawai (employe) yang gandrung pada kebebasan finansial. Mereka bekerja pada orang lain atau perusahaan. Misalnya, manager, direktur, Chief Executif Officer (CEO) dan Vice President.
Kuadran Kedua, Usaha sendiri (self employe) yang identik buat mereka yang punya profesi yang relatif mandiri. Mereka bekerja untuk dirinya sendiri, tidak tergantung pada orang lain. Misalnya dokter, notaris, pengacara dan sebagainya.
Kuadran Ketiga, Pemilik usaha (business owner), mereka punya bisnis sendiri, tapi tidak melakukannya sendiri. Mereka menyuruh orang lain melakukannya. Mereka yang bekerja tidak pada sistim, tapi sistim yang bekerja pada mereka. Contohnya pengusaha, pemilik, bisnis, yang pengelolaannya diserahkan pada orang lain, misal pengusaha waralaba dan bisnis Jaringan (Networking).
Kuadran Keempat, adalah investor, mereka biasanya pemegang saham dalam suatu perusahaan maupun usaha. Mereka bukan bekerja pada uang, melainkan uang yang bekerja untuk mereka. Jadi mereka tidak bekerja, karena punya penghasilan yang disebut passive income.

 Dari keempat kuadran itu, Robert membagi menjadi dua sisi. Pertama, kuadran kiri (terdiri dari employe dan self employee). Kedua, kuadran kanan (terdiri dari kuadran business owner dan kuadran investor). Di kuadran kanan ini, katanya setiap orang dapat membangun sistim bisnis atau membeli sistim tersebut. Ia berharap jadikan sistim itu sebagai “jembatan” yang aman melompat dari kuadran kiri ke kuadran kanan.


Banyak buku-buku  karya Robert T. Kiyosaki menulis tentang investasi, seperti salah satunya di bawah ini.


Jika Anda membaca buku Robert  T. Kiyosaki yang berjudul di bawah ini dan pada bagian awal dari bab awal  buku ini tertera:


Rich Dad’s The Business School

For People who Like Helping People




Penyelidikan  Robert T.Kiyosaki berlanjut, yaitu menemukan berbagai bisnis pemasaran jaringan dengan rangkaian produk utama :

-Produk perawatan rumah yang habis pakai

-Jasa telepon

-Real estat

-Jasa keuangan 

-Situs Web Internet

-Distribusi pasar Internet

-Produk pemeliharaan kesehatan

-Perhiasan

-Jasa pajak

-Mainan pendidikan

 
Dan daftar itu terus berlanjut. Paling sedikit sebulan sekali, saya mendengar tentang perusahaan jaringan pemasaran baru dengan bentuk prodak atau rancangan kompensasi mereka. dan seterusnya.

Bila Anda membaca buku di atas, dan hayati  paragraf demi paragraf, akan terlihat penekanan yang dilakukan untuk agar kita semua pada akhyirnya berada di quadran kanan, yaitu sebagai pemasaran jaringan, yang seorang teman beliau lebih menekankan menyebutnya dengan pemasaran distribusi pemakai. Karena menurut penulis, memang sebaik-baik bisnis apapun untuk besar (dan akhirnya sukses) adalah dengan memperbanyak kekuatan (pen) distribusi apapun dengan (agent) sekaligus pemakai produk/jasa sebanyak mungkin.

Tentu apapun bisnis anda (tentu yang diminati pasar) dan harga bersaing, perkuatlah marketing (pemasaran) dan perbanyak distribusi (dan juga yang memakai) ke seluruh negara (luar negeri jika memungkinkan). Dan menurut penulis mengapakah jika memang bisnis-bisnis seperti itu sudah banyak, mengapa kita tidak mengikuti jejak Robert T. Kiyosaki yang kita di posisi di Quadran kanan dengan melakukan Investasi.

SIAPA BILANG INVESTASI HARUS SELALU DENGAN UANG BESAR ???
Besar itu relatif. Ada yang mengatakan 5 juta itu besar, ada  yang mengatakan itu terlalu kecil,  tinggal dari mana 'kacamata' Anda memandang uang 5 juta itu.
Jika ada orang yang mengatakan HARUS dengan uang besar misal Rp 100 juta, bisa jadi itu hanyalah   akal-akalan saja agar Anda tidak memulai berinvestasi. Yang penting Anda melakukan investasi itu jangan salah langkah, yaitu panduan yang cukup bagus/hebat seperti yang disarankan oleh Warren Buffett.
http://kprihatmono.blogspot.com/2013/10/warren-buffett-orang-terkaya-di-dunia.html
 
Investasi tidak selalu harus dilakukan dengan uang (modal) langsung berskala besar. Jika ingin berfrofit besar (tentu saja), tapi jadilah orang yang bersabar. Untuk menjadi besar, semua ada waktunya. Dengan melakukan Investasi, yang bisa dimulai dari kecil dan lama-kelamaan tingkatkan investasi Anda setiapp tahun di perusahaan (seperti usaha website penjualan online.Walau cuma kecil, tapi dari kecillah pengalaman belajar Anda akan tertempa. Pelajari kelebihan dan kelemahannya, lalu berburulah website-website online tersebut yang ada ribuan (ratusan ribu) di Indonesia ini, dan ajak bekerja sama. Semoga menjadi uang pengganti salary (gaji) bahkan lama kelamaan menjadi ladang utama masa depan Anda (layaknya menaruh saham di webiste online tersebut).

Mudah-mudahan bermanfaat.

Senin, 25 November 2013

Jakarta Makin Macet.....Akankah Makin Parah...di 2014, 2015 dst ?

Jakarta yang merupakan ibukota Indonesia di akhir 2013 ini semakin macet, yang macetnya sangat parah. Bukan tidak mungkin akan semakin parah di tahun  2014 dan bahkan di 2015 nanti antara lampu merah yang satu buntut mobil bisa jadi akan mengular berbuntut sampai ke ujung lampu merah yang lain. Dan akhir 2013 ini kemacetan parah tidak hanya pada jam berangkat kerja dan pulang kerja saja, tapi bisa jadi pada tiap jamnya di siang hari. Apakah akan semakin parah, kita lihat saja  nanti ? Dengan bertambahnya jumlah mobil baru dan motor baru, sudah akan terbayang seperti apa nantinya 3 sd 5 tahun mendatang.

Parahnya kemacetan di tahun November 2013 ini penulis alami sendiri, yang 5 tahun lalu dan sebelumnya hanya macet di saat jam berangkat dan pulang kantor, tapi tahun 2012 dan 2013 ini saat melalui jalan Buncit-Duren Tiga saat penulis ada suatu keperluan, penulis berangkat sekitar jam 11.00 dari Jagakarsa akan ke Pondok kelapa di daerah Kali Malang -Transito (setelah Lampiri), jalanan macet luar biasa saat sedang melalui Buncit Indah, Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, Duren Tiga hingga lampu merah Kuningan Timur. Di pukul sekitar 11.00 ini saja sejak di depan jalan Buncit Indah, di jalan depan kantor Imigrasi Jakarta Selatan, lampu merah Duren Tiga, lampu merah Mampang Prapatan hingga lampu merah Kuningan Timur sangat rapat seperti terlihat di foto di bawah ini yang  penulis langsung foto di hari itu.

  






Ternyata sore hari saat sampai di rumah sorenya, benar saja, hari itiu di TVOne ada acara Kabar Petang yang bertema 'Jakarta Makin Macet'.


10% Per tahun jumlah pertambahan kendaraan di Indonesia
0,01% per tahun jumlah bertambahnya panjang jalanan
Panjang jalanan di Jakarta 18.200 km

Di DKI Jakarta bertambah kendaraan / hari:
         280 unit motor
         240 unit mobil



                                     Pak Drajat Adehyaksa (Sekretaris DISHUB DKI Jakarta

Dijelaskan bahwa saat ini terdapat 8,5 juta kendaraan di DKI Jakarta dan 96,5% adalah kendaraan pribadi. Di dalam mobil isinya kebanyakan 1 atau 2 orang saja.

Bila waktu tunggu jarak antara busway yang satu dengan busway yang lain masih cukup memakan waktu, 310 unit bus Trans Jakarta akan dioperasikan tambahan di tahun ini, dan di 2014  nanti Jokowi sudah mencanangkan tambahan 1000 unit kendaraan busway dan 3000 unit bus sedang.
Monorail (sedang dikerjakan) dan sudah dijalankan (diharapkan selesai) 5 tahun lagi.


BUKA WAWASAN ANDA KE DEPAN
Itulah sedikit perjalanan saya dan antara lain berita yang dibahas di televisi tanggal 11 November 2013 lalu (font berwarna biru adalah yang dibahas pada siaran televisi saat  itu). Untuk kita sekarang yang mungkin banyak mencari penghidupan di Jakarta dan sekitarnya, mungkin dampak macet hingga Bekasi (di sebelah Timur) dan Ciputat (di bagian selatan) melihat kemacetan seperti di atas, coba buka wawasan dan pandangan ke depan, seolah ke 5 tahun ke depan.

Lihatlah dari beberapa sudut pandang, seperti dari sisi bagaimanakah bekerja Anda, apakah akan Anda ingin bekerja seperti ini seterusnya  hingga pensiun  ??? Bagaimana 5 tahun lagi ?
Bagaimana 10 tahun lagi ? dan seterusnya.

-kepergian dan kepulangan  bekerja baik dari sisi bensin yang semakin boros, karena sangat jauh, sehingga pengeluaran bertambah, belum lagi harga-harga sembako  dan pulsa listrik yang terus naik harganya per 3 wulan sejak awal 2013 hingga akhir 2014 nanti.

-keletihan (kelelahan) yang sudah tidak seperti 10 tahun lalu kondisinya di jalan, bagi mereka-mereka yang memiliki jarak rumah dan tempat bekerja lebih dari 20 kilometer, yang tahun ini masih bisa ditempuh 1 atau 2 jam, bisa jadi tahun depan akan menjadi 3 sd  4 jam dalam sekali tempuh. Jadi bila pulang kerja pk. 17.00, lalu menyetir mobil 4 jam sehingga jam 21.00 baru sampai rumah dan  begitu setiap harinya, maka sudah SANGAT PENAT (LELAH) Anda di setiap Senin sd Jum'at, yang bisa jadi setelah Anda sampai di rumah hanya tinggal mandi, makan malam, sholat (bagi yang muslim) lalu langsung tidur. Anda tentu tidak ingin 'diganggu' oleh kedatangan orang lain di malam itu, karena esok paginya, Anda jam  4.30 pagi sudah harus bangun, karena jam 5 pagi Anda sudah harus berangkat. Karena perjalanan  ke kantor Anda 4 jam.Tentu Anda tidak ingin terlambat masuk kantor bukan. Ingat menurut kedokteran, jumlah tidur yang baik adalah (paling tidak) 7-8 jam untuk orang dewasa. 

-berpikirlah bagaimana (mungkinkah) dengan memperpendek jarak rumah dan tempat bekerja, seperti  pindah rumah mendekati kantor, agar terhindar dari berbagai penyakit yang banyak disebabkan oleh stress. Seperti kata kakak saya kepada saya (dipandang dari sisi kemacetan): "Ke depannya nanti kita harusnya  mempunyai kantor (tempat) bekerja kurang dari 5 kilometer." Ini pemikiran bagi siapapun yang ingin terus bekerja hingga pensiun.

-Ke depannya cenderung kehidupan akan sangat dimudahkan dengan yang namanya serba Online (WEBISTE ONLINE), saat ini  saja dari sisi pendidikan sudah ada istilah e-learning (belajar jarak jauh), lalu sekolah-sekolah bertaraf internasional (SBI) dan sekolah internasional (BI) yang situsnya sekolah/kampusnya dapat dikirim oleh sang guru /dosen via internet di mana saja mengisinya yang penting ada akses internet, seperti: mengisi nilai, untuk  mengirim pekerjaan rumah, mengirimkan portfolio dan lain-lain yang serba Online, lalu si siswa tinggal melihat atau mengunduh (download) nya di rumah.

Lalu dengan semakin berkembangnya teknologi ke depan yang membuat orang yang ingin membeli apapun hanya tinggal menekan tombol (dari internet) dari BB (BlackBerry), netbook, notebook, ipod dan gadget lainnya bahkan layar televisi yang tinggal sentuh untuk belanja di Website ONLINE, tanpa perlu repot-repot bermacet-macet di jalanan.

Lalu bagi Anda yang punya uang (mungkin 5, 10, 15, 20 juta atau lebih) daripada mengendap 'menganggur' di bank yang hanya berbunga 5 atau 6 % / tahun, mengapakah Anda tidak investasikan saja di usaha-usaha bisnis Online  (tentu jangan yang money game / arisan berantai) tersebut untuk mencari profit sharing (berbagi keuntungan) mungkin mulai tahun depan hingga seterusnya semakin ditingkatkan pada tahun-tahun berikuthya, seperti yang dilakukan oleh Warren Buffett (pada artikel blogspot ini juga di bagian bawah) sehingga dalam 10 tahun atau 15 tahun ke depan, Anda sudah akan menikmati hasil yang luar biasa, dan banyak waktu untuk keluarga Anda. Dan pada akhirnya di 15 tahun setelah berinvestasi, mungkin lalu Anda bisa pensiun dini dan bisa menikmati liburan bersama keluarga, dan Anda tidak perlu dipusingkan dengan bepergian yang semakin macet parah ke kantor. Anda cukup memantau dan sesekali membantu bisnis Website Online di tempat Anda berinvestasi. Dan bila berinvestasi teliti segala surat dan kejelasan badan hukum akan usaha dan lain-lain.


Mulailah gunakan uang dengan lebih bijak.
Mulailah gunakan energi listrik di rumah dengan lebih hemat lagi.
Mulailah mencari dan mempelajari bisnis Website Online di internet.
Mulailah untuk mengurungkan niat membeli barang-barang yang kurang Anda perlukan.
Mulailah tanamkan dalam pikiran untuk selalu menabung uang Anda.
(jika telah tercapai jangka per tahun uang tabungan Anda, telah cukup untuk memulai investasi, investasikanlah, maka biaya hidup Anda perbulan akan semakin ringan).

Semoga menjadi inspirasi bagi Anda.