Jumat, 23 Januari 2015

Mulailah Terapi DS Sedini Mungkin Saat Masih Bayi

Menjadi ibu adalah suatu kebahagiaan yang sangat membuat suka cita begitu sang buah hati lahir dengan selamat. Akan tetapi.......tanpa diduga beberapa hari kemudian, mungkin ibu masih dalam kondisi (maaf : nifas) di rumah sakit, datanglah pemberitahuan dari dokter rumah sakit yang masih di tempat ibu melahirkan bahwa sang buah hati dinyatakan suspect down syndrome (DS). Serasa hati hancur....serasa bumi runtuh, syok...bahkan tidak jarang hingga suami dan istri tidak bisa bekerja dan tidak ada semangat hidup. Ketahuilah ibu, siapapun akan hancur dan syok perasaan mendapat kabar dari dokter atau rumah sakit bahwa anak ibu setelah beberapa hari dilahirkan ternyata dinyatakan DS.

Apa itu down syndrome:
http://kprihatmono.blogspot.com/2012/10/kromosom-ke-21-bercabang-3-penyebab.html?m=0



Jangan menyerah jangan menyerah tetap semangat.

Apapun kondisi anak kita, syukurilah
Bukan berarti Allah tidak mencintai kita
Tapi bisa jadi sedang menguji kita
Bisa jadi Allah sedang melatih kita
Melatih menjadi ayah dan ibu yang (super) sabar dan ikhlas
Seberapa sayang dan cinta akan buah hati kita
Seberapa kuat dan sabar akan penerimaan kondisi ini
Allah SWT akan selalu membuat hikmah di setiap kejadian
Dan tak ada kejadian yang sia-sia
Selalu ada hikmah di setiap kejadian apapun itu
Bisa jadi hikmah baru akan diketahui 3 bulan atau 6 bulan atau 1 tahun ke depan
Bisa beberapa hari kemudian ibupun sudah tahu ada apa di balik ini semua
Bisa jadi balasan kesabaran itu adalah surga akan ibu dapatkan kelak (aamiin)
Jangan menyerah.....jangan menyerah
Hidup harus terus berjalan
Berikan kasih sayang yang tinggi untuk sang buah hati
Lakukan yang terbaik

Ucapkanlah :
"aku menyayangimu dan mencintaimu sayang, apapun kondisimu nak
ibu akan berusaha melakukan yang terbaik untukmu
terima kasih ya Allah akan apa yang telah Kau berikan kepada-Ku
semoga ini menjadikan diriku menjadi hamba-Mu yang sabar dan Kau ridhoi."


Tak ada manusia yang terlahir sempurna
jangan kau sesali segala yang telah terjadi

kita pasti pernah dapatkan cobaan yang berat
seakan hidup ini tak ada artinya lagi


syukuri apa yang ada hidup adalah anugerah
tetap jalani hidup ini melakukan yang terbaik

tak ada manusia yang terlahir sempurna
jangan kau sesali segala yang telah terjadi


Tuhan pasti kan menunjukkan kebesaran dan kuasanya
bagi hambanya yang sabar dan tak kenal putus asa  


Sungguh indah akan untaian bait-baik dari kelompok DMasiv, yang sungguh indah menyentuh hati.

Januari 2015 ini cukup banyak yang sms dan menelpon penulis, seperti dari: Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Mataram.
Mereka ini setelah membaca dan menghubungi HP penulis, lalu menjelaskan dengan penulis segala sesuatunya. Ibu sekalian dapat berteman dengan para orang tua pasien-pasien kami yang anaknya telah membaik dan telah bersekolah di sekolah umum (reguler) maupun yang sedang proses terapi beberapa bulan. Sehingga bisa saling sharing (berbagi) dan bertanya melalui link bbm (black berry messenger) ataupun bertelepon ke kantor masing-masing berada untuk saling memastikan.

Wajar ibu dan bapak sekalian menanyakan apakah terapi ini benar atau tidak, tapi karena keMaha Kuasaan Allah jauh dari yang namanya hal yang yang disangkakan tidak benar, karena perjalanan terapi istri yang sudah jalan 7,5 tahun menjelang 8 tahun di tahun 2015 ini bisa saya presentasikan berbagai foto perkembangan bayi dari minggu ke minggu dan bulan ke bulan hingga selesai terapi dengan berbagai gejala DS pada bayi yang masing-masing tidak sama atau "unik". Dan dengan berbagai orang tua yang kami tidak kenal sebelumnya yang anak-anak mereka telah banyak mengalami keajaiban yang semula mereka kurang yakin, tapi berusaha yakin setelah saya presentasi dengan PowerPoint dan 4 metode gabungan terapi kami. 

Dan para orang tua calon pasien dipersilakan berkomunikasi dengan para orang tya yang anaknya telah mengalami kondisi sangat baik anak mereka. Ahamdulillah orang tua pasien kami ada yang bekerja di bank seperti BNI, perawat di rumah sakit dan lain-lain yang telah mulai terlihat berubah buah hatinya seperti meningkatnya minum susu yang semula hanya 400cc lalu beberapa kali terapi menjadi antara 700cc / hari hingga 800cc / hari, tebal di pelupuk dan kelopak mata mengempes, munculnya tulang di atas hidung antar mata yang muncul sehingga wajah sudah berubah dan jauh dari sebutan '"wajah kembar 1000". Hingga setelah sekian bulan terapi akhirnya masuk ke saat belajar duduk dan titah-titah anaknya tidak mengalami kesulitan, sehingga tidak jauh berbeda layaknya mengajari bayi normal untuk duduk.

Pertanyaan yang sering dilontarkan adalah
"Kapan perbaikan tersebut terlihat ?" 
Menanggapi pertanyaan tersebut sebenarnya seperti kita menanyakan kepada Allah kapan ya Allah anak saat anak saya mulai membaik. Harap disadari terapi tidak sama dengan operasi, yang sebuah organ tubuh rusak lalu diganti dengan yang bagus lalu beberapa hari kemudian beres, dan terapi bukanlah sebuah perbaikan instan. Terapi butuh proses panjang dan latihan. Semua akan terjawab dan terlihat bagi mereka yang hamba-Nya yang penuh kesabaran dan tidak memohon dikabulkan dengan menanyakan kapannya, karena ada adab dalam berdo'a yaitu janganlah memohon dikabulkan do'a dengan tergesa-gesa. Allah Maha Mengetahui apa yang ada di hati setiap hamba-Nya. Dan Maha Pemberi kapan do'a hamba-Nya akan mengabulkan do'anya.

Atau "Seberapa sembuhnya anak saya nantinya ?"
Kembali pertanyaan tersebut sebenarnya seperti kita menanyakan kepada Allah terhadap kami sebagai penterapinya akan berapakah yang Allah akan perbaiki terhadap anak bapak dan ibu sekalian.

Boleh jadi logika berpikir Anda sangat tinggi, tapi ke-Maha Kuasaan Allah tetap jauh di luar nalar logika pemikiran manusia, bahkan banyak pasien DS kami yang selalu setiap bulan imunisasi bulanan, maka dari bulan ke bulan sang dokternnyapun sampai terheran-heran lalu bertanya : "Kok bisa ? Diapain ?" JANGAN LUPA, selain ketinggian logika dan ilmu medis masih ada karunia Allah. Jika Allah berkendak seperti kita ketahui semua dengan kalimat Allah yaitu "..kun fayakun" yang artinya ".. Terjadi maka terjadilah". Bayi Anda dengan niat do'a dan zikiran Anda yang khusyu' mendapat karunia perbaikan dari Allah. Tidak ada yang mustahil bagi-Nya.

Penulis hanya bisa menjawab: Semua kembali kepada keyakinan serta kualitas niat, do'a dan dzikiran bapak ibu sekalian dan kekhusyu'an terlibatnya ibu dan bapak sekalian dalam terapi ini. Karena bila anak ibu perempuan ada saatnya ibu melakukan teknik tertentu dengan cinta kasih sayang kepada anak ibu pada saat proses terapi dan juga akan kami bimbing ayahnya jika sang anak adalah laki-laki saat terapi tertentu yang semua saat proses itu berlangsung dengan percaya dan keyakinan penuh sambil memohon akan dikabulkan Allah segala fokus bapak dan ibu sekalian.

(Maaf bukan menggurui) Dengan terjadinya berkali-kali rasa akan kepekaan di atas, semoga bapak ibu sekalian merasakan tingkat kepekaan dan permohonan yang tinggi bagaimana "rasa" sebuah kekhusyu'an do'a akan dikabulkan di setiap terapi kami. Semoga dengan lahirnya anak ini menjadikan ibu dan bapak menjadikan jalan semakin dekat dengan Allah SWT di keseharian dalam do'a-do'a ibu dan bapak sekalian.

Ingatlah : "Sesungguhnya Allah berkata: "Aku sesuai prasangka hamba-Ku (Allah) pada-Ku dan Aku bersamanya apabila ia memohon kepada-Ku." (Hadits Riwayat Muslim).

Jika ibu dan bapak sekalian :
* kurang yakin akan perbaikan buah hati ibu dan kerasnya hati dan prasangka tidak sembuh (atau tidak membaik), bisa jadi itulah yang akan Allah berikan kepada (anak) bapak/ibu ==> karena INIPUN BENAR (prasangka negatif).

** Tapi jika prasangka baik kepada Allah dan dengan keyakinan yang tinggi dan dengan cinta kasih sayang yang tinggi melakukan zikiran dengan kualitas baik dan percaya metode gabungan kami yang salah satunya dengan teknik terapi ruhani ini, maka insya Allah segala perbaikan segala DS buah hati ibu dikabulkan Allah SWT ==> karena INIPUN BENAR (prasangka positif).

Bagi yang percaya dan kasih sayang yang tinggi dengan buah hati ibu, sebaik apapun yang diberikan Allah selalu syukuri, karena bukan semata-mata demi perbaikan buah hati ibu yang terjadi, tapi kepekaan rasa ibu akan menjadi tinggi setelah melalui proses terapi kami. Yang insya Allah berguna di dalam kehidupan ibu dan bapak sekalian di kedepannya. Aamiin ya rabbal alamin.

Bagi yang memiliki anak terlahir dengan down syndrome, selagi anak masih usia 0 tahun, atau baru dalam hitungan bulan, segeralah menghubungi penulis. Janganlah menunggu hingga usia 2 tahun lebih, walau masih juga dipersilakan bagi yang sudah batita (bawah tiga tahun), karena seluruh bagian sekitar mata akan sudah mengeras (kondisi tetap saat usia 1 tahun). Insya Allah kami berusaha sebaik mungkin kita sama-sama berjuang untuk anak ibu sekalian.

Banyak tulisan di internet yang menjelaskan tentang DS, mulai dari definisi kromosom pada trisomi 21, penemu DS, ciri dan segala macam gejala anak DS, dan lain-lain teori dan segala macam buku yang merujuk tentang DS sebagai literatur, tapi jarang ditemukan di sana diberitakan kesaksian dan kisah nyata dan izin pertemanan (bbm atau whatsapp) antara pasien baru kepada para orang tua pasien lama yang anaknya telah sangat membaik atau telah sekolah di sekolah reguler seperti yang kami tawarkan kepada Anda sebagai bukti terapi kami.

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk Anda khususnya Anda orang tua yang baru melahirkan anak dengan suspect DS.

Penulis,
Drs.R.Kurniawan Prihatmono
081386837511
Harap sms lebih dahulu
E-mail: kurniawanp18@yahoo.com

Keywords: pengobatan ds, pengobatan bayi ds, terapi ds, terapi bayi ds.