Kamis, 04 Juni 2015

LANJUTAN Jangan-Wait-And-See-Bila-Bayi-Anda-Terlahir-Suspect-DS

Dalam 3 bulan belakangan ini, ada beberapa orang tua baru yang baru saja menemukan Blogspot penulis, lalu menghubungi penulis yang ternyata bayinya yang DS, sedang kondisi perawatan di rumah sakit. Jadi selain mengalami kelainan down syndrome, yang salah satu kondisinya adalah imun tubuhnya yang lemah sehingga mudah jatuh sakit sehingga masuk perawatan rawat inap di rumah sakit. Lalu menghubungi penulis dan bertanya seputar metoda dan cara terapi untuk bayinya yang sedang rawat inap kritis.Tulisan ini adalah juga sambungan dari http://kprihatmono.blogspot.com/2015/05/bayi-terlahir-down-syndrome-bawah-usia.html dan juga lanjutan dari http://kprihatmono.blogspot.com/2015/02/jangan-wait-and-see-bila-bayi-anda-yang.html



Setelah  penulis jelaskan panjang lebar dan paham. Juga si bayi mungkin sudah membaik setelah perawatan di rumah sakit (ataupun saat rawat jalan di rumah) alhamdulillah dengan perawatan tersebut akhirnya si bayi sembuh dan lewat dari masa kritis. Dan harusnya untuk orang tuanya menyegerakan mungkin untuk menterapi si bayi selagi usia bayi masih bulanan. Agar perbaikan kelainan DS segera terperbaiki secepat mungkin selagi usia masih bayi, selagi berat badan masih ringan, selagi wajah masih bisa diubah, tujuannya agar bisa berkemampuan layaknya bayi normal semaksimal mungkin yaitu seperti bisa dibaca di situs di bawah ini (atau paling tidak terlambat masih di kategori terlambat normal).

Mengapa Bertujuan Harus Segera Diterapi Fisik Jaringan Dalam ?

PERTAMA: Kemampuan Bayi yang harus dikejar kemampuan-kemampuannya:
10 tahap penting perkembangan bayi normal antara usia 2 bulan hingga 24 bulan dengan memiliki kemampuan tertentu silakan dibaca di bawah ini:
http://www.ayahbunda.co.id/artikel/Bayi/Gizi+dan+Kesehatan/10.tahapan.penting.perkembangan.bayi/001/001/1680/2

KEDUA: Kecerdasan Emosional (EQ) Sangat Penting saat ini melebihi IQApa itu EQ ?
Kecerdasan emosional (bahasa Inggris: emotional quotient, disingkat EQ) adalah kemampuan seseorang untuk menerima, menilai, mengelola, serta mengontrol emosi dirinya dan oranglain di sekitarnya. Dalam hal ini, emosi mengacu pada perasaan terhadap informasi akan suatu hubungan. Sedangkan, kecerdasan (intelijen) mengacu pada kapasitas untuk memberikan alasan yang valid akan suatu hubungan. Kecerdasan emosional (EQ) belakangan ini dinilai tidak kalah penting dengan kecerdasan intelektual (IQ). Dikutip dari: http://id.wikipedia.org/wiki/Kecerdasan_emosional

Jangan Wait and See (Tunggu dan Lihat)
Akan tetapi setelah bayinya sembuh dari rawat inap, justru tidak segera memulai terapi padahal bisa jadi sang buah hati yang kelainan DS telah berusia 4 bulan, 5 bulan atau 6 bulan dan belum bisa mencapai kemampuan di atas. Penulis tidak memaksa kepada siapapun, semua kembali penulis serahkan kepada rembukan atau musyawarah Bapak dan ibu sekalian bersama keluarga. Penulis hanya memohon berita jadi atau tidak bagi bayi Anda, dan sekali lagi JANGAN WAIT AND SEE untuk bayi Anda yang terlahir down syndrome, demi kemajuan dan kebaikannya di masa-masa usia 3 tahun, 4 tahun dan seterusnya agar (terutama) bisa jauh dari kategori dari wajah down syndrome-nya tentu akan sangat baik bagi buah hati Anda dalam pergaulan nantinya di usia terutama di Pra TK, TK dan Sekolah Dasar dan juga untuk perkembangan kecerdasan EQ (Emotional Quotient) anak Anda yang salah satunya dipengaruhi dan didapat dari pergaulan antar pertemanannya di usia sekolah hingga SMP dan SMA bahkan kuliahnya kelak.

Ada orang tua pasien yang berkomentar seperti ini dalam perbincangan dengan penulis tentang IQ dan EQ (dan ini sangat wajar sekali) katanya: Jika IQ anak kita tinggi dan EQ juga bagus itu jelas harapan kita semua, akan tetapi bila IQ di atas rata-rata akan tetapi EQ rendah maka hal ini sangat disayangkan sekali, akan tetapi bila EQ bagus walau IQ standar-standar saja di batas normal, maka insya Allah masih bisa berhasil dalam kehidupan (sekolah dan bekerja) nya kelak.

Silakan baca link berikut ini tentang apa itu EQ dan faktor yang  mempengaruhinya:
http://www.kursikayu.com/2011/11/cara-mengelola-emotional-quotient-eq.html

Banyak tulisan di internet tentang menghadapi anak DS yaitu seperti kata-kata yang kira-kira bermakna:  kita harus menerima kehadiran dan menghargai mereka sama dengan kita atau yang mirip-mirip dengan kalimat ini. Akan tetapi kalimat ini tentu mudah bila dicerna oleh anak yang misalkan sudah usia 8 atau 9 tahun yang usia kelas 3 SD atau 4 SD atau 5 SD ke atas, tentu kalimat tersebut akan sulit kita suruh terapkan ke anak normal usia TK (4 atau 5 tahun) atau usia sekolah kelas 1 SD atau kelas 2 SD, karena bisa jadi anak usia segini belum mengerti akan kalimat makna akan "kehadiran dan menghargai" di usia segini. Semua penulis serahkan kepada Bapak/Ibu sekalian demi leganya kekhawatiran para bapak/ibu yang sering bertanya ke saya sebelum memulai terapi dengan pertanyaan : "Pak Kurniawan bila wajah anak saya masih seperti ini di usia 3 atau 4 atau 5 tahun,  saya kasihan melihatnya. Nanti bagaimana penerimaan di dalam pergaulannya dengan teman sebayanya ?"

Oleh sebab sering pertanyaan yang muncul seperti ini, saya buka kembali wawasan bapak dan ibu agar lebih menyadari lagi bahwa perubahan wajah dengan ikhtiar terapi melalui kami insya Allah akan menjadikannya lebih baik dari pada tidak. Yang semua perubahan adalah atas kuasa Allah juga yang akan memberikan perubahan tersebut nantinya. Ingat semua perubahan mejadi lebih baik juga atas SEIZIN ALLAH, jika Allah berikan mengapa kita menolaknya atau mengatakan, misalnya : "Ah kalau mau mengubah berarti tidak ikhlas." Kita sebagai orang tua hanya bisa berdo'a dan berusaha. Tentu bagi bayi Bapak/Ibu bila wajah bayi jauh dari sebutan kembar 1000 wajah DS-nya tentu menjadi lebih baik akan sangat lebih bahagia tentunya.

Menepis Pernyataan "Buat Apa Mengubah Wajah DS, Kalau Mengubah Berarti Tidak Ihklas."
Tampilan wajah dipengaruhi antara lain oleh bentuk dan kondisi :
-mata & kantung mata & alis mata
-bentuk hidung
-bentuk rahang
-bentuk mulut dan kondisi gigi
Bagi orang tua yang mengatakan "Tidak ikhlas dong kalau ingin mengubah Wajah Bayi DS." Ini saya berikan contoh dari segi gigi:
Jika anak Anda ternyata saat gigi numbuh lalu arah tumbuh gigi ke depan (Maaf: disebut tonggos, untuk selanjutnya saya sebut 'gigi maju'), atau juga karena jarak antar gigi jarang-jarang berjarak terlalu lebar, lalu sebelum 'gigi maju' itu makin maju ke depan, maka Anda membawa ke anak Anda ke dokter gigi untuk diupayakan agar giginya tidak menjadi makin parah majunya, lalu dipasangkan behel. Penulis pernah mendengar bahwa pemasangan behel bisa berkisar antara Rp 6 juta sampai dengan Rp 12 juta (silakan browsing di google.com dengan keywords : harga pemasangan behel rp 6 juta.

Apakah penampilan (mulut) yang ingin baik agar gigi tidak menjadi 'gigi maju' dengan Anda berikhtiar tersebut berarti "Tidak ikhlas dengan giginya yang akan 'gigi maju' itu" jadi lalu membiarkan saja tumbuh ke depan ???
Terbukti banyak orang yang ingin penampilan mulutnya agar gigi dan bibir bagus dengan berihktiar menggunakan behel sekitar sekian tahun, sejak usia kecil bila ada gejala gigi mengarah demikian. Jadi tidak ada hubungannya antara ingin memperbaiki wajah dengan kata "Tidak ikhlas". Kalau ihklas tentu saja kita harus ikhlas menerima setelah terlahir bayi down syndrome, karena Allah tidak salah dalam penciptaan-Nya. Akan tetapi tidak ada larangan dari Allah untuk memperbaikinya setelah dilahirkan bukan, dan kita mohonkan kembalikan kepada Sang Maha Pencipta dengan kekhusyu'an do'a dan permintaan ikhtiar kita agar bayi/anak ini baik dari segala kelemahannya dan penampilannya atas seizin Allah. Jika semua perbaikan ini terjadi artinya Allah SWT telah ridho dan mengabullkan do'a Bapak/Ibu dengan terapi rohani zikir ini.

Kawat behel pemasangan
berkisar antara Rp 6 - 12 jutaan.

Terima kasih kepada Orang Tua Yang Memulai Terapi di Maret, April & Mei 2015
Kepada para orang tua dengan bayinya yang mengalami kelainan trisomi 21 atau baru diberitahu dan dinyatakan oleh dokter Bapak/Ibu akan kelainan DS saat usia 3 bulan atau 4 bulan baru-baru ini dan kemudian berusaha mencari terapi untuk memperbaiki kelainan bayi yang para orang tua sekalian, kembali penulis ucapkan terima kasih karena telah menemukan dan membaca Blogspot penulis dan kemudian memutuskan untuk memulai terapi untuk buah hati untuk memulai lebih dahulu saat usia sedini mungkin pada perbaikan segala sel-sel dan alat-alat tubuh fisik jaringan dalam semaksimal mungkin.

Yaitu kepada para orang tua yang baru mulai menterapi bayinya di Maret, April dan Mei 2015 ini ada yang memulai di usia 5 bulan, 6 bulan dan ada yang 11 bulan, karena baru di bulan-bulan tersebut menemukan Blogspot penulis di internet. Semoga penjelasan penulis melalui handphone terutama bagi orang tua di luar Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) cukup jelas.



KEAJAIBAN AKAN KARUNIA PERBAIKAN DARI ALLAH TIDAK TERHALANG OLEH JARAK DAN WAKTU DI MANAPUN KITA BERADA

Dan semoga segala saran penulis dapat diikuti demi perkembangan buah hati Bapak/Ibu sekalian, demi perbaikan dan kemajuan perkembangannya semaksimal mungkin. Dan penulis sangat bersyukur atas kepercayaan untuk memulai terapi buah hatinya walau kita sebelumnya belum pernah bertemu dan belum pernah saling mengenal. Semua penulis serahkan kepada Allah SWT akan karunia perbaikan yang TERBUKTI NYATA, walau kita berjauhan kondisi buah hati ibu seperti yang semula perut buncit (gejala kebanyakan bayi DS) lalu mulai mengempis, pilek (hingga bersuara grok-grok yang kasar) mulai berkurang dan bahkan sembuh.

Jadi walaupun Bapak/Ibu sekalian berada di kota manapun, atas seizin Allah semua perbaikan yang mungkin bagi yang awam akan berkata tidak mungkin. Ingatlah dengan sebuah hadits, yaitu akan berpengaruh kepada terkabul atau tidak terkabulnya do’a salah satu penyebabnya selain keihklasan hati dan kesungguhan juga adalah prasangka : “Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku kepada diri-Ku.” (Hadits Qudsi). Jika kita berprasangka bahwa do’a kita tidak akan dikabulkan, maka Anda benar do’a Anda tidak akan dikabulkan oleh  Allah SWT, begitu juga sebaliknya jika Anda berprasangka baik kepada Allah bahwa do’a Anda yakin akan dikabulkan maka do’a Anda akan dikabulkan. 

Do’a boleh jadi terkabul, namun kita saja yang tidak mengetahui bentuk terkabulnya. Terkabulnya do’a bisa jadi dengan dipalingkan dari kejelekan dari do’a yang kita minta. Dan boleh jadi Allah simpan terkabulnya do’a tadi di akhirat kelak. Sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

« ما مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ وَلاَ قَطِيعَةُ رَحِمٍ إِلاَّ أَعْطَاهُ اللَّهُ بِهَا إِحْدَى ثَلاَثٍ إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِى الآخِرَةِ وَإِمَّا أَنُْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهَا ». قَالُوا إِذاً نُكْثِرُ. قَالَ « اللَّهُ أَكْثَرُ »

Tidaklah seorang muslim memanjatkan do’a pada Allah selama tidak mengandung dosa dan memutuskan silaturahmi (antar kerabat, pen) melainkan Allah akan beri padanya tiga hal: [1] Allah akan segera mengabulkan do’anya, [2] Allah akan menyimpannya baginya di akhirat kelak, dan [3] Allah akan menghindarkan darinya kejelekan yang semisal.” Para sahabat lantas mengatakan, “Kalau begitu kami akan memperbanyak berdo’a.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas berkata, “Allah nanti yang memperbanyak mengabulkan do’a-do’a kalian.” (HR. Ahmad, dari Abu Sa’id; derajat hasan).

Dan bila belum dikabulkan, teruslah berdo’a dan jangan berputus asa. Semua prasangka apapun kembali kepada mind set (pola pikir) bapak/ibu sekalian dalam kekhusyu’an dalam hati yang ikhlas dan pikiran bahwa kita hanya bisa memohon kepada-Nya bahwa kita harus menyadari betapa lemahnya kita, dan memohon pertolongan-Nya sebagai pencipta MILIARAN SEL TUBUH KITA agar Allah perbaiki kembali kepada bayi kita.

Jadikan diri kita sangat membutuhkan Allah dan tidak ada lagi yang bisa maksimal terbaik dari hasil terapi kalau bukan atas karunia dan dikabulkannya do’a Bapak/Ibu. Masalah kalimat niat (redaksinya), silakan Bapak/Ibu sebut segala alat-alat tubuh yang akan diniatkan untuk diterapi.  Sekali lagi, jangan ragukan dengan ijabahnya Allah atas do’a-do’a kita, hal itu sudah janji Allah. Bapak/Ibu sendiri yang akan menyaksikan di rumah Bapak/Ibu sekalian akan hal ini. Dan terima kasih banyak akan pemberian info perkembangan baik terapi yang dikirim bahwa wajah mulai berubah (tidak lagi masuk kategori sebutan kembar 1000 down syndrome), mata yang tidak sipit lagi (mejadi lebar / belok / normal), kantung mata yang berkurang (bahkan menjadi rata), buncit perut yang mulai mengempis (yang semula buncit), gerakan kaki dan tangan yang mulai (dan semakin) aktif dan kemajuan-kemajuan lainnya. Karena terapi kami adalah terapi kepada fisik jaringan dalam secara terintegrasi (menyeluruh).

Saran-Saran Untuk Yang Memiliki Bayi Terlahir DS
Semoga saran-saran kami, dapat diikuti untuk kebaikan bayi Anda seperti dalam mengasuh layaknya bayi  normal lainnya yaitu:
-jika memberi minum susu, selalulah botol dot harus direbus dengan air mendidih
-kebersihan alat-alat minum/makan, seperti sendok dan mangkuk, untuk menghindari virus yang dapat menyebabkan infeksi lambung karena masuknya virus / bakteri karena alat makan kurang bersih, yang bila infeksi maka dapat menyebabkan resiko nyawa bayi Anda (Ingat: imun bayi DS masih rendah)
-ibu sering-sering cuci tangan, karena bayi suka menjulurkan lidahnya
-bila bapak/ibu/anggota keluarga bayi ada yang sakit, jangan memegang bayi ini, sementara agar yang merawat oleh yang sedang sehat di rumah Bapak/Ibu, mungkin nenek atau kakak ibu (tante si bayi).
-untuk yang memiliki abang/kakak yang sedang batuk/pilek jangan pegang-pegang tangan dan muka si bayi dan agak menjauhkan nafas buangan dari abang/kakak ke si bayi
Dan saran lainnya yang secara langsung penulis berikan melalui HP (via BB atau WA).

Semoga yang telah memulai terapi untuk buah hati Anda, dari hari ke hari kondisi perkembangan perbaikannya diberikan perbaikan terbaik oleh Allah SWT. Aamiin ya rabbal  alamin.

Segera Hubungi Kami

Bagi orang tua (ibu) yang baru saja melahirkan bayi dengan DS janganlah berkecil hati, sabar dan ikhlas menerima, pasti ada hikmah di segala kejadian. Segeralah menghubungi kami untuk terapi fisik bayi Anda dengan metode terapi rohani (zikir) dan cloning. Akan kami jelaskan perkembangan-perkembangan bagus di setiap minggunya dan bulannya terhadap banyak pasien kami, hingga perubahan wajah sehingga tidak lagi disebut wajah kembar seribu dan perkembangan fisik yang sangat baik. Dari hasil perkembangan yang terjadi pada poin-poin di TUJUAN TERAPI FISIK di atas yang didapat para bayi, semua hasil terbaik kembali tergantung kondisi bayi Anda dan juga kepada niat, zikiran, do'a, keyakinan yang tinggi dan cinta kasih sayang Anda terhadap buah hati. Kami mendapat kabar dari para orang tua yang terapi dengan kami bahwa pada saat imunisasi bulanan dokter-dokter banyak yang heran dengan perkembangan perubahan wajah, dan segala kemampuan bayi kelainan seperti ini sang bayi belum bisa melakukan itu semua.

Undanglah kami ke rumah Anda pemilik bayi terlahir dengan DS, dan berikan kami waktu untuk presentasi bukti-bukti bayi-bayi pasien kami yang sudah sangat berubah wajahnya dari sebutan wajah kembar 1000 dan dengan segala kemampuan lainnya yang atas seizin Allah semua hal ini bisa terjadi sekaligus menjelaskan 4 metoda terapi gabungan yang kami lakukan untuk buah hati tercinta Anda (yang tidak bisa kami utarakan di sini). Dan Anda dapat kami berikan berteman blackberry (bbm) atau whasapp (untuk sharing) jika Anda butuhkan.

BERSAMBUNG KE:
http://kprihatmono.blogspot.com/2015/07/lanjutan-2-jangan-wait-and-see-bila.html?m=1

Penulis,
Drs. R. Kurniawan Prihatmono
HP 081386837511
Harap SMS lebih dahulu
e-mail: kurniawanp18@yahoo.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar