Minggu, 22 Februari 2015

Jangan-Wait-and-See-Bila-Bayi-Anda-Terlahir-Suspect-Down-Syndrome (DS), Usia Bayi Mulailah Treatment DS

DOWN SYNDROME (DS)

Kata Sindrom, dalam ilmu kedokteran dan psikologi adalah kumpulan dari beberapa ciri-ciri klinis, tanda-tanda, simtoma, fenomena, atau karakter yang sering muncul bersamaan. Kumpulan ini dapat meyakinkan dokter dalam menegakkan diagnosis. 
Sindrom Down (bahasa Inggris: Down syndrome) merupakan kelainan genetik yang terjadi pada kromosom 21, yang dapat dikenal dengan melihat ciri yang cukup khas. Kelainan yang berdampak pada keterbelakangan pertumbuhan fisik dan mental ini pertama kali dikenal pada tahun 1866 oleh Dr. John Longdon Down. Karena ciri-ciri yang tampak aneh seperti tinggi badan yang relatif pendek, kepala mengecil, hidung yang datar menyerupai orang Mongoloid maka sering juga dikenal dengan mongolisme. Pada tahun 1970an para ahli dari Amerika dan Eropa merevisi nama dari kelainan yang terjadi pada anak tersebut dengan merujuk penemu pertama kali sindrom ini dengan istilah sindrom Down hingga kini. (Sumber  dari Wikipedia).


KELAINAN TRISOMI 21
Manusia memiliki 23 kromosom normal yang semuanya masing-masing bercabang 2, tetapi pada kelainan Down Syndrome disebut trisomi 21, yang artinya”tri’’ = 3, dan kata “somi” = kromosom. Jadi arti trisomi 21 adalah kromosom yang bercabang 3 pada kromosom ke 21. Sehingga pada kromosom normal yang berjumlah 46, pada kelainan DS jumlah kromosom menjadi 47 (lihat gambar di bawah). Pada kasus Down Syndrome, penyandangnya dapat dikenali dari ciri-cirinya sebagai berikut:
–          otot-otot yang lemah
–          wajah datar, dengan mata yang agak miring ke atas serta dahi lebar
–          adanya kantung mata di bawah mata kiri dan kanan
–          mata sipit sebelah (bisa kanan saja, bisa kiri saja) atau sipit keduanya
–          hidung pendek (pesek) di antara kedua mata
–          lipatan kulit bentuk bundar (disebut lipatan epikantus) pada lingkaran luar mata
–          langit-langit dalam mulut yang melengkung tinggi dan lidah tebal dengan mulut kecil (akibatnya mulut bayi menganga dengan lidah menjulur keluar)
–          telinga kecil dan letaknya agak rendah bila ditarik garis mendatar dari sudut mata
–          leher yang lebih lebar atau lebih pendek dari ukuran normal
–          telapak tangan hanya mempunyai satu garis tangan disebut “simian crease” (bisa di satu tangan atau  keduanya), bisa juga tidak terjadi di kedua tangan (normal)
–          jari-jari tangan pendek dan jari kelingking hanya ada dua ruas dan melengkung ke dalam
–          ada jarak lebar antara jempol dan jari yang berdekatan (jempol dan jari telunjuk), baik pada kaki (sandal gap) maupun tangan
–          rambut tipis dan jarang-jarang
Dan gejala-gejala lainnya.


Ke 23 kromosom normal

 
  Kromosom ke 21 bercabang 3 disebut trisomi 21

Garis lurus "simian crease"

Walau hampir di setiap wajah mereka rata-rata mirip atau disebut wajah kembar 1.000, akan tetapi gejala-gejala yang terdapat pada setiap bayi DS tidak sama banyaknya dan jenisnya dengan gejala bayi DS pada bayi lainnya, inilah yang membuat kelainan (bukan penyakit) pada bayi ini disebut “unik”.

Dan belum tentu gejala-gejala semua di atas berada di seorang bayi, bisa jadi hanya 3 atau 4 atau 5 macam gejala saja (atau lebih), semakin sedikit gejalanya artinya gejala down syndrome si bayi disebut minor dan semakin banyak gejala-gejala yang tampak bahkan bisa saja disertai dengan kelainan hormon tiroid atau jantung bocor (sehingga si bayi bisa tampak biru di bagian-bagian tertentu).

SECARA KUANTITAS
Menurut penelitian dipandang dari sisi banyaknya kelahiran bayi DS dari sisi usia ibu di tahun 1987 bahwa banyaknya kelahiran bayi DS adalah semakin tua usia ibu melahirkan maka per 1 bayi di antara sekian ratus atau ribu kelahiran, maka semakin tinggi banyak) kemungkinan bayinya terlahir DS. Dan saat itu masih belum diketahui apa penyebab kromosom ke 21 menjadi bercabang 3. Dan masih validkah hasil penelitian tersebut di tahun-tahun sekarang ini yang usia 22 sd 28 tahun ibu-ibu muda di Indonesia sangat banyak sekali kuantitasnya melahirkan bayi DS di 2013, 2014 dan 2015 ?
Dan apakah sudah ada data penelitian dilakukan untuk pasien ibu-ibu melahirkan terhadap jumlah kelahiran bayi DS di Indonesia tersebut dilakukan di antara 2013 - 2014 ? Wallahu a'lam. Mungkin perlu dilakukan penelitian yang lebih baru lagi akan hal ini.

BAYI DS LAHIR SANGAT BANYAK BUKAN LAGI KARENA KELAINAN KETURUNAN
Nyatanya saat ini sejak tahun 2012, 2013, 2014 dan 2015 ini sangat banyak sekali di berbagai propinsi Indonesia terjadi kelahiran bayi DS dengan usia ibu melahirkan masih relatif sangat muda, yaitu usia 22 sd 29 tahun, padahal mereka adalah pengantin baru yang baru 2 sampai 5 tahun menikah dan ANAK PERTAMA pula. Bahkan diusut dari kedua orang tua, kakek-nenek dari pihak suami dan pihak istri tidak ada yang pernah melahirkan bayi dengan kelainan down syndrome. Artinya kemungkinan karena kelainan genetik akibat keturunan adalah sangat kecil (bisa saja kurang dari 1% atau 2%), bisa jadi 98% atau 99% akibat pola hidup dan pola makan kita,  bahkan sang suamipun (dari pasien-pasien baru) tidaklah seorang perokok sama sekali.

TIDAK USAH SALING MENYALAHKAN
Jadi bagi yang baru saja memiliki bayi terlahir  DS, tidak usah saling menyalahkan suami yang perokok, karena banyak pasien baru kami para suami tidak merokok sama sekalipun tetap saja bayi terlahir DS. Bukan berarti penulis setuju dengan kebiasaan merokok adalah baik, tetap saja (kita sudah tahu) kebiasaan merokok adalah sangat buruk yang dapat menyebabkan banyak penyakit bermacam-macam sakit seperti : kanker, jantung koroner, stroke, abses dan tumor pada tubuh kita.

LAHIR BAYI DOWN SYNDROME 3 TAHUN TERAKHIR SANGAT MENINGKAT
Dengan meningkatnya kendaraan di jalan-jalan yaitu motor-motor dan mobil-mobil, di 10 tahun belakangan ini, mengakibatkan kondisi polusi yang semakin parah dari asap kendaraan bermotor yang terjadi belakangan ini yang kita hirup sehari-hari masuk ke paru-paru dan diedarkan oleh jantung ke dalam darah di seluruh tubuh kita dan ditambah kondisi buruknya makanan saat ini dengan pengawet, perasa, pewarna tekstil, pemanis buatan dan (bisa kita saksikan di acara televisi) minyak jajanan gorengan di jalanan dimasukkan plastik pada minyak untuk menggoreng agar renyah, saos sambal atau saos tomat yang banyak di sekitar kita dibuat dengan bahan yang kurang baik, bakso, siomay, bakso tahu, kecap dan makanan lain ada yang menggunakan boraks, formalin; lumpia yang menggunakan kornet yang telah kadaluarsa. Belum lagi, ada yang melakukan perubahan tanggal kadaluarsa pada makanan biskuit, makanan kalengan bahkan obat-obatan dan lain-lain yang dihapus lalu dibuat (dicetak ulang) dengan tanggal baru, lalu bila makanan-makanan seperti ini semua kita konsumsi secara menahun, segala makanan yang kurang baik ini kita makan sekian belasan tahun, akan merusak hati, ginjal, usus yang tentu saja sedikit banyak akan merusak darah dan DNA (deoxyribose-nucleid acid) kita, yang merupakan bagian dari kromosom. Ditambah lagi bagi Anda ibu hamil yang bekerja mungkin mengalami load (beban kerja tinggi saat hamil) yang semakin memperburuk kondisi darah dan makanan yang sedang dikirim melalui placenta ke janin. Wallahu a'lam.

Contoh :
1. Artikel penyebab rusaknya DNA oleh satu jenis bahan pengawet kimia makanan:
http://santisayekt.blogspot.com/p/info-sehari-hari.html?m=1

2. Jika Anda browsing di google.com dengan mengetikkan pada bagian pencarian dengan kalimat : "dampak negatif minyak tak jenuh merusak DNA", maka akan muncul puluhan situs yang menerangkan tentang hal ini.

3. Jika Anda browsing di google.com dengan mengetikkan pada bagian pencarian dengan kalimat : "dampak negatif pemanis buatan merusak DNA", maka akan muncul puluhan situs yang menerangkan tentang hal ini.

4. Ganti kalimat dengan "dampak negatif MSG merusak DNA"
Maka akan muncul puluhan situs tentang MSG (penyedap masakan) akan merusak DNA kita.

Ini baru 4 macam contoh penyebab rusak DNA di tubuh kita, bila semua hal di atas kita makan sedikit, maka total secara keseluruhan artinya banyak yang dikonsumsi selama hidup kita. DNA dengan kromosom sangatlah berkaitan. Apa kaitan / hubungan DNA dengan kromosom silakan buka link di bawah ini  :
http://kprihatmono.blogspot.com/2015/01/bolehkah-menggugurkan-janin-yang.html

KEMBALI KE POLA HIDUP SEHAT, POLA MAKAN SEHAT DAN GAYA HIDUP SEHAT
Jadi sejak usia muda, selalulah untuk pola hidup sehat (rutin berolahraga), pola makan sehat dan gaya hidup sehat, jangan bergonta-ganti pasangan untuk menghindari penyakit kelamin yang akan merusak kondisi rahim Anda, kestressan load kerja yang tinggi. Jaga emosi (jangan sampai meledak-ledak, apalagi marah-marah meledaknya di kantor dilakukan di depan umum), agar menghindari kacaunya hormon kewanitaan Anda bagi para wanita dan agar tidak terkena penyakit hipertiroid. Juga berhati-hati bagi wanita yang suka memelihara hewan peliharaan, alangkah baik dihindari untuk meminimalisir seperti virus toksoplasma dan rubella. Dan di banyak situs sering kita baca, lebih banyak kalimat "hati-hati wanita usia melahirkan di atas usia 40 tahun" atau bahkan ada yang lebih menulis "sebaiknya tidak hamil di usia di atas usia 40 tahun untuk meminimalisir resiko." Bisa jadi kalimat ini ada benarnya, tapi tahun 2013 dan 2014 dan ke depannya usia mudapun juga sudah memiliki resiko sangat tinggi juga melahirkan bayi Down syndrome, melihat kondisi keadaan paparan polusi, makanan-makanan yang tinggi akan zat yang kurang baik (seperti yang penulis jabarkan di atas, juga kurangi makanan cepat saji atau makanan instan dan gorengan apalagi dengan minyak yang terkontaminasi plastik), yang selalu kita makan sejak usia muda/kecil hingga usia menikah, akibatnya terjadi peningkatan melahirkan bayi down syndrome pada pasangan muda di 2013, 2014 dan  2015.

BANGKIT DAN SEMANGATLAH DEMI BUAH HATI ANDA
Jangan Bapak/Ibu hanya "wait and see", jangan hanya "menunggu dan lihat" saja, sehingga membiarkan saja bayi dengan kelainan DS ini akan bisa tengkurep sendiri di usia 3 atau 4 bulan, lalu akan bisa duduk sendiri (pada usia 7 atau 8 bulan) dan bisa berjalan dengan sendirinya (pada usia 12 sd 14 bulan) seperti layaknya bayi normal, dengan segala kelainan yang terdapat pada bayi bapak/ibu, sangat kecil kemungkinan bisa melakukan hal tersebut di usia dimaksud, bahkan bisa jadi di usia 2 tahun bila tidak dilakukan terapi fisik maka anak menjadi tidak bisa duduk juga, bahkan banyak terjadi di usia 2 hingga 2,5 tahunpun tidak bisa berjalan juga. Akhirnya bapak/ibu baru memulai terapi fisik di usia saat tulang rawan bayi sudah mengeras, tulang-tulang dan otot-otot seperti kaki sudah membesar tapi lemah, lalu kendala berat tubuh bayi saat sudah berat tubuhnya untuk dilakukan terapi fisik seperti akan digendong untuk melakukan gerakan tertentu dan lain-lainnya.

Akhirnya terapi fisik yang baru dimulai di usia yang sudah di atas 2,5 tahun itu akan menyebabkan perkembangan penerimaan kemajuan perbaikan yang terjadi pada tubuh anak sudah menjadi sangat lambat kemajuannya dibandingkan bila terapi fisik untuk perbaikan sel-sel alat-alat tubuh dan syaraf motorik sudah dimulai saat usia bayi sekitar 1 atau 2 atau 3 bulan.

Jangan bersedih dan syok yang berlarut-larut, bukan tidak mungkin selama Anda yakin kepada Allah SWT dan (terlepas dari pemikiran tentang penelitian yang harusnya sangat kecil kemungkinan terjadi pada Anda sebagai ibu yang melahirkan di usia 25, 26 atau 27 tahun, kenyataannya saat ini sudah cukup banyak dan tidak perlu mencari siapa gen orang tua penyebab DS atau bahkan Anda berpikir mungkin karena (anggapan) perkataan menghina orang lain seperti berkata buruk saat hamil, nyatanya walaupun Anda selalu bicara yang baik-baik dan sopan tetap saja ribuan ibu-ibu dalam setahun bisa melahirkan bayi dengan kondisi DS di Indonesia). Saatnya kini mencari jenis terapi awal apakah bagi usia bayi ini yang pertama kali harus dilakukan dan jangan menunda-nunda lagi. Semakin dimulai di usia bayi (di bawah 3 atau  4 bulan) insya Allah semakin baik pengaruh perkembangan yang terjadi dan sangat banyak pengaruh hasil yang didapat untuk percepatan usia bisa duduk dan bisa jalan yang akan dicapai. Begitu pula sebaliknya semakin lambat memulai terapi semakin lambat kemampuan yang akan dicapai dan akan semakin banyak dan semakin lama berbagai terapi yang dibutuhkan nantinya.

BAGAIMANA CARA MENCARI TERAPI DS DAN APA YANG PERLU DIPERHATIKAN
Banyak tulisan di internet jika Anda browsing di google.com jika mengetik "terapi ds" pada bagian search (pencarian), maka akan muncul tulisan, seperti terapi wicara, terapi sensori integrasi, terapi okupasi dan lain-lain.

1. Pertimbangkan dan cari tahu KAPANKAH terapi jenis di atas seharusnya dimulai ?
(Anda bisa konsultasi dengan dokter anak iAnda), dan tanyalah :
Terapi apakah yang PERTAMA harus dimulai bagi usia bayi 1 atau 2 bulan bagi bayi saya ?"

2. Perhatikan subjek pada terapi yang ditemukan, untuk usia BAYI ataukah ANAK ?
Jika disebut "anak", tentu harusnya Anda bisa berpikir dan membaca lebih jauh, usia berapakah tepatnya terapi tersebut dimulai.

3. Kapan jenis-jenis terapi tersebut, yang Anda temukan itu bisa efektif untuk dimulai ?
Perhatikan kata "Bila anak Anda mengalami keterlambatan......" dan seterusnya. Artinya jika anak Anda belum bisa berjalan di usia normal bayi yaitu 12 hingga 15 bulan, artinya mengalami keterlambatan.
Jika anak Anda terlambat bicara yang harusnya sudah bisa bicara "mmm..."mam mam" di usia misalkan 8 atau 9 bulan alangkah baiknya diajari terapi wicara oleh orang tua (ibunya), karena di usia ini kosa kata kemampuan bayi memang masih sangat sedikit, lalu di usia setelah bisa berdiri (mungkin di usia antara 13 bulan sampai dengan 16 bulan, maka barulah Anda memberikan terapi wicara bila masih mengalami keterlambatan bicara.

4. Untuk terapi okupasi, silakan browsing di google.com dengan keyword "kapan terapi okupasi anak down syndrome dimulai ?" Silakan baca arti terapi okupasi http://id.wikipedia.org/wiki/Terapi_okupasi
Dan di situs lain tertulis:
Terapi Okupasi, berfungsi untuk melatih anak down syndrom dalam hal kemandirian, kognitif/pemahaman, kemampuan sensorik dan motorik, mengembangkan kekuatan dan koordinasi dengan atau tanpa menggunakan alat. Dengan terapi ini, diharapkan Penderita Down Syndrom tidak tergantung pada orang lain untuk hal-hal kecil.
Artinya ditujukan pada usia anak (bukan bayi) dan bisa jadi dimulai usia 1 tahun atau 1,5 tahun ke atas (tergantung kondisi kecepatan kapan si bayi mulai bisa jalan yang bisa berbeda pada setiap bayi, baru kemudian terapi terapi wicara, terapi okupasi dan terapi sensori integrasi dan terapi okupasi).

Pertanyaannya sekarang :
-Apakah terapi di atas akan membuat lega fisik saluran pernafasan ?
-Apakah terapi-terapi tersebut di atas dapat memperbaiki dan memperbagus wajah DS- nya menjadi tidak lagi (sangat mudah dikenali) berwajah DS hingga dewasanya ?
-Apakah terapi di atas dapat membuat hilangnya kantung mata yang tebal di bawah mata ?
-Apakah terapi di luaran bisa sampai ke (bukaan kelopak) mata bayi menjadi lebih lebar, sehingga tidak (terlalu) sipit pada anak DS umumnya ?

Tetapi jika jawaban terhadap pertanyaan di atas adalah TIDAK, mengapa Anda tidak melakukan terapi perbaikan fisik jaringan dalam agar terperbaiki segala dari dalam terlebih dahulu termasuk perubahan wajah agar si anak menjadi tidak minder saat usia TK atau sekolah dasar, karena jika kita dapat mengubah wajah semaksimal mungkin maka akan sangat berpengaruh baik pada peningkatan kecerdasan EQ (Emotional Quotient), yaitu kecerdasan yang akan meningkat salah satunya disebabkan oleh bermain bersama teman seusianya, berinteraksi sesamanya di TK atau SD.

USIA TERBAIK IKUT FISIOTERAPI KAMI
Jika ingin agar mata bayi DS bapak/ibu lebih besar bukaan kelopak matanya (tidak sipit), tidak berkantung mata, gelambir di leher belakang segera menipis, leher tidak (terlalu pendek), pipi tidak turun menggelambir, segera hubungi penulis. Semakin cepat di usia bawah 6 bukan semakin baik, hasil maksimal terbaik adalah ikut fisioterapi kami usia 1 bulan, 2 bulan atau 3 bulan.

MEMULAI TERAPI UNTUK FISIK DI USIA BAYI 1 BULAN HINGGA 7 BULAN
Masa bayi adalah masa pertumbuhan awal yang sangat baik untuk terapi perkembangan fisik, seperti mata dan seluruh bagiannya di usia sebelum 7 bulan harus sudah "beres" dikerjakan. Perkembangan alat-alat dalam dada seperti esofagus adalah sebaiknya di usia 1 bulan hingga 4 bulan, sehingga tangisan anak menjadi panjang (tidak tercekat-cekat). Perkembangan pinggul untuk kemampuan duduk haruslah dikerjakan lebih dahulu di usia antara 3 bulan hingga 7 bulan. 
Pada terapi kami, untuk bayi DS sebaiknya didahului dan memulainya dengan terapi yang memperbaiki fisik jaringan dalam (alat-alat tubuh) yang menyeluruh, seperti tertulis tujuan terapi kami dengan metoda dzikir dan cloning di bawah ini.

TUJUAN TERAPI FISIK
Atas seizin Allah terapi awal bayi DS adalah yang berhubungan dengan perbaikan alat-alat tubuh, wajah dan syaraf motorik kasar. Yang ditujukan ke:
-terapi fisik untuk perbagusan wajah
-terapi fisik untuk mata
-terapi fisik untuk kantung mata
-terapi fisik untuk lipatan di sekitar mata (epikantus)
-terapi fisik untuk bagian esofagus
-terapi fisik untuk kekuatan agar bayi bisa tengkurap
-terapi fisik agar bayi mulai bisa tengkurap lalu kepala mendongak ke atas
-terapi fisik agar bayi bisa semakin sering (aktif) tengkurap sendiri dan berputar ke sana kemari
-terapi fisik penguatan pinggul agar bisa duduk sendiri
-terapi agar bayi bisa merangkak (artinya kekuatan otot di kaki, dengkul dan pinggul)
-dan lain-lain yang dominan berhubungan dengan motorik kasar di 12 bulan pertama usia bayi dengan tujuan agar bayi bisa jalan.

“Sekecil apapun kemajuan yang mereka lakukan, hal tersebut sangat berarti dan menjadi kebanggaan kami”  - Prita Kemal Gani, orangtua anak berkebutuhan khusus

Terapi sebaiknya di usia sedini mugkin:
http://kprihatmono.blogspot.com/2015/01/mulailah-terapi-ds-sedini-mungkin-saat.html

Kisah nyata pasien kami:
http://kprihatmono.blogspot.com/2014/10/seorang-ibu-jakarta-barat-mukzizat-nya.html?m=1

http://kprihatmono.blogspot.com/2014/09/karunia-allah-pada-anak-perempuanku-1.html?m=1

http://kprihatmono.blogspot.com/2014/05/kami-mendapat-kabar-gembira-tentang.html?m=1

Silakan membaca link situs di bawah ini sedikit banyak mudah-mudahan dapat memberi semangat untuk Anda para orang tua yang baru melahirkan bayi dengan suspect DS.
http://care2downsyndrome.blogdetik.com/category/share/

SEGERA HUBUNGI KAMI
Bagi orang tua (ibu) yang baru saja melahirkan bayi dengan DS janganlah berkecil hati, sabar dan ikhlas menerima, pasti ada hikmah di segala kejadian. Segeralah menghubungi kami untuk terapi fisik bayi Anda dengan metode terapi rohani (zikir) dan cloning. Akan kami jelaskan perkembangan-perkembangan bagus di setiap minggunya dan bulannya terhadap banyak pasien kami, hingga perubahan wajah sehingga tidak lagi disebut wajah kembar seribu dan perkembangan fisik yang sangat baik. Dari hasil perkembangan yang terjadi pada poin-poin di TUJUAN TERAPI FISIK di atas yang didapat para bayi, semua hasil terbaik kembali tergantung kondisi bayi Anda dan juga kepada niat, zikiran, do'a, keyakinan yang tinggi dan cinta kasih sayang Anda terhadap buah hati. Kami mendapat kabar dari para orang tua yang terapi dengan kami bahwa pada saat imunisasi bulanan dokter-dokter banyak yang heran dengan perkembangan perubahan wajah, dan segala yang harusnya pada kelainan seperti ini sang bayi belum bisa melakukan itu semua.

SARAN AGAR HASIL MAKSIMAL
Mengingat bayi ini baru memiliki imun yang masih lemah, sehingga pada usia di bawah 10 bulan pertama, harap mengurangi bepergian bila tidak untuk keperluan yang sangat urgent, seperti imunisasi (atau berobat lainnya) dan menjemur bayi untuk kena matahari pagi. Dan pada saat masa-masa terapi agar selalu mengikuti saran-saran yang kami berikan, untuk kemajuan dan perbaikan semaksimal mungkin demi buah hati Anda.
Menurut pengalaman kami bertahun-tahun, karena bila suka diajak bepergian (jalan-jalan) di usia sebelum 10 bulan yang memang belum kuat antibodinya, bisa menyebabkan kondisi kelelahan (capek) yang bisa membuat si bayi esoknya menjadi demam (panas), lalu akan membuat berat badannya turun karena asupan makanan saat sakit menjadi agak terganggu (susah masuk/rewel). Dan jauhi si bayi dari orang-orang (kakaknya bagi yang telah memiliki kakak/abang) di sekitarnya yang sedang memiliki penyakit menular seperti pilek atau flu.

TIDAK ADA YANG TIDAK MUNGKIN BAGI ALLAH SWT WALAU TERHADAP KELAINAN
Jangan lupa bagi yang percaya kepada Allah, karunia perbaikan yang terjadi di luar nalar manusia dan di luar literatur medis bisa terjadi, tidak ada yang mustahil bagi Allah SWT dengan ke-Maha KuasaNya terhadap kelainan sekalipun. Semoga tulisan ini bermanfaat khususnya  bagi Anda yang baru melahirkan bayi dengan kondisi trisomi 21. Dengan paham urutan terapi DS yang tepat semoga efektif bagi perkembangan bayi Anda, sehingga insya Allah didapat hasil terbaik semaksimal mungkin.
http://kprihatmono.blogspot.com/2014/05/kami-mendapat-kabar-gembira-tentang.html

YANG KAMI BERIKAN ADALAH SOLUSI:
Dan kami memberikan solusi terapi menghilangkan suara grok-grok bila bayi Anda pilek (area jabodetabek):
http://kprihatmono.blogspot.com/2015/02/solusi-suara-grok-grok-bayi-down.html

Banyak situs internet dikupas tentang tulisan anak down syndrome dan mengatakan tidak ada terapi yang efektif untuk anak DS, padahal bisa saja orang ini tidak (belum) mengerti tentang bagaimana menterapi bayi atau anak DS, bahkan bisa saja hanya copy-paste saja tanpa tahu cara terapi dan kapan memulai tahapan terapi. Bukan maksud penulis adalah yang tidak mengerti tentang DS tidak usah menulis tentang DS, tapi usahakan untuk membesarkan hati para orang tua ini dan langkah-langkah nyata seperti apa yang harus dilalui pada tahapan usia awal hingga 1 atau 1,5 tahun apa dahulu yang harus diperbaiki, jadi urutan berdasarkan perkembangan usia bayilah sambil melihat perkembangan kemajuannya yang harus diperhatikan. Tapi kenyataan pada artikel yang dibuat sangat jarang yang menulis solusi kapan dimulai terapi seperti TW, OT dan SI dimulai pada usia bayi berapa tahun (bulan), dikarenakan dari sumber yang ditulis memang tidak tertera kapan memulai jenis terapi tersebut bisa diberikan bagi bayi atau anak penyandang down syndrome, bahkan tidak memberi semangat untuk membesarkan hati para orang tua pemilik bayi down syndrome yang baru dilahirkan pada artikelnya.

Dengan kata lain banyak situs menulis ketidak jelasan pada usia berapa bayi down syndrome dilakukan jenis terapi dimaksud, bahkan juga banyak yang menulis hanya ciri-ciri saja tanpa solusi, padahal penjabaran yang sangat banyak itu memang sangat memberi informasi tapi di lain sisi justru semakin membuat syok dan down si ibu dan ayah bayi yang baru memiliki bayi ini padahal usia mereka baru 22 sd 28 tahun akibat tulisan tanpa solusi itu (akan terapi jenis apa yang harus diikuti terlebih dahulu setelah kelahirannya). Bahkan banyak kedua orang tua  ini baru saja menikah sekitar 1 setengah atau 2 tahun. Sedangkan kami insya Allah memberikan terapi awal sedini mungkin untuk fisik dan syaraf motorik kasar yaitu yang ke semua secara menyeluruh meliputi: perubahan wajah, kemampuan tengkurap hingga mendongakkan kepala, duduk (bahkan) hingga bisa berjalan bayi Anda, semua kami kembalikan kepada kedua orang tua. Untuk jantung bocor ada baiknya tetap memeriksakan ke rumah sakit, karena harus mengetahui di mana posisi bocornya.

Semoga bermanfaat untuk Anda.
*) Tulisan ini  bersambung ke link di bawah ini :
http://kprihatmono.blogspot.com/2015/06/lanjutan-jangan-wait-and-see-bila-bayi.html?m=1

Penulis,
Drs. R. Kurniawan Prihatmono
HP: 081386837511
Harap SMS lebih dahulu



Senin, 09 Februari 2015

kprihatmono.blogspot.com Mencapai 4 Tahun Penayangan-Terapi-Sindrome-Down

Kepada semua para pembaca yang baik,
Khususnya kepada orang tua pasien
di manapun berada.

Alhamdulillah penulis panjatkan kepada Allah SWT,
Blogspot http://kprihatmono.blogspot.com bulan ini telah mencapai 4 tahun penayangan. Sejak perjalanan hidup penulis di 2 tahun belakangan ini yang sebelumnya penulis masih aktif bekerja sebagai IT komputer maintenance jaringan dan mungkin karena kehendak Allah SWT, akhirnya penulis suka menulis dan meliput acara-acara di berbagai pameran computer, meliput pengajian akbar di masjid-masjid, acara motivasi Ippho Santosa dan lain-lain di Jakarta. Sampai akhirnya menemukan bisnis herbal K-Link dan mengikuti seminar-seminar kesehatan dari 2011 -2013 dengan para pembicara-pembicara di kesehatan yang dipresentasikan adalah para dokter-dokter. Dan penulis sempat berlatih ikut berbagai  materi menjadi seorang presenter. Alhamdulillah segala lika-liku hidup perjalanan ini ternyata membuat hikmah tak terhingga di 2015, sehingga kenal dengan berbagai keluarga-keluarga baru di banyak propinsi tanah air Indonesia.



HEALTH CONSULTANT (KONSULTAN KESEHATAN)
Saat ini (setelah penulis sejak 2011 telah menjadi Health Consultant) dan alhamdulillah ada sedikit kemampuan yang mungkin Allah SWT anugrahkan kepada penulis untuk menterapi dan  mengobati orang yang sakit, dan singkatnya bertemulah kami dan karena kami satu visi (saya terapis untuk pasien laki-laki (sejak 2012 hingga sekarang) dan istri yang seorang penterapis khususnya penyakit untuk pasien medis wanita dan anak (sudah sekitar 11 tahun) dan khususnya penterapi kelainan Down Syndrome sudah 7,5 tahun hampir 8 tahun dan rata-rata semua dengan hasil yang sangat baik.

Selama 2 tahun terakhir penulis berkunjung bersama berdua ke rumah-rumah pasien Down Syndrome (DS) atau dalam bahasa Indonesia Sindrom Down (SD), sangat banyak kejadian keajaiban akan karunia Allah SWT terhadap membaiknya kondisi para pasien dan semoga segala kejadian menjadi pengalaman hidup yang meningkatkan spiritual penulis saat ini dan ke depannya. Aamiin.


MENJADI KONSULTAN DOWN SYNDROME
Sejak 2014 pertengahan lalu, sungguh luar biasa kejadian demi kejadian yang penulis rasakan selama mengikuti perkembangan terapi yang dilakukan oleh istri terhadap banyaknya panggilan-panggilan untuk menterapipasien bayi-bayi down syndrome, yang sebelumnya penulis menerima puluhan sms dan telepon dan menerangkan kepada para orang tua sejak pertama kali kami kunjungan. Lalu kami diundang untuk melihat kondisi (bayi) pasien dan penulis memulai presentasi di depan orang tua yang baru saja (2 minggu atau sebulan) melahirkan anak yang terlahir dengan down syndrome penuh linangan air mata dari para ibu yang penulis presentasikan tentang berbagai foto-foto bayi-bayi DS yang membaik kondisinya, seperti:
-berubah wajahnya menjadi tidak kembar 1.000 (jauh dari sebutan wajah kembar 1.000)
-sipit matanya yang berubah menjadi belok (sama besar kiri dan kanan)
-yang semula sipit ke dua matanya menjadi belok keduanya menjadi mata bayi normal
-semula ada lipatan epikantus dan kantung mata bisa menjadi hilang dan lipatan epikantus bukan tidak mungkin menjadi hilang dan kantung mata juga hilang (banyak bayi-bayi yang telah berhasil sebagai bukti bisa kami presentasikan tentang perubahan wajah dan mata ini)
-pesek hidung antara mata yang kemudian timbul tulang hidung antara mata kiri & kanan
-suara tangisan yang semula tidak ada menjadi ada
-suara tangisan yang seperti tercekat menjadi panjang layaknya tangisan bayi normal
-yang semula tidak mau minum susu bahkan air, lalu menjadi mau minum susu
-yang semula minum susu hanya di 400 cc / hari, lalu meningkatnya (dalam ratusan cc) minum susu di keseharian (bahkan mencapai 800 cc )
-semula ada jantung bocor menjadi menutup
-semula menangis sampai kulit biru menjadi tidak ada biru lagi
-pipi yang menjadi bagus
-usia 3 bulan yang sudah bisa tengkurap dan mendongakkan kepala
-usia 4 bulan yang tengkurapnya makin aktif (lasak/aktif ke sana ke mari)
-berat badan yang terus bertambah seiring waktu dari bulan ke bulan
-usia 7,5 bulan yang akhirnya sang bayi sudah bisa duduk sendiri
-bahkan dengan membaca kisah nyata di atas hingga pasien yang sudah masuk seiilah reguler di usia 7 tahun dan Pra TK/TK Paud silakan dibaca pada link di atas
-dan perkembangan baik lain-lainnya yang semuanya penuh rasa bahagia dan penuh syukur kepada Allah karena buah hatinya mengalami perbaikan yang sangat bagus dari minggu ke minggu, dari bulan ke bulan.


TERAPI PADA USIA KEEMAAAN BAYI MAKA HASIL PERKEMBANGAN TERBAIK
Alangkah baiknya terapi DS yang tepat dilakukan adalah dimulai saat usia bayi sekitar 1 bulan, sehingga segala asupan nutrisi akan dimohonkan kepada Allah agar menjadi sel-sel yang seharusnya seperti diterima oleh tubuh layaknya bayi normal. Yang ke semua itu lambat laun (usia inilah perkembangan paling cepat) akan menjadikan energi baru (seperti meningkatnya minum susu) dan menjadikannya insya Allah terisi sel-sel yang kosong di segala bagian tubuhnya dan menjadikannya bayi yang sehat sebaik mungkin. Yang bahkan para dokter melihat perkembangan ini semua (saat dibawa imunisasi) mengatakan harusnya bayi dengan kelainan ini belum bisa melakukan ini semua (maksudnya kemajuan perkembangan yang penulis tulis di atas).

KARUNIA ALLAH SWT TIDAK ADA YANG TIDAK MUNGKIN 
SEKALIPUN TERHADAP KELAINAN
Itulah yang terjadi bila Allah berkehendak tidak ada yang mustahil bagi-Nya untuk memberikan karunia kemukzizatan perkembangan baik kepada tubuh dan alat-alat tubuh bayi, asalkan kita yakin dan percaya kepada Allah SWT. Lakukan dan mari kita mulai sedini mungkin (sebelum) SAAT USIA BAYI 1 BULAN, sebelum menjadi terlambat) dikarena ada masa-masa keemasan bayi (GOLDEN AGE) untuk syaraf-syaraf mata perkembangan terbesar antara 1 bulan hingga 9 bulan, wajah antara 2 bulan hingga 1 tahun dan perkembangan otak di masa sebelum 1 bulan hingga usia 3 tahun yang terjadi peningkatan 80% sehingga sangat pesat-pesatnya di usia ini. Dan semua ini saling keterkaitan yang harus dikerjakan dalam waktu bersamaan mengejar masa-masa perkembangan (yang tertinggi) dan tercepat itu semua. Sedangkan bila telah lewat masa keemasan ini, maka perkembangan terapi menjadi agak lebih lambat membaiknya yang bisa saja memakan waktu bertahun-tahun bila baru memulai terapi di usia 3 tahun ke atas dibandingkan memulai sejak usia bayi yaitu sudah memulai terapi dengan terapi kami sejak usis di bawah 3 bulan.

Dan perkembangan-perkembangan bagus lainnya tidak penulis sebutkan secara detil yang sangat banyak termasuk perkembangan asupan nutrisi (susu dan asi) yang sangat meningkat cukup baik. Semua boleh terjadi karena kuasa dan karunia dari Allah SWT.

IKUT MENETESKAN AIR MATA
Sehingga penulis pun yang memberi semangat sambil menerangkan presentasi itupun terkadang ikut menitikkan air mata, karena ikut merasakan rasa sedih dan semangat yang timbul kembali yang dirasakan para orang tua yang tentu saja mengharapkan sang buah hatinya ingin sembuh dari kelainannya dengan menjalani terapi dengan istri penulis yang tentunya juga mengharap hasil sebaik dan semaksimal mungkin, seperti bayi-bayi yang telah menjalani terapi kami.

Sungguh di setiap minggunya dari hari ke hari ada saja foto dan info perkembangan baik dari berbagai pasien yang ada di berbagai daerah se-Jakarta (Tebet, Cilangkap), Kebon Jeruk, Kab. Bogor, Bekasi Barat, Cengkareng, Depok, Kelapa Dua, Lampung, Bengkulu, Mataram (Lombok), Pacitan dan lain-lain. Yang sering juga penulis mengucap syukur dan menerima laporan perkembangan-perkembangan baik tersebut ikut terharu dan bahagia mendengarnya. Yang tak lupa selalu apapun perkembangan penulis bersyukur kepada Allah SWT atas segala kemajuan yang diberikan-Nya.

Silakan membaca postingan di bawah ini:
http://kprihatmono.blogspot.com/2015/01/mulailah-terapi-ds-sedini-mungkin-saat.html

http://kprihatmono.blogspot.com/2014/10/seorang-ibu-jakarta-barat-mukzizat-nya.html?m=1

http://kprihatmono.blogspot.com/2014/09/karunia-allah-pada-anak-perempuanku-1.html?m=1

http://kprihatmono.blogspot.com/2014/05/kami-mendapat-kabar-gembira-tentang.html?m=1

http://kprihatmono.blogspot.com/2015/01/bolehkah-menggugurkan-janin-yang.html

Semoga segala kemajuan dan perkembangan baik yang telah terjadi dan segala perbaikan yang insya Allah akan terjadi di kedepannya menjadikan diri kita menjadi seorang hamba yang pandai bersyukur dan segala hikmah tentu ada di balik semua ini. Dan semoga dengan kesabaran dan keikhlasan ibu dan bapak sekalian terhadap ikhtiar demi sang buah hati mendapat keridhoan dari Allah SWT. Aamiin.

MASUK SEKOLAH REGULER
Juga kepada para orang tua yang telah lebih dahulu membaik anaknya dan masuk sekolah reguler (sekolah umum) yang telah bersedia menerima link dan berbagi pin bbm (black berry messenger), penulis ucapkan banyak terima kasih, karena langsung atau tidak hal ini menambah semangat dan memotivasi bagi para orang tua pasien baru kami. Dengan telah turut serta membahagiakan orang lain, semoga mendapat balasan kebaikan dari Allah SWT. Aamiin.

BUKTI  PERTEMANAN ANTAR ORANG TUA PASIEN
Banyak tulisan di internet yang menjelaskan tentang DS, mulai dari definisi kromosom pada trisomi 21, penemu DS, ciri dan segala macam gejala anak DS, dan lain-lain teori dan segala macam buku yang merujuk tentang DS sebagai literatur, tapi jarang ditemukan di sana diberitakan kesaksian dan kisah nyata dan izin pertemanan (bbm atau whatsapp) antara pasien baru kepada para orang tua pasien lama yang anaknya telah sangat membaik atau telah sekolah di sekolah reguler seperti yang kami tawarkan kepada Anda sebagai bukti terapi kami.

Harapan selalu ada:
http://kprihatmono.blogspot.com/2015/01/mulailah-terapi-ds-sedini-mungkin-saat.html?m=1

Bagi Anda yang baru saja memiliki (melahirkan) bayi sindrom down atau down syndrome di mana saja berada di Indonesia, harap menghubungi segera mungkin. Insya Allah bagi mereka yang percaya akan kekuasaan Allah, tidak ada yang mustahil.

Semoga tulisan ini bermanfaat khususnya bagi para orang tua yang baru saja melahirkan dan memiliki bayi dengan terlahir DS. Janganlah hanya berpasrah diri saja dengan kondisi buah hati Anda dengan DS-nya hingga dewasa (jangan lupa usia dini bayi adalah MASA USIA KEEMASAN PERKEMBANGAN WAJAH DAN OTAK BAYI) segeralah di usia terbaik melalui terapi zikir dan cloning kami. Insya Allah dengan yakin dan percaya penuh kepada Allah SWT bahwa karunia bisa terjadi pada buah hati Anda dengan disertai kesabaran dan ikhlas menerima. Insya Allah selalu bermohon agar yang terbaiklah yang diberikan Allah kepada anak Anda. Aamiin ya rabbal alamin.


Penulis,
Drs. R. Kurniawan Prihatmono
HP 081386837511
(Harap SMS terlebih dahulu)
*Cloning : mengcopy DNA sesuai dengan induknya

Jumat, 23 Januari 2015

Mulailah Treatnent Bayi Down Syndrome Sedini Mungkin Saat Masih Bayi

Menjadi ibu adalah suatu kebahagiaan yang sangat membuat suka cita begitu sang buah hati lahir dengan selamat. Akan tetapi.......tanpa diduga beberapa hari kemudian, mungkin ibu masih dalam kondisi (maaf : nifas) di rumah sakit, datanglah pemberitahuan dari dokter rumah sakit yang masih di tempat ibu melahirkan bahwa sang buah hati dinyatakan suspect Down Syndrome (DS). Serasa hati hancur....serasa bumi runtuh, syok...bahkan tidak jarang hingga suami dan istri tidak bisa bekerja dan tidak ada semangat hidup, tidak ada rasa untuk makan. Ketahuilah ibu, siapapun akan hancur dan syok perasaan mendapat kabar dari dokter atau rumah sakit bahwa anak ibu setelah beberapa hari dilahirkan ternyata dinyatakan DS.

Apa itu down syndrome:
http://kprihatmono.blogspot.com/2012/10/kromosom-ke-21-bercabang-3-penyebab.html?m=0



Jangan menyerah jangan menyerah tetap semangat.

KONSEP BERSYUKUR
Apapun kondisi anak kita, syukurilah
Bukan berarti Allah tidak mencintai kita
Tapi bisa jadi sedang menguji kita
Bisa jadi Allah sedang melatih kita
Melatih menjadi ayah dan ibu yang (super) sabar dan ikhlas
Seberapa sayang dan cinta akan buah hati kita
Seberapa kuat dan sabar akan penerimaan kondisi ini
Allah SWT akan selalu membuat hikmah di setiap kejadian
Dan tak ada kejadian yang sia-sia
Selalu ada hikmah di setiap kejadian apapun itu
Bisa jadi hikmah baru akan diketahui 3 bulan atau 6 bulan atau 1 tahun ke depan
Bisa beberapa hari kemudian ibupun sudah tahu ada apa di balik ini semua
Bisa jadi balasan kesabaran itu adalah surga akan ibu dapatkan kelak (aamiin)
Jangan menyerah.....jangan menyerah
Hidup harus terus berjalan
Berikan kasih sayang yang tinggi untuk sang buah hati
Lakukan yang terbaik, jadi tidak cukup dengan hanya bersyukur lalu pasrah, tapi perbaikilah, karena konsep lebih bersyukur memiliki bayi sakit, bayi kelainan adalah bagaimana ikhtiar maksimal untuk memperbaikinya sehingga kondisinya jauh lebih baik. Ingat: bukan merubahnya, tapi menjadikan kondisi tubuh, wajah, tangan, kaki dan tumbuh kembangnya menjadi lebih baik, baik itu untuk kesehatannya dan kemandirian, dan rasa Percaya Diri (PD) serta kecerasannya. 

Ucapkanlah :
"Aku menyayangimu dan mencintaimu sayang, apapun kondisimu nak
ibu akan berusaha melakukan yang terbaik untukmu
terima kasih ya Allah akan apa yang telah Kau berikan kepada-Ku
semoga ini menjadikan diriku menjadi hamba-Mu yang sabar dan Kau ridhoi."


Tak ada manusia yang terlahir sempurna
jangan kau sesali segala yang telah terjadi

kita pasti pernah dapatkan cobaan yang berat
seakan hidup ini tak ada artinya lagi


syukuri apa yang ada hidup adalah anugerah
tetap jalani hidup ini melakukan yang terbaik

tak ada manusia yang terlahir sempurna
jangan kau sesali segala yang telah terjadi


Tuhan pasti kan menunjukkan kebesaran dan kuasanya
bagi hambanya yang sabar dan tak kenal putus asa  


Sungguh indah akan untaian bait-baik dari kelompok DMasiv, yang sungguh indah menyentuh hati.

Januari 2015 ini cukup banyak yang sms dan menelpon penulis, seperti dari: Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Mataram.
Mereka ini setelah membaca dan menghubungi HP penulis, lalu menjelaskan dengan penulis segala sesuatunya. Ibu sekalian dapat berteman dengan para orang tua pasien-pasien kami yang anaknya telah membaik dan telah bersekolah di sekolah umum (reguler) maupun yang sedang proses terapi beberapa bulan. Sehingga bisa saling sharing (berbagi) dan bertanya melalui link bbm (black berry messenger) ataupun bertelepon ke kantor masing-masing berada untuk saling memastikan.

Wajar ibu dan bapak sekalian menanyakan apakah terapi ini benar atau tidak, tapi karena keMaha Kuasaan Allah jauh dari yang namanya hal yang yang disangkakan tidak benar, karena perjalanan fisioterapi kami (istri lakukan) sudah jalan 7,5 tahun menjelang 8 tahun di tahun 2015 ini bisa saya presentasikan berbagai foto perkembangan bayi dari minggu ke minggu dan bulan ke bulan hingga selesai terapi dengan berbagai gejala DS pada bayi yang masing-masing tidak sama atau "unik". Dan dengan berbagai orang tua yang kami tidak kenal sebelumnya yang anak-anak mereka telah banyak mengalami keajaiban yang semula mereka kurang yakin, tapi berusaha yakin setelah saya presentasi dengan PowerPoint dan 4 metode gabungan terapi kami. 

Dan para orang tua calon pasien dipersilakan berkomunikasi dengan para orang tya yang anaknya telah mengalami kondisi sangat baik anak mereka. 

Ahamdulillah orang tua pasien kami ada yang bekerja di bank seperti BNI, perawat di rumah sakit dan lain-lain yang telah mulai terlihat berubah buah hatinya seperti meningkatnya minum susu yang semula hanya 400cc lalu beberapa kali terapi menjadi antara 700cc / hari hingga 800cc / hari, tebal di pelupuk dan kelopak mata mengempes, munculnya tulang di atas hidung antar mata yang muncul sehingga wajah sudah berubah dan jauh dari sebutan '"wajah kembar 1000 DS". Hingga setelah sekian bulan terapi akhirnya masuk ke saat belajar duduk dan titah-titah anaknya tidak mengalami kesulitan, sehingga tidak jauh berbeda layaknya mengajari bayi normal untuk duduk.

Pertanyaan yang sering dilontarkan adalah
"Kapan perbaikan tersebut terlihat ?" 
Menanggapi pertanyaan tersebut sebenarnya seperti kita menanyakan kepada Allah kapan ya Allah anak saat anak saya mulai membaik. Harap disadari terapi tidak sama dengan operasi, yang sebuah organ tubuh rusak lalu diganti dengan yang bagus lalu beberapa hari kemudian beres, dan terapi bukanlah sebuah perbaikan instan. Terapi butuh proses panjang dan latihan. Semua akan terjawab dan terlihat bagi mereka yang hamba-Nya yang penuh kesabaran dan tidak memohon dikabulkan dengan menanyakan kapannya, karena ada adab dalam berdo'a yaitu janganlah memohon dikabulkan do'a dengan tergesa-gesa. Allah Maha Mengetahui apa yang ada di hati setiap hamba-Nya. Dan Maha Pemberi kapan do'a hamba-Nya akan mengabulkan do'anya.

Atau "Seberapa sembuhnya anak saya nantinya ?"
Kembali pertanyaan tersebut sebenarnya seperti kita menanyakan kepada Allah terhadap kami sebagai penterapinya akan berapakah yang Allah akan perbaiki terhadap anak bapak dan ibu sekalian.

Boleh jadi logika berpikir Bapak/Ibu sangat tinggi, tapi ke-Maha Kuasaan Allah tetap jauh di luar nalar logika pemikiran manusia, bahkan banyak pasien DS kami yang selalu setiap bulan imunisasi bulanan, maka dari bulan ke bulan sang dokternnyapun sampai terheran-heran lalu bertanya : "Kok bisa bagus begini, diapain ?" JANGAN LUPA, selain ketinggian logika dan ilmu medis masih ada karunia Allah. Jika Allah berkendak seperti kita ketahui semua dengan kalimat Allah yaitu "..kun fayakun" yang artinya ". Terjadi maka terjadilah". Bayi Bapak/Ibu dengan niat do'a dan dzikiran Anda yang khusyu' mendapat karunia perbaikan dari Allah. Tidak ada yang mustahil bagi-Nya.

Penulis hanya bisa menjawab: Semua kembali kepada keyakinan serta kualitas niat, do'a dan dzikiran bapak ibu sekalian dan kekhusyu'an terlibatnya ibu dan bapak sekalian dalam fisioterapi ini. Karena bila anak ibu perempuan ada saatnya ibu melakukan teknik tertentu dengan cinta kasih sayang kepada anak ibu pada saat proses terapi dan juga akan kami bimbing ayahnya jika sang anak adalah laki-laki saat terapi tertentu yang semua saat proses itu berlangsung dengan percaya dan keyakinan penuh sambil memohon akan dikabulkan Allah segala fokus bapak dan ibu sekalian. Tentu saja bayi tidak hanya di-do'akan saja, tentu ada berbagai latihan-latihan fisik. Bahkan pada metode kami ditambahkan urut pada bagian tertentu agar otot & sendi bayi yang lemah (letoi) ceoat kuat.

(Maaf bukan menggurui) Dengan terjadinya berkali-kali rasa akan kepekaan di atas, semoga bapak ibu sekalian merasakan tingkat kepekaan dan permohonan yang tinggi bagaimana "rasa" sebuah kekhusyu'an do'a akan dikabulkan di setiap terapi kami. Semoga dengan lahirnya anak ini menjadikan ibu dan bapak menjadikan jalan semakin dekat dengan Allah SWT di keseharian dalam do'a-do'a ibu dan bapak sekalian.

Ingatlah : "Sesungguhnya Allah berkata: "Aku sesuai prasangka hamba-Ku (Allah) pada-Ku dan Aku bersamanya apabila ia memohon kepada-Ku." (Hadits Riwayat Muslim).

Jika ibu dan bapak sekalian :
* kurang yakin akan perbaikan buah hati ibu dan kerasnya hati dan prasangka tidak  tidak membaik, bisa jadi itulah yang akan Allah berikan kepada (bayi) bapak/ibu ==> karena INIPUN BENAR (prasangka negatif).

** Tapi jika prasangka baik kepada Allah dan dengan keyakinan yang tinggi dan dengan cinta kasih sayang yang tinggi melakukan dzikiran (do'a) dengan kualitas baik dan percaya metode gabungan kami yang salah satunya dengan teknik fisioterapi rohani ini ke organ dalamnya, maka insya Allah segala perbaikan segala DS buah hati ibu dikabulkan Allah SWT ==> karena INIPUN BENAR (prasangka positif).

Bagi yang percaya dan kasih sayang yang tinggi dengan buah hati ibu, sebaik apapun yang diberikan Allah selalu syukuri, karena bukan semata-mata demi perbaikan buah hati ibu yang terjadi, tapi kepekaan rasa ibu akan menjadi tinggi setelah melalui proses terapi kami. Yang insya Allah berguna di dalam kehidupan ibu dan bapak sekalian di kedepannya. Aamiin ya rabbal alamin.

Bagi yang memiliki bayi terlahir dengan down syndrome, selagi anak masih usia 0 tahun, atau baru dalam hitungan bulan, segeralah menghubungi penulis. Janganlah menunggu hingga usia 2 tahun lebih, walau masih juga dipersilakan bagi yang sudah batita (bawah tiga tahun), karena seluruh bagian sekitar mata akan sudah mengeras (kondisi tetap saat usia 1 tahun). Insya Allah kami berusaha sebaik mungkin kita sama-sama berjuang untuk anak ibu sekalian.

Banyak tulisan di internet yang menjelaskan tentang DS, mulai dari definisi kromosom pada trisomi 21, penemu DS, ciri dan segala macam gejala anak DS, dan lain-lain teori dan segala macam buku yang merujuk tentang DS sebagai literatur, tapi jarang ditemukan di sana diberitakan kesaksian dan kisah nyata dan izin pertemanan (bbm atau whatsapp) antara pasien baru kepada para orang tua pasien lama yang anaknya telah sangat membaik atau telah sekolah di sekolah reguler seperti yang kami tawarkan kepada Bapak/Ibu sebagai bukti terapi kami. Bahkan ciri-cirinya (seperti mata sipit, kantung mata, pipi yang lebar di bagian bawah, tebal lipatan di tengkuk dan lain-lain) tidak ada dijelaskan sama sekali bisa diperbaiki atau tidaknya. Dan tidak dijelaskan pula tentunya alasan mengapa ciri-ciri penampilan luar itu sebaiknya harus diperbaiki.

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk Anda khususnya Anda orang tua yang baru melahirkan anak dengan suspect DS.

Penulis,
Drs.R.Kurniawan Prihatmono
IG : terapidzikirds21
Sms kan nomor WA ke 081386837511
E-mail: kurniawanp18@yahoo.com

Menerima semua agama & suku apapun.

Rabu, 14 Januari 2015

Bolehkah-menggugurkan-Janin-Yang-Kelainan-DS ?

Apakah itu DNA dan kromosom, silakan lihat video dari youtube.com di bawah ini:



Di tahun 2012 hingga ke 2015 ini semakin banyak pasangan pengantin baru usia 25 tahun sampai dengan 30 tahun  yang telah melahirkan bayi dengan kelainan pada kromosom 21. Padahal anaknya adalah anak pertama yang ternyata begitu dilahirkan down syndrome atau DS (atau dalam bahasa Indonesia disebut sindrom down). Juga banyak terjadi di anak ke 2 atau ke 3 melahirkan bayi DS, padahal anak pertama dan kedua adalah normal, sedangkan usia kedua orang tua masih tergolong muda, banyak di sekitar usia 28 tahun (yang melahirkan anak kedua) ataupun usia masih di sekitar 30 tahun (saat melahirkan bayi DS yaitu di anak ketiga).

Apa itu down syndrome:
http://kprihatmono.blogspot.com/2012/10/kromosom-ke-21-bercabang-3-penyebab.html?m=0

Tentu sebagai pasangan pengantin baru (baru menikah) lalu tentu berusaha dan berdo’a agar segera mendapat buah hati yang sehat dan normal dan menjadi anak yang soleh dan sholehah, namun 2 atau 3 tahun kemudian setelah bayi lahir ternyata diberi tahu oleh dokter bahwa sang buah ternyata mengalami kelainan DS ini. Tentu akan sedih dan syok  mendengarnya. Terlebih selama ini merasa hidup sehat, bersih dan suamipun tidak merokok, tapi  jangan lupa paparan kimia saat ini yaitu radikal bebas dari udara jalanan, asap kendaraan bermotor motor dan mobil (yang merupakan logam berat kadmium), asap industri (pencemaran kimia timbal) kita hirup setiap hari tidak bisa kita hindari sedikit banyak masuk ke paru-paru masuk ke jantung dan dipompa ke seluruh tubuh termasuk otak dan alat-alat tubuh lainnya.

Belum lagi zat kimia yang banyak masuk melalui makanan seperti pengawet, perasa, pewarna seperti pewarna tekstil yang bisa saja dipakai yang banyak ditayangkan di televisi, belum lagi jajanan gorengan di jalanan yang bisa saja menggunakan plastik, bakso menggunakan borak dan makanan lain menggunakan formalin, makanan kalengan yang sudah expired (kadaluarsa) yang mungkin diubah menjadi daging tambahan di lumpia yang  mungkin saja (sadari atau tanpa sadari) kita makan di keseharian, sehingga secara menahun sejak kita kecil hingga menikah sedikit banyak ke semua itu telah merusak darah dan jaringan DNA (deoxyribo nucleid acid) pada kromosom tubuh kita. Juga yang merusak DNA kita seperti kena virus kelamin, darah kita tercemar parasit toksoplasma (yang dapat diketahui melalui tes TORCH), dan sebab virus lainnya atau karena sebab gabungan di atas.Wallahu a’lam (Dan Allah yang lebih tahu).

Silakan browsing di goole.com dengan keywords:
kelainan dna karena toksoplasma
atau dengan keywords:
kelainan kromosom karena paparan kimia

Sehingga saat kita menikah lalu sperma (dari pria) dan sel telur (di rahim wanita) yang bertemu bisa saja mengalami kelainan pada salah satu kromosom misalkan pada kromosom 21 yang seharusnya cabang 2 untuk setiap kromosom yang ada 23 pada manusia, tapi mengalami cabang 3 padfa kromosom 21 yang disebut kelainan down syndrome.

Penulis ingin sedikit mengupas tentang bagaimana jika di dalam rahim, bayi sudah diketahui mengalami kelainan kromosom 21. Dan pertimbangan-pertimbangan apakah bagi sang ibu untuk mencerna hakikat hidup ini dan kemanakah dan untuk apa kita hidup (sementara) di dunia ini.

KONDISI SEPERTI APAKAH BAYI BOLEH DIABORSI  ?
Silakan merujuk ke pihak rumah sakit (seperti bayi meninggal di dalam rahim atau membahayakan nyawa si ibu).

“Apabila meninggal anak seorang hamba, maka Allah SWT berkata kepada malaikat: Apakah kamu telah mencabut roh putra hamba-Ku. Jawabnya: Ya. Apakah kamu telah mengambil buah hatinya ? Jawabnya: Ya, benar. Maka Allah berkata: “Lalu apa yang diucapkan oleh hambaKu ?" Malaikat berkata: “Dia memuji-Mu dan mengucapkan Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un. Maka Allah SWT berkata: “Bangunkan untuk hamba-Ku tersebut sebuah rumah di  surga dan beri nama tempat itu Baitul Hamdi.” (H.R. At Tirmidzi).

Mari perhatikan salah satu situs di bawah ini:

BAGAIMANA JIKA SAAT MASIH DALAM KANDUNGAN TELAH DIKETAHUI DS ?
Hal di atas tentu kita sudah harus menerima akan kelahiran bayi tersebut yang baru diketahui setelah lahir, akan tetapi dengan semakin hebatnya penemuan alat kedokteran sehingga pada saat masih dalam rahim mungkin saja di usia 14 minggu atau 15 minggu sudah bisa dideteksi dengan USG 4Dimensi zaman sekarang apakah janin mengalami kelainan DS atau tidak. Lalu ada yang mengatakan agar menghentikan kehamilan yaitu dengan menggugurkan janin tersebut, akankah kita gugurkan ?

Saat ini sudah bermacam-macam alasan yang dikemukakan untuk menggugurkan janin (bayi) dalam kandungan, seperti: karena sudah memiliki anak yang terlalu banyak, alasan (kesulitan) ekonomi, alat KB (kontrasepsi) yang digunakan gagal.  Dengan pemeriksaan sampel darah dari tali pusat bayi dan pemeriksaan amnion (air ketuban) oleh dokter yang ahli dan kemajuan teknologi USG 4D saat ini sehingga janin dapat diketahui saat masih usia kehamilan 14 sd 18  minggu akan dilahirkan mengalami kelainan DS. Pertanyaan bagi para ibu selanjutnya adalah tegakah kita sebagai calon ibunya menggugurkan bayi yang terdiagnosa sebagai bayi dengan kelainan genetik ini ? Sehingga takut tidak bisa mendidik anak, takut akan kebutuhan hidup, takut akan masa depan mereka, takut akan banyaknya pengeluaran uang karena merawatnya setelah dilahirkan, semua kembali kepada hati masing-masing.

Jika karena alasan yang terakhir ini seharusnyalah TIDAK BOLEH DILAKUKAN.
Yaitu karena si anak tidak ada hak kematiannya.
Kecuali karena meninggal dalam rahim, atau membahayakan nyawa si ibu.
Atau karena ada alasan syar’i dan ketentuan lain itupun yang sangat ketat sekali.
http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/fatwa-ulama/hukum-menggugurkan-kandungan-aborsi/ 

KETAHUILAH WAHAI SAUDARAKU:
Setiap anak (manusia) di dunia ini sudah ditetapkan rezekinya masing-masing oleh Allah SWT. Takdir: rezeki, jodoh dan kematian sudah ada ketentuannya oleh Allah, tinggal kita berusaha (berikhtiar) dan berdo’a dalam menjalaninya agar kebaikan di dunia dan di akhirat yang kita dapatkan dengan kehadiran mereka. Pasti ada hikmah di segala setiap kejadian, termasuk memiliki anak yang istimewa ini. Mungkin dengan rajin berdo’a, bisa saja Allah membuka dan mendekatkan Anda dengan orang / perusahaan yang tidak disangka-sangka sehingga rezeki Anda meningkat, mungkin Anda semakin tinggi kecintaan terhadap anak Anda untuk membiayai anak Anda dan usaha Anda diperhatikan atasan Anda dan dengan kejujuran Anda dan ibadah kita lalu kita dipromosikan jabatan yang lebih tinggi sehingga mendapat penghasilan yang lebih tinggi pula….wallahu a’lam.

Rezeki (termasuk lahirnya anak) merupakan salah satu rahasia Allah SWT. Rezeki tidak bisa dikalkulasi dengan nalar manusia bahkan berada di luar jangkauan nalar manusia. Juga kita tidak tahu do’a dari anak kita yang manakah yang makbul yang dapat mendo’akan kita sebagai orang tuanya agar masuk surga nantinya, bisa saja justru dari anak DS inilah. Bisa saja bukan. Wallahu a’lam. Jadi janganlah engkau gugurkan, walaupun ada pihak-pihak yang menyarankan dan mengatakan 'termination of pregnancy'.


Tanyalah dalam diri dan hati nurani ibu sekalian yang paling dalam jika telah mendapat penjelasan dalam rahim Anda bahwa anak Anda akan terlahir DS: “Ya Allah berhakkah aku sebagai ibunya menggugurkan bayi ini ? Boleh jadi Engkau memberi anugerah terbaik melalui kelahiran anakku ini kelak untuk hidup akhiratku ?”

Silakan simak dalil-dalil pada situs di bawah ini:
http://muslimafiyah.com/bolehkah-menggugurkan-janin-yang-cacat.html 

Bersabarlah….sesungguhnya kita manusia tidak lama hidup di dunia ini, dan bersabar dan ikhlas menerimanya dengan kecintaan lahirnya mereka ini balasan Anda adalah surganya Allah SWT. Aamiin ya rabbal alamin. Allah SWT lebih tahu yang terbaik untuk bapak / ibu sekalian, dan kita hanya diminta untuk berdo'a dan berusaha sebaik mungkin setelah bayi lahir tanpa melanggar hak kematian anak yang tidak sepatutnya kita matikan hak hidupnya hanya karena kelainan genetik.
Bagi orang tua yang baru saja memiliki ataupun sudah mengetahui anak dinyatakan DS di usia kehamilan saat ini dan juga yang baru melahirkan anak dengan DS di manapun janganlah bersedih, segeralah hubungi kami selagi usia masih dini atau 0 tahun (atau umur baru beberapa bulan), semakin cepat dimulai terapi semakin baik. Janganlah  menunggu (membiarkan hingga usia 1 tahun atau 1,5 tahun lebih). Kami menterapi anak terlahir down syndrome (DS) dengan terapi zikir dan cloning.
Ada beberapa gabungan metoda terapi kami yang insya Allah dengan memohon kepada Allah SWT, insya Allah SWT akan membaik dan berubah fisiknya wajah, mata, pendengaran, pinggang, kaki dan jika ada jantung bocor, yang semua perbaikannya akan lebih baik untuk kita usah menyebutkan berapa % akan kesembuhan atau perbaikannya. Karena jika kita menyebut (hanya) sekian %, artinya kita telah membatasi kepada Allah SWT yang memiliki segala ke-Maha-KuasaNya untuk hal yang mustahil. Berusahalah dan berdo’a dan  zikiran dengan kualitas terbaik dan harapan serta kecintaan kasih sayang yang tinggi terhadap buah hati Anda agar semaksimal mungkin hasil terbaik yang diperoleh. Aamiin ya rabbal alamin.

Penulis,
Drs. R. Kurniawan Prihatmono
081386837511
Harap sms lebih dahulu
e-mail: kurniawanp18@yahoo.com

Kamis, 01 Januari 2015

Menyantuni Anak Yatim dan Yatim Piatu

Alhamdulillah.  Segala puji bagi Allah Ta’ala Yang Mengaruniakan rezeki tanpa batas, Yang Maha Pemurah lagi Maha Pemberi. Sholawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wasallam, kerabat, sahabat, dan pengikutnya yang setia hingga hari kiamat.

Saudaraku muslimin dan muslimat. Alangkah sedih dan haru jika kita mendengar cerita tentang lika-liku kehidupan dengan berbagai duka dan derita mengisi kehidupan ini, khususnya mereka kaum yang berkekurangan dengan kesulitan ekonomi, ketidak mampuan membayar pendidikan hingga kondisi rumah yang menyedihkan terlihat di sekitar kehidupan walaupun di ibukota Jakarta ini. Terlebih bila anak masih kecil tapi sudah ditinggalkan (meninggal) orang tuanya. Tugas kitalah selaku yang lebih mampu untuk menyantuni anak-anak ini.



Hari raya Idul Adha 2014 lalu jatuh pada Ahad 5 Oktober 2014,setelah sholat Id penulis beserta istri bersilaturahmi ke rumah tempat istri bekerja, karena seharian ini selain ada acara qurban kambing juga di siang harinya ada acara menyantuni anak yatim dan yatim piatu. Anak yatim dan yatim piatu ada di daerah yang sudah ditetapkan dan sekitar 36 anak yang terkumpul di siang hari itu. Sebenarnya siapakah yang disebut dengan anak yatim dan yatim-piatu dan mengapa Rasululloh sangat menyanyangi dan mencintai mereka?

Secara bahasa “yatim” berasal dari bahasa arab. Dari fi’il madli “yatama” mudlori’ “yaitamu”  dab mashdar ” yatmu” yang berarti : sedih. Atau bermakana : sendiri.

Adapun menurut istilah syara’ yang dimaksud dengan anak yatim adalah anak yang ditinggal mati oleh ayahnya sebelum dia baligh. Batas seorang anak disebut yatim adalah ketika anak tersebut telah baligh dan dewasa, berdasarkan sebuah hadits yang menceritakan bahwa Ibnu Abbas r.a. pernah menerima surat dari Najdah bin Amir yang berisi beberapa pertanyaan, salah satunya tentang batasan seorang disebut yatim, Ibnu Abbas menjawab:



وكتبت تسألنى عن اليتيم متى ينقطع عنه اسم اليتم ، وإنه لا ينقطع عنه اسم اليتم حتى يبلغ ويؤنس منه رشد
( رواه مسلم )

Dan kamu bertanya kepada saya tentang anak yatim, kapan terputus predikat yatim itu, sesungguhnya predikat itu putus bila ia sudah baligh dan menjadi dewasa
Sedangkan kata piatu bukan berasal dari bahasa arab, kata ini dalam bahasa Indonesia dinisbatkan kepada anak yang ditinggal mati oleh Ibunya, dan anak yatim-piatu : anak yang ditinggal mati oleh kedua orang tuanya.



Anak Yatim Penyejuk Hati

Inginkah hatimu menjadi lembut dan damai ? Rasulullah SAW memberi resep untuk itu :

''Bila engkau ingin agar hati menjadi lembut dan damai dan Anda mencapai keinginanmu, sayangilah anak yatim, usaplah kepalanya, dan berilah dia makanan seperti yang engkau makan. Bila itu engkau lakukan, hatimu akan tenang serta lembut dan keinginanmu akan tercapai. (HR Thabrani).

Sedang terhadap yatim piatu, perhatian Nabi s.a.w. sangat besar sekali, prihatin, melindungi, dan menjamin keperluan hidup mereka, dan selalu dipesankan dan dianjurkan kepada umatnya dalam tiap keadaan. "Aku dan pemeliharaan anak yatim, akan berada di syurga kelak", sambil mengisyaratkan dan mensejajarkan kedua jari tengah dan telunjuknya, demikianlah sabda baginda s.a.w. (H.R. Bukhari) 

Demikianlah sedikit penjelasan tentang hadits-hadits yang menjelaskan tentang anak yatim dan yatim-piatu.

Sehari sebelumnya tempat istri bekerja telah membuat bingkisan untuk setiap anak yatim dan yatim piatu setelah acara selesai. Dan penulis mendapat tugas mengkoordinir penjemputan ke 36 anak itu untuk menuju ke sebuah restoran di bilangan Duren Tiga-Mampang yang telah disewa untuk beberapa jam. Rumah makan ini lengkap dengan fasilitas mushola yang cukup luas untuk laki-laki dan wanita dengan mushola yang cukup baik. Dan acara diisi dengan menghibur dan permainan yang bila menjawab atau menyebutkan dengan benar, maka akan diberi hadiah. Mereka sungguh antusias dan senang, bagi kita (juga mereka) sangat bahagia melihat suasana yang terpancar dari wajah-wajah mereka siang itu.

Penulis belum banyak bisa membantu untuk yatim kali ini baru bisa membantu untuk bagian transportasi ke 36 anak yatim/yatim-piatu ini sebelum acara dan mengembalikan (memulangkan) mereka ke rumahnya kembali dengan selamat bersama 2 teman yang  lain menggunakan kendaraan. Kita sebagai umat muslim, terlebih bila hidup lebih baik dari mereka bahkan berkecukupan, niatlah agar makin diberikan rezeki yang banyak dari hari ke hari dan penulis mengajak muslimin dan muslimat sekalian untuk berdo'a Ya Allah berilah kemampuan (kami) untuk dapat menyantuni mereka di masa tahun-tahun depan lebih banyak dari tahun-tahun yang telah lalu.

"Allahummarzuqni fihi rahmatal aytam, wa ith'amath tha'am, wa ifsyaas salam, wa shuhbatal kiram, bithawlika ya Malja-al amilin"
Ya Allah, karuniakanlah kepadaku di dalamnya rasa sayang kepada anak-anak yatim, kemampuan memberi makan, menebarkan salam dan berteman dengan orang-orang yang berakhlak mulia dengan kemurahan-Mu wahai tempat bersandar para pengharap. Aamiin.....

Semoga tulisan ini menambah kecintaan penulis dan seluruh muslimin dan muslimat pembaca sekalian terhadap anak-anak yatim dan yatim-piatu. Aamiin.

Penulis,
Drs. R. Kurniawan Prihatmono

Selasa, 16 Desember 2014

Liburan Melihat Keindahan Pulau Bali

Setelah liburan ke Bandung, penulis dan istri diajak lagi oleh kakak ke Bali tepatnya tanggal 4 sampai dengan 6 Agustus 2014 lalu. Bali yang dikenal dengan pulau dewata memang sangat indah di berbagai tempat di seluruh pulau hingga seluruh sisi pinggiran pulaunya. Dengan penduduk mayoritas beragama Hindu, terlihat di sepanjang perjalanan di banyak teras setiap rumah, pura dan hotel-hotel memasang dupa yang telah dinyalakan dengan diberi beberapa bunga-bunga.


Foto dulu saat sampai di bandar udara internasional Ngurah Rai

Bandar udara internasional Ngurah Rai, Bali

 

Ada ratusan hotel dan tempat penginapan di Bali, ada baiknya saat liburan bila ke Bali untuk booking sebelumnya untuk mendapatkan tempat terbaik dan terdekat ke tempat-tempat wisata yang Anda inginkan. Seperti hotel tempat penulis menginap hanya 5 menit jalan kaki ke pantai Legian yang sungguh indah.



Banyak sekali di pinggiran jalan pantai Legian terlihat papan-papan pengumuman yang berisi penawaran paket liburan di Bali melalui Tanjung Benoa ke pulau Lombok (Lombok Tour) di Nusa Tenggara Barat bisa dengan kapal cepat (fast boat).

Di Patung GWK(Garuda Wisnu Kencana) di daerah Unggasan - Jimbaran.


Di restoran Batur Sari, jl. Raya Kintamani, Bangli, yang merupakan salah satu restoran terbaik di daerah Kintamani. Dan dari restoran ini Anda dapat melihat pemandangan yang sangat indah yang merupakan dari kekuasaan Sang Maha Pencipta Alam Semesta. Seperti foto di bawah ini kita dapat melihat indahnya gunung Batur.


 

Objek wisata lainnya adalah ke pantai Pandawa Lima di Bali Selatan yaitu di Desa Kutuh kecamatan Kuta Selatan. 5 ksatria yang dibuat patungnya yang disebut Pandawa Lima yaitu Arjuna, Bima, Yudistira, Nakula dan Sahadewa.

 Penulis berfoto di depan patung Nakula





 Di Tanah Lot terlihat di foto di atas wisatawan lokal dan turis antri memasuki goa yang menurut cerita di dalamnya ada ular suci (Holy Snake)



Sore hari sempat melihat matahari terbenam (sunset) di Tanah Lot.



 Selamat berlibur dan jalan-jalan.

Penulis,
Drs. R. Kurniawan Prihatmono