Selasa, 02 Oktober 2018

Bolehkah Berdo'a Menggunakan Bantuan Alat Kemajuan Teknologi ?

Semoga tulisan ini membuka pemikiran kita, bahwa semaju apapun kembali kepada bahwa segala sesuatu atas izin Allah, memakai dan berdo'a dengan alat teknologi kemajuan di dunia ini semoga akan selalu didengar Allah SWT, sedangkan hak prerogatif semua kembali kepada otoritas (dan keridhoan) Allah SWT. Selalulah jadi hamba Allah yang rajin meminta doakan rajin memohon dengan sabar dan tawadhu, sepenuh hati memohon pengharapan untuk dikabulkan dan gunakan teknologi yang benar, hanyalah sebagai media perantara dan penunjang saja.

Ya Allah semoga dengan tulisan ini membuka dan menambah wawasan kepada para pembaca sekalian agar dibukakan pintu ilmu keilahian di dunia ini, tulisan ini sebagai lanjutan tulisan sebelumnya http://kprihatmono.blogspot.com/2018/09/apakah-doa-memohon-kepada-allah-untuk.html 

Semoga dengan artikel ini menjadikan bapak/ibu sekalian tidak berpikiran yang sempit, yang mengatakan bahwa mendo'akan organ tubuh dari foto medis /  teknologi lain dikatakan tidak benar semoga menjadi terbuka pemikirannya. Apa itu pikiran sempit silakan dibaca dari artikel berikut:
https://intreverso.blogspot.com/2018/01/close-minded.html

LATAR BELAKANG & DASAR
Sebelum lanjut membaca penjelasan penulis, silakan dibaca dulu artikel berikut: bahwa ilmu di dunia ini baru setitis (atau setetes) air di tengah lautan luas:
http://asyrafmuda.blogspot.com/2013/03/ilmu-manusia-hanya-setitis-ditengah.html
sebagaimana difirmankan Allah Ta’ala :
قُل لَّوْ كَانَ الْبَحْرُ مِدَاداً لِّكَلِمَاتِ رَبِّي لَنَفِدَ الْبَحْرُ قَبْلَ أَن تَنفَدَ كَلِمَاتُ رَبِّي وَلَوْ جِئْنَا بِمِثْلِهِ مَدَداً
“Katakanlah: Sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula)”. (QS. Al-Kahfi : 109).
Ibnu Katsir dalam kitab Tafsir-nya menukil perkataan ar-Rabi’ ibnu Anas yang berkata : “Ayat tersebut menggambarkan perumpamaan ilmu seluruh manusia jika dibandingkan dengan ilmu Allah bagaikan setetes air dibanding seluruh samudera”.
DI ZAMAN RASUL BELUM ADA TAPI DIPERBOLEHKAN DIGUNAKAN ZAMAN SEKARANG
https://web.facebook.com/875446599149448/posts/tidak-semua-perkara-baru-adalah-bidahkalau-kita-berbicara-masalah-bidahmaka-bany/1293546607339443/?_rdc=1&_rdr
Penulis kutip dari artikel ini:
Sedangkan perkara baru di luar keyakinan dan amalan ibadah tidaklah termasuk dalam pengertian bid’ah (sesat),dan itu diserahkan kepada masing-masing pribadi, sebagaimana sabda Rasulullah SAW,”Sesungguhnya aku ini manusia,jika aku memerintahkan kepadamu perkara agama maka kerjakanlah dan jika aku memerintahkan sesuatu itu pendapatku,sesungguhnya aku ini manusia, kamulah yang lebih tahu urusan duniamu.”HR.Muslim). Adapun perkara baru yang tidak termasuk dalam pengertian bid’ah secara syari,adalah:
1. Penggunaan sarana/fasilitas untuk kelancaran pelaksanaan ibadah karena tidak dilakukan pada zaman Rasulullah dan para sahabatnya karena sarana/faslitas itu tidak tersedia pada zaman itu,misalnya:
a. Menunaikan ibadah haji dengan naik mobil, kapal laut atau kapal udara.Sarana/fasilitas ibadah adalah kendaraan. Rasulullah SAW pun naik kendaraan unta, tidak naik mobil/pesawat karena pada zaman itu belum ada mobil/pesawat.Andaikan ada mobil/pesawat, apakah Rasulullah SAW dan Sahabatnya akan tetap naik unta ?.
b. Menulis dan mecetak Al Quran dengan menggunakan percetakan.Pada zaman Rasulullah SAW Al Quran ditulis/dicetak pada pelepah kurma,bebatuan dan lainnya, mengapa ?, karena pada zaman itu belum ada percetakan. Andaikan pada zaman itu ada percetakan, apakah Rasulullah SAW akan memerintahkan menulis Al Quran pada pelepah atau bebatuan ?.
c. Mengumandangkan adzan dengan pengeras suara (mikrofon), Pada zaman rasulullah adzan dikumandangkan tanpa mikrofon, mengapa ? karena belum ada mikrofon,  tetapi bila berusaha mengeraskan suaranya dengan cara menaiki menara lalu mengumandangkan adzan. Andaikan mikrofon telah ada pada zaman Rasulullah SAW tentu Bilal akan menggunakannya. Ternyata tidak bid'ah dilakukan pakai mic di zaman sekarang.
2. Penggunaan sarana dan amalan yang bersifat keduniaan semata (tidak mengandung keyakinan yang menyerupai agama), sepanjang tidak ada dalil yang melarangnya,misalnya:
a. Memasak nasi dengan kompor gas atau rice cooker
b. Pergi berdagang dengan kendaraan mobil dan atau belanja di super market, belanja on-line dan sebagainya
c. Makan dengan memakai sendok di meja makan dengan makanan instan,atau di restaurant siap saji,dan sebagainya
Walaupun semuanya itu termasuk perkara yang baru,yang tidak diajarkan atau dicontohkan oleh Rasulullah SAW,namun tidak bisa dikatakan sebagai bid’ah,karena tidaklah termasuk sesat bila kita menggunakannya,sepanjang tidak mengganggu keyakinan/akidah, pelaksanaan ibadah dan tidak ada dalil yang melarangnya.Jadi jelaslah bahwa tidak semua perkara baru adalah bid’ah,tetapi semua bid’ah adalah sesat.Dan perkara bid’ah itu adalah perkara yang mengandung keyakinan dan amalan karena mengharap sesuatu berkah atau menakuti suatu mudharat.


Jadi Bapak/Ibu yang dirahmati Allah SWT
Semaju-majunya ilmu pengetahuan di dunia ini, sehebat apapun teknologi di berbagai bidang, seperti:
-ilmu teknologi informasi: wifi di bandara,  di mall-mall
-ilmu navigasi : di bandara dan di kelautan
-ilmu bidang kesehatan dan farmasi  (obat-obatan)
-ilmu operasi : operasi jantung, operasi ginjal, operasi prostat, operasi empedu, operasi usus
-ilmu teknologi  informasi : handphone, pencitraan foto
-ilmu transportasi: sepeda,  mobil, pesawat terbang hingga drone
-ilmu storage data di media sosial: friendster, facebook, instagram dan lain-lain   
-ilmu pencitraan foto-foto organ tubuh di bidang kesehatan: foto rontgen thorax (paru-paru), foto rontgen tulang, ctscan  otak, MRI otak, echo jantung dan lain-lain
-ilmu live video streaming: video conference (meeting bersama padahal orang-orangnya di tempat berbeda-beda / berjauhan), video on-line melalui WA
Semua hal baru di atas ini (masih hanya setetes dari ilmu Allah) sehari-hari ada di kehidupan kita dan TIDAK ADA DI ZAMAN RASUL dan DIPERBOLEHKAN DI ZAMAN SEKARANG asalkan tidak untuk digunakan yang mudharat.
====
Apa itu arti mudharat dalam Islam ?
http://ghazi.abatasa.co.id/post/detail/15776/mudharat

Dengan majunya alat ilmu pencitraan foto organ tubuh,  maka bisa diketahui kondisi paru-paru kita (misalkan bayi) apakah batuk-pileknya (dengan tes darah sudah menjadi pneumonia atau radang paru basah atau belum) & sudah seberapa luasnya penyakit pneumonia / mungkin kanker yang diderita (sudah mencapai stadium 1 atau sudah stadium 4) Contoh : Pneumonia


Contoh hasil Rontgen Dada

Contoh foto Ctscan  Otak & MRI


Contoh rontgen Perut

 Contoh alat tes echocardiography jantung

Contoh hasil tes echocardiography jantung bayi
Yang berwarna merah menandakan adanya masalah yaitu jantung bocor


APLIKASI DI DALAM KEHIDUPAN DI ZAMAN SEKARANG
Misalkan bayi bapak/ibu sekalian mengalami kelainan down syndrome, lalu belum sempat dilakukan tes echo jantung, andaikan suami ibu sekalian tugas ke luar kota, bolehkah berdoa jarak jauh:
"Ya Allah semoga anakku di saat nanti tes echo jantungnya baik-baik saja normal tidak ada masalah dengan kondisi jantungnya." TENTU BOLEH SAJA KAN

Misalkan otak sanak family / teman kita yang jauh ada mengalami kanker di otaknya lalu kita dikirimkan foto rontgen otaknya melalui android kita, lalu kita masih (sambil) melihat kondisi otak yang terserang penyakit itu dan kita berdo'a kepada Allah SWT agar otak yang terkena kanker segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT dan segera diangkat penyakitnya  tanpa meninggalkan bekas, mengapa pula tidak boleh ? TENTU BOLEH SAJA KAN

Misalkan istri Anda hamil besar, hpl (hari perkiraan lahir) walaupun hari dan tanggal sudah ditentukan tapi bisa saja mundur atau maju tanggalnya, dan saat tersebut saat  ini sudah dapat menggunakan video life conference dengan android melalui whatsapp atau line: padahal Anda sedang bertugas ke luar kota / luar negeri sehingga saat istri Anda hpl (melahirkan Anda ingin menguatkan dan mendo'akan secara life (misalkan melihat wajahnya) padahal dari jarak yang sangat jauh, sudah bisa dan tentu saja boleh, jika istri (pihak keluarga) Anda ingin divideokan (dengan tetap hasil video sebaiknya untuk privacy).

Jika bayi Anda mengalami kelainan down syndrome / kelainan lainnya lalu sudah dites dengan alat tes-tes organ tubuhnya seperti jantung dan tes lainnya; lalu bapak/ibu ingin mendo'akan foto-foto yang kondisinya merah (bocor jantung) kepada Allah agar segera dipercepat menutupnya, semoganya agar tidak sampai operasi bedah terbuka dada, mengapa tidak boleh ???  MAAF Jangan berpikiran sempit bapak/ibu, tentu saja boleh. Yang penting foto-foto pencitraan tersebut tidak digunakan untuk menjahati atau jangan digunakan untuk merugikan (mudharat) maka diperbolehkan.

Jadi semoga jelas kaitan foto-foto pencitraan dengan alat-alat teknologi yang sudah kita fahami bersama bahwa: artinya diperbolehkan foto-foto pencitraan organ-organ tubuh semua di atas ini dilakukan untuk bidang ilmu kesehatan, ilmu pengobatan dan perbaikan tubuh kita dan yang tidak boleh adalah yang bila dengan alat teknologi zaman now ini serta hasil yang dihasilkannya kita gunakan untuk menjahati orang lain, dan merugikan orang lain ==> INILAH YANG TIDAK BOLEH

Alhamdulillah dengan ikhtiar yang benar secara medis dan dilanjutkan dengan latihan fisik & treatment yang baik dan banyak ke organ-organ tubuh bayi dengan treatment yang benar ditambah selalu dengan do'a apakah itu untuk otaknya, perutnya, punggungnya, lebih membawa kemajuan tumbuh kembang yang sangat baik.

*) sambil berdo'a dan kasih sayang yang tinggi serta rajin & sabar

Semoga tulisan ini menambah ilmu wawasan bapak & ibu sekalian bagi pemilik bayi DS 0 tahun  untuk segera menghubungi penulis. Segeralah sedini mungkin selagi masih bawah 3 bulan adalah terbaik.


Salam dari penulis,
Drs. R. Kurniawan Prihatmono
HP 081386837511
(Harap SMS terlebih dahulu)

JANGAN EMAIL
Hanya bagi yang serius memiliki bayi DS


Cara : Kunjungan home visit ke rumah-rumah Bapak/Ibu

Jumat, 21 September 2018

Apakah Do'a Memohon Kepada Allah Untuk Perbaikan Orang Lain Jarak Jauh Diperbolehkan & Dikabulkan ?



Atas banyaknya pertanyaan dari para orang tua yang bertanya ke kami maupun yang baru perkenalan dengan kami, semoga Allah SWT bukakan segala pintu ilmu keilahian pada Bapak/ibu, saudara-saudari sekalian. Bukan bermaksud menggurui, tapi sekedar membuka wawasan pola pikir bapak/ibu apakah itu do'a jarak jauh,  apa itu dzikir, dan bisakah kita mendo'akan orang lain dari jauh (dengan dzikir) kepada Allah itu dikabulkan ? Dan apakah bertentangan dengan syariat Islam ?

رَب اشْرَحْ لِي صَدْرِي, وَيَسرْ لِي أَمْرِي, وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي, يَفْقَهُوا قَوْلِي

“Rabbisy syrahlii shadrii, wa yassirlii amrii, wahlul ‘uqdatam millisaanii, yafqahu qaulii.”
“Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku.” QS Thaahaa : 25-28.

Penulis di sini tidak membahas yang terlalu luas misalkan sampai ke dzikir kalau sekian maka tidak dicontohkan rasul, bukan ke sini konteksnya. Dan di sini yang dibicarakan bukan adab do'a harus harus bagaimana-bagaimana apakah harus setelah sholat ataukah harus bersuci lebih dahulu, kalau tentang ini silakan belajar lebih dalam dengan guru ngaji bapak/ibu sekalian tentang adab dan tata cara berdo'a yang baik (harus bermohon hanya kepada Allah, tidak menggunakan benda-benda yang diharamkan/dilarang agama Islam, dan menggunakan bacaan kalimah-kalimah thoyyibah yang dimengerti artinya).

APAKAH ITU DZIKIR ?
Di sini penulis hanya membahas tentang tema : Apakah bila mendo'akan seseorang
Apakah itu dzikir, bisa dibaca dari artikel link berikut : dzikir  Jadi kaitannya dengan fisioterapi penulis ini adalah dengan dzikir, dzikir, (Arab: ذِکْر‎, ðɪkr) adalah sebuah aktifitas ibadah dalam umat Muslim untuk mengingat Allah. Di antaranya dengan menyebut dan memuji nama Allah, dan zikir adalah satu kewajiban yang tercantum dalam al-Qur'an. Bacaan zikir yang paling utama adalah kalimat "Laa Ilaaha Illallaah", Sumber: Wikipedia.

APAKAH ITU DO'A ? 
Secara bahasa, dzikir berarti mengingat. Sedangkan do'a berarti meminta. Namun, antara dzikir dan do'a terdapat kaitan yang amat erat. Oleh karena itu terkadang dzikir pun dinamakan doa. Begitu pula sebaliknya. Sumber :
https://www.radiorodja.com/15361-perbedaan-antara-dzikir-dan-doa-fiqih-doa-dan-dzikir-ustadz-abdullah-zaen-m-a

JARAK MAKKAH DAN INDONESIA KURANG LEBIH 8.300 KM

MARI KITA BAHAS SATU PERSATU CONTOH DO'A JARAK JAUH
Di awal tulisan ini ada sebuah do'a yang sangat sering kita pergunakan sehari-hari Tahaa : 25-28
do'a ini banyak dipergunakan dan sangat banyak manfaat, do'a ini berisi  hal meminta kemudahan kepada Allah dan agar dimudahkan dalam ucapan, serta dimudahkan untuk memahamkan orang lain, apakah itu saat berda'wah, saat akan memberi presentasi pekerjaan, saat akan memberikan meeting (pertemuan untuk menggoalkan usaha saat bertemu orang lain nantinya), saat akan interview kerja (misalkan akan diwawancara oleh HRD di suatu kantor), banyak yang membaca do'a ini sebelum berangkat kerja atau sebelum da'wah misalkan di pagi hari.

Sebenarnya do'a di atas adalah do'a Nabi Musa saat sebelum bertemu dengan Fir'aun (Raja Mesir) https://rumaysho.com/1425-doa-nabi-musa-minta-dimudahkan-urusan-dan-ucapan.html
sengaja penulis tebalkan kata "mereka" adalah (karena) agar Fir'aun (lain-lainnya) saat nanti Nabi Musa bertemu penjelasan nabi Musa dapat difahami.
Begitu pula saat kita berdo'a surat Taahaa ini dari rumah dengan do'a ini tujuannya adalah agar orang lain yang akan berhadapan (yang ada di kantor, yang ada di masjid, atau di manapun dengan kita nantinya bisa faham akan kata-kata (jawaban / presentasi / da'wah) yang kita tuturkan.


CONTOH LAIN:
RASUL MENDO'AKAN JARAK JAUH UNTUK KELEMBUTAN HATI Umar Bin Khattab ra
Bapak / Ibu sekalian tentu tahu salah satu Sahabat Rasul : Umar Bin Khattab ra.
Umar adalah putera dari Khattab bin Nufail bin Abdul Uzza. Nama lengkap ayahnya adalah Khattab bin Nufail Al Mahzumi Al Quraisyi. Ibu bernama lengkap Hantamah binti Hasyim.
Umar merupakan salah seorang pemuda kota Makkah yang terkenal dengan kekuatannya. Dia salah seorang yang ditakuti karena wataknya yang keras dan tukang berkelahi yang handal. Berulang kali dia menjadi juara gulat di kota Makkah mengalahkan jagoan dari kabilah lain. Silakan lengkapnya dibaca dari link berikut :
https://barb3ta.wordpress.com/2015/02/02/kisah-sahabat-nabi-kalifah-umar-bin-khattab-ra-belajar-dari-umar-bin-khattab/

Silakan Bapak/Ibu browsing di google dengan keyword:
do'a nabi muhammad untuk umar bin khattab dari jarak jauh

Jadi do'a jarak jauh itu tentu untuk tubuh seseorang (contoh kepada Umar bin Khattab ra) yaitu agar hatinya, perasaannya pikiran dan tutur katanya menjadi lembut.

Jadi sejak zaman nabi Musa as dan Nabi Muhammad SAW kita sudah diajarkan bagaimana mendo'akan orang lain, berdo'a untuk tubuh orang lain (apakah itu pikirannya, otaknya, hatinya, perasaannya, pola pikir / mind set, sikap dan lain-lain), asalkan kita memohonnya dengan niat yang baik, cara yang baik, tujuan yang baik, dan nilai plus pakai dzikir) yang semuanya dimohon hanya kepada Allah SWT. Sedangkan hasilnya semua atas ridho Allah SWT tentunya. Yang penting ikhtiar yang benar cara memperbaikinya, rajin dan sabar dengan do'a.

Atau browsing dengan keyword do'a di bawah ini :
Allahu Latiifun bi ‘Ibaadihi yarzugu man yasyaa-u Wa Huwal Qowiyyul Aziiz
tambahkan kata Jarak Jauh agar menjadi kalimat keyword sebagai berikut :

Allahu Latiifun bi ‘Ibaadihi yarzugu man yasyaa-u Wa Huwal Qowiyyul Aziiz  jarak jauh


Sedangkan masalah terkabul do'a dari  jauh ini tergantung kesabaran dan keyakinan kita akan Maha Kuasa-Nya Allah SWT.

Do’a ini adalah do’a yang amat manfaat. Do’a ini berisi hal meminta kemudahan pada Allah dan agar dimudahkan dalam ucapan serta dimudahkan untuk memahamkan orang lain ketika ingin berdakwah.

Baca Selengkapnya : https://rumaysho.com/1425-doa-nabi-musa-minta-dimudahkan-urusan-dan-ucapan.html
Do’a ini adalah do’a yang amat manfaat. Do’a ini berisi hal meminta kemudahan pada Allah dan agar dimudahkan dalam ucapan serta dimudahkan untuk memahamkan orang lain ketika ingin berdakwah.

Baca Selengkapnya : https://rumaysho.com/1425-doa-nabi-musa-minta-dimudahkan-urusan-dan-ucapan.html
Do’a ini adalah do’a yang amat manfaat. Do’a ini berisi hal meminta kemudahan pada Allah dan agar dimudahkan dalam ucapan serta dimudahkan untuk memahamkan orang lain ketika ingin berdakwah.

Baca Selengkapnya : https://rumaysho.com/1425-doa-nabi-musa-minta-dimudahkan-urusan-dan-ucapan.html
 MUNGKINKAH ATAU MUSTAHIL ?
  Mungkin atau tidaknya penyembuhan jarak jauh dilakukan sebenarnya
bisa dipahami dari beberapa fakta yang di antaranya adalah penyembuhan
dengan do'a. Setiap orang yang beragama tentunya pernah mendo'akan
 kerabatnya yang sakit agar cepat sembuh. Kenyataan memang 
telah banyak membuktikan bahwa doa memang memiliki kekuatan 
untuk menyembuhkan, dan kekuatan doa untuk kesembuhan 
kabarnya telah diakui di dalam dunia kedokteran.  
Orang yang sakit akan mendapat kesembuhan yang lebih cepat jika 
jumlah  orang yang mendo'akannya semakin banyak.

BAPAK / IBU PASTI SERING MELAKUKAN DO'A*) JARAK JAUH
Nah sekarang terhadap diri bapak/Ibu sendiri, merasakah pernah berdo'a jarak jauh seperti di atas atau tidak pernah sama sekali (adalah di keseharian hidup Anda sendiri) penulis tentu tidak tau, tapi pasti tidak ada orang Islam yang mukmin yang yakin kepada Allah tidak pernah berdo'a untuk orang lain dengan jarak jauh (maaf apakah tidak ngeh) bahwa bapak / ibu sendiri sering melakukan) contoh :

1. Mendo'akan anak yang ujian di sekolah / universitas, padahal kita ada di rumah ==> KEBERHASILAN BELAJAR PENDIDIKAN

2. Mendo'akan anak yang sedang dititipkan dan mondok di pondok pesantren yang jauh ==>AGAR BELAJAR DENGAN BAIK, SELAMAT, SEHAT, PINTAR (OTAKNYA) DLL

3. Mendo'akan suami di perjalanan saat akan ke kantor, misalkan istri adalah ibu rumah tangga ==> AGAR TUBUH & JIWA SELAMAT DARI KECELAKAAN

4. Mendo'akan karir suami saat kerja (padahal kita di rumah) ==> AGAR KARIR MENINGKAT

5. Mendo'akan orang tua (ibu mertua/bapak mertua/ipar dll) sakit misalkan sedang dirawat di rumah sakit (apakah itu yang sakit organ paru-paru, tulang, otak, jantung, ginjal) padahal kita di rumah atau di kantor ==> KESEMBUHAN ORGAN TUBUH

6. Mendo'akan anak misalkan paskibra, pembalap, olahragawan ==> AGAR SELAMAT DAN BERPRESTASI YANG BAIK

7. Mendo'akan agar anak (misalkan masih jomblo) agar didekatkan dengan seseorang yang emtah dimana agar dipertemukan jodohnya ==> DIPERTEMUKAN JODOH DI KEHIDUPAN

8. Misalkan ayah  (suami) seorang TNI, misalkan ada pesawat terbang/helikopter yang jatuh di suatu tempat apakah itu pegunungan atau di lereng gunung lalu ayah / suami kita ditugaskan untuk pencarian di medan berat yang cukup berbahaya ==> DO'A KESELAMATAN PERLINDUNGAN

9. Ayah / suami misalkan seorang pekerja TIM GEGANA, PETUGAS PEMADAM KEBAKARAN  dido'akan dari rumah oleh anak / istri ==> do'a PERLINDUNGAN DAN KESELAMATAN

10. Saat kita akan sholat Jum'at (atau mungkin di pengajian) suka diumumkan oleh pengurus masjid misalkan ada salah satu pengurus DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) ada yang sedang sakit dan dirawat di rumah sakit, lalu meminta kepada jama'ah masjid agar dido'akan bersama-sama untuk kesembuhan pengurus tersebut (do'a berarti untuk organ-organ yang sedang sakit) agar Allah angkat penyakitnya ==> KESEMBUHAN 

*) dan masih banyak lagi contoh-contoh lainnya bahwa do'a bapak / ibu sekalian sehari-hari adalah do'a untuk perbaikan tubuh, kesembuhan tubuh dari penyakit, keselamatan perjalanan, karir di kantor, kesehatan, kecerdasan, kepintaran otak dan lain-lain dari jarak jauh.
JIKA BAPAK/IBU TIDAK PERCAYA DENGAN KEMAHA KUASAANNYA ALLAH DAPAT MEMPERBAIKI DARI JARAK JAUH  (ATAS PERMOHONAN DO'A KITA),  MAKA MENGAPA PULA DI KEHIDUPAN KESEHARIAN BAPAK./IBU MUNGKIN MELAKUKAN (SALAH SATU) DO'A JARAK JAUH SEPERTI CONTOH 10 MACAM DI ATAS ?  

BAWAAN LAHIR YANG MASIH BISA DITANGANI MEDIS
Bayi down syndrome (DS) akibat trisomi 21 ada beberapa anggota tubuhnya yang mengalami kelainan bawaan, seperti KJB (Kelainan Jantung Bawaan) walau  tidak di semua bayi DS, ada yang mengalami penyakit/kelainan kelenjar tiroid, atau masalah lain seperti kolestasis (atau masalah medis lainnya) bisa diselesaikan dengan medis, seperti dioperasi kateterisasi (misalkan bocor PDA yang tidak menutuo juga setelah sekian  bulan), atau operasi bedah terbuka dada jantung bagi yang jantung bocor agak besar & besar, obat bagi yang hipotiroid / hipertiroid. dan penanganan lain terhadap kondisi yang masih bisa ditangani medis. Bila bayi DS mengalami Hirschsprung sudah bisa & harus dioperasi tentunya dengan medis. Kalau masalah mata sudah ada dokter spesialis mata, kalau masalah telinga, sudah ada dokter spesialis THT yang bisa menangani.  

ADA BAWAAN LAHIR BAYI DS YANG TIDAK BISA DIPERBAIKI DENGAN MEDIS
Ada bawaan lahir yang tidak bisa ditangani secara medis, seperti suara nangis bayi DS yang tercekat-cekat bahkan ada yang tidak ada suara nangis sama sekali, sehingga membuat bingung ibunya kapan untuk menyusukan, lalu secara medis akan dikatakan "ini sudah bawaan lahir sabar aja, nanti akan melebar sendiri" untuk suara nangisnya akan menjadi seperti bayi biasa.

Bisa jadi betul (akan melebar sendiri) tapi entah kapan  (?) melebarnya jalur tenggorokan dan kerongkongan karena bila masih terus menerus sempit sampai usia 8 bulan (misalkan) maka akan mempengaruhi kekuatan kecepatan asupan, bayi DS seringkali grok-grok ada ludah, slamp lendir banyak di kerongkongan yang suka berkumpul di sini yang jalur sudah sempit maka makin susah menelannya, maka seharusnyalah kita usahakan dengan fisioterapi yang mampu mengatasi masalah ini.


BAWAAN LAHIR YANG PADA METODE KAMI INSHAA ALLAH BISA DIPERBAIKI
Akan tetapi ada yang memang kondisi bawaan lahir yang tidak bisa dengan medis seperti kelainan suara nangis yang tercekat-cekat, artinya mengalami sempitnya jalur tenggorokan dan kerongkongan  sangat banyak sekali, pada pasien-pasien bayi yang ke kami per 100 bayi DS adalah sekitar 90 bayi, lalu banyak sekali orang tua bayi yang mengatakan kepada penulis bahwa dikakatakan sudah "bawaan lahir bayi DS, nanti akan melebar sendiri." Masalahnya adalah kapan melebarnya tidak diketahui kapan. Bisa saja usia 8  bulan, 1 tahun atau belasan bulan tentu tidak jelas, kan kita ingin mengejar delay (terlambatnya) salah satunya adalah kebaikan kecepatan/kekekuatan asupan agar saat MPASI bisa naik (kejar) berat badan lebih baik.

Inshaa Allah (atas izin Allah) dengan KeMaha Kuasa-Nya banyak bayi yang teratasi secara relatif cepat tidak sampai berbulan-bulan hanya menunggu melebar sendiri yang tidak jelas kapannya, ikhtiarlah bersama kami kita perbaiki 1 per 1 yang bawaan lahir lainnya kita beritahukan caranya (asalkan memulai di bawah usia 6 bulan sudah di mulai, lebih bagus lagi sejak bapak/ibu melahirkan dan sudah divonis DS) segera mungkin menghubungi penulis) ^ :
-melebarkan mata yang sipit
-menipiskan kantung mata
-pipi yang ngondoi agar naik
-leher yang pendek agar lebih panjang
-kaki yang kurang panjang bisa agak dipanjangkan (kaki pendek disebut akondroplasia)  akondroplasia
Variasi kelainan ciri-ciri & penyertaan pada bayi DS: 
http://kprihatmono.blogspot.com/2016/02/kprihatmonoblogspotcoid-mencapai-5.html

DI BENUA MANAPUN BAHKAN DI KUTUB UTARA / SELATAN SEKALIPUN
^) Pemberesannya dilakukan beberapa bulan (dapat dilakukan oleh ibu sendiri di rumah sendiri walau ibu berada di  benua mana sekalipun di Amerika, Eropa, Australia di kutub utara/selatan sekalipun (yang penting ibu ada whatsapp) karena Maha Kuasa Allah tidak dibatasi oleh  jarak &  waktu. Bayi DS tidak cukup hanya distimulus saja, tapi harus dengan treatment tertentu beberapa bulan asalkan syarat usia di antara 1 bulan sampai 11 bulan, dan waktunya berapa lama (porsinya dalam seharianya, lamanya sekali melakukan) dan di usia berapa bulan memulainya tidak boleh sembarangan, hubungi penulis. Semua orang tua yang menghubungi penulis, semoga Allah gerakkan sehingga bayi/anak bapak/ibu sekalian lebih maksimal hasil.

(Karena) naiknya berat badan yang baik, akan mempengaruhi kemampuannya, biasanya:
kemampuan bisa didudukkan keppala tegak di berat 5,5 sd 6,5 kg
kemampuan bisa duduk di berat sekitar 7 kg sd 7,5 kg
kemampuan bisa diberdirikan dengan baik di berat 7,5 kg sd 8 kg
kemampuan bisa titah-titah di berat 7,8 sd 9 kg ke atas
Agar cepat semua yang delay berhasil kita kejar, jangan hanya pasrah dengan "nantinya juga akan baik pencernaannya" atau bahkan hanya pasrah saja sebagai orang tua. Baca artikel link berikut, kewajiban orang tua terhadap anak http://kprihatmono.blogspot.com/2017/09/
Dan di berat badan bayi ini yang perlu dijaga agar bisa kuat, selalulah dijaga agar jangan pilek/batuk atau sampai pneumonia, karena bila sakit tidak mau dilatih, rewel, jika sakit (pilek/batuk/apalagi  pneumonia segeralah rawat inap bagi yang masih bawah 1 tahun) agar berat tidak terlalu banyak turun berat badannya. Bila berat badan turun, maka kemampuan yang sudah bisa misalkan baru bisa berdiri (berat 7,5 kg), lalu sakit sampai 12 hari baru sembuhnya atau lebih, lalu berat turun 1 kg, maka akan belum bisa berdiri lagi hingga berat mencapai 7,5 kg kembali.


Nah mengapa kita tidak bermohon kepada Allah sebagai Sang Pencipta makhluk hidup termasuk bayi ini, kelainan yang berakibat sempit ini pada jalur (tenggorokan & kerongkongan)-nya inshaa Allah bisa dipercepat melebarnya, asalkan yakin berdo'a kepada Allah, yakinlah bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah, walaupun bapak/ibu sekalian berada dimanapun.

Bayi DS pun mengalami delay (lambat) selain otot-otot dan lemahnya syaraf-syaraf dan jaringan ikat di wajah makanya pipinya ngondoi dan berkantung mata, dan beberapa macam ciri DS lainnya.
Alhamdulillah dengan treatment usap dan urut dan latihan fisik, sehingga banyak bayi-bayi yang akhirnya tidak saja wajahnya yang menjadi lebih bagus (ada cara usapannya dan ibu sendri yang melakukannya atas petunjuk kami dilakukan sejak rentang bulan 1 sampai bulan 11 usia bayi) lalu juga ada treatment (latihan-latihan) agar  otot kuat (motorik kasar dan motorik halus) jadi lebih baik dan juga termasuk kecerdasan meningkat bagi yang bayi DS nya difisioterapi ke kami semua atas izin Allah SWT. Kita bermohon kembali kepada Allah, barengilah dengan ikhtiar yang benar, don do'a yang baik dan sabar (treatment dengan kasih sayang kepada buah hati bapak/ibu).


PERHATIKAN PETA NEGARA ARAB DENGAN INDONESIA
SAAT UMROH / IBADAH HAJI
KONSEKUENSI BILA TIDAK PERCAYA DO'A JARAK JAUH

Bapak / ibu sekalian tentu tahu Masjidil Haram di Makkah, seluruh umat Islam yang sanggup dengan biayanya bisa pergi ke tanah suci melakukan, tawaf, sholat, berdo'a di sana. Makkah / Madinah adalah tempat yang sangat jauh dari negara kita, jikalau bapak/ibu tidak percaya, tidak yakin, atau bertanya-tanya apakah do'a jarak jauh takut melanggar agama (syariat Islam) mengapa pula kita mendo'akan orang yang jauh dari Makkah (misalkan kita sedang umroh) kepada anak, sanak family kita yang berada di Indonesia ? Demikianlah orang yang menyangka tidak boleh, tidak bisa, tidak dicontohkan oleh agama, kata siapa bapak / ibu ?? Mereka yang berkata tidak bisa, tidak mungkin (atau dikatakan melanggar syariat agama Islam) maaf sudah ketinggian ilmu logika dunia.

Konsekuensi (yang mengatakan jarak jauh  tidak bisa juga) di kejadian lain, kalau tidak bisa dido'akan dari jauh maka:
harusnya bapak/ibu sekalian kalau mendo'akan anak ujian harus datang ke sekolah lalu berdo'a di depan kelas (bahkan di depan mejanya) anak saat ujian.

Kalau anak ibu mondok di pesantren misalkan di Jawa Timur, tentu agak lama, mungkin 1 tahun atau 2 tahun tidak pulang ke rumah (misalkan di Jakarta), bila bapak/ibu tidak percaya dengan do'a jarak jauh, berarti setiap saat ingin mendo'akan anak bapak/ibu yang di pesantren maka hari itu juga bapak/ibu harus ke jawa Timur ke pesantren anak bapak/ibu. Sungguh aneh bukan, apakah sudah demikiankah pikiran bapak / ibu akan kemaha Kuasaan Allah ???

Konsekuensi lain bagi yang tidak percaya do'a jarak jauh:
Misalkan suami ibu anggota TIM SAR atau TNI bagian pertolongan korban kecelakaan:
Kalau suami ibu sedang ikut penyelamatan orang pada TIM SAR/TNI lalu suami anda ikut ditugsakan mungkin berhari-hari penyelamatan yaang dilakukan, lalu saat besok hari masih belum ditemukan orang yang akan diselamatkan,, maka anda harus ikut naik helikopter bersama suami anda ke gunung yang ada pesawat jatuh ==> sungguh benar-benar anda merepotkan tim penyelamat di helikopter tersebut padahal anda tidak ada peranan di situ.


PERTOLONGAN MENGGUNAKAN HELIKOPTER
Contoh  Misalkan di daerah gunung / di laut ada pesawat yang jatuh, lalu tim sar/basarnas mengirim bantuan pertolongan pencarian korban orang yang hilang  menggunakan helikopter, padahal helikopter memiliki kapasitas yang terbatas, bisa saja hanya muat 8 sampai 10 orang.
Jika orang yang menolong di helikopter sudah 4 orang (ditambah 2 orang pilot pesawat), lalu yang ditolong hanya akan muat 4 orang, tapi dikarenakan para ibu-ibu tidak percaya dengan  do'a keselamatan jarak jauh akan dikabulkan Allah, maka kalau setiap istri para tim penolong ikut maka jumlah orang di dalam helikopter akan menjadi :
4 orang penolong + istri masing-masing
2 pilot + istrinya pilot juga ikut di helikopter
maka helikopter akan penuh dengan tim penolong plus para istrinya SUDAH PENUH ==> lalu orang yang akan ditolong jadi tidak muat di dalam helikopter. Ada-ada saja ibu-ibu yang tidak percaya do'a jarak jauh akibat tidak percaya bahwa do'a jarak jauh bisa dan boleh dilakukan, maka Anda akan membuat repot dan menyulitkan tim penolong, mau ditaruh di mana nantinya ibu orang/korban yang akan ditolong.??? Bisa-bisa helikopternya gak jadi berangkat, karena sudah penuh isinya.


PERILAKU KELUARGA JADI TERKONTROL BAIK
Semoga tulisan di artikel ini bagi yang ikut latihan fisik dan treatment usap  dan urut bayi DSnya ke kami akan semakin mendekatkan diri (para orang tua sekalian) kepada Allah SWT dan lahirnya si buah hati di keluarga dengan segala banyak kemajuan tumbuh kembangnya semakin tinggi rasa sayang kepada bayi dan kepada seluruh keluarga. Inshaa Allah (bahkan dikarenakan anak ini suka meniru, maka dalam perilaku keluarga, akan menjadi terjaga kebiasaan selalu yang baik (misalkan tidak boleh menendang meja, karena perilaku yang kurang baik akan ditiru), jadi kebiasaan perilaku keluarga terkontrol selalu menjadi yang baik-baik,

=============================================
KHUSUS BAYI 0 TAHUN SEMAKIN DINI SEMAKIN BAIK
=============================================
Metode kami bagi bayi bapak/ibu sekalian haruslah:
-orang yang amanah dalam melatih dan memang orang yang mampu untuk bidangnya -mempunyai track record dalam memperbaiki kelainan bawaan
-alhamdulillah kami sudah sejak 2008 - 2018 ini mencapai 250an bayi DS yang wajahnya sudah lebih baik daropada kondisi saat usia bawah 6 bulan dengan kemampuan jalan yang baik dan otak lebih cerdas (karena kami juga termasuk brain teraphy)
-dalam memperbaiki organ dalam, dalam  waktu relatif hanya beberapa kali saja terlihat kemajuan perbaikan organ dalam yang bisa bapak/ibu lihat (sebagai buktinya) contoh suara nangis yang semula tercekat-cekat/terputus-putus (menandakan tenggorokan dan kerongkongan membaik, melebar/lega)
-kami dapat pertemankan dengan orang tua lain yang bayinya sudah lebih dulu fisioterapi dengan kami yang sekategori sama kondisi jantungnya
-bahkan hasil metode kami dijadikan anak percontohan hasil yang sangat baik di banyak kota dari beberapa propinsi di rumah sakit di Indonesia. 
Dan dari info beberapa orang tua pasien kami, yang sudah selesai ke kami dan meneruskan terapi wicara, banyak anak--anak hasil kami menjadi harapan kedatangan di tumbuh kembang rumah sakit saat ikut terapi wicara untuk menjadi penyemangat orang tua lain yang mempunyai anak DS juga. Alhamdulillah.

Jadi kesimpulannya: do'a dengan dzikir memperbaiki (apakah itu untuk kesembuhan penyakit, untuk melembutkan hati yag keras & kasar, agar pikiran/otak orang lain dapat menerima penjelasan kita, dan banyak sekali lainnya) orang lain apakah itu jarak dekat diperbolehkan, bahkan sebenarnya sudah dilakukan oleh siapapun bagi yang suka mendo'akan kebaikan untuk orang lain. Yang tidak diperbolehkan adalah do'a untuk keburukan (apapun halnya), menghasut orang lain, dengki kepada orang lain, menghancurkan tubuh orang lain orang lain. jadilah hidup kita yang bermanfaat bagi orang lain.
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ
Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no:3289).


Read more https://muslimah.or.id/6435-pribadi-yang-bermanfaat.html

Diriwayatkan dari Jabir berkata,”Rasulullah Shallallahualaihiwassalam bersabda,’Orang beriman itu bersikap ramah dan tidak ada kebaikan bagi seorang yang tidak bersikap ramah. Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi orang lain.” (HR. Thabrani dan Daruquthni)

Artikel lanjutan tentang perbaikan kelainan akibat trisomi 21 (DS) pada artikel selanjutnya.
Semoga bermanfaat.

Salam dari penulis,
Drs. R. Kurniawan Prihatmono

HP 081386837511
(Harap SMS terlebih dahulu)

JANGAN EMAIL
Hanya bagi yang serius memiliki bayi DS


Cara : Kunjungan home visit ke rumah-rumah Bapak/Ibu

Kamis, 30 Agustus 2018

Bahayanya Memasang Foto Bayi Down Syndrome Usia 0 & 1 Tahunan Di Media Sosial

Ada banyak situs yang menjelaskan bahwa ada bahaya mengunggah (memasang) foto anak di media sosial, bahwa mengunggah foto anak atau video yang lucu memang menjadi kegemaran tersendiri karena lucu dan menggemaskan dan menghubungkan dengan komunikasi antar pertemanan diskusi para orang tua tentang anak masing-masing di dalam media sosial (misalkan facebook ataupun instagram).
Namun yang penulis ingin bahas kali ini bukan hal di atas, di atas ini saja untuk anak yang tidak kelainan semacam trisomi 21 saja sudah mengundang bahaya dan dikatakan kita sebagai orang tua sudah "menelanjangi" anak dari hak privacynya, yang penulis bahas dalam artikel kali ini adalah:
bagaimana bila ternyata bayi yang dilahirkan adalah down syndrome lalu bapak/ibu yang gemar posting-posting apa dampaknya bagi diskusi pertemanan dan bagi perkembangan pembicaraan orang lain tanpa sepengetahuan bapak/ibu pemilik bayi, karena foto bayi yang Anda posting dapat dengan mudah difoto screenshoot atau disave (disimpan) oleh teman-teman Anda di dalam facebook /instagram ?

Siapa yang tidak bangga punya bayi yang baru dilahirkan ? Tapi jika terlahir (maaf) trisomi 21 maka ada baiknya janganlah memposting-posting wajah bayi Anda, terutama dikarenakan masih sangat mencolok wajahnya. Wajah bayi DS memiliki kekhasan, silakan dibaca pada situs berikut:
https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3390332/mengapa-anak-down-syndrome-memiliki-wajah-yang-khas

Atas pemikiran kami dan fisioterapi kami sampai ke perbaikan wajah bayi DS :
1. Pada fisioterapi kami termasuk untuk perbaikan wajah agar bisa lebih baik seperti usapan kantung mata agar menipis, melebarkan mata yang sipit, membuat agar batang hidung lebih ada, menaikkan pipi yang agak turun (ngondoi), agak memanjangkan leher yang pendek dan lain-lain inshaa Allah dengan bapak / ibu rajin melakukan setiap hari dengan penjelasan-penjelasan dan arahan dari kami, wajahnya atas izin Allah kalau bapak/ibu rajin maka akan menjadi lebih baik

2. Di internet banyak sekali tertulis di berbagai situs menulis : jangan sembunyikan anak ini (anak DS) dari lingkungan sekitarnya, ini memang betul sekali, akan tetapi akan lebih baik bila wajah sudah lebih baik tentunya. Tapi bagi yang merasa bahwa wajah tidak jadi masalah, maka itu adalah hak Anda dan tulisan di bawah ini poin 2 (3 dan seterusnya ke bawah) ini silakan bapak/ibu abaikan saja (bagi orang tua yang wajah bayinya merasa tidak perlu dibaguskan).  

Tapi bagi orang tua bayi yang ingin lebih baik  (atau memiliki masalah khusus di keluarga merupakan hak masing-masing keluarga sebagai privacy), untuk penampilannya ingin dibaguskan (seperti tidak ingin dibully nantinya) maka sangat bijak sekali dan SUDAH SEHARUSNYALAH) untuk tidak memposting foto-foto wajah bayi 0 dan 1 tahunan bayi Anda (dan silakan fahami poin 2, 3 dan 4 dan seterusnya tulisan saya di bawah ini).

3. Berapa orang yang tau setelah Anda posting ?
SELURUH DUNIA BISA MENYIMPAN FOTO BAYI BAPAK/IBU
Bila di dalam pertemanan FB (facebook) atau IG (instagram) ada ratusan atau ribuan followers dan followings, maka ada ratusan atau ribuan orang yang jadi tau kondisi bayi bapak/Ibu sekalian, dengan kata lain bapak/ibu sendiri telah menyebarkan ke seluruh dunia wajah bayi DS bapak/ibu sekalian, yang bisa jadi pertemanannya di dalamnya adalah teman-teman SD, SMP, SMA, kuliah bapak/ibu sendiri (walaupun status foto di dalamnya Anda proteksi).
Dan saat ini sudah ratusan ribu bayi DS di seluruh Indonesia dilahirkan, bisa jadi teman bapak/ibu Anda sendiripun memiliki bayi DS, sehingga teman Anda sendiri mengetahui ciri-cirinya dengan sudah banyaknya situs yang menjelaskannya (dan karena fisioterapi kami banyak orang tua pasien yang bilang kami satu-satunya di Indonesia, bisa jadi teman bapak/ibupun fisioterapi ke kami dan mencari tau apakah wajah di foto yang dikirimnya bayi DS) ke kami. Maka ini akan manjadi bahaya buat kami dan juga bagi Anda yang tidak ingin diketahui umum kondisinya (sebelum wajahnya lebih baik kondisinya).

Mengapa penulis jawab seluruh dunia ?
Masalah akan muncul apakah itu misalkan instagram diproteksi sekalipun, mudah diambil foto di dalamnya dengan software semacam instaviewz, extagram, getthemall, dan lain-lain.
Jika bapak/ibu sekalian ke google lalu ketik keyword berikut:
cara mengambil foto yang di IG yang terproteksi
maka akan ke luar banyak situs yang menjelaskan cara pengambilan gambar diam-diam ini tanpa sepengetahuan pemilik akun.


4. Jangan hanya bapak/ibu sendiri berpikir bahwa wajah bayi saya tidak (dikenali) DS, nyatanya bagi yang sudah terbiasa ke rumah sakit tumbuh kembang dan melihat tiap minggu ke puluhan bayi DS di rumah sakit yang berbeda-beda maka akan tau ciri-cirinya dan sudah pintar mengetahui atau tidaknya bahwa seorang bayi DS atau tidak hanya dalam 6 bulan berkecimpung ke 50an bayi DS.

Terlebih bapak/ibu adalah tidak mau orang luar tau, bahkan mungkin saudara-saudara dari pihak keluarga pun tidak ingin mereka tau, mengapa pula justru kita posting-posting wajahnya di dunia maya, sehingga ribuan orang jadi tau. Lihatlah penjelasan berikut ini:

GAMBAR 1
Anggaplah ini sebuah dunia maya dan kotak-kotak mewakili tempat posting medsos
bapak /ibu sekalian yang terbuhung dan bisa dilihat oleh saya (K) dan 
di tengah sebagai pusat adalah fisioterapi kami

Anggaplah saya (K) menjadi orang menentu menuju fisioterapi kami (yang dilakukan oleh istri)

GAMBAR 2
Pada gambar 2 dianggap merupakan ruangan media sosial bapak/ibu sekalian
dan warna biru merupakan foto-foto yang bapak/ibu posting
termasuk memposting foto-foto bayi wajah DS-nya yang masih ketara oleh yang sudah ahli
maka bulatan-bulatan kecil di dalam kotak yang kini berwarna biru adalah pertemanan medsos
bapak/ibu sekalian yang telah Anda terima pertemanannya (menjadi follower),
jadi semua dapat melihat fotonya

GAMBAR 3
Maka karena teman-teman bapak/ibu sekalian juga berhubungan dengan dunia luar kotak
(medsos yang Anda proteksi) maka foto-foto yang Anda posting (yang harusnya
rahasia keluarga) bisa menjadi terlihat siapapun jutaan orang luar bila ada yang men-save
foto bayi Anda lalu memposting ke tempat lain, karena teman di medsos bapak/ibu 
terkoneksi dengan dunia maya luar yang luas*)

*) Bagi Bapak/ibu yang merasa tidak ingin anaknya diketahui umum di masa bayi 0 dan 1 tahunan, lalu Anda sendiri  memposting-posting, artinya sama juga bapak/ibu sendiri yang menyebarkan ke mana-mana. Tidak terpikirkankah oleh Anda ??

5. Ada waktunya suatu saat bapak/ibu memajang foto bayi ini. Kapankah waktunya ?
Yaitu bila poin 1 di atas  (wajah bayi)  :
-telah menjadi lebih baik
-yang tebal-tebal telah menjadi tipis
-yang gelambir leher telah hilang / tipis
-mulut sudah tidak mangap
-tatapan sudah tidak tatapan kosong
-lidah  sudah tidak menjulur
-pipi sudah tidak ngondoi
-bukaan lebar mata sudah tidak sipit
dan lain-lain perbaikan yang bagus sudah sangat benyak maksimal pada bayi bapak/ibu sekalian, walaupun sebenarnya inipun masih melanggar hak privacy anak pada artikel berikut: https://lifestyle.kompas.com/read/2018/04/03/214940020/bahayanya-mengunggah-foto-anak-di-media-sosial
Tapi secara keseluruhan sudah lebih baik dibandingkan bapak/ibu memposting masih di usia 0 dan 1 tahun, sehingga sudah tidak begitu dikenali sebagai wajah kembar 1000 DS yang tebal-tebal dan mata yang sipit, pipi sudah tidak ngondoi dan lain-lain yang baik.

6.  Bisa menjadi kurang baik untuk efek psikologis, perasaan si anak, misalkan saat anak di sekolah nanti (misalkan usia 6 tahun, 7  tahun, 8 tahun), bila saat masih bayi ada yang mensave (menyimpan) foto bayi Anda di usia bayi 0 tahun dan 1 tahunan, lalu ada orang yang mengetahui anak Anda, dan menunjukkan fotonya di masa-masa masih bayi tersebut.

JANGAN POSTING DAN HAPUS ADALAH LEBIH BAIK
Jadi alangkah baiknya jangan bapak/ibu posting-posting foto-fotonya dan hapus semua yang sudah diposting selagi masih ketara sekali wajahnya di:
FB
IG
display picture Whatsapp
display picture bbm
dan jangan dipasang di semua media sosial lainnya dikarenakan kita akan melakukan fisioterapi perbaikan wajah hingga usia 1 tahunan, semua ini inshaa Allah bisa berubah atas kerajinan mengusap bayi bapak/ibu sendiri setiap hari sambil dan hasilnya adalah atas keridhoaan Allah SWT.

7. Bersabarlah adalah lebih baik untuk kondisi keluarga bapak/ibu sendiri. Delete (hapus) lebih dulu wajah, foto walau tak tampak wajah (karena akan menjadi pertanyaan teman-teman di dalam medsos yang bapak/ibu posting, misalkan wajahnya tidak terlihat ditanya oleh teman di dalam grup:
Lihat dong wajahnya ?, maka menjadi "bumerang" sendiri bagi Anda

Setiap anak di dunia ini memiliki kelebihan dan juga kekurangan, juga anak DS memiliki kelebihan penurut, peniru, dan juga kepekaan hati yang tinggi (sensitif).perasa, juga ada yang memiliki rasa empati terhadap kesedihan orang lain yang sedang sedih. Nah dari  kesemuanya itu justru yang tertinggi yang harus kita pikirkan adalah bagaimana kita selaku orang tua, sudahkah segala ini kita selaku orang tuanya melindungi dari dilihat oleh orang lain yang belum perlu tau tentang bayi kita selagi wajahnya masih demikian,  padahal bapak/ibu sekalian ingin wajahnya lebih baik ??

MENGUSAHAKAN PERBAIKAN WAJAH ARTINYA MENUNJUKKAN BAHWA BAPAK/IBU SEKALIAN MENGUSAHAKAN YANG MAKSIMAL UNTUK BAYI/ANAK
Tidak ada hubungannya antara ikhlas dan tidak ikhlas dari keinginan membaguskan wajah bayi ini, silakan  dibaca: http://kprihatmono.blogspot.com/2015/06/lanjutan-jangan-wait-and-see-bila-bayi.html

TIDAK ADA HUBUNGAN ANTARA INGIN MENGUSAHAKAN PERBAIKAN WAJAH MAKA ORANG TUANYA DISEBUT TIDAK IKHLAS
Contoh lain adalah salah satu ciri kelainan syndrome patau (trisomi kromosom 13) adalah terjadi bibir sumbing (ada yang sampai terjadi bibir sumbing dan ada yang tidak,  https://hamil.co.id/anak/gangguan-mental/patau-syndrome-pada-bayi, maka tidak ada hubungannya antara ikhlas atau tidak ikhlas bagi para orang tua yang ingin memperbagus wajah anaknya dengan melakukan operasi bibir sumbing. Banyak sekali di google dengan keyword:
operasi bibir sumbing gratis 2018

Tulisan di atas ini  adalah jawaban yang pernah berkata bahwa kalau memperbaiki wajah anak (karena kelainan) berarti tidak ikhlas menerima kondisinya. Saya katakan  bahwa tidak ada hubungan antara tidak menerima dan keinginan agar wajah lebih baik.

Istri kita sendiri saja memakai penghitam alis mata atau pemerah bibir saja pun termasuk membuat penampilan lebih baik, bukan berarti memakai lipstik atau penghitam alis mata adalah tidak ikhlas dengan wajahnya, tapi berusaha tampil baik mengapa tidak.

Semoga tulisan ini menambah wawasan bapak/ibu sekalian tentang media sosial dan semoga bermanfaat untuk bapak/ibu sekalian agar tidak pasrah tanpa usaha untuk wajahnya dan janganlah diposting-posting karena bagi bapak/ibu yang masih tidak mau dikenali selagi masih ketara, semua kembali kepada perilaku "tangan kita" di hp / gadget Anda.

Salam dari penulis,
Drs. R. Kurniawan Prihatmono
HP 081386837511
(Harap SMS terlebih dahulu)

JANGAN EMAIL
Hanya bagi yang serius memiliki bayi DS



Rabu, 21 Maret 2018

Hari Down Syndrome Sedunia 21 Maret - WDSD

Hari ini adalah 21 Maret adalah Hari Sindrom Down Sedunia (World Down Syndrome Day / WDSD). Pada tanggal 20 Desember 2007 WHO (Badan Kesehatan Dunia) menetapkan bahwa tanggal 21 Maret sebagai hari WDSD.


Apa itu down syndrome (DS)?
Yang jelas DS bukanlah penyakit tapi kelainan akibat kromosom ke 21 yang ada 3.
Dan apa ciri-cirinya untuk jelasnya silakan dibaca pada artikel berikut:
http://kprihatmono.blogspot.co.id/2015/02/jangan-wait-and-see-bila-bayi-anda-yang.html

Kejadian lahirnya penyandang DS ini bisa karena kelahiran spontan dalam arti seluruh keluarga sanak family keluarga besar dari pihak istri dan suami tidak ada yang DS sama sekali, ataupun bisa saja memang ada faktor keturunan DS (tapi faktor keturunan hanya berprosentase kecil).

Sebenarnya banyak sekali yang dibahas pada setiap artikel penulis tentang Down Syndrome (DS), seperti,ciri-ciri yang bisa dibaguskan,  penyertaan kelainan organ dalam  yang dapat terjadi, bagaimana melatihnya, agar dapat maksimal perbaikannya dari sisi medis, organ dalam dan penampilannya dan kecerdasannya akan penulis kupas pada artikel berikutnya.  

PERBAIKAN MAKSIMAL
Banyak sekali yang bisa diperbaiki pada tahap fisik tubuh ternyata tidak hanya sebatas pada:
-motorik Kasar
-motorik Halus
-Otot-otot (seperti kaki, lengan, bahu, pinggul dan lain-lain) agar (hanya) tercapai 4 fase bayi:
tengkurap, duduk. berdiri dan jalan saja

tapi sejak 2008 kami telah melatih tumbuh kembang bayi-bayi ini hingga sekarang mencapai 250an bayi yaitu selain motorik kasar, motorik halus, otot-otot dengan lembut kasih sayang seluruh tubuh hingga ke:
-perbaikan wajah jika rajin sesuai yang kami instruksikan insha Allah akan jauh dari sebutan wajah kembar 1000 DS
-aura wajah / eskpresi baik agar tidak selalu menjulur lidahnya dan tidak mangap mulutnya
-kecerdasan otaknya

FAKTOR PENENTU HASIL MAKSIMAL
Alhamdulillah banyak yang sudah sangat baik kondisinya, semoga menjadi anak mandiri yang sejahtera dengan si anak diteruskan ke bimbingan selanjutnya seperti latihan bicara, sosial skill (pertemanan sosial) dan seterusnya agar anak dapat bersosialisasi dengan baik layaknya anak-anak biasa, semua tergantung sejak kapan bapak/ibu memulai latihan fisik di awal-awal kehidupannya:
-metode latihan dan treatment kami insha Allah sampai ke perbaikan yang tebal-tebal di wajah agar tipis (dll)^
-usia semakin masih bawah 6 bulan semakin sangat baik (lebih bagus lagi sejak usia 1-2-3 bulan sudah mengubungi penulis), karena membereskan wajah butuh sekitar 6 bulan di saat jaringan ikat wajah masih lunak (belum mengeras /belum fixed / belum tetap yaitu di atas 11 bulan)
-rajin dan sabar dengan lembut dan kasih sayang
-intensitas beberapa kali tiap hari dan frekuensi rutin tiap hari di 365 hari awal usianya
*dan  tak lepas dari kelainan penyertaan organ dalam yang terselesaikan pada urusan medisnya dan kebaikan panca indera (seperti mata agar tidak mengalami masalah yang kurang baik seperti nystagmus dan juling) semasa usia bawah 1 tahun

Catatan:
^silakan hubungi penulis sampai apa-apa saja yang bisa diperbaiki


BAGI YANG BARU MELAHIRKAN BAYI INI
Semakin dini dites semakin baik, sebelum terjadi PH =  Pulmonal Hipertensi, sebelum terjadi kardiomegali (pembesaran jantung), untuk langkah awal apa yang harus dilakukan setelah bayi ini lahir, lakukanlah tes echo jantung anak (pada dokter sepesialis jantung) di usia 2 mingguan sampai dengan 2 bulan sebaiknya sudah dilakukan. Silakan dibaca, bisa saja usia bawah 2 bulan belum ada ciri-ciri  jantung bocor sama sekali pada bayi DS dari tampak luar :
http://kprihatmono.blogspot.co.id/2018/02/kisah-nyata-kasus-jantung-bocor-besar.html

3 POLA BESAR YANG HARUS DIBERESKAN
1. KELAINAN MEDIS
2. PERBAIKAN ORGAN LUAR (PENAMPILAN)
3. PERBAIKAN ORGAN DALAM (OTOT, KEKUATAN ASUPAN dan lain-lain
Berdasarkan pengalaman ratusan perbaikan pada bayi DS selama ini, teryata ditemukan 3 Besar yang harus dilalui untuk memperbaiki maksimal bayi trisomi 21 yang harus dilakukan, apakah itu silakan dibaca artikel berikut dan jenis jantung bocor berapa besar milimeter yang akan mempengaruhi jalan hidup bayi ini dioperasi atau tidak :
http://kprihatmono.blogspot.co.id/2017/03/kprihatmonoblogspotcoid-mencapai-6.html

Catatan: ^^ Silakan menghubungi penulis
Semoga tulisan singkat ini menjadikan kita dengan memperingati hari DS sedunia ini yang mengajak seluruh negara dan masyarakat sipil untuk bisa menerima dan menghargai para penyandang down syndrome.


Silakan dilihat video ini saat penulisan ini telah ditonton 1,5 Juta kali
Sungguh menginspirasi kedekatan ibu & anak ini.
A carpool karaoke lip sync video in support of World Down Syndrome Day feature 
50 mums and their children singing along to Christina Perri's multiplatinum 
selling track,  "A Thousand Years"
 Sumber Youtube


Jantungku berdebar kencang
Warna-warni dan janji-janji
Bagaimana agar berani
Bagaimana bisa aku cinta saat aku takut jatuh?

Namun melihatmu sendirian
Segala bimbangku mendadak hilang
Selangkah lebih dekat

Tiap hari aku tlah mati karena menantimu 
Kasih jangan takut
Aku tlah mencintaimu ribuan tahun 
Aku kan mencintaimu ribuan tahun lagi

Waktu berhenti berputar 
Segala tentangnya begitu indah
Aku akan berani 
Takkan kubiarkan segalanya berlalu begitu saja

Apa yang menghalangi di depanku
Tiap tarikan nafas
Tiap jam telah sampai di sini 
Selangkah lebih dekat

Dan selama itu aku yakin aku kan temukan dirimu 
Waktu tlah membawa hatimu padaku
Aku tlah mencintaimu ribuan tahun 
Aku kan mencintaimu ribuan tahun lagi

Selangkah lebih dekat
Selangkah lebih dekat

Dan selama itu aku yakin aku kan temukan dirimu 
Waktu tlah membawa hatimu padaku
Aku tlah mencintaimu ribuan tahun 
Aku kan mencintaimu ribuan tahun lagi

Kepada para orang tua yang memiliki bayi penyandang trisomi 21:
Jangan putus asa
Jangan menyerah
Ayo maju bersama anak.
Rawatlah sebaik dan secepat mungkin (masa tercepat perbaikan wajah usia sebelum 350 hari dan masa tercepat untuk perkembangan tumbuh kembang harus sudah baik di 1000 hari pertamanya)
Dan didiklah dengan baik sehingga menjadi anak yang dewasa nanti menjadi anak mandiri yang sejahtera. 
 

Semoga bermanfaat,
Penulis,
Drs. R. Kurniawan Prihatmono

HP 081386837511
(Harap SMS terlebih dahulu)
Hanya bagi yang serius memiliki bayi DS


Cara : Kunjungan home visit ke rumah-rumah Bapak/ibu

Rabu, 21 Februari 2018

Kisah Nyata Kasus Jantung Bocor Besar Bedah Terbuka Asianotik - Edisi 7 Tahun


Pada setiap artikel Blogsot penulis tentang trisomi 21 (Down Syndrome), penulis selalu berusaha agar para orang tua pemilik bayi penyandang trisomi 21 agar meningkatkan ilmunya apa itu trisomi 21, apa itu ciri-cirinya yang bisa terlihat tampak luar dan bisa juga tampak dalam (misalkan celong /  legok di dalam mulut yang tinggi (langit-langit) dan apa saja penyertaannya adakah jantung bocor (misalkan tampak lebam biru), nah ternyata jantung bocor pada bayi trisomi 21 bisa tidak ada ciri tampak luar sama sekali selagi masih bawah usia 2 bulan.

Karena usia 2 bulan, bayi belum melakukan gerakan yang membuatnya terlalu energik, jadi bayi tidak terlihat lelah, bahkan dikarenakan bayi trisomi 21 cenderung pasif, dikarenakan otot lemah, maka gerakan kurang maka karena kurang energik, mengakibatkan tidak begitu berkeringat di banyak kasus, padahal berbagai tulisan di internet menulis: bayi trisomi 21 yang jenis kelainan jantung bocor (KJB) asianotik (tanpa lebam atau ciri biru) bisa dikenali dari ciri luar:
-terlihat sesak --> nyatanya tidak, karena masih sangat kecil (beratpun masih bawah 4 kg)
-terlihat suka/sering capek/kelelahan --> nyatanya tidak karena gerakan masih sedikit

Banyak orang tua bertanya ke penulis: Kenapa Allah (melalui para ibu-ibu melahirkan kondisi) membuat anak yang kekurangan fisiknya ? Pasti ada hikmah dibalik sesuatu. Tidak ada Allah yang menciptakan sesuatu dengan tidak ada maksudnya. Penciptaan manusia ada di surat al Mulk. Allah SWT yang menciptakan kehidupan dan Allah juga yang menciptakan kematian. Allah akan menguji kita semua siapa-siapa yang lebih bersyukur. Tujuannya agar kalian (kita) sakinah mawaddah wa rahmah (dengan ujian yang berbeda-beda: kekayaan, kesehatan yang baik, sakit penyakit, kelainan, kekurangan harta dan lain-lain).


Bayi C anak Ibu L (kondisi setelah membaik dari operasi bedah terbuka dada) digendong oleh dokter bedah jantungnya Dr Budi Rahmat, Sp. BTKV.  Beliau dr Spesialis Bedah Thorax dan Kardiovaskular di RSJP (Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita (harusnya ada foto ibu L dan ibunya L di sebelah kanan dan kiri dokter) tetapi untuk privacy (kerahasiaan) orang tuanya demi si bayi untuk sekolahnya nanti insha Allah di sekolah umum, lebih baik tidak penulis tampilkan. https://www.pjnhk.go.id/index.php/profile/242

Selain itu juga dr Poppy S. Roebiono, SpJP (K) juga dokter dari bayi C saat masa-masa operasi jantung di rumah sakit ini. https://www.pjnhk.go.id/index.php/profile/133


KISAHNYA BERMULA
Bayi baru lahir (neonatal) lalu divonis DS oleh dokter tentulah membuat syok orang tuanya, sehingga masuk sms suatu hari di awal Mei 2017 ternyata dari Bengkulu (ibu L) dan bayinya C yang jarang menangis dan ciri-ciri trisomi 21 yang cukup nyata terlihat di wajah dan dokter (spesialis anak) di Bengkulu juga sudah tau kondisinya. Ibu L ini termasuk pekerja di medis usia masih muda (karena pasangan pengantin baru) dan ini anak pertamanya, padahal usia ibu L baru 24 tahun saat melahirkan.

Ibu L melalui WA ke penulis (P): 
Awalnya saya gak tahu kalau bayi yang saya kandung ternyata DS, padahal saya hampir tiap bulan kontrol sama dokter kandungan tapi tidak terdeteksi kalau DS, sedangkan bayi DS bisa dideteksi sejak dalam kandungan, saya tidak tau apa dokter tidak mau bilang takut saya syok karena anak pertama
Saya lahiran sama bidan di desa, kebetulan teman sendiri..dan teman saya dengan hati yang berat dan gak tega, harus bilang apa sama saya kalau anak saya dicurigainya DS, tapi dia masih ragu. Dan akhirnya saya bawa ke dokter anak dan ternyata benar DS.
Kami syok banget, setiap hari, setiap detik menangis, sungguh berat cobaan yang kami alami
Dan selalu bertanya-tanya dosa apa yang telah kami lakukan sehingga cobaan ini yang harus kami terima.
Dan semenjak itu saya selalu browsing. Apa itu DS, saya cari-cari, browsing gimana cara merawat, apa yang harus dijalani, dan lain-lain....
Dan setelah 1,5 bulan umur C...saya menemukan blogspot bapak....dan langsung saya hubungi
Saya berharap semuanya itu benar dan C bisa jadi anak yang normal. Dan alhamdulillah ternyata blogspot itu benar adanya.


Penulis:
Alhamdulillah terima kasih.

Lanjut Ibu L: 
Suami saya sangat sabar dan menerima C apa adanya Pak, dia bersyukur dikaruniai dan dititipkan anak oleh Allah, walaupun dia punya kelainan kromosom, dia tidak syok sama sekali setelah divonis DS, malah dia selalu support saya gak usah sedih, nanti C gak keurus kalau sedih terus
Setelah saya ceritakan tentang blogspot bapak, dia sangat mendukung Pak dan setelah menjalani terapi sama bapak (maksudnya istri penulis) kami semakin yakin bahwa tidak ada yang tidak mungkin kalau Allah menghendaki. Dan yakin C pasti bisa jadi anak yang sehat, anak yang normal seperti anak-anak lainnya.
Semakin banyak dilakukan treatment dan latihan fisik kami semakin bersyukur, kami merasakan kebahagiaan tersendiri, dengan kehadiran malaikat kecil yang Allah titipkan ke kami. Dan Allah percaya sama kami, kami bisa, mampu merawat dia menjadikan dia lebih baik.
Aamiin ya robb.

Penulis:
Membaca perjuangan 2 bulan di awal-awal treatmentnya dengan perjuangan ibu dan suami ibu membuat sedih.

Lanjut Ibu L:
Itulah kehidupan Pak, gak bisa kita memilih dan mengaturnya. Kita hanya bisa menjalani apa yang sudah ditakdirkan Allah. Yakin dan optimis Pak, Allah tidak akan memberikan cobaan diluar batas kemampuan umatnya.
Kenapa kami yang diuji begitu berat, karena kami adalah orang yang dipilih dan dipercaya mampu dan kuat menjalaninya. 
C adalah anugrah yang terindah dan teristimewa bagi kami Pak. Dia adalah pejuang yang tangguh.  


KONDISI JANTUNG BAYI C ADA BOCOR ATAU TIDAK BELUM DIKETAHUI
Setelah penulis ber-whatsapp beberapa hari dan kita saling kirim foto dan penulis jelaskan secara panjang lebar sampai Ibu L benar-benar faham, jadi kelahiran bayi C di Maret 2017, dan saat komunikasi kategori masih belum penulis ketahui apakah ada bocor jantung atau tidak.
Hanya dikatakan bahwa (setelah diperiksa (?)) lalu jantungnya dikatakan normal tidak ada kebocoran di usia 2 bulan yaitu Mei 2017. Dari luarpun tidak ada ciri (lebam) biru sama sekali dan kondisi bayi, nafas, gerak dan pertumbuhan sampai 2 bulan sangat baik tidak lemah dan tidak capekan dan tidak keringetan dan asupun mimi susu asi baik. (disebut jantung bocor asianotik = tanpa ciri biru).
Kategori sangat perlu penulis ketahui silakan dibaca link berikut: http://kprihatmono.blogspot.co.id/2017/03/kprihatmonoblogspotcoid-mencapai-6.html



Lalu mulai berproses dalam sebulan ke depan dan alhamdulillah akhirnya nangisnya mulai bagus dan tentu saja ibu L memeriksakan ke dokter anak kembali kondisi bayinya, dikatakan dokter di usia 3 bulan kemampuannya miring-miring, diangkat kaki menapak ke 2 nya normal dan lain-lain sama dengan bayi normal (Juni 2017). Alhamdulillah.


Ternyata Bu L baru memeriksakan tes echo jantung bayinya  di usia 4 bulan (Juli 2017), di sinilah sangat membuat kaget ibunya dan semua yang berhubungan dengan bayi. Silakan dilanjut...


Ternyata di usia 4 bulan bayi C dites echo jantung oleh dokter spesialis anak kardiologi di Bengkulu dan hasilnya adalah seperti di atas, perhatikan ternyata bocor posisi di bagian tengah, jadi kondisi kelainan adalah dalam jantung ada bocor di bagian tengah (bocor ASD, VSD) dan juga ada bocor PDA. Bahkan usia 4 bulan ini sudah terjadi PH (Pulmonal Hipertensi). Langsung dokter memberikan surat rujukan untuk melanjutkan tindakan operasi ke RSJP Harapan Kita di Jakarta.


KAGET DAN CEMAS AKAN HASIL TES ECHO JANTUNG
Langsung ibu L memberi tau kondisi C ke penulis, bahwa harus segera berangkat ke Jakarta (ke rs Harkit = Harapan Kita). Padahal dengan mendadak tersebut, cukup membuat kondisi menjadi gugup dan bingung dan cemas sudah pasti, karena harus bagaimana dan semua harus serba cepat. Inilah makanya penulis menghimbau kepada semua orang tua yang memiliki bayi ini segera mungkin (sedini mungkin) sebelum PH sebelum terlambat lainnya untuk tes echo jantung ke dokter spesialis jantung dengan tanpa ditunda-tunda. Apapun perasaan ibu, yakinlah agar Allah menguatkan bayi ibu.

Langsung Ibu L penulis pertemankan whatsapp dengan Ibu V agar tau dan bagaimana bila orang dari luar Jakarta akan ke Harkit sementara harus bolak-balik cukup sering ke rumah sakit ini, sementara bayi ini imun masih rendah, jadi tinggal dekat dengan rumah sakit. http://kprihatmono.blogspot.co.id/2017/02/kisah-nyata-perjuanganku-dengan-bayiku.html

Alhamdulillah ibu L dan bayi termasuk gerak cepat untuk bayinya dan di awal Agustus 2017 sudah sampai di Jakarta di saat usia bayi 5 bulan.

Dan akhirnya tinggal atur jadwal bertemu dengan dr Poppy S Roebiono

Dan di RSJP Harapan Kita dilakukan tes echo jantung kembali. Dan akhirnya kami bisa bertemu dengan ibu L setelah semua urusannya selesai dan fisioterapi C di belakang RSJP Harapan Kita. Tapi karena jadwal tindakan operasi masih belum dalam waktu dekat, maka Ibu L dan bayi C harus kembali ke Bengkulu dan kita melakukan treatment usap dan doa penguatan ke jantung kembali untuk bayi C. Hingga akhirnya C (masuk ke kelompok "urgent" untuk segera dioperasi di usia 6 bulanan) mendapatkan jadwal tindakan operasi bedah terbuka dada yang rencananya dilakukan di Oktober 2017 dan alhamdulillah tindakan operasi jantung bedah terbuka bayi C lancar dan selamat. Dan berfotolah ibu L dengan dokter bedah jantung bayinya. Dan tak lupa selalu penulis serta istripun sempat berfoto dengan keluarga ini.  :)


Dan kami kembali datang ke belakang RSJP Harapan Kita dan langsung treatment penguatan lagi beberapa kali untuk C. Penulis salut dan bangga kepada keluarga pengantin baru ini, walau masih muda usia 25 tahun dan baru anak pertama, belum pernah merasakan dan membesarkan anak yang tidak trisomi 21, tapi semangat sangat tinggi untuk C.

Semoga C menjadi anak sholehah dan bermanfaat untuk orang banyak masa depannya dan dapat membanggakan keluarganya. Aamiin ya rabbal alamin.


UCAPAN TERIMA KASIH & PENUTUP
Atas telah diizinkannya kisah nyata C sebagai sisipan pada artikel ini, penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:
-Bu L dan suami atas izinnya
-dr. Poppy S Roebiono, Sp. JP (K) (kontrol dan tes echo jantung RSJP Harapan Kita)
-dr. Budi Rahmat, Sp. BTKV (dokter bedah jantung RSJP Harapan Kita)
-dan dokter anestesi dan seluruh tim dokter lainnya dan perawat-perawat di RSJP Harapan Kita
(RSJP= Rumah Sakit Jantung & Pembuluh Darah Harapan Kita  https://pjnhk.go.id/

Dan setelah beberapa kali kontrol ke rs Harkit setelah operasi yaitu di pertengahan akhir Oktober sampai pertengahan November 2017, ibu L dan C pulang kembali ke Bengkulu. Dan kita lanjutkan kembali fisioterapinya. Alhamdulillah C saat ini usia 11 bulan dengan wajah sudah cukup cantik dan perkembangan tumbuh kembangnya baik sesuai dengan usianya walau pernah operasi jantung bocor bedah terbuka (kategori menengah batas atas).


 WA antara istri penulis dan ibu L di Januari 2018

Ibu L mengirim foto C mengenakan penutup rambut mungil, lucu terlihat cantik, dan WA dengan istri penulis, kata istri penulis melihat C:

Ibu L: 
Alhamdulillah bu berkat bantuan yang dikirim Allah melalui ibu dan bapak (penulis) dan atas izin Allah SWT bu...semuanya bisa seperti ini.


Anakku kau adalah permata terindah buatku
tawamu, candamu begitu menghiburku
Kuberikan nama indah untukmu
Ku ingin seperti itu saat kau dewasa nanti
Jika dewasa nanti jadilah orang yang berguna dan mandiri
Dengan teguh pada iman dan percaya pada kelebihanmu
.......

Kepada para orang tua lainnya:
Jangan putus asa
Jangan menyerah
Ayo maju bersama anak.
Rawatlah sebaik dan secepat mungkin (masa tercepat perbaikan wajah usia sebelum 350 hari dan masa tercepat untuk perkembangan tumbuh kembang harus sudah baik di 1000 hari pertamanya)
Dan didiklah dengan baik sehingga menjadi anak yang dewasa nanti menjadi anak mandiri yang sejahtera. 

Semoga bermanfaat,
Penulis,
Drs. R. Kurniawan Prihatmono

HP 081386837511
(Harap SMS terlebih dahulu)
Hanya bagi yang memiliki bayi DS dan serius ingin memperbaiki semaksimal mungkin dengan baik.
Cara : kunjungan home visit ke rumah-rumah Bapak/ibu
----